SAHABAT RASA PELAKOR

SAHABAT RASA PELAKOR
PART 139 Mimpi lagi


__ADS_3

Seorang gadis tampak terbaring damai di sebuah kamar tamu . Di sekeliling nya masih terlihat anggota keluarga Winata dan Faisal serta Sean yang masih dengan setia menemani nya .


" Berapa lama dia akan tertidur seperti ini ? " kata mommy dengan mata yang sudah memerah .


" Tidak bisa di tebak . " kata Faisal . Ruangan itu kini menjadi hening setelah mereka sibuk dengan pikiran masing-masing . Di saat suasana tengah sunyi senyap , sebuah isakan dan rintihan lirih memecah keheningan . Sontak mereka langsung menoleh ke arah sumber suara yang tak lain berasal dari Adhara .


" Adhara , bangun nak . Ayo bangun . Kamu hanya mimpi buruk . " kata Nadira saat melihat reaksi Adhara yang berubah-ubah dalam tidur nya .


Isakan Adhara terdengar begitu menyedihkan , apa lagi di susul dengan aliran dari sudut mata nya membuat mereka menjadi panik . Terutama mommy , dia ikut menangis di samping Adhara sembari memanggil nama Hana . Nadira merasa berat di dada nya kala mommy memanggil Adhara dengan nama Hana . Tapi saat dia melihat kesedihan yang begitu mendalam di wajah mommy , hati Nadira yang semula berat mengakui kalau Adhara adalah Hana . Hati nya terenyuh , dia membayangkan bagaimana jika dia berada di posisi mommy . Dia pun menguatkan hati nya dan berniat akan membantu mengembalikan ingatan Adhara seperti rencana yang sudah di susun oleh keluarga Winata .


" Hana , bangun nak . Kamu dengar suara bunda kan . ? lihat , keluarga asli mu menjadi sedih dengan keadaan kamu seperti ini . Ayo bangun , nak . Kamu udah janji gak akan buat bunda sedih kan . ?! Ayo bangun kasihan mommy kamu. . " kata Nadira dengan serak . Faisal yang sangat tahu perasaan istri nya saat ini , mengusap bahu Nadira untuk memberikan dukungan .


Sementara itu , di alam bawah sadar nya . Adhara atau Hana , kini di kelilingi oleh bayangan seperti film-film yang di putar secara acak . Suara-suara orang berbicara bergema di sekeliling nya seperti kaset rusak membuat dia takut dan pusing .


" Stoooooopp . !!! " teriak Hana , dan seketika potongan ingatan dan suara itu hilang . Kini di hadapan nya berganti dengan sebuah memori dimana seorang wanita yang baru saja dia temui , menangis memeluk sebuah foto . Tampak seorang pria paruh baya menghampiri wanita itu dan merangkul nya .


" Hana , , dimana Hana sekarang . ? aku ingin putri ku . hiks hiks hiks . aku ingin princess ku . . huhuuu. . ! "


" Tenang lah , dia pasti akan segera di temukan . . "


Wanita itu terus menangis , dia membalik foto yang ada di dekapan nya dan tampak lah wajah gadis di foto itu dengan jelas . Wajah yang sama persis dengan Adhara .


" huhuu, Hana sayang . . Jangan tinggalin mommy . . "


" mommy , , " kata Adhara seakan mengingat sesuatu . Di luar dugaan , wanita yang tengah menangis itu menoleh pada Hana . Wajah nya tampak sedih dengan tangan yang terangkat ingin menggapai Adhara .


" Hana , , , ini mommy , nak . Hana kembali lah pada mommy . . mommy gak bisa hidup tanpa kamu . Hana . . .Hana . Kembalilah nak . . "

__ADS_1


" Mommy , , mommy . . . ! " teriak Adhara hendak menggapai tangan mommy , tapi Tiba-tiba mimpi itu berubah .


Dua wanita berbeda generasi tampak asyik duduk di sebuah gazebo di sebuah kebun buah-buahan . Gadis itu berbaring dengan menempatkan kepala nya di pangkuan wanita yang menyebut diri nya mommy . Mereka tertawa dan bercanda penuh bahagia . Mereka bangkit dan saling mengejar di sela-sela pohon , tapi tiba-tiba kabut menerpa mereka hingga jarak pandang nya terbatas .


" Hana . . . . . .


" Hana . . . . . . .


" Hana . . .


Suara itu terus bergema di dalam kabut itu . Gadis yang di panggil Hana itu terus mencari suara itu . Semakin melangkah , suara itu semakin menjauh membuat Hana berubah ketakutan .


" Mommy . . mommy dimana . . ? Jangan tinggalkan Hana . . mommy . . . . . .mommy . . momyyyyyyyyy. . . . !!!! "


" MOMMYYYYYYYY. . . . !!!!! "


" Hana . . .


Mereka begitu terkejut saat Adhara terbangun secara mendadak seraya berteriak menyebut mommy .


" Sayang , ini mommy . . mommy disini. . . " kata mommy menggenggam tangan Adhara yang bergetar . Adhara menoleh pada mommy dan menatap nya dalam .


" Ada apa , princess . . apa kau mimpi buruk . ? " kata mommy menyelipkan rambut Adhara yang jatuh ke wajah nya .


" Dhara , , Dhara mimpi kalau , , kalau . . kalau . . . .


" sayang , minum dulu , nak . " kata Nadira langsung menyodorkan gelas berisi air melihat Adhara yang sulit meneruskan kalimat nya karena masih lemas . Dengan cepat Adhara menghabiskan air itu dan terlihat lebih tenang . Dia menatap wajah mommy yang sembab karena menangis . Mengingat mimpi nya barusan , hati Adhara tiba-tiba merasa sesak . Hati nya sakit melihat wajah baru yang dia temui itu terlihat sedih dan tertekan . Tangan nya terangkat perlahan dan menyentuh wajah mommy .

__ADS_1


" Dhara memimpikan anda barusan . Di dalam mimpi itu , anda begitu terlihat memanjakan Dhara . Tapi tiba-tiba sebuah asap kabut memisahkan kita . Dhara bisa mendengar suara anda , tapi Dhara tidak bisa menemukan anda membuat Dhara sangat ketakutan . . " kata Adhara .


" Maka dari itu kamu berteriak memanggil mommy. ? " kata mommy terlihat senang . Adhara hanya mengangguk , tapi anggukan itu justru membuat mommy begitu bahagia dan langsung memeluk Adhara . Dia mencium wajah Adhara bertubi-tubi seperti yang sering dia lakukan pada Hana . Dan reaksi Adhara yang terkikik geli benar-benar membuat mommy begitu sangat bahagia karena Hana juga akan tertawa geli ketika mommy mencium wajah nya dengan bertubi-tubi .


" Kau lihat , Daddy . Bahkan Hana masih memimpikan aku walau dia amnesia . . " kata mommy menyombongkan diri . Daddy hanya tersenyum melihat sikap istri nya .


" Mommy , Daddy . Dhara merasa tidak asing dengan panggilan itu . . " kata Adhara menatap mommy dan Daddy bergantian .


" Tak apa sweetie . Walau kau belum mengingat nya dengan sempurna . Kau bisa memanggil kami dengan sebutan mommy dan Daddy . " kata Daddy tersenyum .


" Sebaiknya biarkan Dhara beristirahat dulu , dia pasti lelah . . . Sayang , kamu istirahat dulu ya . . Nanti kalau udah enakan baru kamu keluar . " kata mommy . Adhara yang memang masih merasa lelah , mengangguk setuju . Dia pun berbaring , lalu Nadira dan mommy mencium kening nya bergantian dengan penuh kasih sayang . Setelah itu mereka pun keluar meninggalkan Adhara sendirian .


* * *


Di ruang tamu , mereka kembali berkumpul dan mendiskusikan sesuatu dengan serius . Mereka pun kembali membahas tentang perencanaan mereka yang ingin membantu mengembalikan ingatan Hana dengan cepat . Berbagai rencana telah di ajukan , setelah berdiskusi cukup lama . Akhirnya mereka berhasil membuat rencana untuk membantu mengembalikan ingatan Hana .


" Tapi , saya merasa belum percaya sepenuh nya jika Adhara adalah Hana . Belajar dari pengalaman sebelum nya , Hana yang sudah tinggal bersama kalian juga bukan Hana yang asli . Jadi aku sarankan agar kalian tidak terlalu berharap jika Adhara adalah Hana yang asli , agar hati kalian tidak mudah di bohongi oleh orang yang ingin mengambil keuntungan dalam kesempatan . " kata Sean dingin .


" Maaf tuan Sean . Tapi saya sama sekali tidak berniat ingin mengambil keuntungan apapun dari pihak mana pun . Bahkan saya mengajukan surat kerja sama pada perusahaan tuan Devan , jauh sebelum saya menemukan Adhara . dan Jikalau memang Adhara bukan putri dari keluarga Winata , kami akan tetap merawat nya sampai kapan pun . . " tegas Faisal merasa tersindir .


" Maaf , tuan Faisal . Bukan maksud saya menyindir tuan . Orang yang saya maksud ingin mengambil keuntungan adalah musuh-musuh kami . Kami harus waspada pada musuh karena takutnya mereka akan menempatkan mata-mata jika ada kesempatan . " kata Sean .


" Tapi suami saya bukan mata-mata yang anda maksud , tuan . ! " kata Nadira tidak terima .


" Anda tenang saja . Saya percaya pada kalian kalau kalian adalah orang yang baik dan jujur . Mohon jangan salah paham pada ucapan saya. . " kata Sean tetap dengan wajah datar .


" Baiklah , besok kita akan mulai rencana kita . . " kata Daddy menengahi perdebatan kecil itu .

__ADS_1


__ADS_2