SAHABAT RASA PELAKOR

SAHABAT RASA PELAKOR
PART 93 amarah yang tak terlampiaskan


__ADS_3

mobil Rendy mengikuti Hana yang mengendarai motor besar nya . Di dalam mobil Chalista di apit oleh Jojo dan rekan nya , sesekali Jojo melirik Chalista yang terlihat tidak bisa diam . Sedangkan Mayang terkulai karena di buat pingsan atas perintah Hana .


" Ren , seperti nya obat nya mulai bereaksi. . ! " kata Jojo pada Rendy . Rendy langsung menambah kecepatan mobil nya hingga sejajar dengan Hana.


" nona , obat nya mulai bereaksi . . ! " kata Rendy .


" Ikuti aku . Buat dia pingsan . ! " kata Hana menambah kecepatan motor nya di ikuti mobil Rendy . Dalam waktu singkat mereka kini berada di sebuah gang yang berada di samping sebuah pertokoan .


" turunkan mereka di sini . . ! " kata Hana . Jojo dan rekan nya langsung bergerak sesuai perintah . Mayang dan Chalista di turunkan di gang yang sepi , tak lupa Jojo melepaskan ikatan di tangan Chalista.


" Kalian pergi lah mencari hiburan , aku akan kembali ke markas . . ! " kata Hana melajukan kembali motor nya .


Hana mengendarai motor nya dengan santai , tapi tidak sesantai hati dan pikiran nya. Bayangan video yang dia lihat tadi masih melayang-layang di benak nya . Wajah nya terasa memanas saat mengingat adegan Chalista yang dengan ganas nya mencoba menggoda Sean dengan mencium bibir nya .


" aaaaakhh . . . Siaaaall . . . !!! " jerit Hana menarik gas motor nya hingga motor sport merah itu melesat lebih cepat . Dia menyalip kendaraan yang melaju cepat di depan nya , emosi nya semakin memuncak . Marah , kecewa , sedih dan kesal menjadi satu dan menusuk hati Hana . Motor Hana masuk melewati gerbang markas yang sudah terbuka . anggota kelompok Devan menyambut kedatangan Hana dengan senang , tapi niat ingin menyapa sang nona mereka urungkan saat melihat Hana yang menghempaskan motor nya dengan penuh amarah dan langsung masuk ke markas .


" Hana kenapa . . seperti nya dia sedang marah besar . ! "


" sebaiknya kita diam saja jika nona sedang marah . . ! "


Justin dan rekan nya tampak tengah mendiskusikan sesuatu dengan serius . Di tengah keseriusan mereka , tiba-tiba . .


BRAAAKH . .


Sontak mereka langsung mengacungkan senjata masing-masing , tapi mereka langsung menurunkan senjata mereka saat melihat siapa yang membuat keributan itu dengan melempar sebuah helm ke dinding .


" Hana , , , ! " panggil Roky hendak menghampiri nya , tapi langkah nya terhenti saat melihat Hana menatap mereka sekilas dengan tatapan tajam dan langsung pergi ke arah kandang Leo . Roky hendak menyusul Hana tapi langsung di hentikan oleh Justin .


" jangan Roky , biarkan Hana sendiri . . ! " kata Justin


" Tapi ada apa dengan Hana ? sepertinya dia sedang marah . " kata Roky


" Biarkan dia menenangkan diri . .Dari sorot mata nya memang terlihat marah , tapi bukan hanya marah , tapi ada rasa sakit yang terpancar di mata nya . . ! " kata Justin yang memang paling dekat dengan Hana di banding kedua rekan nya itu .


Hana terus berjalan menuju kandang Leo. Penjaga yang melihat Hana datang langsung membukakan pintu untuk Hana . Mereka sedikit bingung saat melihat Hana yang terlihat murung sekaligus dingin , tidak seperti biasa nya yang terlihat ceria dan ramah .


Hana langsung masuk dan mengunci pintu kandang dari dalam . Dia berjalan sedikit masuk ke hutan dimana tempat Leo sering berjemur . Dia mengumpulkan semua emosi di dada nya hingga dada nya naik turun dengan cepat , dan akhir nya .


" AAAAAAAAAKH . . . . AAAAAAAAAAAKHH . . . . . AAAAAAAAAAAAAAAAKHHH . . . . . . . !!!!!! "


Hana jatuh berlutut dengan nafas yang tersengal akibat jeritan histeris nya . Penjaga pintu yang mendengar jeritan Hana , langsung menuju pintu , tapi sayang nya pintu kandang terkunci dari dalam .


" Cepat laporkan pada Justin . . ! " rekan nya langsung berlari mencari Justin , sedangkan penjaga satu nya masih berusaha membuka pintu kandang .


" aah , sial . Sakingkan panik nya aku sampai lupa kalau aku bisa melihat keadaan nona dari atas menara . . ! " dia langsung berlari menaiki tangga menara , sesampainya di atas dia mengedarkan pandangan nya mencari nona muda nya . Dan tatapan nya tertuju pada seorang gadis yang berlutut di tengah tempat Leo sering beristirahat. * *


Hana tenggelam dalam emosi nya . Dia menatap lurus ke depan dengan tatapan kosong . Samar-samar terdengar suara krasak krusuk dari arah dalam hutan , dan tak lama datang lah singa jantan berbulu putih mendekati Hana . Tatapan kosong itu seketika beralih pada singa jantan yang menduselkan kepala nya ke bahu Hana . Hana terlihat menundukkan kepala nya dengan bahu yang terguncang kuat .


" AAAAAAAKH . . . . . HIKS HIKS HIKS HIKS . . . !! "


Hana kembali berteriak dengan di akhiri tangisan nya yang kencang .


" kenapa , , hiks hiks , kenapa harus terjadi seperti ini . .hiks hiks. . aku gak rela . .hiks hiks . aku gak rela Sean di sentuh oleh perempuan lain . . aku gak rela . huhuuuuuu. . . !! "


Hana memeluk Leo erat dan melampiaskan emosi nya . Seakan mengerti keadaan tuan nya , Leo merebahkan tubuhnya ke tanah dan meletakkan kaki depan nya ke bahu Hana hingga tubuh Hana jatuh bersandar ke tubuh Leo . Seolah-olah merangkul Hana untuk menguatkan nya . Hana masih menangis tergugu dengan posisi masih bersandar di tubuh besar Leo .


Di atas menara , Justin dan kedua rekan nya melihat Hana yang terpuruk dengan perasaan yang berkecamuk . Justin mengeratkan kepalan tangan nya dan meninju dinding baja di depan nya . Dia ikut tersulut emosi saat melihat Hana yang tenggelam dalam kesedihan nya . Sedangkan Anton dan Roky menatap Hana dengan tatapan sendu .


" apa perlu kita memberitahu keadaan Hana pada bos Devan . . ? " kata Roky dengan suara dingin .


" Sebaiknya jangan . Nanti setelah Hana kembali tenang , baru kita kabari bos . Untuk sekarang biarkan Hana menenangkan diri nya bersama Leo . Kita awasi saja dia dari jauh . . ! " kata Anton .

__ADS_1


Leo masih setia merangkul Hana yang kini sudah berhenti menangis , hanya segukan yang tersisa dari tangis nya yang cukup lama .


" Leo , apa aku bisa menganggap semua ini hanya mimpi . . ? aku benar-benar tidak rela Sean di sentuh oleh tangan perempuan lain . Leo , aku ingin tidur , dan setelah aku bangun nanti aku harap ini semua hanya mimpi . Jangan biarkan orang lain mendekati ku saat aku tertidur . . ! " kata Hana dengan suara lirih seraya memejamkan mata nya . Tangan nya masih terlihat menggaruk leher Leo hingga Leo mengeluarkan suara dengkuran nyaman nya , membuat Hana semakin cepat terlelap .


________


Sementara itu di mansion keluarga Winata , Devan dan mommy tampak panik saat Bella menangis karena sudah seharian ini tidak melihat Hana . Memang Hana sudah pergi pagi-pagi sekali tanpa pamit pada Bella karena Bella masih tertidur .


" hiks , hiks . Dev , dimana Hana . kenapa Hana gak pulang-pulang . . ? " kata Bella sesegukan .


" sayang , kamu tenang ya . Hana pasti baik-baik aja . . ! " bujuk Devan .


" aku tahu Hana pasti baik-baik aja . . tapi . . . hiks hiks . "


" tapi apa . . ? " kata Devan . Bukan nya menjawab Bella malah kembali menangis dengan dengan mengusap perut datar nya . Mommy yang melihat itu seperti menangkap suatu petunjuk yang menyebabkan Bella menangis . Mommy duduk di sebelah Bella dan mengusap tangan Bella .


" menantu mommy yang cantik . kamu mau ketemu Hana , karena kamu ngidam ya . . ?! " kata mommy lembut. Bella menatap mommy lekat .


" ngidam itu gimana , mom . ? " kata Bella polos .


" Sayang , kenapa kamu nyari Hana sampai kamu nangis . . ? " kata mommy .


" aku juga gak tahu mom . Rasa nya aku pengen banget ketemu Hana dan nyium aroma badan Hana pas dia bangun tidur. . Tapi sampe sekarang aku belum ketemu Hana sampe aku gak sadar aku nangis . . ! " kata Bella . mommy tersenyum dan menyeka sisa airmata Bella.


" Dev , telpon Hana dan minta dia pulang sekarang , Bella lagi ngidam pengen manja sama Hana . . ! " kata mommy


" Tapi kok ngidam nya pengen nyium aroma badan Hana waktu bangun tidur sih mom . Kenapa gak sama Devan aja . Devan kan ayah nya . . ! " protes Devan .


" Devan , yang nama nya ngidam itu bawaan bayi . Yah mungkin bawaan bayi kalian pengen di manja sama anty nya . . Sudah cepat telpon Hana , kasihan Bella . . ! " kata mommy .


" tapi mom . . .


" huaaaaaa . . aku mau Hana . . aku mau Hana . . . huhuuuu . . . . !! " tangisan Bella menghentikan protestan Devan . Devan langsung meraih ponsel nya setelah mendapat pelototan dari Kanjeng mommy .


Justin masih dengan setia berdiri di menara untuk menjaga Hana dari jauh . Hana tampak nyaman tertidur dalam rangkulan Leo . Justin menoleh saat terdengar suara derap kaki yang berlari menaiki menara .


" Bos , ,. ! " sapa Justin saat melihat Devan datang dengan wajah khawatir . Tatapan nya langsung tertuju pada Hana yang tertidur bersama Leo .


" sudah berapa lama Hana seperti ini. . ? " kata Devan yang sudah mengetahui keadaan Hana dari Roky.


" Kurang lebih sudah empat jama nona datang ke markas , bos . . ! " kata Justin ikut menatap Hana .


" Justin , kau masuklah lewat pintu darurat dan bukakan pintu . . ! " perintah Devan .


" Tapi bos , kami sempat mendengar nona berpesan pada Leo agar tidak ada yang menggangu nya . . ! " kata Justin .


" Dia tidak akan menolak jika ini permintaan keponakan nya . cepat masuk . . ! " perintah Devan . Tanpa membantah lagi , Justin langsung masuk ke kandang Leo lewat pintu darurat yang berada di bawah menara . Devan dan Roky juga turun dari menara dan menunggu pintu terbuka . Dan tak lama pintu terbuka , Devan buru-buru masuk dan berlari mendekati Hana di ikuti Justin dan Roky . Tapi saat mereka hampir mendekati Hana , Leo tampak menyeringai seakan melarang mereka mendekat .


" Leo , dengar , Hana harus pulang sekarang . . ! " kata Devan mencoba berbicara pada Leo , dia mencoba melangkah mendekati Hana , tapi Leo tampak kembali menyeringai menampakkan taring nya yang panjang di sertai Geraman nya . . Karena merasa terusik dengan Geraman Leo , Hana terbangun .


" Leo , , ada apa . . ? " kata Hana mengusap mata nya .


" Hana , ini kakak . . ! " kata Devan melangkah lebih dekat pada Hana . Tapi dengan beringas Leo malah bangkit dan melayangkan cakar nya pada Devan .


" Leo , hentikan . . !! " teriak Hana . Untung nya Devan berhasil menghindari serangan Leo . Leo dengan santai berbalik arah pada Hana dengan mengibaskan ekor nya . Dia menduselkan kepala nya yang besar pada Hana .


" terima kasih sudah menjaga ku . Sekarang kau boleh pergi bermain . . ! " kata Hana mengusap kepala Leo . Leo berjalan masuk ke dalam hutan dengan santai .


greeph


" katakan , siapa yang sudah membuat mu menangis . . ! " kata Devan memeluk sang adik .

__ADS_1


" Jangan di ungkit lagi . .aku sudah tidak apa-apa . .! " kata Hana . Devan melepaskan pelukkan nya .


" Kita pulang sekarang ya . Bella dari tadi pagi menangis mencari kamu . . ! " kata Devan


" Haa . ? kok bisa . . ? " kata Hana tidak percaya .


" Katanya dia ngidam pengen nyium aroma badan kamu pas bangun tidur . Tapi sampe sekarang dia juga belum lihat kamu , maka nya dia nangis . . ! " jelas Devan .


" Astaga , , ya udah kalau begitu ayo cepat pulang . Kasihan keponakan ku . . ! " kata Hana .


Devan dan Hana langsung berjalan cepat . Saat mereka tiba di halaman depan , Devan dan Hana langsung naik ke motor masing-masing .


" Makasih guys . . ! " kata Hana mengangkat tangan nya pada anggota yang berjaga di depan .


" Hati-hati nona , bos . . ! " kata mereka .


Hana dan Devan melajukan motornya dengan kecepatan tinggi . Hingga hanya dalam waktu singkat dua motor sport itu berhenti di depan mansion . Hana melepaskan helm dan langsung berlari masuk . Samar-samar dia mendengar suara dari arah dapur . Buru-buru dia langsung berjalan ke arah dapur di ikuti Devan .


" Bella , sayang . ayo makan dulu , dari tadi pagi kamu belum makan apapun loh . Kasihan janin kamu . . ! " bujuk mommy menyodorkan sendok berisi nasi dan lauk .


" Gak mau mom . Bella mau nya sama Hana . hiks . hiks . ! " Bella kembali menangis . mommy menatap Bella dengan wajah lesu .


" kak Bella . . ! " panggil Hana yang mendekati Bella .


" Hana . . huhuuuu. kamu kemana aja . . aku capek nangis terus nungguin kamu . . .huhuuu . . ! " rengek Bella dengan memeluk Hana erat .


" Ssshh , , udah ya jangan nangis . aku sekarang kan udah pulang . Tadi mommy bilang kalau kamu belum makan dari tadi pagi . Ayo sekarang makan , aku suapin . . ! " kata Hana menarik Bella dan mendudukkan nya di kursi lalu dia pun duduk di sebelah kiri Bella . Hana menyendok nasi dan lauk , lalu menyodorkan nya pada Bella . Dengan patuh Bella membuka mulutnya dan menerima suapan Hana . mommy dan Devan menghela nafas lega setelah Bella akhirnya mau makan . Setelah menghabiskan makan siang nya yang hampir terlambat , Hana lalu membujuk Bella untuk tidur siang ..


" Tapi janji ya , kamu gak boleh pergi lagi . kalau kamu mau pergi aku harus ikut . . ! " kata Bella manja .


" iya . sana tidur siang dulu . . kak , bawa Bella istirahat . . ! " kata Hana . Devan lalu mengantar Bella ke kamar nya .


" hhffuh . . untung kamu cepat pulang . . ! " kata mommy lega .


" Emang bener mom , kata kak Devan , Bella dari tadi pagi nangis nyariin Hana. . ? "


" iya . mommy sampe khawatir sama kandungan nya . hehe . . lucu ya , Bella yang nangis mommy yang sesak ngelihat nya . . ! " kata mommy .


" kok bisa ya mom . padahal kan semestinya ibu hamil itu yang di cari pasti suami nya . . ! " kata Hana .


" nama nya juga ngidam , sayang . Ya tergantung bawaan bayi lah . .eh , tapi ngomong-ngomong , kok kamu dekil banget kayak gini . kamu kemana aja .? " kata mommy yang baru melihat pakaian Hana yang tampak kotor .


" Tadi Hana main sama Leo , mom . . ya udah kalau gitu Hana ke kamar dulu ya . mommy juga istirahat , ya . ! "


" Iya , sayang . ! " kata mommy . Hana berlari menaiki tangga menuju kamar nya .


B


E


R


S


A


M


B


U

__ADS_1


N


G


__ADS_2