SAHABAT RASA PELAKOR

SAHABAT RASA PELAKOR
PART 21 KENYATAAN PAHIT YANG HARUS DI TERIMA


__ADS_3

Semenjak itu , Arya dan Mayang sering mencuri waktu untuk mengulangi hubungan terlarang itu. Bahkan beberapa kali mereka melakukan nya di kamar kos Hana . bahkan di saat mereka sedang kumpul bertiga , mereka bahkan tak ragu untuk bercanda yang menurut Hana tidak wajar . Namun karena Hana sangat mempercayai sahabat dan kekasih nya itu . Dia menepis jauh-jauh rasa curiga nya . Hana yakin jika mereka tidak akan mengkhianati nya .


Hari ini , Arya menepati janji nya untuk mengajak Hana dan Mayang berlibur . Arya mengajak mereka liburan ke pantai , tempat favourit Hana . mereka menyewa satu vila yang berada di pinggir pantai. Hana sangat antusias merayakan liburan mereka.


" welcome to the pantai . .?! " kata Hana asal-asalan. Arya tersenyum dan mengacak rambut Hana gemas. Sejujur nya Arya sangat mencintai Hana , tapi dia juga sangat menikmati waktu kebersamaan nya bersama Mayang yang selalu mereka isi dengan ga""h yang membara .


Arya memeluk Hana dari belakang dengan melingkarkan tangan nya di kedua bahu Hana. Hana menempelkan pipi nya ke pipi Arya hingga membuat mereka menjadi pasangan yang romantis.


" Aku harap jika kita menikah nanti , aku mau buat acara resepsi nya di pantai . .?! " kata Hana .


" aku gak setuju . .?! " kata Arya


" Kenapa . .???! " kata Hana memutar kepala nya hingga menghadap wajah Arya .


" Aku takut nanti di saat acara sedang berlangsung datang ombak besar dan mencuri semua dekorasi nya . kan rugi . . .?! " kata Arya dengan mimik wajah lucu . .


" Iiih . . kamu . . . kirain apaan . . .?! " kata Hana memukul-mukul dada Arya pelan hingga Arya tertawa lepas .


Tanpa mereka sadari , Mayang menatap sepasang kekasih itu dengan jengah . Hati nya terasa panas saat melihat Hana dan Arya yang tampak romantis . yah , niat hati hanya ingin memanfaatkan Arya , namun nyatanya dia malah benar-benar jatuh cinta pada Arya hingga dia ingin memiliki nya .


" Bersenang-senanglah Hana . karena hari ini adalah hari terakhir kebersamaan kalian . . ?! " batin Mayang dengan senyum miring nya .


Dari kejauhan Mayang bisa melihat Hana dan Arya berjalan menuju vila . Dia langsung mengubah raut wajah nya menjadi wajah gadis yang polos.


" May , kamu udah pilih kamar ?? " kata Hana .


" sudah , aku memilih kamar itu . .?! " kata Mayang menunjuk kamar yang terhubung langsung dengan balkon .


" Hari baru jam 16 sore , kita istirahat dulu yuk . .?! ajak Hana .


mereka lalu masuk . Hana dan Mayang langsung masuk ke kamar sebelah kanan, sedangkan Arya masuk ke kamar sebelah kiri . Hana langsung menghempaskan tubuh nya ke kasur yang empuk .


" hhhh . . nyaman nya . .?! " kata Hana seraya memejamkan mata nya . Tak berselang lama , terdengar dengkuran halus dari Hana . Mayang menggoyangkan lengan Hana untuk memastikan kalau Hana sudah pulas. Perlahan dia bangkit menutup pintu dengan pelan.


______________


Di sebuah ruangan , seorang laki-laki berbadan tinggi dan atletis, berkulit putih dan berambut kuning kecoklatan , dengan iris mata yang coklat keemasan , tampak sedang sibuk dengan laptop nya . Sesekali dia menjilati bibir nya yang merah yang terasa kering. Tatapan tajam nya mampu menghipnotis setiap wanita yang menatap nya . Itulah SEAN DOMINIX .


Pandangan mata nya tiba-tiba beralih pada ponsel nya yang berdering . Dia langsung mengangkat telpon itu dan meletakkan nya di telinga .Tanpa menyahut , tiba-tiba tatapan mata nya menjadi sangat tajam . Dia memutuskan sambungan telpon lalu menghubungi seseorang .


" Siapkan keberangkatan ke negara I . sekarang . ?! "


Sean lalu meletakkan ponsel nya . Dia menatap lurus ke depan dengan tatapan yang sangat tajam . Namun sedetik kemudian, tatapan tajam nya berubah menjadi senyum yang menawan .


Seseorang masuk tanpa permisi .


" Dirga , jika lain kali kau masuk tanpa permisi lagi . Jangan salahkan aku jika satu peluru ku bersarang di tubuh mu . .??!! " kata Sean dingin.


" hehehe , maaf Sean . jet pribadi mu sudah siap . ?! " kata Dirga cengengesan .


Sean bangkit kalau menyambar jas merah nya , dia berjalan keluar dengan langkah lebar di ikuti Dirga.


___________


Perlahan , mata Hana terbuka . Dia mengerjakan mata nya yang masih terasa menempel satu sama lain . Dia menggeliatkan tubuh lalu bangkit.


" loh , si may may kemana . .?! " gumam Hana .


Dia melangkahkan kaki nya keluar dari kamar. Dia mencari Mayang diruang tamu dan di dapur. Namun ternyata kosong. Dia menyimpulkan kalau Mayang pasti berjalan-jalan di pantai.


Dia pun memutuskan untuk mencari Mayang di luar . saat di luar dia baru menyadari kalau hari sudah senja. Dia mengedarkan pandangan nya ke sekeliling . Akhirnya dia melangkahkan kaki lebih jauh dari vila. Tatapan mata nya menangkap sesuatu yang tak jauh dari posisi nya . Dia melangkahkan kaki nya mendekati sesuatu itu yang dia yakini adalah Mayang . Semakin dekat penglihatan Hana semakin jelas . Walau hanya melihat dari punggung nya , Hana sangat mengenalinya kalau itu adalah Mayang dan Arya . Tapi yang membuat Hana mengernyitkan alis nya . Posisi mereka sangat tidak wajar . Hana melihat Mayang menyandarkan kepala nya di bahu Arya , sedangkan Arya merangkul bahu Mayang mesra . Jantung Hana berdebar saat melihat Arya yang jelas-jelas mencium puncak kepala Mayang . Karena di Landa rasa penasaran yang tinggi , Hana tetap melangkahkan kaki nya walau lutut nya terasa lemas oleh pemandangan itu . kini jarak Hana tinggal dua meter dari belakang Hana dan Mayang tanpa di sadari oleh mereka.


" Arya , aku takut Hana akan mengamuk setelah tahu apa yang sudah terjadi . .?! "


" kamu tenang aja ya . Biar aku yang akan ngomong sama Hana . . ?! "


" Termasuk aku mengandung anak mu . .??! "


" APA YANG KALIAN BICARAKAN ?? KAU MENGANDUNG ANAK SIAPA MAYANG ?? "


Suara Hana menggelegar membuat Mayang dan Arya terlonjak hingga membuat mereka berdiri.


" Hana . .


" Katakan sejujurnya . apa yang telah terjadi . .!!! " kata Hana dengan tatapan tajam membuat Arya sedikit takut.


" Hana , mari kita bicarakan secara baik-baik . kau membuat Mayang takut .?! " kata Arya . Sedangkan Mayang bersembunyi di balik punggung Arya .


" Hahaha . . . Baiklah katakan apa yang telah terjadi yang tidak aku ketahui . . .?! " kata Hana berusaha menekan emosi nya .


" Hana , . . . Maafkan kami . . .


" Kami ???? maksud kamu ?? "

__ADS_1


" Hana , maaf , aku mengandung anak Arya . . .?!!! " kata Mayang tanpa ragu .


jeeddaaaar. .


Jantung Hana berdegup kencang bagai di sambar petir di siang hari. Seketika tubuh nya terasa lemas . Dia melirik Arya yang nampak gugup.


" Arya ,. . . Arya apa yang di bilang Mayang itu benar ?? " kata Hana tercekat.


Arya hanya menganggukan kepala nya tanpa sanggup menjawab. Dia menundukkan kepala nya menghindari tatapan mata Hana yang penuh dengan kekecewaan .


" Arya ,. . ini . . ini gak benar kan ?? kalian nge-prank aku kan ?? " kata Hana tidak ingin percaya .


" Maaf . . . maaf Hana . . tapi ini kenyataan . .Mayang mengandung anak ku . . ?!! " jawab Arya pelan. Rasa sakit seketika menusuk hati Arya saat melihat gadis kesayangan meneteskan airmata .


" Hana . . please jangan menangis . .?! "" kata Arya hendak mendekati Hana . Tapi Mayang menahan Arya dengan memeluk lengan Arya erat .


" APA SALAH KU , AR ?? APA SALAH KU SAMPAI KAMU TEGA MENGKHIANATI AKU SEPERTI INI . . .!!!! "


" Hana . . .


" KENAPA AR , KENAPA . . . . KENAPA HARUS MAYANG . KENAPA GAK SAMA CEWEK LAIN . DAN KAMU MAYANG . KAMU TAHU ARYA PACAR AKU . TAPI KENAPA KAMU TEGA MEREBUT DIA DARI AKU . . . .!!!


" HANA . .!!!! "


". Ar , kamu . . kamu bentak aku . .??? " kata Hana tidak percaya


" iya . . Kamu selalu begini . Kamu gak akan kasih aku waktu untuk ngejelasin semua nya . Kamu selalu memotong ucapan ku . Itu salah satu alasan nya kenapa aku bisa begini . Kamu salah Hana , kamu salah karena menuduh Mayang merebut aku dari kamu . justru aku yang tertarik pada Mayang . Mayang bisa mengerti apa yang aku mau dan apa yang aku butuhkan. . .!!!! "


" Mayang tahu apa yang kamu butuhkan ?? jadi maksud mu , dia datang menyuguhkan tubuh nya untuk kamu hingga dia mengandung anak mu ??? sini kau . Dasar kau wanita m*****n. Tak tahu di untung . Biar aku kasih pelajaran kau . ....!!! " kata Hana ingin menggapai Mayang yang masih bersembunyi di balik punggung Arya .


PLAAK


Tamparan mendarat di pipi kiri Hana hingga wajah nya tertoleh ke kanan. Hana diam seraya memegang pipi nya yang terasa nyeri .


" Jaga ucapan mu Hana . Mayang bukan wanita m*****n , Kamu yang m****n , . ?! " kata Arya menatap Hana tajam.


" Aku ?? kau bilang aku m*****n ?? " kata Hana terhenyak.


" Ya, jelas-jelas kau yang m*****n . Sekarang aku tanya sama kamu . KEMANA KAMU PERGI BERSAMA TUAN SEAN SAAT KAMU PERGI DIAM-DIAM DARI RUMAH SAKIT . . .JAWAB HANA . . .!!!! "


" Ar , aku . . aku . . . !! Hana terbata-bata karena bingung harus menjawab apa . tidak mungkin dia menjawab kalau dia terbang ke negara K karena grandma nya meninggal . apa mereka akan percaya ?? .


" Tidak bisa menjawab bukan ?? kau selalu bersikap sok suci di depan ku . Tapi DI belakang ku , kau tak ubah seperti seorang p*****r . .!!!?? "


" Terserah kau mau bilang aku apa . Yang jelas aku bukan seperti yang kamu bilang . . Arya Wijaya , sekarang kau bisa memilih. pilih aku , atau dia . . . . .?! " kata Hana menunjuk Mayang .


" jelas aku pilih dia , dia sudah mengandung anak ku . dan lagi , dia lebih mengerti aku . .??!! " jawab Arya tanpa ragu. Hana diam mematung . Dia masih belum percaya jika ini akan terjadi .


" Baiklah jika itu pilihan mu . Semoga kalian bahagia . .!!!? " kata Hana sendu lalu menyeret langkah nya menuju vila .


Arya menatap punggung Hana yang semakin jauh dengan perasaan yang bercampur aduk. Arya merasakan sesak di dada nya saat melihat mata Hana yang penuh kekecewaan . Tak berapa lama , terlihat Hana keluar dengan menggendong tas ransel merah nya . Dia pergi tanpa menoleh sepasang pengkhianat itu .


" Hana . . . !!! " panggil Arya hendak mengejar Hana . namun Mayang kembali menarik lengan Arya .


" Biarkan dia pergi Arya , yang penting permasalahan kita sudah tuntas . . ?! " kata Mayang .


" Tapi hari sudah malam may , aku takut terjadi apa-apa sama dia . Walau bagaimana pun dia datang kesini bersama kita. . ?! " kata Arya .


" Apa kamu lupa ?? Hana gadis yang pemberani . Dia bisa menjaga diri nya sendiri. .?! " bujuk Mayang. Arya akhirnya hanya bisa menatap Hana yang semakin jauh .


***


Kita kembali bersama Hana .


Hana berjalan dengan langkah lebar menuju motornya. karena Hana sengaja membawa motor karena Mayang tidak mau naik mobil dengan alasan suka pusing jika mencium aroma AC . kini Hana baru sadar alasan Mayang yang sebenar nya yang memaksa Hana membawa motor nya .


Walau hari sudah gelap , tak membuat Hana menghentikan langkah nya. Sepanjang jalan , hana berusaha untuk menahan airmata nya agar tidak jatuh.


" jangan menangis Hana , jangan menangisi b***Ngan seperti mereka . .?!! " gumam Hana dalam hati.


Karena terlalu fokus menguatkan hati nya hingga tidak memperhatikan jalan . Hana menabrak sesuatu hingga membuat dia mundur dua langkah . Hana mengangkat wajah nya dan melihat apa yang dia tabrak . mata Hana terpaku pada sosok laki-laki tinggi berkulit putih di depan nya .


" Apa kau tak punya mata sampai menabrak ku , nona ?? " kata suara yang familiar di telinga Hana .


" Maaf , tuan Sean . .saya tidak sengaja . . kalau begitu saya permisi . .?!! " kata Hana cepat-cepat ingin pergi . namun langkah Hana terhenti saat tangan nya di cekal oleh Sean .


" Are you ok ?? " kata Sean curiga dengan sikap Hana yang tak seperti biasa nya .


" I'm ok . let me go , please . .?!! " kata Hana pelan tanpa membalik badan nya , membuat Sean semakin curiga .


Sean menarik bahu Hana dan membalik badan nya hingga mereka berhadapan . Namun Hana menundukkan wajah nya . Sean menarik dagu Hana , namun Hana menolak .


" look me . .?!! " kata Sean menarik paksa dagu Hana hingga kini Sean bisa menatap mata Hana . mata yang selama ini selalu berbinar , kini tampak redup .

__ADS_1


" katakan . . apa yang terjadi ?? apa ada yang menyakiti mu ?? " kata Sean lembut . Hana menatap mata Sean yang tajam tapi menatap Hana dengan lembut. entah kenapa Hana merasa aman dan nyaman hingga membuat Hana ingin melepaskan beban yang menghimpit dada nya yang terasa sesak .


Tanpa Hana sadari setetes butiran bening meluncur melewati pipi Hana yang halus . membuat tatapan Sean menjadi tajam.


" Hana , katakan . siapa yang menyakiti mu . .Dimana orangnya . Biar aku memberinya pelajaran . . .!!! " kata Sean geram .


Namun bukan nya menjawab pertanyaan Sean , airmata Hana semakin deras. Hana menangis dalam diam . Sean merasakan hati nya sakit saat melihat gadis bar-bar yang selalu ceria itu kini tampak menyedihkan. Sean menarik Hana ke dalam pelukkan nya hingga membuat tangis Hana pecah . Hana memeluk Sean erat dan membenamkan wajah nya ke dada bidang Sean .Hana menangis histeris dalam pelukan Sean , menumpahkan , melepaskan beban yang menghimpit hati nya .


" KENAPA ?? HIKS . .HIKS . . KENAPA MEREKA TEGA MENGKHIANATI KEPERCAYAAN KU ?? HIKS HIKS HIK KENAPA SEAN . . KENAPAAAAAAA . .huhuhuuuuuuu .!!!!!? " jerit Hana dalam pelukan Sean .


Sean kini bisa menyimpulkan apa yang terjadi pada Hana . Sean semakin memeluk Hana erat , seakan menyalurkan kekuatan untuk Hana yang sedang terpuruk .


" Hana, berhentilah menangis . . Airmata mu terlalu berharga untuk menangisi mereka . Sudah . . .?!! " kata Sean mengusap belakang kepala Hana untuk menenangkan nya .


Dari kejauhan , sepasang manusia tengah memperhatikan apa yang di lakukan oleh Hana dan Sean .


" kau lihat itu Ar , baru beberapa jam yang lalu dia menyangkal bahwa dia bukan cewek m*****n . Tapi sekarang dia sedang berpelukan di depan umum dengan laki-laki entah siapa . . ?! " Mayang memanasi Arya .


" Sudah lah . kita tidak usah mempedulikan dia lagi. tidak ada hubungan nya dengan kita . Ayo masuk . .?! " kata Arya masuk ke sebuah restoran setelah sekilas melirik hana . Ada rasa tak rela menyusup ke dalam hati Arya saat melihat Hana bersama laki-laki lain . Mayang mengikuti jejak Arya . __


Hana kembali tenang setelah melampiaskan emosi nya dalam pelukan Sean . Perlahan Hana menarik tubuh nya dari pelukan Sean dengan menundukkan wajah nya karena malu.


" Udah lebih baik ?? " kata Sean . Hana mengangguk .


" Terima kasih , . maaf sudah terlibat dalam masalah pribadi saya . . ?! " kata Hana kembali pada sikap formal nya .


" owh come on baby , bisakah kau tidak bersikap formal seperti itu ?? aku lebih suka jika kau bersikap seperti tadi . .?! " goda Sean . membuat wajah Hana semakin merah .


" come here baby . . !!? " Sean menarik Hana masuk ke restoran yang tak jauh dari posisi mereka . Hana hanya menuruti langkah Sean . Sean membawa Hana ke ruang VIP . tak sampai di situ , Sean bahkan memaksa Hana duduk di samping nya .


Seorang pelayan restoran masuk dan mencatat pesanan Sean . setelah itu pelayan itu keluar.


" Sekarang , kamu bisa menceritakan semua nya . agar beban di hati mu sedikit berkurang . .?! " kata Sean tetap menggenggam tangan Hana . Hana menarik tangan nya tapi Sean tetap tak melepaskan nya .


" Maaf tuan , tapi tangan saya tolong di lepaskan dulu . .?!! " kata Hana menarik tangan nya .


" Biarkan seperti ini . Kamu bisa memulai cerita nya . dan jangan panggil saya tuan . panggil Sean . seperti tadi . ?! " kata Sean sengaja ingin membuat Hana tersipu .


Hana lalu menceritakan semua kejadian yang baru saja dia alami . Tak lupa dia juga menceritakan tentang Mayang . Sean mendengarkan cerita Hana sambil memainkan ponselnya sebentar , lalu menyimpan nya kembali .


Cerita Hana selesai bersamaan dengan pesanan mereka datang . Sean menyantap makan malamnya dengan tenang. Tapi Hana hanya diam menatap makan malam nya tanpa selera .


" kenapa tidak di makan ?? apa mau ganti menu ?? " kata Sean .


" gak usah , aku cuma gak selera aja . .?! " kata hana .


" baiklah , kalau kamu gak selera , aku juga gak akan makan . .?! " kata Sean meletakkan sendok dan garpu .


" Loh kok gitu sih ?? ini situasi nya beda loh. .


" Terserah mau gimana situasi nya . kalau kamu gak makan . maka aku juga gak akan makan. . ?! "


" Tapi . . . .arrgh. . . iya . .iya nih aku makan . . .?! " kata Hana kehabisan kata menghadapi Sean . dia menyuapkan makanan nya ke mulut dengan kasar . Membuat Sean tersenyum tipis .


Setelah makanan habis . Sean dan Hana lalu keluar . suasana di pinggir pantai tampak ramai .


" jadi apa rencana mu sekarang ?? " kata Sean .


" aku mau pulang . .?! " kata Hana .


" pulang kemana ?? ke kosan atau ke mansion ?? "


Hana terdiam sejenak sambil berpikir. lalu dia memutuskan untuk pulang ke mansion untuk menenangkan pikiran nya . Hana akan pulang dengan mengendarai motor nya . tapi Sean memaksa Hana untuk masuk ke mobil nya . Akhirnya setelah melalui perdebatan yang penuh drama , keputusan finis nya Hana akan pulang membawa motor nya dengan di kawal mobil Sean .


Sementara itu . . . . . . .


**B


E


R


S


A


M


B


U


N

__ADS_1


G**


__ADS_2