
Mobil memasuki halaman mansion , dengan tidak sabar Devan turun dari mobil di ikuti Bella . Dengan senyum yang lebar , Devan menarik tangan Bella menuju pintu dan langsung membukanya . Tapi . .
" SELAMAT DATANG KEMBALI . . . !!!! " teriak Hana dan Sam heboh seraya menaburkan kelopak bunga warna-warni . Sam meniup terompet lidah hingga suasana semakin heboh . sedangkan mommy dan Daddy tertawa pelan melihat Devan yang tercengang mendapat sambutan yang dari keluarga nya ,
" Kok , kalian tahu kalau kami pulang . . ?? " kata Devan
" ya Donk . jangan panggil aku Hana kalau tidak tahu kejutan yang akan datang . Jadi kami juga memberi kejutan untuk kedatangan kalian . welcome back home . . !! " kata Hana memeluk Bella dan membawa nya ke ruang tamu . Sam merangkul kakak sepupu nya itu dan juga membawa nya ke ruang tamu.
Mereka kini berkumpul di ruang tamu , teh dan camilan sudah terhidang di meja untuk menemani mereka ngobrol .
" Bagaimana honeymoon kalian ? " kata mommy
" Semua lancar sesuai rencana . .! " kata Devan dengan wajah bahagia seraya menatap sang istri yang tampak tertunduk malu . Dia melihat Hana seperti membisikkan sesuatu pada Bella , tiba-tiba wajah Bella terlihat bersemu .
" Kau akan tahu nanti setelah waktu nya tiba , Hana . . ! " kata Bella lirih dengan wajah semakin memerah . Hana tertawa pelan .
" Hana , berhenti menggoda kakak ipar mu . . ! " tegur Devan .
" iissh . . mentang-mentang udah jadi istri . .sana bawa istri mu ke kamar . Ajak dia istirahat , ingat ajak istirahat bukan di ajak olahraga push up . . ! " kata Hana gamblang .
puukh
plettak .
Lemparan bantal sofa dan jitakan di kepala nya mendarat bersamaan oleh ulah Devan dan Sam . sedangkan mommy dan Daddy saling melirik Manahan tawa .
" Aawwh . . . kalian kenapa ngeroyok aku sih . . ! " kata Hana kaget .
" kamu yang kenapa . . mulut mu itu semakin bocor , seperti nya harus di pasang saringan . . !! " kata Devan mendelik seram .
" Tahu nih , anak gadis gak boleh ngomong kayak gitu . .! " kata Sam melotot .
" Ck . . . canda doank . . ah udah ah kalian gak asyik . aku mau ke kamar aja , bantal guling ku lebih lembut daripada kalian . . . ! " kata Hana dengan muka marah dan kesal bercampur jadi satu , dengan langkah kasar dan lebar dia menaiki tangan nya tanpa mempedulikan panggilan mommy dan Bella .
" Tuh kan , Hana jadi ngambek . . kalian ini kasar banget sih sama Hana . . ! " omel Bella .
" tahu nih , main jitak main timpuk aja . Hana jadi ngambek . mommy gak mau tahu , besok kalian harus bujuk Hana sampai dia gak ngambek lagi . kalau sampai kalian gagal , mommy akan menghukum kalian ..paham . . !! " kata mommy garang .
" Baik mom . . maaf . . ! " kata Devan merasa bersalah .
" Iya mom, , maafin Sam . Sam tadi cuma bercanda kok . Tapi kan anak gadis memang gak boleh ngomong kayak gitu . . ! " kata sam tetap menunduk .
" Mommy tahu , mommy setuju kalau kalian menegur kesalahan adik kalian , tapi cara Kalian negur Hana yang salah . mommy gak suka di rumah ini ada kekerasan di antara kalian . . ngerti. .?! " kata mommy .
" Ngerti mom . ! " jawab Devan dan Sam serempak . Tanpa mereka tahu , Hana melihat semua nya dari lantai atas .
" Hihihi , rasain elo , kan kanjeng mommy dah marah . . hhmm , , . . ! " kata Hana pelan , lalu melangkah ke kamar nya .
" hhft . . sudah lah . Sekarang waktu nya makan malam . kalian duluan saja ke ruang makan , mommy mau nyamperin Hana dulu . . ! " kata mommy . Dia beranjak dari tempat nya lalu menaiki tangga .
" ayo kita ke ruang makan .! " kata Daddy beranjak di ikuti yang lain . * *
tok tok tok
" Princess , buka pintu nya sayang . ini mommy . . ayo kita makan malam dulu ,semua nya udah nunggu kamu loh . . ! " kata mommy mengetuk pintu .
" kalian makan malam aja mom , Hana gak selera. . ! " jawab Hana dari kamar yang masih terkunci .
__ADS_1
" Sayang , jangan gitu dong , kalau kamu gak makan nanti kamu sakit. . ayo donk buka , sayang. . ! " bujuk mommy .
" Hana gak laper mom . kalian makan aja . gak usah nunggu Hana . . ! " mommy menghela nafas , dia lalu menyerah dan pergi meninggalkan pintu kamar Hana .
" loh kok mommy sendirian , Hana mana . . ? " kata Bella .
" Hana masih ngambek , bahkan dia bilang gak lapar . Padahal tadi dia bilang mau makan bareng sama kakak nya . tapi sayang. . . . . " kata mommy melirik Devan dan Sam tajam , membuat kedua laki-laki itu menunduk menyesal .
" sudah , sudah . Biarkan Hana menenangkan diri dulu . Besok juga dia bakal baikan lagi . Dan mommy harus makan , kalau mommy ikutan merajuk lalu siapa yang akan menjawab bayi besar kita. . ! " kata Daddy sedikit bergurau . mommy tampak menghela nafas panjang . Bella buru-buru mengambil piring mommy lalu mengisi nya nasi secukupnya .
" Mommy mau makan pake apa .? " tanya Bella lembut .
" sama ayam bakar aja . . . makasih sayang . . ! " kata mommy tersenyum lembut pada menantu nya saat Bella menaruh piring di depan mommy .
" mommy harus makan , biar gak sakit . nanti kita bujuk Hana sama-sama , ya . . ! " kata Bella tersenyum mencoba menghibur sang mertua . mommy tersenyum dan mengangguk .
____________
" hahahaha . . . !! "
Terdengar suara tawa Hana di kamar nya .
" kamu itu jahil banget sih , sayang . Mereka kan baru pulang , masa kamu udah bikin sandiwara . . kan kasihan kakak ipar mu . . ! "
" aku kan cuma mau jahilin kak Devan . Aku yakin Bella pasti gak akan tersinggung kok . . ! "
" Jadi sekarang kamu melewatkan makan malam mu . . ? "
" hmm . . ! " kata Hana mengangguk . tapi dalam hitungan detik , Hana menyengir saat mendapat tatapan tajam Sean dari layar ponsel nya.
" Bersiaplah dan Tunggu lima menit . . ! "
Sambungan telpon langsung terputus . Hana masih terdiam mencerna ucapan terakhir Sean . seketika mata nya membulat sempurna saat memahami ucapan Sean . Dia buru-buru bangkit dan pergi ke kamar ganti nya. Dia menindai sebentar pakaian yang di gantung di depan nya , dengan cepat dia menarik dress selutut berwarna biru dengan renda hitam di bagian bawah nya . Setelah memakai dress dia menyambar sepatu kets putih kesayangan dan melempar nya ke dekat pintu . Dia kini berada di depan meja rias nya . Dia mengikat sebagian rambut nya , dan sebagian lagi dia biarkan terurai . Setelah itu dia memakai lipgloss dengan warna pink natural hingga penampilan nya kini terlihat fresh dan kalem . Baru saja dia meraih sepatu nya , sebuah ketukkan mengagetkan nya .
" non , ada tuan Sean di bawah . . ! " kata bibik dari balik pintu .
" iya , bilang aja bentar lagi aku turun . . ! "
" baik non .!
Setelah sepatu terpasang sempurna , Hana meraih tas selempang nya lalu keluar dari kamar nya. Saat menuruni tangga dia melihat Sean tengah mengobrol bersama kedua orang tua nya dan para kakak nya .
" Jadi kalian mau pergi keluar ? " kata mommy melihat sang putri sudah rapi . mommy kini merasa tenang , semenjak Hana di hukum setelah kalah balapan dengan Daddy nya , dan hingga sekarang Hana selalu berpakaian layak nya seorang gadis . Mommy terlihat senang melihat anak gadis nya kini mulai merubah penampilan nya sesuai keinginan nya .
" iya Tante . Tadi Nana bilang kalau dia pengen makan malam di luar . Jadi saya izin untuk membawa Nana keluar , om , Tante. . ! "
" oh , boleh , boleh . Tapi ingat jangan pulang terlalu malam . kalian sekarang sudah memiliki kesibukan masing-masing . Jadi harus menjaga kesehatan dan mengatur waktu . . ! " nasehat mommy.
" Iya mommy ku yang cuantik . . Daddy , Hana izin keluar ya . . ! " kata Hana manja , membuat Daddy tak bisa menahan senyum nya.
" Ingat pesan mommy tadi . ! " kata Daddy
" baik om . kalau begitu kami pamit dulu . . ! " kata Sean mencium tangan mommy dan Daddy di ikuti Hana .
" hati-hati bawa adik gue. gak usah terlalu ngebut . . ! " kata Sam mencoba menarik perhatian Hana . Tapi sayang nya Hana tak melirik Sam sedikit pun .
" kakak ipar , apa kau ingin menitip sesuatu ? mungkin kau ngidam sesuatu yang tidak bisa di dapatkan di luar negeri . . ? " goda Hana dengan senyum jahil nya .
__ADS_1
" Hana . . . kau ini . . . ! " kata Bella malu-malu membuat mommy dan Daddy tertawa kecil melihat wajah menantu mereka yang bersemu .
" Mau nitip gak , nih . serius gue . . ! " kata Hana
" Hmm , ,titip martabak telor aja deh . . . ! " kata Bella .
" ok . kalau begitu kami berangkat dulu . . . . ayo sayang , kita pergi honeymoon . . . ! " gurau Hana sengaja mengeraskan suara nya seraya bergelayut mesra di lengan Sean ,
" Hana . . . !!! " teriak mommy , Devan dan Sam bersamaan karena kaget . Sedangkan Daddy dan Bella tersenyum geli melihat tingkah Hana . Sean terkekeh pelan , mereka lalu berjalan menuju mobil Sean . Setelah mereka masuk mobil itu perlahan meninggalkan halaman mansion .
" hehehe , , apa kau masih kesal dengan kedua kakak mu , hmm . . ? " kata Sean melirik Hana
" Tidak , , aku hanya senang aja melihat muka mereka yang terlihat menyesal . .hahaha . . . sayang , aku keterlaluan gak sih , . Aku suka bikin mereka merasa bersalah , biar mereka terus gangguin aku untuk meminta maaf pada ku . Terutama kak Devan . karena . . . " kalimat Hana terputus dengan wajah tertunduk . sekilas Sean bisa melihat pundak Hana terlihat terguncang , dia tahu sebab nya . Sean menepikan mobil nya , dia meraih kepala Hana dan membenamkan nya di pelukkan nya .
" aku takut Sean , , aku takut nanti kak Devan akan pergi dari mansion dan tinggal di rumah lain . . aku akan merasa kesepian kalau kak Devan gak tinggal lagi di mansion. . apa aku salah , hiks . apa aku jahat , hiks ,apa aku egois tidak mengizinkan mereka keluar dari mansion . .hiks , hiks , aku gak mau pisah dari kak Devan , tapi , ,hiks , ,tapi aku juga gak bisa menghalangi mereka kalau kak Devan dan Bella ingin tinggal di rumah mereka sendiri dan hidup mandiri . . hiks , hiks , aku harus bagaimana Sean . .?!! " Hana menangis tergugu di dalam pelukkan Sean .
" ssstt . . .kamu tenang ya , aku ngerti perasaan kamu , sayang . Tapi , coba lah untuk berlapang dada . Sekarang mereka masih tinggal bersama kalian , Nikmati lah kebersamaan kalian untuk sekarang . tapi di balik itu , coba lah untuk merelakan mereka di saat mereka akan memutuskan akan hidup mandiri . Percaya lah tidak ada seorang kakak yang akan benar-benar pergi meninggalkan adik nya. kamu masih bisa pergi mengunjungi mereka jika kamu merindukan mereka , bukan . . ? baby , look me . . coba kamu bayangkan , setelah kita menikah nanti , lalu aku mengajak kamu untuk tinggal di rumah mamah , apa kamu akan merasa senang . ? "
" Senang . . ! " jawab Hana .
" apa kamu merasa bahagia . . ? "
" iya , aku rasa aku akan merasa bahagia tinggal bersama Tante Elly . . ! "
" Lalu , apakah kamu bisa bebas melakukan apapun di rumah mertua mu ?? "
Hana terdiam menatap mata Sean lekat . Dia mencoba membayangkan dan merasakan yang di ucapan Sean . Perlahan Hana menggelengkan kepala nya .
" Aku , , aku rasa aku tidak bisa melakukan apapun sesuka ku , , ! " lirih Hana .
" Kenapa kamu merasa tidak bisa melakukan apapun dengan bebas di rumah mertua mu , sayang ? " kata Sean lembut .
" Karena di setiap rumah pasti ada peraturan , dan peraturan di rumah orang lain , pasti tidak sama dengan peraturan rumah kita sendiri . . ! " kata Hana .
" smart girl . . Jadi , mulai sekarang , cobalah untuk menerima apapun keputusan Devan dan Bella ke depan nya . . ok . . ?! " Hana mengangguk dan tersenyum . Sean menghapus sisa air mata Hana dan mencium kening nya .
kruuukh . .
" Astaga , aku lupa kalau gadis ku ini belum makan . .hahahah . . . ! " Sean tertawa mendengar suara cacing di perut Hana yang sudah berdemo minta di isi . Sedangkan Hana kembali membenamkan wajah nya ke dada Sean . Setelah acara malu-malu kucing nya , mereka lalu melanjutkan perjalanan mereka ke restoran .
B
E
R
S
A
M
B
U
N
__ADS_1
G