
Maaf ya READERS baru update lagi , soal nya kemarin author kehabisan kuota , Karena reward gak cair-cair jadi author inisiatif utang dulu ke konter (ssstt . ini cuma jadi rahasia kita ya . . πππ ) Ok kita sambung lagi cerita nya . c e k i d o t . . . .
ππΊππΊππΊ
Seperti janji nya , pagi ini Devan menjemput Bella untuk memilih cincin pertunangan dan memesan gaun . Wajah kedua pasangan itu tampak berseri-seri . Senyum bahagia selalu menghiasi wajah mereka . bahkan Devan tak pernah melepaskan tautan tangan nya . Sesekali Devan mencium tangan sang kekasih membuat pipi Bella merona dengan senyum malu-malu . Mereka memilih toko perhiasan yang cukup terkenal . Devan meminta Bella untuk memilih cincin yang dia suka .
" Sayang , pilih lah cincin yang kamu suka . .?! " pinta Devan .
" Kalau aku suka semua gimana ??! " gurau Bella
" ok . aku akan bayar semua cincin ini untuk mu . . ?! "
" hahaha . lalu aku akan pakai semua cincin ini di jari-jari ku . coba kamu bayangin ?? "
" hahahaha , persis toko emas jalan . . ?! " kata Devan .
" Aku mau kamu yang pilihin . . ?! " kata Bella .
" Baik lah . Kamu mau model yang seperti apa . ??! "
" Yang sederhana aja . yang penting kan moment nya . . ?! " kata Bella lembut .
Devan memperhatikan semua cincin di etalase . cincin di etalase rata-rata terkesan mewah , memiliki berlian yang menonjol . Sapuan mata Devan tertuju pada sepasang cincin yang terkesan sederhana tapi elegan .
" Saya mau yang ini . . ?! " tunjuk Devan .
" Baik tuan . apa nona dan tuan ingin mencoba nya dulu ?? " kata pelayan sambil menyerahkan cincin yang di minta Devan . Bella dan mencoba cincin masing-masing . Dan ternyata sangat pas dan cocok di jari nya . Setelah cincin itu di bungkus mereka melanjutkan ke butik ya g di rekomendasikan oleh Mommy. Setelah menempuh jarak tak terlalu jauh , mobil Devan berhenti di depan sebuah butik yang cukup besar . Mereka masuk ke butik dengan bergandengan tangan .
" Selamat datang . Silahkan masuk . Apa tuan dan nona sudah membuat janji atau langsung ingin melihat-lihat ?? "
" Saya sudah membuat janji dengan Tante Rika . atas nama nyonya Karisma . . ?! "
" Oh apa benar dengan tuan Devan ?? "
" benar . ?! "
" Baik silahkan ikuti saya tuan , nona . mari . . ?! "
Devan dan Bella mengikuti langkah resepsionis menuju ke sebuah ruangan . Resepsionis itu mengetuk pintu dan langsung membuka nya .
" Selamat pagi nyonya . Maaf menganggu saya membawa pelanggan atas nama nyonya Karisma .. ?! "
" Aah Devan , ternyata kamu sudah datang . . Santi , silahkan kamu lanjutkan pekerjaan kamu . ?! " kata seorang wanita seumuran Mommy .
" Baik nyonya . ?! " resepsionis itu pun keluar .
" Tante gimana kabar nya ?? " kata Devan berbasa basi . Devan memang sudah tahu kedekatan Mommy nya dengan Tante Rika yang sudah berteman sejak jaman sekolah .
" Baik , . waah ini calon istri kamu Dev ?? waah cantik sekali . Ayo Tante sudah menyiapkan beberapa baju untuk kalian . .?! " Devan Dan Bella mengikuti Rika memasuki sebuah ruangan yang berisi gaun dengan berbagai warna dan berbagai gaya .
" Silahkan di lihat . . ?! "
Devan menemani Bella berkeliling melihat gaun-gaun yang terlihat sangat bagus . setelah cukup lama berkeliling , pilihan Devan jatuh pada sebuah gaun yang di rasa cocok untuk Bella
Begitu juga dengan tuxedo Yaang menjadi pasangan gaun Bella .
Setelah menyelesaikan semua nya . Devan dan Bella keluar dari butik dengan wajah yang sumringah . Devan lalu melajukan mobil nya ke sebuah restoran salah satu milik nya untuk makan siang .
Di saat Devan dan Bella berbahagia . Siang ini , kediaman Winata kedatangan tamu . Sean memberi kabar pada Hana kalau dia akan datang jam makan siang . Setelah memberitahu Daddy dan Mommy jika Sean akan datang , Hana membantu koki di mansion memasak untuk makan siang . Saat semua selesai dia lalu meminta para maid untuk menata menu makan siang ke meja . Sedangkan dia pergi ke kamar nya untuk bebersih dan berganti pakaian . Setelah semua selesai , dia turun ke lantai bawah . Saat menuruni tangga dia melihat Daddy dan Mommy sedang berbincang dengan Sean di ruang tamu .
" hy Sean , udah lama . . ?! " kata Hana .
" Baru aja datang . ?! " jawab Sean .
__ADS_1
" yuk kita makan siang . . ?! " ajak Mommy .
Mereka beranjak dari sofa dan menuju ruang makan . Semua menu makan siang sudah tertata rapi . Mereka duduk di kursi masing-masing , sedangkan Sean duduk di kursi yang biasa di tempati Devan . Mereka memulai makan siang dengan tenang .
s
k
I
p
Acara makan siang telah usai . Mereka kini tengah duduk di gazebo di taman belakang , tepat nya kebun kecil yang di tanami berbagai macam pohon buah-buahan , membuat suasana sejuk di tengah hari . Mereka melanjutkan perbincangan mereka di temani secangkir teh .
" Bagaimana kabar mama kamu Sean ?? " tanya Mommy .
" Mamah baik-baik aja Tan , tadi mamah titip salam buat Tante . ?! " kata Sean .
" Syukurlah . Tante juga titip salam buat mamah kamu . ?! "
" Baik Tante , nanti Sean sampaikan . . ?! "
" Oh iya . Dari tadi om perhatikan kamu selalu membawa map merah itu , itu map apa ?? " tanya Daddy .
" Ini map berisi surat pembelian mall . . ?! " kata Sean meletakkan map itu di depan Hana .
" Kenapa di kasih ke aku ?? " kata Hana mengangkat cangkir capuccino nya .
" Aku membeli Golden mall atas nama kamu . Jadi mulai sekarang mall itu menjadi milik mu . . ?! " kata Sean santai .
" pruuft . . uhuk . uhuk . uhuk . .?! " Hana menyemburkan minuman nya dan terbatuk saat mendengar ucapan Sean .
" Sayang , pelan-pelan minum nya . . ?! " kata Mommy menepuk-nepuk punggung Hana .
" Hehehe . . Hana itu bukan tersedak karena buru-buru minum , mom . tapi tersedak karena kaget , . . ?! " kata Daddy terkekeh pelan .
Hana menatap Sean lekat yang sedang tersenyum manis pada nya , Hana menyeka sisa minuman di bibir nya yang sedikit belepotan .
" Bukan kah kamu sendiri yang minta mall itu semalam ?? Jadi aku memenuhi keinginan kesayangan ku ini . .Apa itu salah . . ???! " kata Sean .
" Tapi Sean , omongan ku semalam itu hanya bercanda , i'm just kidding man . . ?! " kata Hana sedikit merasa bersalah .
" But i'm not kidding baby . Aku tulus memberikan apa pun yang kamu mau . Bagi aku apa pun keinginan kamu , aku harus memenuhi nya . . ?! " kata Sean lembut . Mommy dan Daddy memilih untuk diam dan menyimak percakapan Sean dan Hana .
" Tapi Sean , ini udah terlalu berlebihan buat aku . Harga mall itu bukan kaleng-kaleng , Sean , Aku gak bisa terima map ini . maaf . . ?! " kata Hana mendorong map ke depan Sean .
" Hana , please . jangan tolak apapun yang aku berikan untuk kamu . Aku tulus memberikan nya untuk kamu . Gak ada niat lain . Jadi tolong kamu terima ya . . ?! " bujuk Sean .
" Tapi Sean , aku gak mau orang akan menyebut aku cewek matre jika seperti ini . Kita baru jadian satu hari dan kamu memberikan aku sebuah mall terkenal . Apa kata orang coba . . ?! "
" Gak akan ada yang bilang kamu cewek matre Hana , jika ada yang berani , mereka akan berhadapan dengan ku . . ?! " kata Sean tegas . Daddy tersenyum tipis melihat ketegasan Sean .
" Tapi Sean . .
" Hana , bukan kah kamu bilang , jangan melihat suatu pemberian dari harga nya , tapi nilai lah dari ketulusan nya . aku akan sangat sedih jika kamu menolak ketulusan ku ini . . ??!!! " kata Sean dengan wajah sendu .
" Sean . . . . . ck . . iya . iya . . aku terima . . ?! " kata Hana terpaksa dengan wajah di tekuk . Daddy , Mommy dan Sean tertawa kecil melihat Hana cemberut . Sean meminta Hana menandatangi berkas di dalam map itu .
" Hana pamit mau ke toilet dulu . ?!! " kata Hana bangkit lalu pergi .
" Sean , om gak nyangka kamu bisa membuat Hana menerima mall yang kamu belikan untuk dia . Kamu tahu ? Hana selalu menolak jika om akan memberikan salah satu cabang perusahaan atau hotel om untuk Hana . Dan sekarang , dia bahkan tak tega menolak pemberian kamu . Sungguh om sedikit cemburu . hehe . . ?! " kata Daddy .
" Dad , rasa cinta dan kasih sayang antara orang tua dan kekasih itu berbeda . Mungkin Hana tidak ingin membuat Sean kecewa dengan penolakan nya , dan akan mengikis kedekatan mereka . Sedangkan dengan kita selaku orang tua nya , walau kita kecewa dengan penolakan nya , tapi Hana tahu kita hanya sebatas kecewa dan tidak akan pernah meninggalkan dia walau dalam keadaan apapun . . ?! " kata Mommy bijak .
" Ya , ya . Mommy benar . oh iya Sean , Om pernah dengar jika selama ini kamu menunggu seorang gadis ?? Om harap kamu lebih mempertimbangkan perasaan mu lagi . Jika hanya ingin menjadikan Hana sebagai pengisi kekosongan waktu mu , dan meninggalkan Hana di saat gadis itu kembali , om harap hilangkan niat mu itu . Om tidak ingin hubungan baik keluarga kita retak oleh sebuah niat tidak bagus itu . . Dan yang lebih penting. Om tidak ingin melihat putri kesayangan kami tersakiti untuk yang kedua kali . Om bukan ingin memaksa kamu untuk mengistimewakan Hana , Tapi ini demi kebaikan hubungan keluarga kita . . ?! " kata Daddy serius .
" Om tenang aja . saya tulus mencintai Hana dan ingin membahagiakan nya . Saya harap restu om dan Tante tidak berkurang untuk hubungan kami . . ?! "
" Tapi bagaimana jika gadis itu kembali dan ingin berada di samping kamu untuk menggantikan posisi Hana . ??? " kata Mommy dengan wajah serius .
__ADS_1
" Gadis itu bernama Tara . dia putri dari sahabat papah Wiliam . Sebelum ayah Tara meninggal dia sempat berpesan pada saya untuk menjaga Tara . Namun Tara menghilang setelah pemakaman ayah nya , saya pernah mencari nya selama beberapa tahun , tapi sampai sekarang saya tidak menemukan nya . Om dan Tante tidak usah khawatir dengan Tara , karena saya tetap bisa menjaga Tara walau saya menikah dengan Hana nanti nya . Karena saya menganggap Tara sebagai adik saya . Saya tidak memberikan janji pada om dan Tante , tapi saya akan berusaha menjaga dan melindungi Hana dengan sekuat tenaga dan kekuasaan saya . . ?! " kata Sean . Daddy mengangguk puas dan mommy tersenyum lega .
" Oh iya , dan satu lagi . Hana gak terlalu suka dengan sesuatu yang berbau glamor . Hana lebih suka dengan sesuatu yang bernuansa romantis dan sederhana . dia tidak suka dengan sesuatu yang berlebihan . . ?! " kata mommy.
" baik Tante , saya akan mengingat ucapan Tante . ?! " kata Sean .
Dari kejauhan mereka melihat Hana kembali bersama Devan dan Bella . Mommy tersenyum melihat wajah anak sulung yang tampak berseri-seri .
" Sean , elo juga ada disini . . ?!! " kata Devan duduk di sebelah Sean .
" gimana udah selesai semua nya ?? " tanya Mommy .
" Beres Mom , ?! " kata Devan .
" Kalau begitu kalian lanjut ngobrol nya , ya . Mommy sama Daddy mau masuk dulu . . ?! "
" Iya , Mom . ?! "
" sweetie , gak boleh ribut , ok . ?! " kata Daddy yang tahu sifat Hana .
" iya Dad . ?! ' kata Hana singkat . Daddy mengacak rambut Hana pelan lalu mengikuti langkah Mommy .
" Hana , kok muka kamu cemberut gitu ?? ada apa ?? " kata Bella .
" Gak ada apa-apa . ?! " jawab Hana datar . Sean tersenyum pada Hana .
" apa senyum-senyum . . gak ada yang lucu disini . . ?! " ketus Hana pada Sean membuat Sean tertawa pelan .
" Hana , kok gitu ngomong nya . . ? kata Bella .
" Hana kenapa , Sean ?? " kata Devan penasaran .
Bukan nya menjawab Sean malah memberikan map yang terletak di depan nya . Devan membuka nya dan membaca nya sejenak .
" Gila . . Ternyata elo benaran nepatin omongan Hana . . . haha . gue salut sama elo . . ?! " kata Devan menutup kembali map itu dan menatap Hana yang semakin cemberut .
" Elo juga , bukan nya belain gue , malah ikutan ngeledek . dasar abang l*knat . . ?! " kata Hana dengan dengan mata berkaca-kaca . Devan seketika menghentikan tawa nya saat melihat mata sang adik sudah berkaca-kaca . Melihat itu , Sean langsung menggeser duduk nya tepat di sebelah Hana dan merangkul nya .
" Hana , maafin kak ya . kakak bukan nya gak belain Hana .Tapi kamu juga harus bisa menghargai pemberian orang terdekat kamu . Sean udah bela-belain beli Golden Mall itu untuk kamu . Jadi kamu harus menghargai usaha nya Sean , ya . . ?!! " bujuk Devan .
" Tapi Hana bukan cewek matre kak . . ?! " kata Hana dengan suara serak .
" Hana , Sean gak pernah menganggap kamu matre . Sean benar-benar tulus memberikan apa yang dia kasih ke kamu sebagai ungkapan rasa sayang dia ke kamu . . Hana kamu harus bisa mengubah pemikiran kamu . Jika kamu selalu berpikir seperti ini , sama saja kamu tidak menghargai niat baik orang lain . kamu akan menyinggung perasaan nya dan Sean akan merasa tidak di hargai sebagai kekasih kamu . Hana , Kakak tahu kamu gadis yang mandiri . Tapi kamu juga harus ingat , kamu sudah dewasa dan suatu saat kamu pasti akan memiliki pasangan hidup . Kakak sebagai laki-laki , tahu apa yang di ingin kan Sean sebagai pasangan kamu nanti , walau pun kamu bisa melakukan apapun dengan sendiri , tapi setidak nya kamu juga harus memiliki sedikit rasa ketergantungan dan membutuhkan bantuan nya , agar dia merasa bahwa diri nya masih di butuhkan . Agar hubungan yang kalian jalin semakin erat . Hana ngerti kan apa yang kakak maksud ??? " kata Devan .
Hana terdiam sejenak mencerna setiap kata-kata yang di ucapkan Devan . Hati nya merasa tercubit setelah menyadari kesalahpahaman di hati nya . Hana mendongakkan wajah nya menatap Sean yang masih merangkul nya . Bisa dia lihat gurat kesenduan di sorot mata Sean yang tajam .
" Sean, maafin aku ya . .aku . aku salah . aku udah buat kamu kecewa dengan sikap aku . maafin aku ya . . ?! " kata Hana merasa bersalah . Sean tersenyum .
" Aku tahu , ini lah sifat asli kamu . Ini lah yang membuat aku tertarik dengan mu . Kamu tampil dan bertingkah apa ada nya . Gak seperti kebanyakan cewek yang memakai topeng untuk memikat laki-laki . Hana , ini bukan sepenuh nya salah mu . Ini juga salah aku yang memaksa kamu dan tidak meminta persetujuan kamu terlebih dulu . Lain kali aku akan meminta pendapat kamu dulu sebelum memberikan sesuatu untuk kamu . .maafin aku ya yang terlalu memaksa . . ?! " kata Sean mengusap pipi Hana . Hana menggeleng .
" Tidak , tidak perlu minta maaf . Wajar jika kita salah paham , kita baru satu hari jadian. jadi belum tahu sifat masing-masing . Jadi ke depan nya , seiring berjalan nya waktu kita bisa saling memahami . . ?! " kata Hana mulai tenang . Sean mengangguk . Devan dan Bella tersenyum melihat nya . .
B
E
R
S
A
M
B
U
N
__ADS_1
H