SAHABAT RASA PELAKOR

SAHABAT RASA PELAKOR
PART 72 memulai


__ADS_3

setelah menyiapkan air hangat untuk Hana , Devan membopong Hana ke kamar mandi . Dia menurunkan Hana dengan pelan .Hati nya semakin sakit saat melihat wajah Hana semakin pucat .


" sweetie , kamu berendam dengan air hangat dulu ya , biar suhu badan kamu kembali normal . ! " kata Devan . dia lalu keluar setelah Hana mengangguk .


Hana melepas pakaian nya yang basah , perlahan dia masuk ke bathub yang berisi air panas . Tatapan nya kosong , pikiran nya melayang dengan kejadian yang baru saja terjadi . Mengingat bagaimana Sean lebih peduli pada orang lain daripada dia , tanpa terasa airmata nya mengalir membasahi pipi nya.


" Sean , gue gak nyangka kalau gue harus ngalamin sakit hati kayak gini sekali lagi . Gue gak tahu harus bagaimana . . ! " Hana terisak di dalam bathtub .


Setelah berendam sampai air menjadi agak dingin , dia bangkit lalu meraih bathrobe . Dia melangkahkan kaki jenjang nya ke koper .Dia mengambil baju tidur berbahan tebal dan lembut lalu memakai nya. Setelah itu dia memakai penutup kepala baju nya hingga membuat nya merasa hangat dan nyaman dari desiran angin malam yang dingin . Sebelum keluar dari kamar nya , Hana menguatkan hati nya . Dia menarik nafas dalam , lalu menghembuskan nya pelan .


" Aku gadis luar biasa . Jadi aku tidak perlu sedih dengan kejadian ini . Aku gadis yang cantik , aku rasa pasti banyak cowok ya g suka sama aku. Kalau Sean lebih memilih cewek itu , apa boleh buat itu adalah pilihan nya . Aku tidak boleh terlihat lemah di depan orang lain , atau mereka akan selalu mengganggu ku dengan berbagai cara . . ok Hana , kita hadapi orang yang berani mengusik kita. ! " Hana tersenyum lebar setelah menghapus rasa sakit di hati nya. Kini hati nya merasa ringan setelah menghempaskan beban di hati nya .


Dia berjalan dengan wajah yang ceria menuruni tangga . Dia terus berjalan ke halaman depan yang kini tampak para pekerja sedang sibuk .


" Hana , kamu sudah baikan . . ? ayo duduk di sini. .! " kata Sam saat melihat Hana yang baru keluar . Hana duduk di tengah Sam dan Devan di dekat perapian . Dia ikut membolak-balik jagung yang sedang di bakar .


" Ini punya ku ya . . ! " kata Hana


" Boleh , kakak memang menyiapkan nya untuk kamu .Gimana perasaan kamu apa ada yang kurang nyaman . .?? " kata Devan .


" Cuma masih kedinginan aja . . ! " kata Hana .


" maafin kami ya , kami lengah lagi menjaga kamu. ! " kata Sam menunduk .


" Gak apa-apa kok kak Sam . . justru aku merasa lega setelah aku mengetahui betapa munafik nya orang yang aku percaya selama ini . . Aku jadi tahu bagaimana kebenaran ucapan nya Selama ini ternyata hanya lah kebohongan belaka . Jadi untuk apa aku mempertahankan nya ?? " kata Hana panjang kali lebar .


" Hahaha , , akhir nya Hana mengakui aku sebagai kakak nya. . haha . .! " seru Sam kegirangan dan merangkul Hana . Devan ikut merangkul Hana dan mencium kepala Hana .


Tanpa mereka sadari Sean yang berjalan mendekati mereka menghentikan langkah nya saat mendengar ucapan Hana . Hati nya sakit , dada nya terasa sesak , kaki nya terasa tidak berpijak lagi ke tanah . Seketika dia terdiam mematung di tempat nya . Bibir nya bergetar menahan perasaan nya yang hancur mendengar kata menyerah dari Hana .


" Kak Sean , , kenapa kakak tinggalin aku sendiri di kamar . . ? " kata Tara yang muncul di belakang Sean . Sean menahan amarah nya dengan mengepalkan tangan nya .


" Sebaik nya kamu kembali ke kamar . . ! " kata Sean dingin .


" tapi aku pengen nya di temani kak Sean . . ! " rengek Tara manja . Devan dan yang lain menoleh sekilas pada Sean dan Tara lalu melanjutkan bakar-bakar jagung .


" Yah , , gosong . . ! " teriak Hana seraya tertawa di ikuti Devan dan Sam .

__ADS_1


" ini ambil jagung punya ku aja . . ! " kata Sam memberikan jagung nya . Dering ponsel Devan mengalihkan perhatian mereka .


" aku pergi dulu mau angkat telpon. .! " kata Devan .


" Cie , ,cie , ,yang dapat telpon dari bebeb nya . . ehem , ehem . . ! " goda Hana Devan tersenyum lalu melangkah menjauh .


Sean merasa tenang melihat Hana baik-baik aja . Tapi dia menatap tak suka Sam yang duduk menempel pada Hana . Dia berniat mendekati Hana tapi langkah nya kembali terhenti saat terdengar rengekan Tara .


" Kak Sean , aku mau tidur , tapi kak Sean temani ya . .ayo . . ! " kata Tara menarik tangan Sean .


" Cukup Tara . . kamu sudah melampaui batas . Ingat kita tidak punya hubungan yang istimewa sampai kamu harus meminta aku untuk mengantar mu tidur . Aku mempunyai seseorang yang seharus nya aku dampingi . Jadi kembali lah ke kamar mu dan beristirahat . . ! " kata Sean keras membuat Tara tersentak .


" Sean , apa-apaan kamu ini , kenapa bentak-bentak Tara . .! " kata Elly yang baru sampai bersama yang lain nya .


" Mommy , Daddy . . ! " kata Hana bangkit lalu memeluk mommy dan Daddy nya bergantian .


" Tante . .hiks , hiks. . Sean udah gak sayang lagi sama Tara . Sebaik nya Tara pergi aja , Tara gak mau jadi beban Tante sama kak Sean . hiks. hiks . .! " adu Tara dengan terisak .


" bagus lah kalau kamu tahu diri . Kalau mau pergi , pergi aja . .! " kata Sean dingin .


" Sean , ,cukup . kamu ini kenapa sih ?? apa salah Tara sampai kamu membuat dia menangis seperti ini. . ? " kata Elly menghampiri Tara dan memeluk nya .


" Tara , Sean kenapa ? " tanya Albert .


" Tadi Tara sama Hana jatuh ke kolam ikan . Mungkin Sean kesal sama Tara . . ! " kata Tara terlihat lemah .


" Apa ?? Hana jatuh ke kolam ikan ?? kamu sama Devan ngapain aja sampai Hana bisa terjatuh lagi. haaa . ??! " kata mommy berkacak pinggang pada Sam .


" mommy , , mommy tenang dulu . Hana gak apa-apa kok . . ! " kata Hana menenangkan mommy nya .


" kenapa kalian bisa jatuh . . ? " tanya Elly menatap Hana dan Tara bergantian .


" Itu tadi , Hana gak sengaja nabrak Tara sampai jatuh ke kolam . . ,! " kata Tara tanpa ragu .


" Apa ?? kok bisa . . ? " kata Elly menatap Hana .


" mana aku tahu kalau dia berada di belakang ku . . Setahu ku dia tadi menerima telpon ke arah yang berbeda . tahu-tahu nya dia sudah berada di belakang mu , , ! " kata Hana dengan wajah polos .

__ADS_1


" ini semua salah ku . Hana aku minta maaf telah membuat kamu dan Sean berantem . Aku cuma merasa kalau aku sangat menyayangi Sean seperti kakak kandung ku sendiri . . ! " kata Tara memelas .


" Gak apa-apa Kok , kalau kamu mau Sean , ambil aja . Aku ikhlas kok . . ! " kata Hana membuat mereka terkejut . Terutama Sean .


" oh jadi begitu . Baiklah kalau itu mau kamu . ayo Tara aku antar ke kamar . " kaya Sean marah .


" Tapi aku mau di sini , ikut acara bakar-bakar. . ! " kata Tara manja .


" Baik lah ayo duduk di sana . . ! " kata Sean menarik tangan Tara pelan lalu duduk di seberang Sam dan Hana.


" sayang , kalian lanjut aja bakar-bakar nya , mommy mau masuk dulu . . ! " kata mommy .


" Iya mom . . ! " kata Hana kembali duduk di tempat nya di ikuti Sam .


" kak Sam , jagung ku udah matang kan ?? " tanya Hana memperhatikan jagung bakar nya.


" Sebentar lagi . . Kamu gak sabaran banget sih. . ! " kata Sam membalik jagung itu .


" Tara , kamu gak ngerasa pusing gitu akibat jatuh ke kolam tadi ? " tanya Sean lembut.


" sedikit , tapi masih bisa di tahan kok . . ! " kata Tara . Sean tersenyum lembut , hati Hana kembali terasa perih , tapi dengan sekuat tenaga dia menahan nya.


" Udah matang yuk kita makan di situ . . ! " ajak Sam setelah menyimpan jagung ke dalam piring . Hana mengikuti langkah Sam menuju meja yang tersedia di sana . Secara bersamaan Elly dan yang lain nya juga keluar di ikuti seorang ART dengan membawa baki berisi beberapa gelas dan teko berisi minuman hangat yang masih mengepul . Para ART yang lain nya langsung menghidangkan hasil bakaran mereka di meja panjang . Sean dan Tara juga ikut gabung bersama yang lain . Mereka mengelilingi meja itu . Hana meraih teko dan menuangkan nya ke dalam gelas .


" Hana , tolong isi gelas ku. . ! " kata Tara mendorong pelan gelas itu ke dekat Hana . Tapi saat Hana tengah menuangkan teh panas yang masih mengepulkan asap dengan gerakan lembut Tara mendorong gelas itu hingga tangan nya tersiram air panas itu.


" Aaaw , , panas , , panas. . . hiks , hiks . ! "


" Tara , kamu kenapa. . ? " kata Sean mendekati Tara yang menangis seraya mengibas-ibaskan tangan nya yang tersiram air panas .


" Tangan ku , hiks , hiks , tangan ku tersiram air panas . .huhuuu perih . . ! " Sean meraih tangan Tara dan memeriksa nya . Dia menatap Hana tajam .


" Tara memang bersalah , tapi gak kayak gini juga cara kamu membalas nya dengan menyiram tangan nya . . ! " teriak Sean .


" Hana , kenapa kamu menyiram tangan Tara . . Tante gak nyangka kalau ternyata gadis pendendam . . ! " kata Elly terlihat tidak suka . Dengan santai Hana mengisi sebuah gelas hingga penuh lalu mengangkat nya .


" kalian bilang aku menyiram tangan Tara ?? kalian mau tahu seperti apa aku menyiramkan nya . . .

__ADS_1


*byuuurr


" aaaakh* . . .!!! "


__ADS_2