
" Jadi ini semua sudah di rencanakan . . seperti nya kita kecolongan lagi . . ! " kata Anton yang sudah bergabung dengan Devan .
" apa kau sudah mengetahui siapa orang nya . . ? " kata Devan .
" Bos tenang saja , dia sudah dalam pengawasan kami . .! " kata Radit .
" Bos , aku rasa kita bisa memantau rencana lawan dari penyusup itu . .! " kata Anton .
" Kalian lakukan yang menurut kalian itu yang terbaik . . Dan satu lagi perketat keamanan Hana dan mommy . Aku tidak mau keluarga ku sampai celaka lagi . . ! " kata Devan geram .
" Baik bos . .! "
" Ngomong-ngomong dimana nona muda . . ? aku melihat motor nya di depan tadi . ! " tanya Anton tampak semangat . Belum sempat ada yang menjawab terdengar suara pintu di buka .
ceklek . .
" Hay . . ! " sapa Hana tersenyum lebar . Mata nya melotot kegirangan saat melihat Anton dan Roky yang langsung berdiri saat melihat Hana masuk .
" Kak Anton , ,kak Roky . . !!! " teriak Hana berlari . Mereka bergantian memeluk Hana membuat Sean berjalan cepat dan menarik Hana ke pelukkan nya .
" Sean , kamu kenapa sih . . . ! " kata Hana kaget .
" Kamu gak boleh bersentuhan dengan pria lain . kamu kekasih ku . . ! " kata Sean sengit .
" Kak Devan aja gak marah aku peluk anak buah nya . . kak Devan tolong lah adik mu ini. . . . !! " kata Hana memelas , Devan menatap Sean dan Hana datar .
" Tangan elo kenapa Sean ?? " kata Devan .
" Biasa , , gara-gara salah paham tentang Leo tadi , , jadi terluka . . ! " kata Hana malas . Tatapan nya tertuju pada tangan Roky yang di balut perban . Dengan gerakan pelan Roky menyembunyikan tangan nya ke belakang .
" Baiklah , semua nya saya serahkan pada mu , Anton . . ! " kata Devan .
" Baik bos . . ! " kata Anton .
" Ayo , kita pulang . .! " ajak Devan bangkit dari kursi nya .
Hana dan yang lain nya mengikuti langkah Devan menuju motor di luar . Beberapa anak buah Devan mengantar bos nya ke depan dengan beberapa anggota lain nya.
" Sean , kamu ikut kak Devan atau dan kak Sam aja ya . Tangan kamu kan terluka , gimana kamu bisa mengemudikan motor. . ?? " kata Hana .
" Gak , aku masih sanggup kok . Ini cuma luka kecil . ! " kata Sean .
" Tapi Sean , ,
" No , Nana . . . ! " jawab Sean tegas . Hana menatap Sean lekat dan mendekati nya .
" Sayang , , memang sekarang luka nya masih kecil . Tapi kalau kamu gerakin terus , bisa-bisa nanti luka nya tambah parah . Nurut ya . . kamu bonceng sama kak Devan , ok . . ! " bujuk Hana dengan lembut , membuat Sean tersenyum manis .
" baiklah , tapi kamu hati-hati ya . . ! " kata Sean mengusap rambut Hana lembut.
" Hmm . . ! " jawab Hana dengan tersenyum dan mengangguk . Devan terkekeh melihat Sean yang begitu patuh pada Hana .
" Begitu lah kalau pawang nya sudah beraksi . . ! " bisik Sam membuat Devan semakin terkekeh .
Hana naik ke motor nya sedangkan Sean langsung naik ke belakang Devan . Ketiga motor itu melaju dengan kecepatan maksimal . Mereka saling menyalip dan mengejar , hingga tanpa terasa mereka kini tiba di pusat kota .
" Kak , kita makan dulu yuk , ,laper nih . . ! " Hana sedikit berteriak . Sean memberi kode untuk berbelok ke kiri , tepat di depan sebuah restoran mahal . Tiga motor itu terparkir berjajar .
" Ayo masuk . . ! " kata Sean menarik tangan Hana . Devan dan Sam mengikuti langkah Sean .
" Bawakan menu terenak dan termahal ke ruang VIP ku untuk empat porsi . ! " kata Sean dengan wajah datar pada resepsionis.
" Baik tuan . . ! " jawab resepsionis itu menatap Hana dengan sedikit tajam . Sean membawa mereka ke ruang VIP yang biasa dia tempati .
" Sean , apa ini restoran kamu ?? " tanya Hana , Sean mengangguk sambil menyelipkan rambut Hana ke telinga nya .
__ADS_1
" Makanan nya enak-enak kan. . . ?? " kata Sam antusias .
" Kau akan tahu nanti . ! " jawab Sean .
" Ssh , , aku ke toilet dulu ya. . ! " kata Hana langsung bangkit .
Hana bertanya pada seorang pelayan kemana arah toilet . Dia langsung berjalan cepat saat pelayan itu memberitahu arah toilet . Buru-buru Hana masuk ke salah satu toilet kosong dan segera menuntaskan panggilan alam nya . Setelah selesai Hana merapikan pakaian nya dan mengulurkan tangan nya hendak membuka pintu , Tapi ternyata pintu itu di kunci dari luar , berkali-kali Hana menarik pintu itu tapi tetap tidak bisa di buka .
" Heeey , ,siapa saja yang ada di luar , tolong bukain pintu . . wooy siapa saja yang dengar suara ku , tik Ng bukain pintu . . !! "
duuk
duuk
duuk
Hana menggedor pintu dengan keras , sampai tangan nya memerah . Tapi suasana di sekitar toilet terdengar sunyi .
Di sisi lain , Sean terus melirik pintu menunggu Hana kembali , Sudah hampir setengah jam tapi tidak ada tanda-tanda Hana akan muncul .
" Kak , kok Hana gak balik-balik . . ? apa dia ketiduran di toilet ya . . ?? " kata Sam pada Devan .
tuuk
" Aaw , , sakit kak . . !! " kata Sam mengusap kening nya yang di jitak oleh Devan .
" Hana gak sama kayak elo , yang sering ketiduran di toilet . . !! " kata Devan .
" Lebih baik gue susul Nana , . ! " kata Sean bangkit .
Sean berjalan keluar dari ruang VIP , Dia mengedarkan pandangan ke sekitar nya . Tapi dia tak melihat Hana , saat akan melangkahkan kaki nya , seorang pelayan menghampiri Sean .
" Selamat siang , bos . Ada yang bisa saya bantu . . ? "
" Apa kau melihat gadis yang bersama ku tadi. . ? " tanya Sean .
" Benar , , ! " jawab Sean
" Tadi dia pergi ke toilet sana , bos . . ! " kata pelayan itu menunjuk satu arah .
Tanpa menjawab Sean langsung berjalan dengan cepat menuju arah yang pelayan tunjukkan tadi . Dari kejauhan Sean melihat sebuah papan peringatan kalau toilet rusak , hingga beberapa pengunjung mengambil arah lain untuk menuju toilet yang lain . Tapi samar-samar Sean mendengar suara gedoran yang berasal dari toilet . Sean sedikit berlari mendekati sumber suara itu . semakin dekat Sean bisa mendengar suara seseorang dengan jelas .
" woooy , , ada yang dengar suara gue gak sih . . ?? " terdengar suara dari balik pintu .
" Nana , , apa itu kamu . . ?? " kata Sean
" Sean , , bukain pintu Sean , , !! "
Sean melihat kalau pintu toilet di kunci dengan gembok , dia mencoba membuka nya tapi tidak bisa . Dia lalu menarik pistol dari balik baju nya .
" Nana , kamu menjauh dari pintu . . ! " kata Sean .
" Sudah . . ! " jawab Hana .
door
Dengan sekali tembak gembok itu rusak , tapi letupan pistol itu mengundang perhatian beberapa pengunjung yang kebetulan antri di toilet . Sean dengan cepat mendorong pintu itu .
" Nana , ,
" Sean . .
Sean memeluk Hana yang tampak berkeringat , Dia mencium puncak kepala Hana bertubi-tubi .
" Aku gak apa-apa , sayang . . ! " kata Hana yang bisa merasakan kekhawatiran Sean . Sean melerai pelukkan nya .
__ADS_1
" Katakan siapa yang sudah berani mengurung kamu di toilet . . !! " kata Sean menangkup wajah Hana .
" Aku gak tahu , ,saat aku mau keluar dari bilik toilet , ternyata pintu nya terkunci , lalu aku memanjat keluar , tapi saat aku mau membuka pintu toilet , ternyata juga di kunci . Aku udah teriak-teriak sampe gedor-gedor pintu kayak orang gila , tapi heran gak ada yang dengar . . nih lihat . . ! " kata Hana menunjukkan tangan nya yang memerah . Sean terlihat sangat marah saat melihat tangan sang kekasih yang memerah .
" Ayo kita kembali. , ! " ajak Sean menarik tangan Hana lembut .
Sesampai nya di ruang VIP , Sean mendudukkan Hana dengan pelan , Dia lalu duduk di sebelah Hana dan menelpon seseorang .
" Ngapain aja sih dek kamu di toilet . . ? " kata Sam
" Aku di kurung dari luar Kak . . ! " kata Hana meminum just Oren nya hingga habis .
" Halo , , , periksa rekaman CCTV di lorong toilet .Aku ingin melihat siapa yang sudah berani mengganggu gadis ku . . ! "
Sean menyimpan kembali ponsel nya lalu memandang Hana yang tampak lahap menyantap makan siang nya . Dia tersenyum lalu menyeka saos yang tersisa di sudut bibir nya . Hana tersenyum lalu melanjutkan makan nya. Tak lama terdengar kembali ponsel Sean berdering .
" Halo . . . . . Baiklah amankan dia. . ! " kata Sean .
" Ada apa . . ? " kata Devan .
" Dari rekaman CCTV terlihat salah satu karyawan restoran mengikuti Hana dari belakang lalu mengurung Hana di dalam toilet . . Seperti nya dia sudah bosan hidup . . ! " kata Sean sinis
" Kamu jangan asal menjatuhkan hukuman , kamu interogasi dulu apa alasan dia mengurung Hana di toilet . Ingat Hana paling tidak suka jika seseorang bertindak gegabah dalam memutuskan suatu hal . . ! " kata Sam masih asyik mengunyah stik nya .
" Thanks . . ! " kata Sean .
Setelah menyelesaikan makan siang mereka . Sean membawa mereka ke sebuah ruangan yang mirip gudang . Di sana sudah hadir dua orang laki-laki dan satu perempuan yang dalam keadaan terikat.
" Bos , , tolong saya bos. .mereka memperlakukan saya dengan sangat kasar . . huhuuu. . . ! Ratap wanita itu. Sean masuk dengan diam , dia menatap perempuan itu dengan tajam .
" Ini kan karyawan yang bertugas di meja resepsionis kan . . ?? " kata Hana menatap perempuan itu . Perempuan itu menatap Hana dengan tajam .
" kenapa kamu mengurung Nana ku di toilet . . beri alasan yang jelas atau kau tidak akan melihat matahari lagi besok . . ;! " kata Sean tajam .
" Saya , , saya . Bos saya melakukan ini demi bos . Dia bukan gadis baik-baik dia mendekati bos hanya untuk morotin bos . . . ! ' kata resepsionis itu.
" what . . ?? " kata Sam
" Katakan siapa yang menyuruh mu ?? " kata Sean .
" Bos . .
" KATAKAN . . . !! " bentak Sean
" Sa , ,saya tidak tahu siapa nama nya , bos , tapi saya sempat mendengar kalau teman nya memanggil nya dengan panggilan " Jes ". . . ! "
" Jes . . ?? apa itu Jesi . . ?? " kata Hana . . . .
B
E
R
S
A
M
B
U
N
__ADS_1
G