SAHABAT RASA PELAKOR

SAHABAT RASA PELAKOR
PART 37 Malam Minggu yang spesial


__ADS_3

" Saya ambil jam ini . . ?! " kata Hana setelah melemparkan gold card menindih black card milik Indra . Hana lalu menyerahkan kotak jam tangan itu pada pelayan.


" Mbak , tolong di bungkus untuk kado ya . . ?! " pinta Hana .


" Baik kak . Mohon masukan pin nya . ?! "


" Sudah . . ?! "


" Terima kasih kakak . mohon tunggu sebentar , saya akan membungkus jam nya . ?! "


" Ok . !? "


pelayan itu memanggil seseorang dari belakang , seorang gadis datang membawa kotak jam tangan ke dalam .


" Mas , mbak , silahkan lihat-lihat jam tangan yang lain , karena jam yang tadi sudah di bayar oleh kakak bule ini . .?! "


" Sebenarnya elo siapa ?? " kata cewek Indra mendekati Hana .


" Siapa gue itu gak penting . . ?! " kata Hana cuek


" Kau . . .


" Stella , stop . . ?! " kata Indra .


" Sayang , dia rese banget sama aku . . kamu harus kasih pelajaran sama dia . . ?! " rengek Stella.


" Heloo . Elo gak salah makan obat kan ?? " kata Hana


" Elo . .


" Ini pesanan Kakak . Semoga kakak puas dengan pelayanan kami . Mohon untuk memberi bintang pada pelayanan toko kami untuk memotivasi kinerja kami . . ?! " kata pelayan itu memberikan kotak kecil yang di bungkus dengan kertas kado berwarna perak , lalu menyodorkan kotak berisi karton berbentuk bintang dengan warna emas . Di setiap bintang tertulis angka 1-5 . Tanpa ragu Hana mengambil bintang yang bertulis angka 5 lalu memasukkan pada kotak kaca di sudut etalase .


" Terima kasih kakak . . ?! "


Hana pergi dari toko itu setelah menyimpan kado ke dalam tas ransel nya . Dia kembali melanjutkan jalan-jalannya menyusuri setiap lantai . Hingga langkah nya terhenti pada toko yang menjual accecories . Dia memasuki toko itu .


" Selamat datang kak , silahkan melihat-lihat accecories nya. . ?! "


Hana berjalan berkeliling mengitari setiap rak. mata nya menyapu pada deretan berbagai jenis gelang . dia mengalihkan pandangan nya dari deretan gelang itu karena tidak ada yang menarik . mata nya beralih pada deretan kalung .


" Kakak , jika kakak berkenan bagaimana kalau saya tunjukkan beberapa kalung bagus yang baru masuk hari ini ?? " kata pelayan menghampiri Hana .


" Boleh . . ?! " Hana mengikuti langkah SPG itu menuju etalase di tengah toko .


" Silahkan di lihat dulu Kakak . Siapa tahu ada yang menarik . . ?! " Hana memperhatikan setiap kalung .


" tolong ambilkan kalung yang ini .. ?! " Hana menoleh ke samping nya saat mendengar suara yang tak asing di telinga nya . Dan ternyata benar .


" Sean . ?! " gumam Hana . Sean melirik Hana dengan tatapan lembut .


" Ini tuan, silahkan . . ?! " kata pelayan mengambil kalung yang di tunjuk Sean .



Sean langsung menyerahkan gold card pada pelayan . Tak lama pelayan mengembalikan kartu keramat itu pada Sean . Sean menarik kalung itu dari tempat nya dan berdiri di belakang Hana seraya memasangkan kalung itu di leher Hana . Hana yang terkesiap tak sempat bereaksi .setelah kalung terpasang sempurna , Sean membalik tubuh Hana hingga mereka berhadapan .


" Aku harap kamu menjaga baik-baik kalung ini . Anggap saja kalung ini adalah hati ku yang selalu bersama mu . . ?! " kata Sean dengan menatap Hana lekat .


" Tapi bohong . . huu . . ?! " kata Hana kesal teringat saat Sean mengerjai nya di pulau waktu itu . Dia melangkahkan kaki nya hendak pergi namun terhenti saat tangan nya di tarik oleh Sean dan tubuh nya masuk kepelukkan Sean .


" Maaf , , aku baru menyadari perasaan ku sekarang , Hana . . aku . aku ternyata mencintai mu . . Maaf aku baru menyadari nya . . ?! " kata Sean dengan penuh perasaan . tubuh Hana menjadi kaku saat mendengar ungkapan hati Sean , pria yang dia juluki beruang kutub . perlahan Sean melerai pelukkan nya dan menangkup wajah Hana . Hana hanya bisa menatap mata coklat keemasan milik Sean, mencari cela dari ucapan pria es ini . Tak ada kebohongan di sorot mata tajam nya .


" Sean . apa ini bukan prank ?? " lirih Hana . Sena tertawa pelan , lalu


cup


Sean mencium sekilas bibir merah alami Hana hingga tubuh Hana menegang .


" Aku mencintai mu RAYHANA ZULFA . . ?! " kata Sean


" Sean . .


" Aku harap aku belum terlambat Hana . Beri aku kesempatan . . ?! " Hana terdiam sejenak . Tapi dalam hitungan detik , senyum manis mengembang di bibir nya .


" Tidak ada salah nya jika kita mencoba meniti jalan bersama , bukan ?? " kata Hana .


" Aku di terima ?? " kata Sean belum percaya . Hana mengangguk .


" sekarang kamu resmi jadi gadis ku ?? " kata Sean dengan wajah cerah .


" Ya . . ?! " kata Hana tersenyum seraya mengangguk .


" Terima kasih ,Nana . . ?! " kata Sean mencium kening Hana dan memeluk nya .


prok


prok


prok


Tepuk tangan yang riuh menyadarkan Sean dan Hana yang tak menyadari kalau mereka telah menjadi pusat perhatian pengunjung toko . Sean dan Hana buru-buru melerai pelukan nya dan memperhatikan sekeliling nya dengan kikuk .


" selamat untuk mbak cantik dan mas ganteng yang baru jadian . . Saya . . saya sangat terharu . . ?! " ucap SPG itu dengan menyeka sudut mata nya yang berair .


" Selamat ya . . semoga kalian menjadi pasangan yang saling melengkapi dan sampai ke jenjang yang lebih serius. . ?! " doa-doa terbaik terlontar dari para pengunjung yang melihat peristiwa indah ini .


" hahah , gak nyangka aku hari ini menyaksikan sebuah peristiwa seromantis ini . .!!?


" Makasih semua nya . . kalau begitu kami permisi dulu . ?! " kata Hana menarik Sean keluar dari toko itu .


Di luar toko . Hana menatap Sean dengan lekat .


" Kenapa ?? apa ada yang salah di wajah ku ?? " goda Sean mencolek ujung hidung Hana .


" kau . . kau membuat ku malu di toko tadi . . ?! " kata Hana memukul dada Sean pelan . Sean menangkap tangan Hana dan mencium nya .


" Kenapa kau harus malu , Nana ?? " kata Sean menyelipkan rambut Hana ke telinga nya .


" Nana ?? " kata Hana mengerutkan kening nya .


" ya , Nana adalah panggilan untuk kesayangan ku ini . . ?! " kata Sean mencubit kedua pipi Hana pelan dan menggoyangkan nya .


" Dasar beruang kutub, diam-diam ternyata kau jago gombal juga ya . . ?! " kata Hana tertawa pelan.


" Aku tidak gombal . . Baiklah Nana , hari ini aku akan menemani kamu kemana pun kamu mau . . . ?! " kata Sean .


" Serius ?? " kata Hana sumringah


" humm . . ?! "


" Baiklah . . hmmm . . , sore-sore begini , bagaimana kalau ke taman ?? " kata Hana .


" ok . ayo . . ?! " Hana berjalan dengan semangat , Sean tersenyum melihat tingkah Hana yang lucu . Sesampai nya di parkiran , Hana mencari motor nya . Hana celingukan mengedarkan pandangan nya .


" pak , motor saya mana ?? tadi saya parkir disini . ." tanya Hana pada tukang parkir .


" loh, bukan nya tadi sudah di ambil mbak ?? ini karcis parkir nya . . ?! " tunjuk tukang parkir itu menunjukan kertas kecil bertulis angka . Hana memperhatikan kertas itu . dia menghela nafas dan menggelengkan kepala .


" Pak ,, itu nomor karcis nya 006 sedangkan punya saya 900. . ?! " kata Hana menunjukkan karcis parkir milik nya . bapak paruh baya itu memperhatikan kedua kertas itu dengan seksama . Tiba-tiba wajah tua nya menjadi tegang .


" Astaga , kenapa bisa jadi gini . . ?! " kata pak tua itu dengan pucat .


" Ada apa ini ?? " tanya seorang satpam menghampiri .

__ADS_1


Hana menceritakan kejadian yang mereka alami . sedangkan pak tua itu tak bersuara sedikit pun , mungkin karena terlalu shock karena kelalaian nya . Mereka mencari motor pemilik nomor 006 , Ternyata motor itu adalah motor butut , tukang parkir mencoba menyalakan motor itu . Tapi ternyata mogok .


" Pantesan tu orang nekat , ternyata motor nya mogok , udah butut lagi . . ?; " gerutu Hana .


" kalau begitu , bagaimana kalau kita ke ruang CCTV . Disana kita bisa menyelidiki siapa orang yang telah salah ambil motor itu . . ?! " putus satpam .


" saya rasa tidak perlu pak . . Nana , biarkan motor itu , aku akan ganti motor kamu , ya . . ?! " kata Sean .


" Sean. Ini gak bisa di Biarin , motor itu aku beli dari gaji pertama aku . Aku gak bisa ngelepasin motor kesayangan aku . Aku gak rela . si " pinky " udah nganter aku kemana-mana . Susah senang kami jalani bersama . Ayo pak , kita ke ruang CCTV . . ?! " tegas Hana .


" baiklah , aku akan turuti keinginan kamu . . ?! " kata Sean mengusap kepala Hana .


" Baik , mari ikuti saya . . ?! " mereka lalu menuju ruang CCTV , pak satpam berbicara pada petugas CCTV . Mereka lalu menyelidiki nya . Setelah beberapa saat , petugas itu mendapatkan rekaman dimana seorang perempuan mendekati motor Hana , wanita itu tampak mengeluarkan beberapa kunci yang di ikat menjadi satu , tampak dia mencoba beberapa kunci untuk menyalakan motor Hana yang berwarna pink ( maka nya Hana nyebut motor nya pinky ). Tak berapa lama motor itu menyala , dan perempuan itu pergi dengan mengendarai si pinky .


" Dasar pencuri . Berani-beraninya dia nyulik si pinky . Awas kamu , Aku akan kasih kamu pelajaran karena sudah berani menyentuh pinky ku . . ?! " geram Hana .


" Kalau ada yang berbau nyentuh aku , gimana ?? " kata Sean mencoba meredakan emosi Hana .


" Aku akan kuliti bagian tubuh kamu yang sudah di sentuh oleh cewek lain . . ?! " kata Hana dingin .


" Kok aku yang di kuliti ?? kan semesti nya kamu menguliti cewek yang udah berani nyentuh aku . . ?! " kata Sean mengernyitkan alis nya .


" Karena kamu telah membiarkan cewek lain menyentuh kamu . . ?! " kata Hana menatap Sean tajam.


Sean tersenyum . Dia memeluk Hana .


" Aku gak akan biarin cewek lain nyentuh aku . . hanya kamu yang boleh dekat aku . . ?! " hibur Sean .


" Tapi , pinky . .


" Aku akan dapatin pinky lagi , hari ini juga. . ?! "


" Benaran ?? " kata Hana mendongak .


" Iya . . terus gimana ?? jadi ke taman ?? " kata Sean .


" Gak jadi deh . Antar aku pulang aja . . ?! " kata Hana lesu .


" ok . . ?! " kata Sean . Hana langsung keluar dari ruangan itu . Sean berbalik menatap satpam dan tukang parkir .


" Saya tidak mau kejadian ini terulang lagi . Jika sampai terulang , saya tidak mau melihat wajah kalian lagi di mall ini . . ?! " kata Sean tajam .


" Baik bos . Maafkan kelalaian orang yang saya pilih . . ?! " kata petugas CCTV yang ternyata adalah anak buah Sean yang dia tugaskan di mall milik nya .


" Maksud mas Rendy ?? " kata tukang parkir


" Dia pemilik mall ini . . ?! " kata Rendy membuat tukang parkir itu serasa tersambar petir . Sean lalu pergi tanpa menghiraukan wajah cengo itu .


Sean membukakan pintu untuk Hana . Setelah Hana masuk dia pun ikut masuk dan duduk di bangku sopir . mobil Sean melaju mobil nya , Namun sial nya mereka terjebak macet , karena saat ini jam pulang kerja dan kebetulan malam Minggu .


" pantesan rame banget dari tadi sore , ternyata malam Minggu . . ?! " gumam Hana . Ponsel Hana berdering . tertulis nama Devan .


" Halo kak . . kata Hana sedikit menjauh kan ponsel dari wajah nya . Ternyata Devan menghubungi lewat video call .


" halo .,kamu dimana ?? "


" aku masih di luar kak . ada apa ?? "


" Daddy mengundang keluarga om Zidan untuk makan malam di restoran xxx , apa kamu bisa hadir ?? "


" Acara makan malam ?? Dalam rangka apa nih ?? "


" Nanti kamu juga bakal tahu . . ?! " terlihat senyum Devan yang tampak cerah .


" widiiih . . kayak nya ada angin-anginkan segar nih . memang acara nya jam berapa . !?? " goda Hana .


" Hahaha . . jam 7 malam nanti . oh iya kamu di dalam mobil siapa ?? "


" Hana , kamu kenapa ?? apa kamu dalam bahaya. . ??! " kata Devan dengan wajah khawatir .


" Aku . aku di culik kak . . ?! " kata Hana dengan wajah ketakutan .


" APA . . ?? KATAKAN DIMANA KAMU SEKARANG . BIAR KAKAK NYUSUL KAMU . . ?! " Kata Devan penuh kecemasan . Sedangkan Sean menahan tawa nya .


" Kak . . penculik nya ada di samping Hana . . ?! " lirih Hana . semakin membuat Devan emosi .


" Tunjukkan pada Kakak . . ?! "


" Tapi . . .


" Kalau kau ingin adik mu selamat . Kau harus memberi tebusan . . ?! " kata Sean .


" BERAPA PUN TEBUSAN YANG MINTA AKU AKAN BERIKAN . TAPI JANGAN KAU SAKITI ADIK KU . . ?! " mungkin karena saking cemas nya , Devan tak mengenali suara Sean . membuat Sean menggigit bibir nya menahan tawa . sedangkan Hana masih setia dengan wajah sendu nya .


" Sungguh akting yang sempurna . . ?! " batin Sean menatap wajah kekasih nya .


" Baik lah . Aku meminta tebusan " RESTU " dari kalian . . ?! " kata Sean


" BAIK . AKU AKAN KIRIM . . . . TUNGGU , APA ?? RESTU ?? "


Sean menggeser tubuh nya dan menempelkan kepala nya pada bahu Hana .


" Ya , tebus adik mu dengan restu . maka aku akan mengembalikan adik mu dengan selamat . . ?! " kata Sean .


" Kakak , dia yang menculik ku . Kakak kenal laki-laki ini . ???! " kata Hana menunjuk Sean . terlihat raut wajah Devan berubah cengo . hingga akhir nya dia pun tersadar .


" KALIAN . . . ??? SIALAN . . BERANI-BERANINYA KALIAN MENGERJAI KU . . SEAN , AWAS KAU YAA. . ??? " kata Devan dengan wajah memerah .


" Sampai jumpa di restoran xxx . . . ?! " kata Sean menekan tombol merah .


" Hahaha . . dasar gadis nakal , kau mengerjai kakak mu sampai dia tidak mengenal suara ku lagi . . ?! " kata Sean


" Hehehe . . eh . udah lampu merah tuh . . . ?! " kata Hana . Sean melajukan mobil nya dengan pelan karena masih sedikit macet .


" masih ada waktu 2 jam lagi . hmm , kalau pulang kayak nya gak sempet lagi deh . Sean , bisa antar aku ke apartemen ku ?? aku ingin bersiap di apartemen ku saja . . ?! "


" ok . Tunjukkan saja jalan nya . . ?! "


" Sebelum itu , kita cari pakaian ganti dulu buat kamu . . aku tidak punya baju pria di apartemen ku .. gak mungkin kan kamu datang dengan pakaian ini ?? " kata Hana .


" Sesuai keinginan mu , Nana . . ?! "


pipi Hana bersemu setiap mendengar panggilan sayang dari Sean . Sean melajukan mobil nya sesuai instruksi dari Hana . Setelah mereka berhenti di salah satu butik dan mendapatkan pakaian yang di pilihkan Hana untuk Sean . Mereka melanjutkan perjalanan . Tak lama mobil Sean memasuki loby apartemen yang di maksud Hana . Mereka langsung memasuki lift yang terhubung langsung dari basement .


" Kamu tinggal di apartemen ini ?? " kata Sean .


" gak . aku datang kesini hanya beberapa kali . Daddy yang membelikan aku apartemen ini saat aku ulang tahun yang ke 17. . ?! " jawab Hana . Sean mengangguk .


TING


Pintu lift terbuka . Sean mengekori Hana yang berjalan duluan . Hana berhenti di sebuah pintu dan menggesekkan key card , terdengar suara berdenting , Hana memutar handle pintu .


" Selamat datang di apartemen ku . . ?! " kata Hana masuk ke apartemen nya yang tampak mewah dan tertata rapi .


" Apa kau menyewa seorang ART ?? " tanya Sean melihat ruangan itu tampak bersih tak berdebu .


" Daddy menggaji office girl untuk membersihkan kamar apartemen ku . Silahkan duduk . Aku akan ke dapur dulu .. ?! " kata Hana berlalu setelah membuka tirai dan ruangan menjadi terang . Sean memperhatikan setiap sudut ruangan , tatapan nya terpaku pada sebuah potret seorang gadis yang memakai gaun putih yang tersenyum dengan manis .


" itu saat aku ulang tahun yang ke 17 . . ?! " kata Hana yang kembali dengan membawa baki berisi 2 gelas minuman dan camilan . Sean duduk di sebelah Hana .


" apa makanan dan minuman mu ini belum kadaluwarsa ?? "


" walau pun aku jarang ke sini , tapi makanan dan minuman ku tidak sampai kadaluwarsa , Sean . . ?! " kata Hana dengan wajah cemberut . membuat Sean gemas dan mencium pipi Hana . wajah Hana bersemu . dia buru-buru menyalakan televisi . mereka mengobrol sambil menonton film kesukaan Hana. yaitu drama Korea .

__ADS_1


" Iih . . opa Lee Jong Suk gemesin banget sih . . ?! " kata Hana . tanpa dia sadari wajah Sean terlihat kesal . Sean meraih remote dan mematikan tv .


" loh . Sean , kenapa di matiin ?? film nya lagi seru nih. . ?! " kata Hana merebut remote . tapi Sean menjauhkan nya .


" Apa bagus nya laki-laki itu . . ?! " sunggut Sean dengan wajah di tekuk. .


" Lee Jong Suk ,. ?? kamu gak bisa lihat betapa imut nya di . . . . . . " Hana tak meneruskan kalimat nya saat menyadari sesuatu .


" Aah , , ternyata pacar ku cemburu . . hahahaha . . beruang kutub ku ternyata juga bisa cemburu . .?! " goda Hana seraya mencubit pipi Sean dengan lembut .


" Apa sih . . ?! " kata Sean dengan muka bersemu saat ketahuan cemburu .


" uluuh uluuh . . beruang kutub ku . .Jangan cemburu atuh. . sini , sini . . kata Hana menarik leher Sean dan . .


cup


cup


cup


Hana mencium pipi dengan bertubi-tubi . Membuat hati Sean berbunga-bunga . Dia pun memeluk Hana dan mencium kening nya .


" Jangan pernah memuji laki-laki lain di depan aku . Aku tidak suka . . ?! " kata Sean mengeratkan pelukan nya .


" Iya . iya . . aku siap-siap dulu ya . .?! " Hana memasuki kamar nya . setelah beberapa menit , Hana keluar dari kamar nya . Sean tersenyum melihat Hana .



" udah ngelihatin nya ?? sekarang kamu siap-siap gih . nanti kita telat . ?! " kata Hana . Sean bangkit dari duduk nya dan menuju kamar Hana . Tak berapa lama Sean pun keluar dari kamar Hana .



" Beruang kutub . . ayo kita berangkat . . ?! " kata Hana menyambar tas ransel nya . Setelah Hana mengunci kembali pintu apartemen nya , mereka melanjutkan langkah nya .


s


k


I


p


Sean berjalan di belakang Hana. Hana menanyakan meja atas nama Satria Winata . resepsionis menunjukkan ruang VIP .


" Selamat malam .maaf Hana telat . . ?! " kata Hana mencium pipi Mommy dan Daddy . lalu mencium punggung tangan Zidan dan Riska . Bella langsung memeluk Hana .


" Gimana kabar mu ?? " kata Bella .


" sangat baik . . ?! " mereka melerai pelukan nya . mereka duduk bersebelahan .


" Tuan Sean. Silahkan duduk . saya merasa sangat terhormat atas kehadiran tuan muda Dominic . . ?! " kata Zidan sopan .


" Jangan terlalu sungkan om Zidan . ?! " kata Sean duduk di sebelah Devan .


" Hehe . mimpi apa saya semalam , di panggil om oleh pebisnis muda yang sangat berpengaruh di dunia bisnis ini. Sungguh saya tersanjung . . ?! " kata Zidan . Sean hanya menanggapi nya dengan tersenyum .


Dua orang pelayan datang dan mencatat pesanan mereka . Setelah itu mereka pergi untuk menyiapkan makan malam.


" Dek , kalung kamu bagus , baru beli . . ?? " goda Devan .


" gak beli. . dikasih sama seseorang . . ?! " kata Hana .


" Di kasih siapa ?? " kata Devan .


" Kepo . . ?! " jawab Hana .


" Pelit amat sih . . ?! " kata Devan cemberut .


" Biarin . . ?! " .


" Sayang , seperti nya kalung itu sangat spesial ?? " kata Mommy .


" mommy . .


" Di kasih siapa ?? " potong Mommy .


" Seseorang mom . ?! " jawab Hana malas .


" Seseorang ?? Siapa ?? " kata Daddy ikut penasaran .


" Ada lah . . ?! " kata Hana penuh rahasia .


" hahaha . . ternyata anak gadis Daddy sudah bisa bermain rahasia-rahasiaan ya . . ?! " goda Daddy .


" Hehe . cuma di kasih kalung biasa aja senang nya udah kayak mau terbang . . ?! " kata Devan memancing Hana .


" Jangan di lihat dari harga nya kak . Tapi lihat seberapa besar ketulusan nya . . Lagian , jangan kan cuma kalung , aku minta di beliin mall nya aja dia pasti beliin . . iya kan Sean . . eeh . . . . ?!!! " Hana menutup mulut nya karena kecerobohan nya . Mata nya melirik Daddy dan Mommy nya serta Devan .


" ffuupth . hahahaha . . . hahahah . . Hana , Hana . . . ?! " Devan tertawa puas karena telah berhasil memancing rahasia adik nya .


" Ooh . . jadi Sean yang ngasih kalung nya . . wah Dad. seperti nya kita bakal langsung mendapatkan dia menantu . . ?! " goda Mommy melirik Hana .


" Hmmm . . Seperti nya Daddy harus bersiap jauh-jauh hari merayakan pesta besar-besaran . . ?! " kata Daddy menatap Hana dengan penuh kasih sayang .


" Iissh kalian mah . . ?! " kata Hana tak bisa berkutik .


" Om , Tante . dan Devan . maaf jika saya mendahului acara ini . Disini saya meminta restu dari kalian untuk hubungan kami . . ?! " kata Sean dengan tegas , membuat Hana sedikit terharu .


" Bagaimana dengan Hana ?? " kata Daddy menatap Hana lekat .


" Hana . . Hana mencoba untuk menjalani nya Dad . Mungkin dengan restu kalian bisa melancarkan hubungan kami . Memang saat ini perasaan Hana masih agak bimbang . Tapi Hana percaya dengan berjalan nya waktu , Hana bisa menerima Sean sepenuh hati . ?! " kata Hana . membuat mata mommy berkaca-kaca ,


" hiks .hiks . putri kecil ku ternyata sudah dewasa , Dad . . ?! " kata Mommy terharu .


" Baik lah . Mommy dan Daddy merestui hubungan kalian . jalani lah hubungan kalian baik-baik dan secara sehat . Jika ada kesulitan , beritahu kami selaku orang tua . Dan , Sean tolong jaga dan lindungi putri ku baik-baik. Aku tidak mau mendengar putri kesayangan ku tersakiti lagi . Jika sampai kau menyakiti putri ku . Jangan harap kau bisa menemui nya lagi . . ?! " ancam Daddy .


" Benar , apa yang di katakan Daddy bukan main-main . Jika kau sampai menyakiti gadis kesayangan keluarga Winata , elo tanggung akibat nya . Walau pun elo sahabat gue . gue gak akan segan .. ?! " kata Devan dengan tajam .


" kalian tenang saja . Aku akan menjaga Nana ku dengan nyawa ku . . ?! " kata Sean tegas .


" Ok . kami pegang janji mu . . ?! " kata Mommy .


Mereka menatap Hana yang telah berkaca-kaca. Mommy menggenggam tangan Hana , Hana langsung mencium tangan Mommy . Hana bangkit dari kursi nya dan langsung memeluk cinta pertama nya .


" Daddy , terima kasih .. ?! " kata Hana . Daddy memeluk putri erat dan mencium puncak kepala Hana . Hana bergantian memeluk kakaknya .


" Jika dia menyakiti mu , katakan pada kakak . Biar kakak langsung menguliti nya . . ?! " kata Devan mengusap rambut panjang Hana . Hana mengangguk .


makan malam ini di hiasi dengan suasana haru sekaligus bahagia . Apalagi setelah makan siang , Devan mengutarakan niat nya untuk melamar Bella . dan lamaran nya di terima . Sungguh malam Minggu kali ini sangat spesial . Mereka mendiskusikan hari yang bagus untuk melangsungkan acara pertunangan Devan dan Bella . Dan akhir nya keputusan nya di ambil 2 bulan lagi . Mereka pun berniat untuk pulang . Mereka bersama-sama menuju mobil .


" Om , besok saya izin menjemput Bella untuk memesan cincin dan gaun untuk acara nanti . . ! " kata Devan .


" Silahkan nak Devan . kalau begitu kamu duluan . ?! " jawab Zidan dengan raut wajah yang cerah . mobil Zidan pergi menjauh.


" ayo kita pulang . ?! " ajak Mommy.


" Sean , mau mampir dulu ?? " tawar Daddy .


" Makasih om . Tapi saya masih ada urusan mendesak dan harus segera di selesaikan . Nana , kamu pulang bareng om Satria gak apa-apa kan ?? " kata Sean .


" It's ok . . hati-hati dijalan . . ?! " kata Hana . Sean mengangguk lalu masuk ke mobil nya . Mobil sport warna black-gold itu melaju semakin menjauh . Keluarga Winata masuk kemobil nya . Daddy dan Devan duduk di depan sedangkan Hana dan Mommy duduk di belakang . Mobil itu berjalan dengan kecepatan standar . . .


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2