
Di saat orang-orang sibuk memadamkan api , Sebuah mobil di ikuti beberapa motor datang dan mengelilingi Hana dan Arjuna . tampak beberapa pria turun dari mobil dengan buru-buru dan langsung menghampiri Hana .
" Hana , , kamu gak apa-apa . ?? apa ada yang terluka . .?? " kata Devan dengan wajah cemas serta membolak-balik badan Hana . Yah , Devan datang bersama Justin dan anak buah nya karena Arjuna lah yang memberitahu mereka .
" Kakak , kepala pusing jika kau memutar ku seperti ini . . ! " kata Hana. Devan langsung memeluk Hana dan mencium puncak kepala nya bertubi-tubi . Dia mengeratkan pelukkan nya , hati nya berdebar . Dia tidak bisa membayangkan jika Hana ikut meledak bersama mobil mommy . Dia mengeratkan rahang nya geram .
" Selidiki ledakan ini . Aku yakin jika ini bukan ledakan karena korsleting , karena mobil nyonya selalu di service secara rutin setiap bulan di bengkel kita . . . ! " kata Justin pada anak buah nya.
" Baik . . ! " kata anggota justin langsung bergerak .
*crriiitt
Sebuah mobil yang di kenal Hana dan Devan mengerem dengan cepat di dekat Hana dan Devan . seorang pria tampak berwibawa turun dan langsung berlari mendekati Hana .
" Sweetie , , kau tidak apa-apa sayang . ??! " kata Daddy menarik Hana ke dalam pelukkan nya seraya memandang mobil yang kini sudah berubah bentuk menjadi puing-puing .
" Hana takut Dad , , hiks , hiks . . Hana gak bisa bayangin gimana jadi nya kalau Hana ikut meledak . . hiks , hiks . ! " Hana menangis histeris di dalam pelukkan Daddy nya . Devan memperhatikan reaksi Hana yang berbeda saat berada di pelukkan nya . Devan menangkap kode dari mata Hana . Dia langsung menoleh arah kerlingan Mata Hana . Sekilas Devan bisa melihat dua orang yang mencurigakan memperhatikan keadaan dari jarak jauh . Terlihat mereka pergi dengan tergesa-gesa lalu masuk ke sebuah mobil hitam dan melaju dengan kecepatan rata-rata . Daddy menekan earpiece di telinga nya.
" Ikuti mobil hitam yang mengarah ke arah selatan . . ! "
" baik tuan . !! "
" Daddy juga menyadari nya ?? " kaya Hana melerai pelukkan nya. Daddy tersenyum dan menyeka airmata Hana .
" Selamat siang tuan Winata . . ! " sapa seorang polisi .
" Selamat siang pak . . bagaimana , apa ada sesuatu yang mencurigakan terkait meledak nya mobil istri saya ?? " kata Daddy.
" untuk sementara pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini . Kami akan mengabari anda jika sudah menemukan penyebab ledakan . . ! "
" Baik kami tunggu kabar nya . . ! " kata Daddy tegas . polisi itu beranjak pergi .
" Kau menyadari gelagat aneh dari dua orang tadi . Seperti nya insting dan kejelian mu semakin tajam . Bagus , ,bagus . .dimana mommy . . ? "
" mommy masih di panti asuhan . . ! " kata Hana
" ayo kita kesana . . ! " ajak Daddy .
" terima kasih kak Arjuna , kalau Kakak tidak melindungi Hana tadi , mungkin aku sudah terluka. . ! " kata Hana .
" Terima kasih Arjuna , kau melakukan tugas mu dengan baik . . ! " kaya Devan menepuk bahu Arjuna .
" Sudah menjadi tugas saya , bos . . ! " kata Arjuna . Hana tersenyum melihat Arjuna masih menjinjing paperbag belanjaan nya tadi .
Devan dan Hana masuk ke mobil Daddy dengan Arjuna yang menjadi sopir . Sedangkan ketiga pemuda tadi masuk ke mobil Devan dengan Justin yang mengemudi .
__ADS_1
Hanya menempuh waktu 10 menit mereka tiba di depan panti asuhan . Saat Hana dan yang lain turun , mommy langsung berlari menyambut keluarga nya dengan wajah cemas .
" Sayang , syukurlah kamu baik-baik aja . Tadi kami mendengar suara ledakan yang keras . mommy jadi khawatir dengan kalian . . Tapi kok Daddy sama Devan bisa di sini .? dan , , mobil Mommy mana . . ? " kata mommy melirik ke belakang mereka .
" Maaf , nyonya . Mobil nyonya meledak di jalan tadi , untung nya kami semua selamat . . ! " kata Arjuna .
" APA , MELEDAK. ??? astaga jadi yang meledak itu adalah mobil ku . , , kok mobil mommy bisa meledak . ya Allah. untung kalian selamat dan gak ada yang terluka . . ?? " kata mommy kembali memeluk Hana erat .
" mommy tenang aja , Hana dan yang lain nya selamat. Sekarang kasus ini sedang di tangani oleh pihak kepolisian . . ! " kata Devan .
" Seperti nya kita harus pergi . . ! " kata Daddy .
" Baiklah , aku pamit dulu dengan pengurus panti . . ! "
mommy kembali masuk ke panti , tak lama dia kembali dengan di antar Bu Ratih .
" ayo kita pulang . . ! " kata mommy . mommy dan Daddy duduk di bangku depan , sedangkan Hana dan Devan duduk di bangku belakang . Mereka mengendarai mobil Daddy , sedangkan mobil Devan di bawa oleh Arjuna dan Justin .
" kak , jika memang itu dia , seperti nya dia benar-benar ingin membunuh ku . . ! " bisik Hana pada Devan .
" Kau mengenali salah satu dari mereka . ? " balas Devan dengan berbisik juga . Hana mengangguk .
" Mayang . . !! "
" apa ?? kamu yakin . . ? " kata Devan .
" Apa kau ingin kakak melakukan sesuatu pada nya ?
" Awasi dia , seperti nya dia sekarang memiliki beking . . ! "
" kalian ngomongin apa sih , pakai bisik-bisik segala . . ! " tegur mommy penasaran .
" Iih , mommy mau tahu aja urusan anak muda . . ! " kata Hana dengan mimik lucu . membuat mommy tertawa .
" Kasih tahu mommy ngomongin apa . hayo . . !! " desak mommy .
" Kita cuma ngomongin rencana liburan besok mom . ! " kata Devan .
" Iya mommy sayang . Hana mau ajak Daddy berhenti di minimarket , mau beli makanan ringan buat di jalan besok . . boleh ya . .! " kata Hana .
Tanpa menjawab mobil Daddy berbelok ke kanan dan kini berhenti di depan minimarket . Begitu juga dengan mobil yang di kendarai Justin .
" Sana belanja , Daddy tunggu di mobil aja . . ! " kata Daddy menoleh ke belakang .
" Daddy ngerti banget sih , ,makin tampan deh . . hihihi. . ! " goda Hana seraya turun . Daddy tertawa seraya menggelengkan kepala nya .
__ADS_1
Mommy dan Hana masuk ke minimarket . Devan melirik Daddy nya , yang duduk di depan .
" Apa Hana mengetahui sesuatu . . ? " kata Daddy .
" Mayang . . ! ' kata Devan singkat .
" Jadi gadis itu semakin nekat ingin mencelakai Hana . . lalu apa kata Hana ? " kata Daddy terlihat marah .
" Hana meminta untuk terus mengawasi nya , kata Hana seperti nya dia sekarang memiliki beking yang mendukung nya . . ! "
" Turuti kata adik mu . . Daddy juga sudah menyuruh orang Daddy mengikuti mobil tadi . . ! "
" Dad , apa kita harus membatalkan janji dengan om Albert mengenai undangan nya , aku khawatir jika Hana akan sedikit terganggu dengan kehadiran Tara di sana nanti . ! " kata Devan dingin . Devan memang sudah memberitahu tentang kejadian yang dia lihat di bandara . maka nya Daddy langsung menyusul Hana saat Devan mendapat laporan dari Justin yang mengikuti Hana yang pergi begitu saja dari bandara .
" Hana bukan lah gadis manja ,Devan . Adik mu itu tidak akan terganggu oleh masalah kecil seperti Tara . Lagian mereka juga sudah berbelanja , mereka pasti akan kecewa jika kita membatalkan liburan nya , bukan . ? " kata Daddy .
" Baiklah , besok aku iuga akan meminta anggota ku untuk memperketat keamanan mommy dan Hana dari jauh . . ! " kata Devan .
_________
Malam pekat yang sunyi , suara jangkrik bersahutan mengiringi desiran angin malam yang dingin . Di balkon kamar nya , Sean berdiam diri seraya menatap kelip lampu di kejauhan .
" Kenapa Nana dan Devan bersikap acuh pada ku . .? Sebelum aku pulang , Nana menelpon ku bahkan sikap manja nya sungguh membuat ku semakin merindukan ku . Aku pulang tanpa memberitahu nya untuk memberi dia kejutan , tapi seperti nya dia tidak terkejut dengan kedatangan ku kemarin ?? apa jangan-jangan dia sudah tahu tentang kepulangan ku ,tapi dia marah pada ku karena aku tidak memberitahu dia . .?? " Sean menghela nafas panjang , dia meraih cangkir kopi nya , tapi ternyata sudah habis . Dia pun beranjak dari tepat nya dan membawa nya ke dapur .
Dia menuang air putih ke gelas dan meminum nya hingga habis . Dia lalu menuang lagi dan menutup gelas itu untuk di bawa ke kamar . Dia berjalan pelan melewati ruang tamu yang sunyi dan temaram karena pantulan sinar dari lampu luar , saat Sean akan menaiki tangga , samar-samar dia mendengar suara orang yang sedang berbicara sendiri .
" Siapa yang masih bermain malam-malam begini. . ? " gumam Sean sambil berjalan pelan mencari sumber suara . Sean terus berjalan hingga dia tiba di dekat pintu yang menjadi akses keluar masuk saat hendak ke kolam . Di pinggir kolam , Dia melihat seorang perempuan berambut panjang tampak sedang menelpon dengan menghadap ke kolam . Sean menajamkan pendengaran nya dan . . . . .
B
E
R
S
A
M
B
U
N
__ADS_1
G