SAHABAT RASA PELAKOR

SAHABAT RASA PELAKOR
PART 34 Ancaman


__ADS_3

Dengan semangat para tamu berjalan menyusuri jalan yang mereka lalui sebelum nya . Tak ketinggalan Hana , wajah nya tampak cerah , dia berjalan beriringan dengan Bella dan Devan . canda dan tawa menghiasi perjalanan mereka . Tak berapa lama , mereka sudah tiba di dermaga . kapal yang mereka tumpangi kemarin juga sudah siap . Mereka langsung masuk ke kapal . Tak lama kemudian kapal itu mulai berlayar .


Di dalam kapal Sean bergabung dengan Devan yang sedang bersama Hana dan Bella. Sean menatap Hana yang tampak asyik bermain game di ponsel , sesekali dia menimbrung obrolan Devan dan Bella . Sean sedikit mengernyitkan alis nya seraya menatap Hana yang seperti ya tak menggubris kehadiran Sean .


" Yaaah , kalah lagi . udah ah bosen . . . . ?! " keluh Hana membuat Devan dan lain nya menoleh . Hana menyimpan ponsel nya ke dalam tas ransel nya . Hana melirik sekilas pada Sean lalu membuang muka seraya memakai kacamata hitam nya yang dia sangkutkan di leher baju nya . Dia lalu keluar . , pandangan nya lurus menatap laut yang luas , menikmati angin laut yang menerbangkan rambut pirang nya . Sean menatap Hana di luar .


" Dev ,aku perhatiin , sepertinya Hana lagi galau deh . . ?! " kata Bella .


" ternyata kau dengan mudah bisa memahami Hana . Ku rasa kalian akan sangat akur saat menjadi saudara ipar nanti . . ?! " goda Devan membuat Bella merona .


Sean menatap Hana lekat dengan perasaan bersalah .


s


k


I


p


kapal merapat di dermaga , satu persatu penumpang mulai keluar . Hana berjalan dengan santai . Namun tiba-tiba dia merasakan sesuatu yang memaksa keluar dari bagian tubuh nya , cepat-cepat dia menuju toilet . Untung ada ruang toilet yang kosong , Hana bisa bernafas lega setelah menuntaskan panggilan alam nya . Terdengar suara pintu di buka lalu di tutup lagi dengan kasar . Tangan Hana terhenti saat mendengar percakapan di luar .


" he , anak gak berguna . Sudah lama tidak bertemu , seperti nya hidup kamu berubah . . ?! " kata suara wanita dewasa .


" mamah mau apa ? kenapa ngajak aku kesini? " suara yang akrab di telinga Hana .


" Bella ?? " bisik Hana yang masih di dalam toilet. terlintas ide di otak nya , dia mengambil ponsel nya lalu menyalakan kamera perekam , dia membuka sedikit pintu toilet dengan sangat pelan .

__ADS_1


" mau apa ?? aku mau nagih hutang Budi kamu ke saya . ?! "


" hutang Budi ?? "


" yah , kau jangan lupa ya , kau terlahir dari rahim ku , jadi kau berhutang Budi pada ku . Ku dengar perusahaan adik sepupu ku sekarang sudah makmur , Kau sebagai anak harus berbagi dengan orang tua . . ?! "


" maksud mamah ?? "


" Dasar anak bodoh . Kau tahu aku melahirkan kamu dengan susah payah , bahkan struktur tubuh ku juga rusak gara-gara mengandung kamu . Kamu harus ganti rugi . Mulai sekarang kamu harus kasih saya uang . . ?! "


" Tapi mah , Bella masih cari kerja . dan Bella belum punya uang . . ?! "


" benar-benar bodoh , ya minta lah sama orang tua angkat kamu yang kaya raya itu . Kamu itu anak tunggal di rumah Zidan. , gak mungkin kan dia gak kasih kamu uang . . Udah jangan banyak alasan sini yang uang nya .. ?! "


" Tapi mah , aku beneran gak bawa uang . Gini aja gimana kalau kita keluar terus temui ayah sama bunda , mamah bisa minta uang langsung ke mereka . . ?! "


PLAAK .


" kenapa sih mah ?? mamah selalu seperti ini sama Bella ?? Bella anak kandung mamah , tapi kenapa mamah selalu lebih mengutamakan Jesi daripada Bella . Memang apa salah Bella sama mamah ?? " suara Bella terdengar serak .


" Itu karena kamu tidak bisa menjadi seperti Jesi . Lihat Jesi , fisik nya sehat , pintar , cantik dan calon pewaris harta keluarga Aditama . Gak kayak kamu , udah lemah bodoh lagi . . ?! "


" Lalu kenapa mamah minta uang sama Bella ?? kenapa tidak minta sama Jesi aja ?? Bukan kah mamah bilang kalau Jesi itu calon pewaris . . ?? "


PLAAK


" Jangan lancang kamu ya . itu karena kau yang telah merusak tubuh ku . Saya tidak rela , saya sudah mengorbankan tubuh ku untuk mengandung mu tapi kau malah lahir dengan fisik yang lemah . Kalau tahu bakal jadi kayak gini , mending saya gugurkan saja kamu waktu itu . . ?!!! "

__ADS_1


jeddaarr


Tubuh Bella seketika kaku setelah mendengar ucapan penyesalan mamah nya . Dia hanya bisa menatap wajah wanita yang telah melahirkan nya dengan tatapan tak percaya .


" mamah . .


" saya tidak mau tahu ya , kamu harus memberi saya uang tiap bulan . Ingat , jangan coba-coba mengadu pada orang tua angkat mu atau kau akan terima akibat nya . ?!! "


Sukma lalu pergi meninggalkan Bella yang mulai terisak . Hana menyimpan ponsel nya lalu keluar dari toilet . Tampak Bella sedikit terkejut melihat Hana yang baru keluar dari toilet . Dia menatap Hana dengan sorot mata yang sendu. Hana menghampiri Bella dan memeluknya . pecah lah tangis Bella di dalam pelukan Hana .


" Kenapa ??hiks . hiks . . kenapa mereka tetap tidak melepaskan aku ? hiks . . aku . . . hiks . . aku juga ingin bahagia . . huuuu . . ?! Hana mengelus punggung Bella . .


B


E


R


S


A


M


B


U

__ADS_1


N


G


__ADS_2