SAHABAT RASA PELAKOR

SAHABAT RASA PELAKOR
PART 49 3 in 1


__ADS_3

brakk


para tamu menoleh ke arah sumber suara . Tampak seorang wanita menatap lekat pada Devan dan Bella.


" maaf tuan Devan , tapi saya rasa tidak sah jika bertunangan tanpa cincin . Itu akan dia anggap menggantung hubungan putri kami dengan anda . Seakan anda memberi harapan palsu putri kami . ! " kata nya dengan wajah angkuh .


" Maaf tante Sukma , Tapi tidak ada niatan saya untuk menggantung hubungan kami . Baik saya bisa mengganti cincin yang hilang itu , tapi akan memakan waktu yang cukup lama . Saya tidak ingin membuang waktu yang berharga ini . Jadi saya mohon pada Tante untuk tetap memberikan restu pada kami . Walau tanpa cincin , cinta ku pada Bella tak akan berkurang sedikit pun . Bahkan jika om Zidan meminta saya untuk langsung menikahi Bella sekarang , saya sangat siap . . ! " jawab Devan tegas .


" Mereka mungkin menerima keputusan mu , tapi tidak dengan saya , saya selaku ibu kandung Isabella , TIDAK MENERIMA PERTUNANGAN INI TANPA CINCIN . . !! " kata Sukmawati dengan lantang .


" Sukma , apa-apaan kamu . Apa hak mu memutuskan semua ini . . ??! " kata Hermawan dengan muka merah .


" Aku ibu kandung Bella , jadi aku berhak memutuskan apapun yang berhubungan dengan Bella . . ! "


" Sejak kapan kamu menjadi ibu Bella ?? Sudah lah , tidak udah repot-repot mengurus Bella , kamu urus saja Jesi anak tiri kesayangan kamu itu . Biarkan aku yang mengurus Bella . . ! " jawab Zidan dengan penuh ketegasan . Membuat wajah Hermawan memerah .


" Tetap saja , aku ibu kandung Bella , aku yang melahirkan nya . Jadi aku berhak ikut campur . Acara ini tidak bisa di lanjutkan . Pokok nya aku tidak menerima pertunangan ini tanpa cincin pertunangan . . !! " kata Sukma kekeh .


Terdengar bisikan-bisikan memenuhi ruangan yang luas itu . Ruangan yang atasi nya senyap kini menjadi sedikit riuh .


" Benar apa yang di katakan Bu Sukma . . ! "


" Tapi aku tidak setuju dengan pendapat Bu Sukma . Benar apa yang di katakan putra pak Sanjaya , cincin hanya lah sebuah simbol . Yang penting itu ketulusan hati pasangan itu . ! "


" baru kali ini aku melihat pertunangan tanpa cincin . ! "


" Ceroboh sekali ya , sampai cincin pertunangan bisa hilang . ! "


" Arya ,menurut kamu gimana tentang soal ini ?? " kata Bu Marya yang juga hadir di pesta itu bersama Arya .


" entahlah Bu , aku setuju jika cincin hanya lah sebuah simbol . Tapi Arya juga merasa kurang lengkap jika bertunangan tanpa cincin . ! "


Tanpa Arya sadari , Mayang menatap penuh kerinduan pada Arya yang sedang berbicara dengan wanita paruh baya yang di panggil ibu oleh Arya.


" Jadi itu ibu Arya . . ! " batin Mayang .


Mayang kembali menatap Arya yang tampak terawat dan rapi . Dia menatap Arya dengan penuh kerinduan . Namun tatapan itu berubah ketika teringat perlakuan Arya yang kasar hingga menyebabkan anak nya tiada . Dia mengalihkan pandangan nya ke sisi lain .


Saat mereka tengah asyik membicarakan perihal cincin itu. Tiba-tiba mereka di kejutkan dengan suara yang berasal dari kotak besar di depan pasangan itu .


Brukh


Semua orang menoleh pada kotak besar di tengah aula yang terbuka seperti kelopak bunga yang mekar . Seorang gadis cantik berdiri dengan anggun , alunan musik yang lembut , mengiringi lagu yang di nyanyikan oleh gadis itu. Karena posisi gadis itu membelakangi para tamu , mereka tidak bisa melihat seperti apa rupa gadis itu .


*Heart beast fast


colour and promise


how to be brave ?


how can i love when i'm afraid to fall ?


but watching you stand alone


all of my doubt suddenly goes away somehow


one step closer*


mata Devan menatap lekat gadis yang tersenyum pada nya , membuat mata Devan berkaca-kaca . Sean maju membantu gadis itu turun .


I have died every day waiting for you


Darling don't be afraid


I have love you for a thousand years


i'll love you for a thousand more .

__ADS_1


Tepuk tangan memenuhi ruangan pesta . Semua para tamu terpesona dengan pertunjukan yang baru saja mereka lihat . Gadis itu berhenti di depan Devan dan Bella yang tampak tersenyum bahagia .


" Apa aku datang terlambat ?? " kata gadis itu dengan wajah yang imut .


" Dasar gadis nakal . . kau hampir membuat ku putus asa karena kau mendiamkan ku . . !! " kata Devan memeluk erat gadis yang memakai gaun putih itu . Mommy menyeka airmata di sudut mata nya melihat kejutan di depan nya , Daddy mengusap punggung Mommy .


Hana melerai pelukan nya dengan Devan . Dia membalik badan nya hingga para tamu bisa melihat rupa gadis bergaun putih itu . Semua mata terpesona memandang gadis itu . tapi ada juga Beberapa mata yang menatap gadis itu dengan tatapan tak percaya .


dalam hati mereka , siap kah gadis cantik itu ??


" wanita tua itu tidak menerima pertunangan kalian tanpa cincin . Jadi aku membawakan ini untuk kalian . Jadi acara pertunangan ini bisa di lanjutkan bukan , Tante Sukmawati ?? " kata Hana menatap tajam Sukma yang terdiam melihat kotak di tangan Hana .


" karena cincin nya sudah ada disini , maka silahkan lanjutkan acara nya . ! " kata Sukma dengan dingin .


Devan mengambil salah satu cincin dan memasangkan nya di jari manis Bella . Bella tersenyum bahagia lalu gantian menyematkan cincin di jari Devan . tepuk tangan terdengar riuh memenuhi ruangan .


" Selamat untuk kalian . Jangan lama-lama tunangan nya , banyak pelakor yang mencari sela untuk menjerat laki-laki dengan segala cara . . !! " kata Hana cukup keras. Membuat Jesi dan Sukma mengepalkan tangan .


" Di hari bahagia ini , saya mengucapkan terima kasih untuk kalian yang telah sempat hadir memenuhi undangan keluarga kami . Mungkin sebagian dari kalian yang belum tahu pasti bertanya-tanya , siapa gadis ini , bukan ?? baiklah , saya akan memperkenalkan nya , gadis ini adalah putri kami , putri satu-satunya keluarga Winata , RAYHANA ZULFA WINATA. . !! " kata Daddy penuh rasa bahagia . Akhirnya dia bisa memperkenalkan sang putri kesayangan nya. hati terasa lega sekarang.


" APA ?? " seru Bu marya membuat para tamu menoleh kearah nya . Ada yang menggelengkan kepala nya , bahkan ada yang mencibir nya tidak sopan . Saking kan terkejutnya Arya hanya bisa terdiam dengan jantung yang berdegup kencang .


" Apa ?? Hana putri keluarga Winata ?? OMG . . !! "


Bukan hanya Arya dan Bu marya yang terkejut ,tapi juga Mayang , Juli dan rekan lain nya yang mengenal Hana sebagai rekan nya di hotel . Mereka menatap Hana yang terlihat berbeda dengan dandanan khas orang-orang berkelas . Mereka menjadi minder untuk menyapa Hana . Hana yang melihat wajah tegang para rekan kerja nya dulu , tersenyum hangat pada mereka membuat mereka merasa senang.


" Selamat malam semua , perkenalkan saya RAYHANA ZULFA WINATA . Untuk kalian yang sudah mengenal saya dengan identitas saya yang lain , Maaf bukan saya berniat membohongi kalian , tapi saya dan keluarga mempunyai alasan sendiri kenapa saya menyembunyikan identitas saya . Jadi untuk kalian para rekan housekeeping hotel SINAR MENTARI , sapa saya sepeti biasa . Juli , kau dengar itu ?? " goda Hana membuat Juli gelagapan .


" I. iya , Hana . . ! " jawab Juli ragu . Hana tersenyum .


" Sial , ternyata Hana anak orang kaya . Kalau tahu begini gue gak bakal ngusik dia . Sialan . . tahu gini mending gue gugurin aja nih anak , dan gue gak perlu repot-repot menjebak Arya untuk menutup kehamilan gue . Gue harus baikin Hana . Kalau gue sama Hana baikan , hidup gue pasti bakalan happy . . ! Batin Mayang menatap Hana yang berdiri di dekat pemilik perusahaan terbesar ke-3 se- Asia .


Tak kalah jauh dari Arya dan Bu Marya , dia menatap Hana dengan tatapan rumit .


" ternyata Hana menyembunyikan identitas asli nya . Kenapa gue baru tahu sekarang . Gue bisa menjabat jadi GM , itu pasti ada campur tangan nya . secara , Devan kan kakak kandung Hana dan asisten Willy mengetahui hubungan kami . Sial , jika begini , jabatan gue pasti terancam . Apalagi gue juga nyakitin dia dengan menikahi Hana . Sial sial sial . . Hana , kalau aku tahu siapa kamu sebenarnya , aku gak akan nyakitin kamu kayak gini . aku akan mempertahankan kamu bagaimana pun caranya . . aku harus kembali mendekati dia . Ya , harus . . ! " batin Arya .


Acara di lanjutkan dengan berdansa dan jamuan makan malam . Devan dan Bella mendapat giliran pertama sebagai acara pembuka . Alunan musik slow mengiringi setiap langkah , mereka berdansa dengan penuh perasaan . Tepuk tangan kembali terdengar setelah Devan dan Bella menunduk ala dancer setelah menyelesaikan dansa nya . Setelah Devan dan Bella keluar dari aula dansa , beberapa tamu berdansa dengan pasangan masing-masing . Ada juga yang langsung menuju prasmanan untuk makan malam. Hana melihat Sean mengulurkan tangan nya mengajak Mommy untuk berdansa . Mommy tampak tersenyum manis menerima uluran tangan Sean , mereka berdansa dengan gerakan lembut . Hana berjalan menghampiri sang Daddy . Suasana gembira menyelimuti ruangan itu . Di sela-sela kegembiraan itu , Hana mengedarkan pandangan memperhatikan satu persatu tamu . Namun tatapan mata nya menjadi tajam saat melihat sesosok berpakaian serba hitam bersembunyi di sebuah sudut ruangan yang agak gelap dengan mengarahkan pistol pada suatu arah . Hana mengikuti arah pistol itu , dan tatapan nya menangkap titik merah yang terlihat di baju Mommy .


*dor


" Aaaakh*. . .


Ruangan itu menjadi riuh oleh teriakan ketakutan para tamu . Hana tak sempat melihat keadaan siapa pun , dia merobek gaun nya di bagian samping dan langsung berlari mengejar sosok tadi , terlihat sosok yang Hana simpulkan adalah laki-laki itu berusaha kabur , dengan mengerahkan seluruh tenaga nya , dia mengejar penyusup itu . Karena merasa terancam penyusup itu menggulingkan tong sampah yang ada di setiap sudut koridor gedung , Hana dengan lincah nya menghindari tong sampah yang tergeletak di tengah koridor menghalangi jalan nya. Hana menundukkan badan nya saat sebuah tong sampah melayang ke arah nya . Karena memakai hills , Hana sedikit kerepotan dan hampir saja kehilangan jejak . Akhirnya dia memiliki ide , dia melepas hills nya dan melempar nya pada penyusup itu . Satu lemparan meleset , sambil terus berlari Hana mencoba hills satunya lagi , dan berhasil .


brukh


penyusup itu menabrak dinding setelah lemparan hills nya tepat mengenai leher nya . Tanpa membuang waktu , Hana langsung meringkus penyusup itu , tapi penyusup itu melakukan perlawanan , hingga aksi pertempuran dengan tangan kosong pun tak bisa di elakkan , dengan berbekal ilmu beladiri yang diajarkan mendiang kakek nya , Hana melawan dan membalas serangan penyusup itu , Hana belum berniat menyerang karena dia masih memperhatikan jurus lawan nya untuk mencari cela kelemahannya . Setelah menahan jurus lawan nya , Hana bisa melihat cela dari jurus penyusup itu. Hana mulai menyusun strategi penyerangan agar bisa mencapai titik kelemahan musuh . Hana menangkis pukulan musuh dengan tangan kiri nya dan meninju wajah nya hingga musuh nya mundur beberapa langkah , Hana langsung menyusul musuh nya dan menendang perut penyusup itu dengan gerakan memutar , membuat penyusup itu mundur beberapa langkah . penyusup itu menatap Hana dengan tatapan tajam penuh kemarahan . dia menarik sebuah belati yang terlihat mengkilap dari sepatu bot nya . Melihat musuh nya mengambil ancang-ancang untuk menyerang , Hana mempersiapkan diri nya , mata tajam nya memperhatikan setiap gerak-gerik lawan nya , terlihat penyusup itu berlari dengan kecepatan tinggi dengan menyabetkan belati itu ke tubuh Hana , Hana menghindari ayunan belati dengan meliukkan badan nya dengan gemulai , dan memutar badan nya dengan gerakan indah . Membuat lawan nya semakin emosi hingga membuat gerakan semakin kacau . Pikiran nya semakin kacau saat melihat Sean dan Devan yang di ikuti beberapa anak buah nya berlari mendekati mereka. Dengan emosi yang sudah memuncak , penyusup itu mengayunkan belatinya dengan asal hingga Hana menemukan kesempatan yang bagus , saat penyusup itu berlari dengan kencang sambil mengarahkan belatinya ke perut Hana , Hana hanya diam di tempatnya , menunggu kedatangan penyusup itu .


" HANA / NANA . . . !!!!! " teriak Sean dan Devan penuh kepanikan dengan mempercepat lari mereka dengan seluruh tenaga nya .


Saat jarak penyusup itu semakin dekat , Hana menyipitkan mata nya , hingga jarak penyusup itu hampir mendekatinya , Hana memutar badan nya dan . .


*buugkh


braakh*


Dengan sekuat tenaga nya , Hana memukul tengkuk penyusup itu hingga lawan nya terjatuh dan langsung menindih punggung penyusup itu dengan lututnya , takut kalau lawan nya kabur . Namun ternyata penyusup itu telah pingsan . Devan dan Sean melihat aksi Hana dengan was-was .


" Hana / Nana , kamu gak apa-apa . ??? " Seru kedua pemuda itu . Hana menoleh kebelakang dan menggeleng.


Hana bangkit dan anak buah Devan langsung meringkus penyusup itu . Devan menarik masker di wajah penyusup itu , tapi mereka tak mengenal nya.


Namun Hana melihat sesuatu di balik telinga penyusup itu , dia menyibak daun telinga nya hingga Devan dan Sean bisa melihat simbol itu.


" Mawar hitam . . Ternyata dia anggota blackrose . Bawa dia ke markas . . Jangan sampai dia lolos . .aku sendiri yang akan menangani nya . !! " kata Devan dingin dengan tatapan tajam .


" Baik bos . ! " Anak buah Devan membawa penyusup itu .

__ADS_1


" Kalian periksa di sekeliling sini . Pastikan semua nya aman . ! " perintah Sean .


" Baik bos . ! " anak buah Sean pun pergi .


" Kak , aku melihat jika penyusup itu menargetkan Mommy . Bagaimana keadaan Mommy ?? " kata Hana cemas .


" Kamu tenang aja . Mommy baik-baik aja kok . Bidikan penyusup itu meleset . Mungkin karena teriakan kamu tadi hingga membuat dia terkejut dan konsentrasi nya buyar . . ! " kata Devan mengusap rambut Hana .


" Kamu gak apa-apa kan ? kenapa gaun mu sampai robek kayak gini ?? " kata Sean dengan wajah khawatir dan langsung melepas jas nya dan mengikatkan nya ke pinggang Hana .


" aku gak apa-apa , tapi . . . . ! " kata Hana menggantung kalimat nya .


" tapi apa ?? apa luka mu sakit lagi ?? " kata Sean semakin cemas . Hana menggeleng .


" Tapi . . aku capek abis olahraga tadi . huufft . . Sudah lama aku gak olahraga ternyata badan sangat lemah sekarang. . !! " gerutu Hana . Membuat Sean dan Devan lega .


" Mau aku gendong ?? " tawar Sean . Hana mengangguk dengan antusias lalu langsung naik ke punggung Sean . Devan hanya geleng-geleng kepala melihat sikap manja adik nya yang lama tak dia lihat . Namun Devan sedikit kecewa karena Hana lebih manja pada Sean dari pada dia selaku kakak nya . Tapi dia kini merasa lega karena Hana sudah tidak mendiamkan nya lagi . Bahkan dia memberi kejutan pada hari bahagia nya ini .


Mereka bertiga kembali ke aula . Sebelum masuk ke ruangan , Hana meminta Sean untuk menurunkan nya . Hana langsung berlari saat melihat Mommy yang terlihat syok . Daddy tampak tenang mengusap punggung Mommy . Ruangan yang tadi nya ramai kini terlihat sepi .


" Mom ,dad . . ! " seru Hana .


" Hana . . sayang , kamu gak apa-apa kan ?? kamu gak terluka kan ?? " kata Mommy langsung memeluk Hana dengan wajah lega .


" Hana baik-baik aja kok , Mommy gak ada yang terluka kan . . ?? " kata Hana memeriksa badan Mommy .


" Gak sayang , mommy gak terluka sedikit pun . Semua karena berkat Hana . . makasih ya sayang . . ! " kata Mommy mengusap pipi Hana .


" kenapa Mommy berterima kasih ?? Hana gak ngapa-ngapain kok . . ! " kata Hana .


" kalau bukan karena kejelian kamu , mungkin tidak akan ada yang menyadari keberadaan penyusup itu. Dan kalau bukan karena teriakan kamu yang mengagetkan penyusup tadi , peluru nya pasti sudah tepat mengenai sasaran nya . . ! " kata Daddy mengusap rambut Hana pelan .


" tapi peluru nyasar tadi gak melukai orang lain bukan ?? "" kata Hana


" Gak sayang ,gak ada yang terluka . . ! " kata Daddy .


" terus Bella dan keluarga nya mana ?? " kata Hana tak melihat Bella .


" kakak sudah meminta mereka segera pulang dengan di kawal anak buah kakak . . ! " kata Devan .


" baikah , karena pesta nya sudah berakhir ,ayo kita pulang . . ! " ajak Daddy .


" Ayo . ! " ajak Hana .


" Tunggu , Hana , kenapa gaun mu robek ?? dan dimana hills mu ?? kamu gak di apa-apain sama penyusup tadi kan ?? " kata Mommy penuh curiga . Hana menggaruk pelipisnya dengan kikuk .


" Tadi , Hana sengaja merobek gaun Hana biar bisa berlari lebih cepat , terus hills Hana tadi Hana pakai buat numpuk penyusup tadi . . maka nya penampilan Hana sekarang kayak gembel . .hehe !? " kata Hana nyengir . Daddy tertawa pelan melihat tingkah putri nya . Sedangkan Mommy menghela nafas kasar seraya menggelengkan kepala nya .


Mereka akhirnya pulang dengan Hana yang berjalan tanpa alas kaki . Sean dan Devan sudah menawarkan untuk menggendong nya . Tapi Hana menolak .


ketika mereka sampai di dekat mobil .


" Sean ,aku pulang bareng kak Devan ya . . ! "


" Baiklah . kamu hati-hati ya . langsung istirahat . . ! " kata Sean . dia melihat Daddy dan mommy masuk ke mobil . Lalu dia melirik Devan yang sedang sibuk dengan ponsel nya . Dengan gerakan cepat Sean mencium pipi Hana . Hana melirik Devan yang masih asyik dengan ponsel dengan pipi bersemu . Sean hanya terkekeh pelan melihat reaksi sang kekasih nya .


" Masuklah . . ! " kata Sean menuntun Hana masuk ke mobil Devan .


" Sebaik nya , elo jangan curi-curi cium adik gue di depan gue , atau bogem gue akan mendarat di pipi elo . . ! kata Devan menyimpan ponsel nya ke saku celana . wajah Hana memerah mendengar ucapan Devan yang mengetahui aksi Sean .


" ya ya . kalau begitu gue akan terang-terangan mencium Hana di depan elo . Sepeti elo mencium tunangan elo di depan gue . ! " kata Sean langsung berjalan menuju mobil nya .


" Sean . . !!! " seri Devan kesal . Terlihat Sean hanya tertawa pelan . Ke tiga mobil itu akhir nya meninggalkan gedung yang hampir terjadi kecelakaan itu .


Di dalam mobil Daddy dan mommy . Daddy tersenyum puas .


" Akhir nya , Hana kini akan di kenali oleh banyak orang dan tidak akan ada yang berani lagi menghina nya . . ! " kata Daddy .

__ADS_1


" Iya , tapi malam ini banyak kejadian yang mendebarkan . 1 . pertunangan putra kita , 2 . perkenalan Hana , dan 3 penyerangan . lengkap sudah sejarah di malam ini . 3 in 1 . . ! " Daddy tertawa mendengar ucapan Mommy .


BERSAMBUNG


__ADS_2