SAHABAT RASA PELAKOR

SAHABAT RASA PELAKOR
PART 127 Semakin berubah


__ADS_3

" sayang , kamu udah pulang . . " kata mommy saat melihat Hana masuk .Tatapan mommy terpaku pada paperbag yang di tenteng Hana dengan merk salah satu cabang toko perhiasan yang cukup terkenal . Mommy juga sedikit terbelalak melihat kuku palsu yang di pakai Hana yang terlihat sedikit mengerikan .


" iya , mom . hhhfft , ,capek banget rasa nya . Tapi aku senang hati ini . " kata Hana langsung duduk di sebelah mommy .


" Senang kenapa . ? coba cerita ke mommy . . "


" Tadi awal nya aku cuma pengen main aja di mall sekalian windows shopping . Eh gak tahu nya tadi ketemu sama Sean dan dia nawarin aku belanja. . " kata Hana


" Lalu .? " kata mommy penasaran .


" Ya aku mau lah . Bahkan Sean bilang aku bisa beli apa aja karena hari ini dia yang akan bayar . Mommy tahu aku beli apa . ? " kata Hana dengan berbinar .


" Apa . ? " kata mommy . Hana dengan semangat mengeluarkan semua isi paperbag dan membuka nya satu persatu .


" tadaaaa . . lihat jam ini , jam tangan mewah . Dan ini , kalung nya bagus banget , mom . aah , mommy juga harus lihat gelang ini . Cantik kan . . ?! " seru Hana dengan senyum puas .


" Iya , iya . Semua nya bagus . Tapi , lain kali jangan pake kuku yang kayak gini ya . Ngeri tahu lihat nya , udah kayak pemain film horor aja . . " kata mommy .


" Iiish , mommy gak stylish nih . Udah ah , aku mau ke kamar dulu mau istirahat . . . Hey kamu , bereskan belanjaan saya dan bawa ke kamar saya . Awas hati-hati jangan sampai rusak . Kamu gak akan sanggup ganti semua perhiasan ku walau kamu ngumpulin gaji kamu selama setahun . . ! " kata Hana pada pelayan yang kebetulan lewat .


" Baik nona . . " kata pelayan muda itu membereskan semua perhiasan Hana dan menyusul Hana yang sudah naik tangga duluan .

__ADS_1


" Ya tuhan . Ada apa dengan putri ku . Kenapa dia berubah sekasar ini . . " batin mommy menatap punggung Hana yang menghilang di atas tangga .


* * *


Bella sedikit kewalahan saat bayi nya , Thalita Anne Winata yang biasa di panggil Thalita , rewel karena sedikit demam habis di suntik imunisasi .


" cup cup cup , Thalita sayang . Sakit ya bekas suntikan nya , mamah kompres ya biar gak sakit lagi. " kata Bella mengompres pelan paha sang bayi . Tapi seperti nya Thalita sangat sensitif , saat kain kompres baru saja di tempel di paha nya . Thalita langsung menjerit histeris membuat Bella menjadi panik .


" Thalita sayang , cup cup cup . , aduh gimana nih . . aku harus apa . . Duuh , mana mommy lagi keluar lagi . . duh gimana ini . . Cupu cup sayang . jangan nangis lagi . . ! " kata Bella membujuk sang bayi , dia memberikan asi pada Thalita tapi bayi itu menolak dan semakin histeris .


braaakh


Suara pintu yang di banting dengan keras membuat Thalita terkejut dan semakin menjerit .


" Duh , maaf ya Hana . Thalita lagi demam maka nya rewel . Aku juga gak tahu harus ngapain . . " kata Bella menahan perasaan kecewa nya pada sikap sang adik ipar yang telah berubah .


" Gimana sih , Elo itu udah jadi ibu semestinya elo tahu apa yang harus di lakukan buat nenangin anak elo . Jangan jadi ibu yang gak becus ngurus anak . . Diemin tuh anak elo , gue mau tidur siang . Awas ya kalau tuh bayi masih nangis gue suruh Daddy buat mindahin kalian ke lantai bawah . . !! "


braakh


Bella memeluk bayi nya saat pintu kembali di banting . Dia menatap pintu yang kini sudah tertutup .

__ADS_1


" Hana , Kamu sudah jauh berubah sekarang . Sayang , maafin anty ya . Anty gak marah kok sama Thalita Anty cuma lagi capek . . sekarang Thalita tidur ya biar sakit nya hilang . . " kata Bella menenangkannya bayi nya . Dia memaksa memberikan asi pada Thalita , setelah Thalita menolak beberapa kali . Akhirnya Thalita tertidur . Bella menatap bayi nya , dia kembaliemgingat kata-kata kasar yang di lontarkan aduk ipar nya barusan . Tanpa dia sadari airnya nya jatuh .


____________


" Faisal Hutama dari FH grup. ? " kata Devan membaca sebuah berkas penawaran kerja sama yang di berikan Willy .


" Benar , bos . FH grup bergerak di bidang perkebunan teh yang cukup di kenal . " kata Willy . Devan mengangguk pelan .


" baiklah , aku serahkan pada mu . Kau bisa mewakili aku untuk membahas kerja sama dengan FH grup . . " kata Devan .


" Baik bos . Btw , gimana keadaan Hana . ? apa dia sudah mengingat sesuatu. . ? " kata Willy merubah bahasa nya .


" Hhhfft . entah lah , Will . Aku perhatikan semakin hari sifat Hana sangat jauh berubah bahkan sangat bertolak belakang dengan sifat sebelum nya . Aku sedikit kecewa dengan sikap Hana terhadap Thalita . Dia yang dulu selalu menunggu kehadiran keponakan nya , kini sangat tidak menyukai Thalita . Bahkan dia sering menyalahkan Bella dengan kata-kata yang kasar . hhhfft . . . Will . Apa aku perlu melakukan cuci otak pada Hana agar dia kembali seperti dulu . . ? " kata Devan terlihat tertekan .


" Dev , elo kan tahu sendiri kalau Hana sekarang sedang amnesia . Saran gue , sebaiknya kalian lebih intens untuk menasehati Hana supaya dia bisa berubah kembali seperti dulu . . " kata Willy .


" Entah lah . Gue kadang ngerasa kalau Hana itu seperti orang lain . . . " kata Devan .


" Pokok nya kalian harus tetap sabar menghadapi Hana sampai ingatan nya kembali . . kalau gitu gue permisi dulu . " kata Willy segera keluar setelah Devan mengangguk .


" Hana , , kenapa kamu berubah seperti ini , dek . . " lirih Devan .

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2