SAHABAT RASA PELAKOR

SAHABAT RASA PELAKOR
PART 99 Manja


__ADS_3

hati berganti Minggu , Minggu berganti bulan . Semenjak kehamilan Bella kebahagiaan selalu terpancar dalam keluarga Winata . mommy dan Daddy juga terlihat lebih bersemangat dan semakin cerewet . Semua keperluan Bella mommy yang mengurus secara langsung . Dia tidak ingin memberi kesempatan pada rival bisnis dan musuh dari mereka untuk mencelakai menantu dan calon penerus keluarga Winata mereka . Devan juga tak kalah posesif . Dia menempatkan anggota kelompok nya di setiap sudut mansion dan keamanan semakin di perketat .Tak tanggung-tanggung , Daddy meminta seorang kenalan nya untuk membuatkan sistem keamanan dengan sensor yang sangat sensitif untuk di pasang di pintu utama . bilamana ada orang yang memasuki pintu utama dengan membawa sesuatu yang mencurigakan , maka alarm tanda bahaya akan berbunyi .


Di saat yang lain sibuk mengurus keamanan dan keperluan Bella , Hana malah di sibukkan dengan mengurus Bella yang semakin hari semakin manja pada nya . Bahkan di saat Hana akan berangkat bekerja , selalu saja ada drama kecil dimana Bella akan merengek seperti anak kecil yang tidak mau di tinggalkan oleh ibu nya . Devan kadang cemburu pada Hana yang selalu di tempeli oleh Bella . Tapi dia juga tidak bisa berbuat apa-apa karena itu keinginan bayi mereka .


" Hana , aku pengen makan seblak mercon . .! " kata Bella manja seperti biasa


" ya udah , minta bikinin sama bibi aja . ! " kata Hana mencomot roti tawar dan mengolesi nya dengan selai coklat dan selembar keju .


" Tapi aku mau nya beli aja .. . ! " kata Bella


" ya udah , beli sana . . ! " kata Hana menyeruput susu nya . Devan dan kedua orang tua nya memperhatikan interaksi kedua saudara ipar itu .


" Tapi aku mau nya . . .


" Ajak kak Devan aja , setelah ini aku mau berangkat kerja . .! " potong Hana dengan cepat seraya menggigit roti nya . Dia tetap memasang wajah cuek , padahal di dalam hati nya dia sudah tertawa lucu dan menunggu reaksi Bella yang selalu membuat nya gemas . Begitu juga Devan dan mommy , mereka menebak apa yang akan terjadi selanjutnya . Hana melirik ke samping nya dimana Bella berada , tampak kepala nya tertunduk dengan bahu yang bergetar .


" nangis . . . Nangis lagi . . . ! " kata Hana dengan nada sinis.


" Hiks ,hiks. ,hiks . anty jahat . . huhuuuu. . ! " pecah sudah tangis Bella , Hana tertawa terbahak-bahak , ini lah yang dia suka , di saat Bella marah pada Hana , dia akan selalu menyebut Hana dengan sebutan " anty " . Seakan-akan Bella mewakili keponakan nya marah karena Hana tidak mau memenuhi keinginan nya.


" Cup ,cup cup . sayang , jangan nangis Donk . Nanti jelek loh muka nya . Cup cup , ,sini peluk anty. . ! " kata Hana dengan nada manja nya . Bella langsung masuk ke dalam pelukan Hana dan menduselkan wajah nya ke baju Hana seraya mengendus wangi tubuh Hana yang sangat menenangkan bagi nya.


Devan dan mommy menggelengkan kepala nya melihat Hana yang sekarang sangat suka mengerjai Bella . Sebentar-sebentar di buat nangis , lalu di bujuk dan di peluk . Devan semakin menatap Hana cemburu . Daddy tersenyum melihat anak gadis nya yang tampak senang menggoda kakak ipar nya.


" Bella , hari ini aku mau keluar sebentar , ada urusan . aku janji , aku bakal balik cepat dan akan mengajak kamu main keluar sambil jajan seblak , ok . ! " bujuk Hana setelah melerai pelukan nya


" Tapi janji ya , kamu gak bakal lama . ! " kata Bella


" Iya , nanti aku usahain .Tapi kalau kamu mau nya sekarang , gimana kalau kamu ajak kak Devan aja . .? " usul Hana


" Gak mau . . Devan bau , aku gak suka . .! " kata Bella sengit seraya menatap Devan .


" bau ?? Sayang , aku selalu mandi dan pake parfum yang kamu beliin waktu itu . Kamu sendiri loh yang pilih. .! " jawab Bima .


" Pokok nya aku gak mau deket-deket Devan . . ! " Sengit Bella .


" Iya , iya . Devan gak bakal deketin kamu , kamu jangan khawatir ya . .!" mommy ikut membujuk Bella dan mendelik pada Devan . Devan hanya bisa menghela nafas .


" Teman-teman gue bilang , kalau masa-masa istri lagi ngidam itu sangat menyenangkan . Tapi Apa , Bella malah lebih manja sama Hana daripada gue . Bikin kesel aja . ! " gerutu Devan dalam hati. Daddy yang mengerti perasaan putra nya menepuk bahu nya pelan membuat Devan menoleh .


" Jangan khawatir . Ibu hamil itu hormon nya berubah-ubah . Sekarang dia memang mau nya sama Hana terus . Masih ada waktu beberapa bulan Bella melahirkan , siapa tahu nanti setelah ini hormon nya akan berubah lagi dan akan mencari kamu terus. .! " hibur Daddy .


"i don't know , Dad . .! " kata Devan pasrah .


skip


" Hana , janji ya gak bakal lama . ! " rengek Bella yang mengantar Hana sampai ke pintu .

__ADS_1


" Iya , gendut . Kamu baik-baik di rumah , jangan rewel . Nanti siang jangan telat makan , vitamin sama susu nya di minum . terus tidur siang . .! " kata Hana seperti emak-emak yang mengomeli anak nya


" iya . . ! " kata bela patuh . Bella kini tak protes lagi saat dia di panggil gendut . Karena sekarang memang tubuh nya semakin berisi seiring dengan perut nya yang semakin membuncit Hana menundukkan badan nya hingga wajah nya berhadapan dengan perut buncit Bella .


" Keponakan anty yang imut , jangan rewel ya . Anty cuma pergi sebentar kok . Abis itu nanti anty ajak beli jajanan , ya . .! " kata Hana mengusap lembut perut Bella .


Duk


Duk


Dua kali pergerakan dari dalam menyentuh tangan Hana , membuat Hana tertawa bahagia .


" Pinter keponakan anty . .! " kata Hana lalu kembali berdiri dan langsung berjalan menuju motor nya . Sedangkan Devan perlahan mendekati Bella yang selalu cemberut pada nya semenjak beberapa bulan yang lalu .


" Aku berangkat kerja dulu . ! " kata Devan


" Hati-hati . .! " kata Bella dan tak menolak saat Devan mencium kening nya seperti biasa . Setelah mobil dan motor itu pergi meninggalkan halaman mansion , mommy mengajak Bella masuk .


______________


Hana melajukan motor nya dengan santai menuju kantor Sean . Sudah hampir dua Minggu ini dia tidak bertemu dengan Sean karena Sean dinas ke luar negeri . Elly sudah sudah memberitahu Hana kalau Sean sudah pulang dan Hana sengaja datang langsung ke kantor Sean hari ini karena dia tahu kalau Sean pasti belum bisa menemui nya . Tapi karena sudah terlalu merindukan beruang kutub nya , dia memutuskan untuk menemui Sean duluan . Dia lalu menghentikan motor nya di depan sebuah kafe . Dia lalu memesan beberapa camilan dan minuman . Setelah menunggu beberapa menit pesanan nya datang dan segera beranjak menuju motor nya . Tapi baru saja keluar dari pintu , seseorang menabrak nya hingga dia hampir saja terjatuh .


" Eh , kalau jalan lihat-lihat Donk . .! " kata seorang gadis berambut pirang . Hana hanya melihat gadis itu sekilas lalu kembali berjalan menuju motor nya tanpa menghiraukan gadis pirang tadi . * *


Tak terasa motor Hana sudah memasuki halaman kantor Sean . Setelah motor terparkir , dia langsung masuk tanpa ada halangan karena Sean sudah memberitahukan pada karyawan nya tentang hubungan mereka .


" Selamat pagi , Sean ada di kantor kan ? " kata Hana tak sabar .


" Tuan Sean ada di kantor , tapi sekarang tuan sedang mengadakan meeting . Nona bisa menunggu tuan di ruangan nya . ! " kata resepsionis itu ramah .


" Oh , baiklah . Terima kasih Azizah . ! " kata Hana


" Sama-sama , nona . Jika nona menginginkan sesuatu nona bisa meminta nya pada saya atau karyawan lain . .! "


" Baiklah . . ! " kata Hana lalu beranjak menuju lift khusus .


" Nona Hana ramah ya . .! "


" iya , walau nona Hana kekasih bos. tapi dia gak sombong . Aku suka nona Hana . .! "


" Huuss. , jangan asal sebut aja kamu . Kalau tuan dengar kalau kamu suka sama nona Hana , bisa habis kamu . ! "


" Lah kenapa ? aku sama nona kan sama-sama cewek . Masa tuan juga cemburu . ! "


" Elo sih gak tahu gimana posesif nya tuan Sean sama nona Hana . Kalau kamu lihat sikap lembut dan manis nya pada nona .Gue jamin kalau elo gak kuat iman , elo pasti bakal punya niat untuk merebut tuan . ! "


" Amit-amit jabang bayi . Walau tampang gue gak secantik dan sebening gelas ini . Gue gak bakal mau jadi pelakor . .! "

__ADS_1


" Ya kali kalau elo sebening gelas. bisa-bisa semua orang pada lari lihat isi dalam elo yang ternyata tumpukan lemak sama tumpukan t*i . . ! "


" hahahahaha . . ! "


Hana yang masih berdiri di depan lift ikut tertawa pelan mendengar ocehan resepsionis tadi . Perhatian Hana tertuju pada pintu lift yang terbuka , dan ternyata ada Dirga si asisten Sean yang tampak bersama beberapa laki-laki .


" Eh , selamat pagi nona muda . ! " sapa Dirga .


" Selamat pagi Dirga . apa kabar kamu ? Kapan kamu balik kesini ? " kata Hana yang tahu kalau Dirga di tugaskan oleh Sean ke sebuah pulau untuk mengurus cabang baru perusahaan mereka .


" alhamdulilah , saya baik-baik aja , nona . saya baru dua hari balik ke kota , nona . nona mau ke menemui tuan ? " kata Dirga dengan wajah berseri-seri , membuat laki-laki yang bersama nya tadi terlihat heran . Bagaimana tidak , Dirga yang mereka kenal pendiam , dingin dan cuek , kini tampak akrab dan ramah pada seorang gadis .


" Iya , tapi kata Azizah tadi Sean masih meeting .? " kata Hana .


" Tuan memang masih di ruang rapat .Tapi nona bisa menunggu nya di ruangan tuan . Mau saya antar ? " kata Dirga .


" Oh , gak usah Ga . Aku bisa pergi sendiri kok . kamu pasti juga sibuk lanjutin aja pekerjaan kamu . ! " kata Hana .


" Baiklah , kalau begitu silahkan nona masuk .! "


" Makasih , Dirga . ! " Hana lalu masuk ke lift dan menekan tombol lantai yang dia tuju . Setelah Hana masuk baru lah Dirga melanjutkan langkah nya menuju tujuan nya tadi . * * *


TING


pintu lift terbuka saat tiba di lantai yang dia tuju. Saat keluar dari lift Hana berjalan menyusuri lorong yang terlihat sepi , hanya beberapa karyawan yang tampak lewat . Dengan santai Hana berjalan melewati lorong sepi itu menuju sebuah pintu . Meja sekretaris di depan pintu ruangan Sean tampak kosong . Hana langsung masuk dan menutup kembali .


_______


" saya puas dengan kinerja tim dan individu kalian . Sebagai bonus untuk kerja keras kalian saya memberi kalian cuti selama dua hari dan bonus bulanan . Tetap semangat dan tingkatkan lagi kinerja kalian agar perusahaan kita lebih dan lebih maju lagi . Baiklah , saya rasa meeting kita cukup sampai di sini . .! " Sean mengakhiri meeting dengan di sambut tepuk tangan riuh . Sean lalu beranjak dari kursi kebesaran nya dan hendak menuju ruangan nya . Tampak seorang gadis berpakaian sekretaris mengikuti langkah Sean .


" Hanum , apa saja jadwal saya hari ini. .? " kata Sean


" Jam sebelas nanti ada meeting bersama klien sekaligus makan siang di kafe sakura . ! " kata Hanum menatap tablet di tangan nya .


" Hhhffuh , padahal aku pengen ngajak Nana makan siang . gimana kabar gadis itu ? apa dia sibuk sekarang ? " batin Sean .


" baiklah , tolong kau siapkan berkas nya . .! " kata Sean .


" Tapi maaf , pak . Apa boleh saya menggunakan mesin printer di ruangan bapak ? soal nya printer di meja saya rusak . .! " kata Hanum penuh harap . Sean melirik jam di tangan nya.


" baiklah . . ! " Sean tak menyadari perubahan raut wajah Hanum saat mendapat persetujuan dari Sean .


Sean langsung membuka pintu ruangan nya , tapi langkah nya terhenti saat wangi parfum lain yang sangat dia kenal masuk ke Indra penciuman nya .Dia menajamkan penciuman nya dan memejamkan mata nya menikmati aroma yang sangat dia rindukan ini .


" Bapak , ada apa ? " kata Hanum bingung melihat ekspresi bos nya . Sean tak menjawab pertanyaan Hanum . Tatapan mata tajam nya terpaku pada kursi kerja nya yang posisi nya sekarang terbalik menghadap ke belakang . Sean melangkah mendekati kursi karena merasa curiga . Tapi saat jarak nya dengan meja tinggal beberapa langkah lagi , tiba-tiba . . . .


B E R S A M B U N G

__ADS_1


__ADS_2