SAHABAT RASA PELAKOR

SAHABAT RASA PELAKOR
PART 124 Terasa asing


__ADS_3

Mereka terlihat bingung saat cincin yang awal nya di pakai Hana sangat pas di jari manis nya , kini tampak kebesaran . Sean menatap lekat wajah Hana , wajah nya tampak menyiratkan kekecewaan .


" Mungkin karena kesehatan Hana sempat terganggu maka nya Hana sedikit kurusan . Sudah gak apa-apa , nanti bisa di ganti cincin nya , ya . " kata mommy mencairkan suasana yang tampak canggung .


" Mom , sebaiknya bawa Hana ke kamar nya biar dia bisa istirahat . " kata Devan .


" Devan benar . .! " kata Sean .


" Baiklah , ayo sayang mommy antar ke kamar kamu . " kata mommy menarik tangan Hana lembut . Hana mengikuti langkah mommy menaiki tangga .


Tanpa dia sadari tiga pasang mata tengah memperhatikan setiap ekspresi wajah Hana yang berubah-ubah . Sean menatap Devan dengan penuh tanda tanya .


" Ayo , Sean duduk . " kata Daddy duduk di sofa di ikuti Sean dan Devan .


" terima kasih om .. " kata Sean duduk di sebelah Devan . Bibi datang membawa baki berisi teh dan camilan , bersamaan dengan mommy yang sudah kembali .


" apa Hana sudah beristirahat . ? " kata Daddy .


" Sudah , tapi Hana tidak bisa membuka pintu kamar nya . Karena dia hilang ingatan jadi dia tidak mengingat sandi nya . Jadi aku menyuruhnya untuk beristirahat di kamar lain untuk sementara . . " kata mommy terlihat gelisah .


" Sean , Apa kau tahu sandi baru pintu kamar Hana ? " kata Devan .


" Tidak , Nana belum sempat memberitahukan sandi baru pintu kamar nya sebelum kejadian kemarin .. . " kata Sean . Devan menatap gerak gerik mommy nya yang tampak gelisah .


" mom , ada apa ? seperti nya mommy memikirkan sesuatu ? " kata Devan . mommy tampak sedikit terkejut dengan pertanyaan putra nya . Dia menatap sang suami dan tampak menghela nafas .


" Entah lah . mommy juga bingung dengan perasaan mommy sendiri . Saat mommy memeluk Hana tadi , entah kenapa mommy merasa sangat asing . . " kata mommy sendu .


" Apa Daddy juga merasakan hal yang sama . ? " kata Devan .


" Ya , Daddy juga merasa seperti itu . Tapi mungkin ini efek dari amnesia yang di alami Hana hingga Hana tidak bisa mengekspresikan perasaan nya . Mungkin beberapa hari ke depan nya Hana akan terasa lebih emosional . . " kata Daddy .


" Oh ya , dad . Tadi daddy bilang ada meeting penting dengan seorang clien. .? " kata mommy .


" astaga aku hampir lupa . Baiklah , kalau begitu aku pergi dulu . Sean om pergi dulu , kau harus sabar membantu Hana mengembalikan ingatan nya . . "

__ADS_1


" baik om . . "


" Devan , mommy juga mau pamit keluar , mau belanja . Berhubung kamar Hana gak bisa di buka jadi mommy harus belanja semua kebutuhan Hana . Kamu jaga Hana ya . . " kata mommy . Baru saja Devan akan bicara ,


" Mommy mau kemana . ? " kata Hana yang masih menuruni tangga . Dia tersenyum manis pada mereka .


" mommy mau ke mall , mau belanja kebutuhan kamu . . " kata mommy


" Hmm , , aku boleh ikut gak ? " kata Hana menyentuh tangan mommy seraya menggoyangkan nya dengan manja .


" Baiklah . ayo . . " kata Mommy . Mommy dan Daddy pun pergi bersama Hana . Sepeninggal nya Daddy dan Mommy , Devan dan Sean saling pandang cukup lama hingga sebuah suara mengagetkan mereka .


" heyy , kalian ngapain main pandang-pandangan . ? jangan bilang kalau . . .


" Sayang , buang jauh-jauh pikiran kamu . Najis . . ! " kata Devan menggeser duduk nya lebih jauh dari Sean .


" menjijikan . . " lirih Sean


" Hahahaha . . mommy sama Daddy udah berangkat . ? " kata Bella duduk di sebelah Devan .


" Hmm , ,sayang , kamu ngerasa gak sih kalau Hana itu kerasa asing banget gitu . ? " kata Bella hati-hati takut membuat Devan dan Sean tersinggung .


" yah , mommy sama Daddy juga merasa begitu . Seperti yang di bilang Daddy , mungkin itu efek dari Hana yang kehilangan ingatan nya . Di tambah lagi sudah beberapa bulan Hana tidak berkomunikasi dengan kita , membuat kita terasa asing dengan Hana . . " kata Devan .


" Yah , mungkin benar . " kata Bella .


" Dev , aku pamit dulu . Ada pekerjaan yang harus aku selesaikan . Tolong sampaikan pada Hana , aku akan datang di lain waktu . " kata Sean .


" ok . hati-hati di jalan . " kata Devan . Sean mengangguk dan langsung pergi .


" Nana , entah kenapa kau terlihat seperti bukan Nana ku . Tatapan itu , penuh dengan keserakahan dan kelicikan , bukan tatapan mata Nana yang lembut dan penuh cinta . Wajah bisa saja sama , tapi kepribadian tidak bisa di samakan . Aku sangat mengenal tatapan mata Nana yang tegas . Aku harus menyelidiki masalah ini . ." batin Sean sambil menyetir .


____________


Mommy terpaku pada anak gadis nya yang tampak antusias memilih baju-baju yang membuat Mommy tercengang . Bagaimana tidak , Hana yang biasa nya lebih suka Jean dan kaos oblong . Kini dengan penuh semangat memilih pakaian yang berjenis dress dan gaun . Tak tanggung-tanggung bahkan Hana memilih baju yang tampak terbuka .

__ADS_1


" Hana , kamu beneran milih baju ini ? " kata Mommy .


" Iya , mom . . " kata Hana tersenyum manis . Mommy kembali memperhatikan dress yang kini menumpuk di meja kasir .


" Ya sudah , ayo cari kebutuhan kamu yang lain . . " kata Mommy mencoba memaklumi sikap Hana yang tampak berbeda dari sebelum nya .


" mungkin karena efek dia amnesia , jadinya dia lupa sama selera fashion nya . Tapi syukurlah , setidak nya dia akan menjelma menjadi gadis yang sesungguhnya . . " batin mommy .


Tapi Mommy kini di buat tercengang kembali saat melihat Hana yang dengan cepatnya memilih beberapa make up dengan kualitas bagus dalam beberapa menit . Seakan-akan dia sudah sangat hafal dengan alat kecantikan itu . Hana tersenyum penuh kepuasan pada mommy dan berjalan menuju meja kasir kembali . Dia lalu kembali menghampiri mommy .


" Mom , kita belum memilih sepatu kan . ? " kata Hana begitu antusias .


" Kamu benar , ayo kita ke rak sepatu . " kata mommy .


Dan lagi-lagi , Mommy kembali di buat terkejut dengan pilihan Hana . Hana yang biasanya lebih suka dengan sepatu kets atau sneaker , kini dengan lihai nya dia memilih beberapa high heels dengan model terbaru dan mahal .


" asyiik . . akhirnya gue bisa beli high heels keluaran terbaru . Apalagi dress dan make up yang bagus . hahah . . kapan lagi gue bisa nikmatin hidup kayak ini . Hana , Hana . maksih banget loh berkat kebodohan elo yang rela jatuh ke jurang demi nyelametin kakak ipar dan keponakan elo , gue bisa gantiin posisi elo sebagai putri tunggal keluarga kaya ini . . !! " batin Mayang yang kini sudah merubah wajah nya dengan wajah Hana .


Saat melihat tatapan Mommy yang penuh tanda tanya terarah pada nya , Mayang alias Hana palsu baru menyadari jika sikap nya terlalu kentara yang bertolak belakang dengan Hana asli . Dia lalu mengambil beberapa sepatu yang biasa dipakai Hana asli .


" aku rasa udah cukup deh mom . Apa ini tidak terlalu banyak , mom . ? " kata Hana palsu berpura-pura tidak enak .


" Gak kok . itu kan kebutuhan kamu . kalau merasa sudah cukup ayo kita kembali ke meja kasir . " kata mommy . Mereka lalu ke meja kasir .


skip


Hana menatap tumpukan paperbag di bagasi mobil dengan puas . Namun buru-buru dia kembali menata ekspresi wajah nya dengan mencoba meniru ekspresi wajah yang selalu di tampilkan Hana . Setelah merasa cukup mereka lalu pulang dengan sopir pribadi Mommy .


" Syukurlah non Hana sudah kembali . nyonya selalu terlihat sedih semenjak nona hilang kemarin . . ! " kata Arjuna . Tapi Arjuna sedikit kaget saat melihat tatapan tidak suka dari nona muda nya .


" Maaf jika saya lancang , nona . " kata Arjuna .


" hmm . . " Hana menjawab malas . mommy menatap putrinya yang tampak berbeda dari sebelum nya . Mommy menghela nafas panjang untuk menenangkan hatinya yang terasa gelisah .


" ya tuhan , ada apa dengan diri ku ? kenapa aku merasa gelisah setiap melihat putri ku ini . .??! "

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2