
Di dalam ruangan Devan , tampak sangat berantakan . pecahan vas bunga tampak berserakan . kertas-kertas bertebaran di mana-mana. bahkan buku-buku yang tersusun di rak tampak berjatuhan .
mata Hana terbelalak melihat pemandangan di depan nya . Bagaimana tidak , Devan dengan sadis nya mencekik seorang gadis yang berpakaian terbuka hingga tubuh gadis itu terangkat. Wajah gadis itu tampak memucat . Namun wajah dan tubuh Devan terlihat memerah .
" kakak
" Devan.
Hana dan Kelvin berlari ke arah Devan .
" Kak, hentikan . . kakak bisa membunuh nya . . ?! " kata Hana panik .
" Dia pantas mati . . ?! " kata Devan serak
" Dev , hentikan . turunkan nona Bianca . kita akan repot jika sampai dia mati di tangan elo . . ??! " bujuk Kelvin
" Jangan salahkan gue . Salahkan saja gadis licik ini . . ?! " kata Devan dengan wajah semakin merah .
grapp
" Kak, lepasin dia Hana mohon . Hana gak mau kakak jadi pembunuh . Kita bisa menghukum nya agar dia kapok . . please . . ?! " kata Hana memeluk Devan dari belakang .
*BRUUKH
uhuuk . . uhuuuk . .uhuuuk* . . .
Devan melepaskan gadis yang bernama Bianca itu dengan kasar . wajah Bianca memerah di sertai batuk . dan tiba-tiba dia tak sadarkan diri. Devan membalik badan nya dan mendorong Hana , membuat Hana tercengang .
" Pergi . . jauhi aku . . pergi . . ?! " kata Devan seraya mundur dengan wajah dan tubuh yang semakin memerah membuat Hana panik .
" Kak , kakak kenapa ?? " kata Hana curiga .
" Pergi . jangan dekati aku . . please. . pergiii . . . ?! " teriak Devan frustasi menjatuhkan semua barang yang ada di meja kerja nya hingga menimbulkan suara yang berisik . Hana menutup telinganya.
" nona , Devan dalam pengaruh obat p*******Ng. . ?! " kata Kelvin setelah memperhatikan keadaan Devan .
" Obat p*******Ng ?? " kata Hana mencerna kejadian itu. Hana menatap Bianca tajam . Dia akhirnya bisa menyimpulkan kalau Devan mencekik Bianca karena semua ini adalah ulah gadis itu .
" Kak .
" Menjauh lah Hana . . Kakak tidak ingin menyakiti mu . . ?!! " kata Devan serak . dia terduduk ke lantai.
Hana tiba-tiba berlari ke arah Devan dan memeluknya erat . membuat Devan semakin memberontak .
" Kelvin buka kamar mandi dan nyalakan shower. . cepat . . ?! " kata Hana . Kelvin tersadar dari kebingungan nya dan langsung melakukan apa yang di perintahkan Hana . Dia menggeser rak buku yang ternyata pintu rahasia. Kelvin masih sempat mendengar Devan berteriak frustasi dan mendorong Hana . Hana menangkup wajah Devan yang sudah seperti kepiting rebus.
" Kak Devan . .dengar Hana kak . . kakak harus tetap sadar ya . sekarang ikuti Hana . . ayo . .?! " Hana mencoba membantu Devan berdiri namun bobot tubuh Devan tiba-tiba menjadi sangat berat . Untung Kelvin keluar dari kamar mandi . mereka lalu mendorong Devan ke dalam kamar mandi . Hana langsung membawa Devan ke bawah shower. wajah Devan yang semula memerah , kini sedikit memudar . Hana dengan setia menemani Devan bermain air (😁) .
" urus perempuan itu . Kelvin . Biar aku yang akan menghukum nya . . ?! " kata Hana dingin .
" Baik nona . . ?! " kata Kelvin langsung keluar .
Hana menatap Devan yang mulai sedikit tenang . dia mengusap kepala Devan yang tertunduk . Perlahan Devan mengangkat wajah nya . Dia menatap wajah Hana yang sedikit pucat .
" Maaf kan kakak. . . ??! " kata Devan serak . Hana menggeleng kan kepala nya .
" Hana ngerti posisi kakak . kakak di jebak oleh gadis itu buka. ? Demi tidak ingin menyentuh dia , kakak terpaksa mencekik dia agar kakak tidak melakukan kesalahan fatal . . benarkan ???? " kata Hana . Devan mengangguk lalu menjatuhkan kepala nya ke pelukan sang adik .
" Entah apa jadinya jika kalian datang terlambat . kakak gak bisa bayangin . mungkin kakak sudah . . .
" Ssstt. . Sudah lah , gak ada usah di bahas . Yang penting sekarang kakak sudah aman . ., apa semua pengaruh obat sudah hilang ?? " kata Hana .
" kakak masih ingin disini . Pergilah , ganti pakaian mu . Kakak gak mau nanti kamu sakit karena kedinginan . . ?! " kata Devan menarik kepala nya dari pelukan Hana .
" Tapi . . .
" Nona , apa semua nya stabil ?? saya membawakan pakaian ganti untuk mu dan untuk Devan . . ?! " kata Kelvin tepat waktu .baru saja dia ingin mengatakan tidak ada baju ganti . Hana tersenyum lega . Hana bangkit lalu mengambil paperbag warna pink yang di berikan Kelvin . Kelvin juga membawakan handuk. Kelvin lalu keluar sedangkan Hana berganti pakaian di ruang toilet yang di sekat dinding . Setelah berganti pakaian , dia kembali memeriksa Devan . Namun Devan masih ingin mendinginkan tubuh nya . Hana terpaksa keluar dari kamar mandi .
Saat masuk ke ruang kerja , Hana melihat beberapa OB sedang membersihkan bekas kekacauan yang terjadi di ruang kerja Devan . Hana hanya tersenyum saat OB itu menundukkan kepala nya sebagai tanda hormat pada nya .
" Bisakah salah satu dari kalian membuatkan saya minuman hangat ?? " pinta Hana .
" Baik nona , saya akan membuat nya untuk nona . ?! "
" Terima kasih . . ?! " kata Hana mematikan AC karena dia merasa kedinginan.
Tak berapa lama OB itu kembali dengan membawa dua gelas wedang jahe dan sepiring camilan . Bertepatan dengan Devan yang sudah keluar dengan wajah sedikit pucat. Hana menyambut Devan dengan tersenyum .
" Kakak udah baikan ?? "
" Jauh lebih baik . . ?! " kata Devan duduk disebelah Hana .
" di minum wedang nya . Biar gak masuk angin . . ?! " kata Hana meletakkan cangkir di depan Devan . Mereka berbincang sambil memperhatikan OB yang sedang bekerja .
" Apa rencana mu sudah di laksanakan ?? " kata Devan menatap adik nya .
" Sudah , semua barang-barang ku sudah ku berikan pada penghuni kos yang membutuhkan nya . . ?! " jawab Hana ringan .
" Apa kau masih mengingat laki-laki itu ?? " pancing Devan .Hana terdiam menatap para OB yang bekerja . Tampak dia menghela nafas .
__ADS_1
" Jujur aku masih mengingat nya kak . 3 tahun bukan lah waktu yang singkat . Bahkan setiap hari kami bertemu dan merajut kenangan yang indah. Aku tidak pernah menyangka jika hubungan kami akan berakhir seperti ini . . ?! " kata Hana sendu .
" Kakak mengerti , cobalah untuk melupakan nya secara perlahan. seiring berjalan nya waktu kenangan-kenangan itu akan hilang terkikis sedikit demi sedikit . . ?! " kata Devan . Hana mengangguk .
" Tuan pekerjaan kami telah selesai . kami permisi . . ?! " kata salah satu OB .
" Tunggu . . ini untuk kalian . Anggap saja uang ganti makan siang kalian. . ?! " kata Hana menyodorkan dua lembaran merah .
" Tapi nona . sudah tugas kami membersihkan semua nya. . Bahkan kami di gaji . . ?! "
" Saya tahu . Tapi saya tidak menerima penolakan . . ?! " kata Hana
" Baik lah . terima kasih nona , tuan . Kami permisi . . ?! "
OB itu pun keluar . Tak lama Kelvin datang dengan membawa makan siang untuk Hana dan Kelvin .
" Jam makan siang sudah habis Vin . .!!! Kata Devan .
" Tidak apa-apa . saya tahu Anda pasti lapar karena bermain air tadi bukan ??? " goda Kelvin di sambut tawa pelan dari Hana . Hana dan Devan makan dengan lahap . Kelvin benar bermain air cukup lama membuat perut terasa lapar .
_________
Hari ini Hana masuk kerja seperti biasa . Dengan menguatkan hati nya , dia berusaha agar tidak terpengaruh oleh sikap Mayang yang selalu memprovokasi nya .
Seperti pagi ini . motor Hana masuk ke mobil berbarengan dengan Arya dan Mayang turun dari mobil. Dengan sengaja Mayang memeluk lengan Arya di depan Hana . Namun Arya menepis pelan pelukan Mayang.
" May , tolong jaga sikap , ini di hotel . Sebaiknya kamu bersikap profesional jika sedang bekerja. . ?! " kata Arya sedikit risih .
" Iiih masak peluk tangan aja gak boleh sih. Bentar lagi kan kita nikah . . ?! " kata Mayang cemberut. Arya melirik Hana , namun seperti nya Hana sedikit pun tak menggubris kehadiran sepasang pengkhianat itu .
Beberapa karyawan yang kebetulan masih di parkiran , menatap bingung dengan situasi yang tidak biasa itu . Biasa nya mereka akan melihat keromantisan Arya dan Hana sebelum masuk ke hotel. Tapi di pikiran mereka timbul tanda tanya yang besar . Apa yang terjadi di antara mereka bertiga ??
Setelah menyimpan helm nya , Hana langsung berjalan menuju pintu utama dan langsung menuju ruang ganti.
" Hana , sini . . ?! " kata Juli saat melihat Hana keluar dari kamar ganti.
" Ada apa ?? " kata Hana dengan sikap seperti biasa nya .
" Jiwa kepo kita meronta-ronta nih . Tadi temen-temen lihat kamu sama pak Arya diem-dieman , terus mereka juga lihat Mayang mesra banget sama Arya . Sebenar nya apa yang terjadi .?? "
" Ooowh . . itu . . . kita udah gak ada hubungan apa-apa lagi . . Kalau kalian tertarik sama manager , silahkan kalian kejar . . ?! " kata Hana enteng .
" WHAT'S ???????? " teriak Juli dkk kencang hingga membuat Hana menutup telinga nya .
" Serius elo ?? "
" Padahal kan kalian pasangan yang romantis paling terkenal di hotel ini . .?! "
" Gimana cerita nya kalian bisa pisah ?? "
pertanyaan Yang bertubi-tubi membuat Hana mendengus . membuat Juli dkk terdiam .
" Baiklah , gue akan jawab intinya saja , ok . . . . .gue sama Arya udah gak ada hubungan apa-apa lagi . gue sama Arya udah gak bisa bersama lagi . Jadi simpan pertanyaan kalian yang lain . bye . . ?! " kata Hana langsung pergi.
Juli dkk terdiam mencerna penjelasan singkat dari Hana . mereka saling pandang .
" guys , menurut kalian gimana ?? apa penyebab Arya sama Hana bubaran ?? " kata Juli
" Hhmmm , kalo di lihat situasi nya di parkiran tadi . Kalau menurut gue mereka putus gara-gara Mayang deh . . ?! "
" haa , serius elo ??
" Iya soal nya tadi aku sempet lihat Mayang meluk lengan pak Arya kayak sengaja banget mau bikin Hana cemburu gitu . . . ?! "
" Wah parah ... masa pacar sahabat sendiri di embat. .?! " kata Juli geram.
" Iya bener , . masa teman makan teman . . jahat banget ya. . . ?! "
obrolan Juli dkk terhenti saat Mayang masuk ke ruang ganti . mereka melihat Mayang dengan tatapan sinis .
" Lagi ngobrolin apa sih ,?? seru banget kayak nya . . ??! " kata Mayang
" kita lagi bahas orang yang gak punya perasaan . . ?! " kata Juli ketus .
" Oh ya ?? kata Mayang
" Iya , masa pacar sahabat sendiri di tikung , jahat banget kan . . ?! " kata Juli sengaja .
Seketika wajah Mayang memerah . Dia menatap rekan kerja nya dengan tajam .
" Siapa yang kalian maksud ?? " kata Mayang merasa tersindir.
" Teman nya icah . . kok kamu kayak nya tersinggung may ?? ada masalah apa ?? " kata Juli .
" Gak , gue gak tersinggung . lagian kenapa gue harus tersinggung . . ?! " kata Mayang berusaha tenang .
" Secara tadi gue lihat elo mesra banget sama pak manager , padahal kan Hana ada di depan kalian . .itu kamu yang ngambil pak Arya atau Hana yang ngasih pak Arya sama kamu ? hmmm biar gue tebak . Pasti elo yang ngerebut pak Arya dari Hana kan ?? gak mungkin Hana bakal nyerahin pak Arya sama kamu . . ?! " kata Juli tepat sasaran . wajah Mayang kembali memerah .
" Hee , jadi orang itu gak kepo sama urusan orang lain . Urus aja diri sendiri . . ??! " kata Mayang langsung keluar .
__ADS_1
" Seperti nya benar deh kalau Mayang yang merusak hubungan pak Arya sama Hana . Duuh kasihan banget Hana . . ?! " kata Icah melow.
" eeh udahan dulu ngerumpi nya . yuk kita kerja . . ?! " kata Juli . mereka pun keluar dari ruang ganti .
Sementara itu Mayang berjalan menuju ruang Arya dengan menggerutu. Tanpa mengetuk pintu Mayang langsung masuk , membuat Arya tak senang .
" Ar , tolong aku . Hana jahat , karena fitnah Hana semua karyawan menjauhi dan mengucilkan aku . . ?! " rengek Mayang membuat Arya jengah .
" May , bisa gak sih kamu itu sopan dikit . Masuk gak ketuk pintu . Datang-datang ngadu . Bisa gak sih kamu hargai aku . . ?! " bentak Arya .
" Arya , kamu tega sih bentak aku ?? mestinya kamu belain aku bukan marahin aku . . hiks hiks . .sepertinya papah kamu gak sayang sama kita nak . . hiks hiks . .?! " kata Mayang mulai ber-drama mengelus perut nya . Arya menatap Mayang dengan menyesal.
" May ,bukan gitu maksud aku. Ini di kantor , semestinya kamu bersikap profesional untuk menghargai aku sebagai atasan kamu . Udah jangan nangis ya . nanti terjadi sesuatu sama anak kita . Nanti aku akan cari Hana untuk bicara . udah ya. . ?! " kata Arya memeluk Mayang . Dalam pelukkan Arya , Mayang tersenyum puas karena merasa telah menaklukan Arya.
" pokok nya aku gak mau tahu , 3 hari lagi kamu harus nikahin aku .aku gak mau nanti orang tahu kalau aku hamil sebelum nikah . . ?! "
" Ok . Nanti aku atur lagi . . sekarang kamu lanjut kerja ya , jangan kerjain yang berat-berat. ?! " Mayang mengangguk.
Tanpa mereka sadari , percakapan Arya dan Mayang di dengar oleh seseorang yang berdiri di balik pintu yang sedikit terbuka . Bahkan dia sempat merekam nya .
" Jadi benar , Mayang yang udah ngerusak hubungan Arya dan Hana . benar-benar sahabat gak ada akhlak . . ??! " gerutu Juli . Dia buru-buru pergi dari tempat nya saat mendengar suara langkah mendekat ke pintu . ***
Tak terasa 3 hari berlalu , hari ini adalah hari bahagia untuk Arya dan Mayang . Pesta pernikahan yang mewah sesuai permintaan Mayang . pesta itu di adakan secara outdoor . Semua karyawan hotel di undang tanpa terkecuali . Banyak karyawan yang simpati dengan hana , ada pula yang julid . Tak ketinggalan pula Devan selaku bos di hotel , turut hadir untuk menghargai Arya selaku pejabat di hotel nya . Sekaligus dia ingin menjaga adik nya yang siapa tahu butuh bantuan nya .
" Sabar ya Han , semoga elo dapat pengganti yang lebih baik dari Arya. . ?! " hibur Juli .
Hana tak menanggapi celotehan rekan nya . Dia berjalan menuju meja , meraih minuman segar berperisa stroberi , warna merah minuman itu tampak segar . Dia berjalan menuju kedua mempelai . Arya yang melihat Hana mendekat , langsung waspada . Dia sangat mengetahui sikap tenang di wajah Hana , namun bergelombang di hati nya . Para tamu yang mengetahui hubungan mereka bertiga , memperhatikan interaksi mereka dan menunggu , siapa tahu ada pertunjukan .
" Semoga kalian bahagia dengan cinta suci kalian , sesuci dekorasi pesta kalian yang bernuansa putih ini . . ?! " kata Hana santai .
Arya menatap Hana yang tampil beda hari ini . Hana yang biasa nya selalu memakai kaos oblong dan celana jeans , hari ini dia memakai dress selutut yang mengembang ke bawah beserta sepatu high heels berwarna hitam . Tak lupa make up yang natural menambah kesan manis gadis tomboy itu .
" Hana , maafkan kami . ?! " kata Mayang dengan wajah polos nya .
" Mau bersulang ?? " tawar Hana mengangkat gelas nya .
" Bersulang , . ?! " kata Arya
Ting
Kedua gelas berdenting . Arya meminum minuman nya sambil menatap Hana yang menyesap minuman nya . Namun dengan gerakan cepat , tiba-tiba . . .
" Aaaaakh . . . !!! "
Mayang menjerit saat air berwarna merah itu mengenai wajah dan rambut nya . Begitu juga dengan Arya , sebagian wajah dan baju nya ikut terkena air yang di siramkan oleh Hana . Para tamu terkejut melihat nya . Mayang mematung menyaksikan apa yang terjadi . Dia merasa Dejavu dengan kejadian yang baru saja dia alami .
" Hanaaa . . .!!! Jerit Mayang tersadar
" Itu sebagai tanda pemberian warna untuk kehidupan kalian . Anggap saja sebagai kado dari ku . . ?! " kata Hana menjatuhkan gelas kosong di tangan nya kelantai hingga jatuh berkeping-keping . Lalu dia pergi dengan santai .
" Hana , maafkan aku . . ?! "
Arya menatap kepergian Hana dengan berat hati. Dia merasakan ada sesuatu yang hilang setelah kepergian Hana . Yah , Arya mengakui kalau dia masih mencintai gadis bar-bar nya itu .
" Maaf kan atas apa yang terjadi barusan . Itu hanya kesalahpahaman . . Mari silahkan lanjutkan pesta nya . . ?! " kata Arya . para tamu undangan memaklumi nya dan melanjutkan acara .
Diam-diam Devan pergi dari pesta menyusul Hana. Dia takut Hana kembali drop . Dan benar saja Devan melihat Hana bersandar di mobil nya dengan bahu yang bergetar .
" Hana . . ,?! " panggil Devan .
" Kakak . .hiks hik hiks . . aku . . aku gak sanggup melihat mereka kak . . hiks .hiks . . Kenapa . . hiks kenapa semua ini harus terjadi . . hiks hiks hiks . . ?! "
Sakit . Devan merasa hatinya sakit saat melihat adik kesayangan nya kembali terpuruk . Devan memeluk Hana erat tanpa menghiraukan pandangan orang di sekitar nya .
" Hana . . apa perlu kakak bunuh mereka agar sakit hati mu terbalaskan ?? sekalian kakak bawakan kepala dan jantung mereka di hadapan kamu ??? " kata Devan geram . Hana menggeleng .
" Pulang . . ?! " kata Hana pelan .
Devan membukakan pintu untuk Hana . setelah itu dia duduk di bangku sopir .mobil sport kuning itu melaju meninggalkan parkiran hotel. .
B
E
R
S
A
M
B
U
N
G
__ADS_1