SAHABAT RASA PELAKOR

SAHABAT RASA PELAKOR
PART 13 KAU MASIH MENGINGAT AKU ??


__ADS_3

Setelah makan malam di kafe , Arya melajukan mobil nya menuju kost an Hana dan Mayang.


" Makasih ya untuk hari ini. .aku senang banget. ?! " kata Hana memeluk buket coklat nya erat. .


" Aku juga senang kalau kamu senang. Hana , aku ngantar kamu Sampai di sini aja ya , udah larut nih. .Sampai ketemu besok . .?! " kata Arya mencium kening Hana lalu masuk kembali ke mobil.


" Hati-hati ya , , sampai jumpa besok . .?! " kata Hana melambaikan tangan nya. Arya mengangguk lalu mengklakson sebelum pergi.


" Yank , ayo masuk . .?! " kata Mayang mengajak Deri.


Hana mengikuti Mayang yang sudah duluan.


" may , gue masuk ya . .?! ' kata Hana langsung masuk tanpa menunggu jawaban Mayang. kamar Hana dan Mayang memang bersebelahan.


Hana melepas sepatu nya dan langsung ke kamar mandi . Setelah mencuci kaki , tangan dan wajah . Hana mengganti pakaian nya lalu menghempaskan tubuh nya ke kasur nya yang empuk . Dalam hitungan menit Hana sudah mengarungi alam mimpi .


* * * *


Sebuah mobil sport merah memasuki halaman hotel SINAR MENTARI. Seorang pria turun dari bangku sopir , lalu membukakan pintu di sebelah nya. Turun lah seorang pria tampan bertubuh kekar dengan wajah datar , Hidung mancung serta bibir yang seksi, melengkapi wajah tirus nya hingga menciptakan kesempurnaan fisik yang membuat kaum hawa terpesona. Beberapa pengunjung wanita yang melihat nya , melongo menatap pria dingin itu.


" Waaw . . Makhluk Tuhan yang paling seksi . ."


" Apakah itu pangeran Yunani ?? Sungguh mempesona . Andai aku bisa menjadi wanita nya . Jadi Simpanan pun juga gak apa-apa. . "


" Ya Tuhan . . siapa dia ?? Apakah aku baru saja melihat seorang pangeran ?? Betapa beruntung nya wanita yang bisa menjadi pasangan nya . .'


Kalimat memuja dan mendamba mengiringi langkah pria dingin itu memasuki hotel.


" Sediakan 2 kamar yang berdampingan . .?! " kata asisten pria tadi.


" Maaf tuan atas nama siapa ?? " kata resepsionis.


" Sean Dominic . .?! "


" Oh , dengan tuan Sean , Bos kami sudah menyiapkan kamar president suite di lantai 9. Silahkan tuan , ini kunci nya. .?! "


Asisten pria yang bernama Sean itu menerima kunci kamar berupa lock card ( bener gak sih itu istilah untuk kunci kamar yang seperti kartu atm itu ? ) lalu masuk ke lift .


_____________


Hana menggeliatkan tubuh nya . Mata nya berkedip-kedip untuk menyesuaikan cahaya yang masuk ke retina mata nya. Dia melirik jam yang tergantung di dinding. Hana langsung bangkit lalu menuju kamar mandi .


Tak lama Hana keluar dari kamar mandi dengan rambut basah yang dibalut handuk. Dia memakai baju kesukaan nya , yaitu celana jeans pensil dan baju kaos oblong yang longgar , dia mengeringkan rambut dengan hair dryer. Lalu memoles sedikit bedak dan lipstik. Setelah itu dia memakai jaket jeans nya lalu memakai sepatu dan menyambar tas dan kunci motor . Saat dia sedang mengunci pintu kamar nya , Mayang keluar dari kamar nya dan mengunci pintu.


" Mak , barengan ya . .?! " kata Mayang. Hana mengangguk .


Mereka jalan beriringan.


" semalam si Deri pulang jam berapa ?? " kata Hana .


" Gak tahu , gue gak lihat jam . Tapi dia cuma sebentar kok di kamar gue. .?! " jawab Mayang.


Hana menaiki motor nya di ikuti Mayang. Setelah memakai helm . Dia menyalakan motor nya dan melaju dengan kecepatan sedang. Untung nya jalan tidak terlalu macet. Jadi mereka bisa sedikit cepat.


Motor Hana berhenti tepat di depan hotel bertepatan dengan Arya yang baru akan menaiki tangga menuju pintu utama.


" Makasih ya . .?! " kata Mayang memberikan helm pada Hana.


" Hana, . udah sarapan belum ?? " tanya Arya mendekati Hana.


" belum . .?! "


" gimana kalau kita sarapan dulu ?? "


" Aku sarapan di kantin kampus aja . udah hampir telat nih . .?! "


" Ya udah . nih buat sarapan . . .gak ada penolakan . . .?! " kata Arya saat melihat Hana ingin menolak. Dengan terpaksa Hana menerima lembaran berwarna merah itu.


" Makasih , Ar . . aku duluan ya . . bye . .?! " Hana melajukan motor nya menuju kampus.


" wah . . pak Arya perhatian banget sih . .buat sarapan aja dikasih sebanyak itu . .?! "


" Pak Arya so sweet bingit sih . .jadi iri deh . .?! "


" Coba aku punya cowok kayak pak Arya . . ?! "


Arya berjalan masuk ke pintu utama tanpa mempedulikan ucapan karyawan nya. Tapi Mayang sedikit risih mendengar ucapan karyawati yang memperhatikan tindakan Arya tadi.


"Berangan-angan boleh . Tapi jangan sampai merebut pacar orang . .?! " sindir Mayang sambil berjalan masuk.


" Eh may , jangan asal bicara . Nanti elo kena karma . .?! "


" Benar tuh , hari dia ngomong begitu . Tahu-tahu nanti dia yang merebut pacar sahabat nya. . ?! "


Tapi Mayang tak mempedulikan ucapan rekan nya. Dia langsung mengerjakan tugas nya.


Di kamar president suite di lantai paling atas . Kelvin dan Devan baru saja selesai sarapan.


" Dev , Sean udah nyampai di Indonesia , dan sekarang dia udah ada di hotel ini . .?! " kata Kelvin.


" Gue udah tahu . Terus gimana dengan penyelidikan yang gue minta kemarin ??! " kata Devan.


" Perlakuan Arya sangat baik pada Hana . Bahkan Arya mencoba untuk memenuhi kebutuhan Hana, Tapi Hana menolak nya. Seperti nya mereka sudah saling memahami dengan baik . .?! " lapor Kelvin.


" Sudah berapa lama mereka berhubungan ?? " kata Devan


" kurang lebih tiga tahun . .?! " kata Kelvin.


" Tugaskan anak buah kita untuk mengawasi Hana dan Arya . Laporkan secepat nya jika laki-laki itu menyakiti Hana. .?! " kata Devan dingin .


" Siap. .?! "

__ADS_1


Tiba-tiba terdengar ketukan pintu . Kelvin membuka pintu.


" Tuan Sean , Dirga , Silahkan masuk. .?! " kata Kelvin.


Sean dan Dirga masuk. Devan berdiri dan tersenyum menyambut sahabat nya.


" Hey bro. .lama tidak bertemu . .?! ' kata Devan


Devan dan Sean berpelukan seraya menepuk bahu kedua nya.


" Beberapa tahun tidak bertemu , kau semakin gemuk . .?! " canda Sean. Devan tertawa pelan.


Jika orang luar melihat sikap hangat kedua pria es itu , mungkin ini adalah fenomena langka bagi mereka , karena mereka akan menunjukkan sikap dingin dan wajah datar pada orang luar. Namun walau bersikap dingin dan berwajah datar , wanita yang melihat mereka akan terpesona.


" Bagaimana bisnis elo di luar negeri ?? " kata Devan.


" Aman terkendali. . Oya gimana kabar om dan Tante ?? " kata Devan.


" Mereka baik . kalau mommy tahu kalau elo udah balik ke indo , mommy pasti bakal maksa gue untuk ngajak elo ke rumah. .?! " kata Devan.


" ok. kalau urusan gue udah kelar , gue bakal main ke rumah elo. .?! " kata Sean.


Mereka melanjutkan obrolan nya seputar pekerjaan . Kadang candaan konyol pun menghiasi obrolan mereka .


__________


Hana tiba di kampus nya. setelah memarkirkan motor dan menyimpan helm nya. Hana langsung berlari menuju kelas nya karena sudah telat.


" duuh , jangan sampai telat Donk . .?! " kata Hana sambil berlari .


Hana menggapai handle pintu dan memutar nya. Dia masuk dengan ngos-ngosan. Tampak dosen sudah duduk di kursi dosen dan siap memulai pelajaran.


" Maaf pak , saya telat . .?! " kata Hana menghampiri dosen dan mencium tangan nya.


" Hana , kenapa kamu masih kuliah disini ? bukan nya kamu udah pindah kuliah ke luar negeri ?? " kata dosen itu dengan wajah heran.


" Haa ?? Maksud bapak apa ? saya tidak pernah mengajukan surat pindah kuliah . .?! " kata Hana ikut bingung .


" Biar lebih jelas , sebaik nya kamu temui Rektor saja. .?! "


" Baik pak. kalau begitu saya permisi . .?! " kata Hana.


Hana berjalan menuju kantor Rektor dengan perasaan bingung.


" perasaan gue gak pernah minta surat pindah kuliah deh . .?! " gumam Hana sambil berjalan.


Hana mengetuk pintu ruang Rektor.


" Masuk . .?! " terdengar suara dari dalam.


" Permisi pak . .?! " kata Hana masuk.


" Oh , tenyata Hana. silahkan duduk. .?! " kata Rektor. Hana duduk di kursi seberang meja .


" Tidak apa-apa . Kamu pasti ingin menanyakan soal kepindahan kuliah kamu bukan ?? "


" Betul pak . ini gimana ceritanya pak ? perasaan saya gak pernah minta surat pindah . Kok tiba-tiba saya di pindahkan tempat kuliah , keluar negeri lagi. .?! "


" Jadi begini Hana , beberapa hari yang lalu orang kepercayaan keluarga Winata datang kesini dan mengurus surat kepindahan kuliah kamu. .Dan sekarang kamu sudah tidak terdaftar lagi di kampus ini. . ?! "


" Orang kepercayaan keluarga Winata ? siapa nama nya ?? "


" Kelvin. .?! "


Hana sedikit tersentak mendengar nama yang dia kenal. Dia menghela nafas nya kasar.


" Baik pak. Kalau begitu saya permisi dulu . Terima kasih . .?! " kata Hana langsung keluar .


" Sebenar nya , saya juga berat melepaskan kamu Hana. kamu mahasiswi yang berprestasi yang akan mengharumkan nama kampus ini. Tapi saya tidak bisa menolak atau membantah permintaan utusan keluarga Winata. Semoga kamu tetap menjadi mahasiswi yang cerdas di tampat kuliah baru mu. .?! " kata rektor menghela nafas panjang.


Kembali bersama Hana.


Hana berjalan dengan langkah lebar dengan wajah yang sangar. Beberapa mahasiswa dan mahasiswi heran melihat sikap Hana yang tak biasa nya. Saat ini Hana berusaha untuk menahan amarah nya.


" Berani-berani nya kau mencampuri urusan kuliah ku , kak Devan. .Tunggu kau . .?! " gumam Hana penuh tekanan.


Disaat Hana sedang menahan emosi nya . Tiba-tiba segerombolan mahasiswa yang di kenal suka membully mahasiswa lain menghadang jalan Hana.


" HY cantik. mau kemana . .?! " kata salah satu mahasiswa yang dikenal sebagai ketua geng nya. Hana membaca name tag di almamaternya. Tertera nama Angga .


" Menyingkir dari jalan ku . .?! " kata Hana dingin.


karena ulah Angga , mereka menjadi tontonan mahasiswa-mahasiswi lainnnya.


" Gak usah sok jual mahal lah . .?! " kata Angga memainkan rambut pirang Hana .


Hana menepis tangan Angga kasar.


" Seperti nya elo lebih suka dengan cara kasar. .baik . .?! " kata Angga langsung mendorong tubuh Hana hingga menabrak dinding dengan cukup keras . Hana menatap Angga dengan tajam .


" Apa ?? mau marah ?? ' kata Angga menepuk pipi Hana cukup keras.


Dengan gerakan cepat Hana menangkap tangan Angga dan membanting tubuh Angga dengan kuat ke lantai .


Buukh


Angga meringis menahan sakit di punggung nya tanpa bisa bangun.


" Dasar banci. Lawan cewek aja kalah . . Sana minta sunat sekali lagi sama bokap elo . .?! kata Hana langsung melanjutkan langkah nya yang tertunda tadi.


Hana masih sempat mendengar tawa cekikikan mahasiswa yang menonton tadi .

__ADS_1


Sesampai nya di parkiran Hana langsung memakai helm dan melajukan motornya dengan kecepatan tinggi menuju hotel tempatnya bekerja .


Dalam hitungan menit , Hana Sampai pada tujuan nya. Dengan gerakan cepat Hana memarkirkan motornya dan langsung masuk tanpa menghiraukan sapaan rekan nya yang menjadi resepsionis.


" Hana kenapa ? kok muka nya kayak lagi marah ?? "


" gak tahu tu , berantem sama pak Arya kali. . .?!


Setelah menaiki lift dan tiba di lantai teratas Diman kamar kakak nya berada . Hana dengan emosi yang sudah di ubun-ubun langsung menendang pintu dengan keras.


Braak


Hana langsung masuk dan menatap Devan dan Kelvin yang tampak terkejut , dengan tatapan tajam.


" Hana , kamu kenapa ?? " kata Hana berdiri hendak menghampiri Hana . Namun tangan Hana terangkat ke depan mengkode Devan untuk tidak mendekatinya.


" Atas dasar apa kalian memindahkan aku kuliah ?? kata Hana dengan nada sangat dingin sehingga atmosfer dikamar itu pun ikut menjadi dingin.


" nona , dengarkan aku . . .uukkh . .


ucapan Kelvin terpotong karena Hana melemparkan helm nya tepat mengenai perut nya. Walau pun cuma helm, tapi jangan lupa kalau Hana memiliki tenaga yang setara dengan Devan karena sering latihan fisik.


" Hana , dengar , bukan kakak yang menyuruh Kelvin, tapi Daddy . .?! " kata Devan meluruskan kesalahpahaman yang baru dia mengerti .


" Daddy ?? " kata Hana tidak percaya


" Iya , tuan besar yang meminta saya mengurus surat kepindahan kuliah nona. .?! " kata Kelvin masih menahan sakit.


Tatapan Hana yang semula tajam menjadi sedikit teduh. Dia melirik Kelvin yang masih memegang perut nya.


" Maaf . .?! " kata Hana dengan raut wajah bersalah.


" Tidak apa-apa nona. ?! " kata Kelvin.


" walau cewek , tapi kekuatan nona kuat juga. .?! batin Kelvin.


" Kau ?? kenapa kau ada disini ?? " kata Hana baru sadar saat melihat seseorang yang dia ingat wajah nya.


" Kau masih mengingat ku ??! "


" Untuk apa kau datang kesini ?? " kata Hana sengit.


" Kau lupa ?? "


" Udah gue bilang . gue gak salah . elo yang salah nabrak gue . .?! " kata Hana kekeh.


" Tunggu . .tunggu . . ada apa ini ?? " kata Devan bingung.


" Kemarin dia nabrak aku Sampai minuman ku tumpah dan membasahi baju dia .Lalu Dia minta ganti rugi. Tapi . .kok dia ada di kamar Kakak ?? kata Hana bingung.


" Sean , apa itu benar ?? " kata Devan dengan wajah merah menahan tawa. Sedangkan Sean menatap hana lekat.


" Sean ?? jadi kalian sudah saling kenal ?? kata Hana penasaran.


" Dev , apa dia gadis kecil yang pipi nya penuh dengan ingus dulu ?? kata Sean dengan wajah tanpa dosa.


HAHAHAHAH


Devan tertawa terbahak-bahak mendengar pertanyaan Sean. sedangkan Hana memasang wajah bingung melihat kakak nya. Kelvin pun menunduk menahan tawa nya . Tapi Hana bisa melihat bahu Kelvin berguncang pelan karena tertawa di tahan. Devan mengusap mata nya yang sedikit berair akibat tertawa tadi.


" Hana ,,kenalin dia Sean . teman kakak dari kecil dan kita sering bermain bersama. Tapi mungkin kamu gak akan ingat karena waktu itu kamu masih sangat kecil. . ?! " kata Devan.


" owh . . Kirain mau minta ganti rugi sama kakak. .?! " kata Hana membuat Devan tertawa kecil.


" Karena kita bertemu kembali , maka kamu harus membayar mengganti rugi , Hana. .?! " kata Sean dengan hati bergetar saat menyebut nama Hana.


" Sudah berapa kali gue bilang , bukan gue gak salah . .?! " kata Hana.


" Oh ya ?? Bagaimana kalau kita buktikan dengan melihat rekaman CCTV ini ? " kata Sean menunjukkan ponsel nya.


" Ok . .?! " jawab Hana.


Sean menyambungkan kabel USB pada laptop Devan. Mereka ber lima fokus menonton rekaman CCTV yang diputar di laptop . Hana membelalakkan mata nya saat melihat rekaman itu. Di rekaman itu , tampak Hana yang menyenggol Sean hingga minuman nya tumpah ke baju Sean. Hana menatap Sean yang tampak puas. tapi Hana di kaget kan oleh tawa Devan yang melihat aksi Hana membenturkan kepala nya ke wajah Sean.


" Hahahaha , gimana rasanya benturan kepala aduk gue ? enak kan ?! " gurau Devan.


Sean tak menanggapi gurau Devan. dia menatap Hana yang tengah menunduk.


" Bagaimana nona Hana ?? sudah terbukti bukan ,siapa yang salah ? Jadi anda harus ganti rugi . .? " kata Sean penuh kemenangan.


Hana melirik Devan meminta pembelaan. Namun harapan Hana pupus saat Devan mengangkat bahu nya tanda dia tak tahu menahu. Hana menghela nafas panjang.


" ok . aku yang salah. Jadi tuan Sean , berapa yang harus saya bayar untuk mengganti rugi jas anda kemarin ?? " kata Hana pasrah.


" Sebenarnya saya tidak membutuhkan uang dari anda nona. Tapi saya membutuhkan seseorang yang bisa mengurus kebutuhan saya selama saya tinggal di hotel ini. .?! " jawab Sean arogan.


" Baik , karena saya salah satu karyawan disini , maka saya akan bertanggung jawab atas kebutuhan anda selama anda tinggal di hotel ini. Kalau begitu saya permisi .?! " putus Hana lalu hendak pergi.


" kamu mau kemana dek ?? " kata Devan


" aku mau nyamperin Daddy . .ingat jangan kasih tahu Daddy kalau aku akan menemui nya. . ?! " kata Hana lalu pergi. Ruangan itu menjadi sunyi.


" Dev , maksud adik elo tadi apa ? kata Sean bingung .


" maksud nya gue jangan telpon Daddy untuk ngasih tahu kalau Hana bakal pulang ke mansion. .?!


" bukan yang itu. maksud gue masalah ganti rugi tadi. Apa benar dia menjadi karyawan di hotel ini ?? "


" Iya , Hana memang bekerja di hotel ini sebagai housekeeping. pasti elo kaget bukan ?? " kata Devan. Sean hanya mengangguk. Devan pun menceritakan kehidupan Hana serta tempat kost nya.


Sean terdiam mendengar cerita tentang adik teman nya itu. Tapi tanpa ada yang melihat , Sean tersenyum tipis.

__ADS_1


" gadis ini semakin menarik . .?! " . . . . .


#BERSAMBUNG


__ADS_2