SAHABAT RASA PELAKOR

SAHABAT RASA PELAKOR
PART 85 Bertemu mantan


__ADS_3

Arya saat ini sedang menemani ibunya berbelanja di mall . Semenjak Arya membantu ayah nya di tambak , usaha tambak mereka semakin maju pesat . Dengan belajar dari pengalaman , dengan mudah Arya memanipulasi kenalan nya untuk bekerja sama . Sekarang ayah Arya menjadi suplayer banyak restoran dan rumah makan yang memakai ikan dan udang sebagai menu mereka .


Karena usaha mereka semakin maju , kehidupan mereka pun semakin makmur . Bu Marya kini kembali bersinar , setiap akhir pekan dia akan meminta di temani oleh Arya untuk berbelanja , baik belanja bulanan juga belanja kebutuhan pribadi nya . Arya pun kini kembali terlihat lebih terawat . Walau kadang masih mengenang kebersamaan nya dengan Hana , tapi kini dia sudah bisa merelakan nya . Bahkan dia juga berniat untuk bicara baik-baik dan meminta maaf pada Hana jika mereka di pertemukan . Harapan nya pun semakin besar saat mereka memasuki golden mall . Bu Marya tampak antusias melirik setiap gerai yang memajang dagangan mereka .


" Bu , mau belanja bulanan dulu apa belanja kebutuhan lain nya . . ? " tanya Arya .


" Mending kita belanja kebutuhan lain dulu deh . Belanja bulanan nya nanti aja . . ayo kita kesana , ibu mau beli gamis model terbaru . . ayo cepat . . ! " kata Bu Marya berjalan cepat menuju sebuah butik . Arya mengikuti langkah ibu nya dengan tersenyum . Dia begitu bahagia melihat ibu nya terlihat bahagia . Arya hanya memperhatikan ibu nya yang asyik memilih baju dari luar . Setelah cukup lama memilih , Bu Marya memanggil Arya . Setelah membayar belanjaan nya mereka kembali melanjutkan kegiatan mereka . Saat melintasi sebuah counter handphone yang cukup besar , Arya teringat dengan ponsel nya yang sedikit error' . Dia lalu berniat membeli ponsel baru tanpa berniat melepas ponsel lama nya. Karena di dalam memory ponsel itu ada banyak foto kenangan nya bersama Hana .


" setelah ini kita kemana , Bu. ? "


" Gimana kalau kita langsung ke lantai dua aja . Ibu mau nyari kebutuhan bulanan . . ! "


" Ya udah , ayo. . ! " Mereka lalu menaiki lift menuju lantai dua .


* * *


" iya sayang . . setelah aku beli buah aku langsung pulang . . . see you . . !! " Hana menyimpan ponsel nya ke tas kecil nya. Setelah sampai di lantai dua dia langsung menuju gerai yang menjual berbagai macam buah , ada buah-buahan lokal dan buah import .


" selamat datang , silahkan kakak mau ambil keranjang atau troli . . ? " Sapa seorang pramuniaga cowok .


" Troli aja . . makasih . . ! "


" sama-sama kakak . . ! " kata pramuniaga itu tersenyum .


Hana mendorong troli dengan santai . Dia mengambil buah-buahan yang dia inginkan . Dia sengaja mengambil buah-buahan cukup banyak untuk stok di rumah , dia juga mengambil beberapa macam sayuran segar . Setelah itu dia mendekati rak yang berisi berbagai macam camilan dengan varian rasa . Tangan Hana dengan lincah meraih berbagai camilan dan langsung melempar nya ke dalam troli .


Dug


troli Hana menabrak seseorang di depan nya . sontak Hana menoleh ke depan . Hana menatap cowok didepan nya yang tertabrak oleh troli nya .


" Maaf , gak sengaja . . ! " kata Hana datar .


" Gak apa-apa . . . Hana . ?? " kata Arya yang ternyata tertabrak oleh troli Hana dengan sedikit terkejut . Arya menatap Hana dari bawah ke atas .


" Kamu beneran Hana kan . . ? " kata Arya terlihat ragu .


" Ya ini gue , kenapa . . ? " kata Hana tetap datar .


" Astaga , kamu sekarang udah berubah . Aku tadi pangling banget , sumpah . . ! " kata Arya tertawa kecil , hati nya berkecamuk setelah melihat perubahan Hana , yang dulu selalu berpenampilan urakan dan tomboy , kini terlihat anggun dan manis dengan pakaian feminim dan berkelas . Hati Arya kembali berdegup kencang saat tatapan mata mereka bertemu .


" boleh gue lewat . . ? " kata Hana cuek . tanpa menjawab Arya menggeser posisi nya , Hana mendorong troli nya dengan santai . Arya sempat melirik isi troli Hana dan tersenyum lucu .


" Ternyata kebiasaan ngemil nya gak hilang . ! " batin Arya .


Lamunan Arya buyar setelah jarak antara dua dan Hana sudah cukup jauh . Dia meraih beberapa coklat batangan , bola-bola coklat , serta roti isi coklat-keju .


" Hana , tunggu . . ! " teriak Arya seraya berlari mengejar Hana yang tampak berhenti dan menoleh ke arah nya dengan memeluk belanjaan yang dia ambil tadi .


" Ada apa . . ? " kata Hana tanpa ekspresi setelah Arya berdiri dengan jarak yang cukup dekat .


" Hana , boleh kita bicara . . ? " kata Arya penuh harap .


" Masalah apa . . ? " kata Hana penuh selidik.


" Hana , kalau boleh sebaik nya kita ngobrol di cafe aja . . Ini penting . . . aku janji gak akan lama . . ! " kata Arya sendu . Hana melirik jam di tangan nya .

__ADS_1


" Ok , , tapi tunggu gue selesai belanja . . ! " kata Hana .


" Baiklah . aku tunggu di kasir , ya . . ! " kata Arya sumringah . Hana melanjutkan kegiatan nya dan Arya langsung beranjak .


Setelah merasa cukup , Hana mendorong troli nya menuju meja kasir . untung nya antrian tidak terlalu panjang . Dengan sabar Hana menunggu giliran nya , tanpa dia sadari dua pasang mata memperhatikan nya dari .


" Itu beneran Hana , Arya . . ? " kata Bu Marya sedikit kaget .


" Iya Bu . .itu beneran Hana . . Arya sudah janjian sama Hana untuk bicara di cafe , jadi gak apa-apa kan ibu pulang duluan . . ? "


" Ya sudah dah deh . eh ,tapi emang kamu mau ngomong apa sama Hana . .mau ngajak balikan ya . . ? kalau kamu mau balikan sama Hana , ibu setuju-setuju aja , Ar . sekarang Hana banyak berubah , ibu suka dengan penampilan nya sekarang . . ! " kata Bu Marya antusias .


" Jangan terlalu berharap , Bu . Arya cuma mau minta maaf atas apa yang telah Arya perbuat dulu . Arya ingin lebih tenang menjalani kehidupan Arya ke depan nya . Tapi kalau memang kami tetap berjodoh , pasti ada saja jalan yang akan menyatukan kami . . ! " kata Arya sedikit berharap .


" Semoga aja , ya . . ! " kata Bu marya .


Hana maju untuk menghitung belanjaan nya . Setelah semua di hitung , Hana memberikan kartu kredit nya . Setelah kartu kredit nya di kembalikan , Hana mengangkat kantong belanjaan nya yang cukup banyak . Arya buru-buru menghampiri Hana .


" Hana , boleh aku bantu . ? " tawar Arya .


" Gak udah makasih . . aku bisa sendiri . . ! " kata Hana tetap datar . Arya tak memaksa karena Arya tahu sifat Hana .


" Hana . kenapa gak suruh Arya aja yang bawa barang-barang kamu , kan berat . . ! " kata Bu Marya ramah . Hana sedikit curiga dengan sikap ibu nya Arya yang biasa selalu mencari masalah dengan nya , kini terlihat ramah .


" Gak apa-apa , Tante . . ! " kata Hana .


" Ya udah , ayo barengan aja . . ! " kata Bu Marya . Tanpa menjawab Hana melangkah terlebih dahulu .


Saat menuruni lift , Hana sedikit kesusahan karena pengguna lift cukup banyak hingga mereka harus berdesakan . Di tambah beberapa kantong besar di tangan nya harus tergencet hingga tubuh mungil nya tenggelam oleh desakan orang . Setelah cukup lama berdesakan akhir nya mereka turun di lantai bawah . Hana bernafas lega , baru saja dia akan melangkah seorang cowok menghampiri nya dengan gagah .


" kak Damar , kok kamu ada di sini ? nganter mommy , ya . . ? " kata Hana .


" Tidak nona , saya di utus nyonya untuk menjemput nona , sini nona biarkan saya yang bawa . ! " kata Damar langsung mengambil kantong di tangan Hana.


" Hhh , , lega rasa nya . Kau tahu tangan ku rasa nya mau putus saat di lift tadi karena berdesakan . Untung saja semua jajanan masih utuh . Kalau sampai mereka meremukkan jajanan ku tadi , aku pasti akan meremukkan tangan mereka . . ! " kata Hana dengan mengembangkan pipi nya . Tapi bukan nya takut Damar justru tertawa lucu melihat ekspresi Hana .


" Kok ketawa . . ? Ada yang lucu. . ? " kata Hana bingung .


" Gak , , gak apa-apa nona . Saya hanya merasa heran saja . Saat marah saja nona terlihat imut apalagi kalau memang benar-benar bersifat manja ..? " kata Damar gamblang . Damar berani berbicara seperti itu , karena Hana juga dekat dengan nya . Seperti kedekatan nya dengan Justin, Roky dan Anton .


" haiss , , kak Damar bisa aja , mau lihat aku kalau lagi manja . . ?? " goda Hana dengan sikap centil , mata nya berkedip-kedip dengan cepat membuat nya semakin lucu hingga Damar tak bisa menahan tawa nya .


" Hana , jadikan dengan janji kita tadi . . ? " kata Arya yang tiba-tiba datang . Damar dan Hana langsung menoleh .


" Tentu saja . . . kak Damar , tolong bawa jajanan ku ke mobil , ya . Aku mau ke kafe di sana sebentar . . ! " kata Hana kembali dengan wajah datar nya .


" baik nona .Apa perlu saya temani . . ? " kata Damar kembali dengan mode serius nya .


" Gak perlu .cuma sebentar kok . .! " kata Hana .


" Baiklah . ! " kata Damar .


Hana dan Arya lalu berjalan beriringan menuju kafe yang di katakan Arya tadi . Sedangkan Damar setelah menyimpan belanjaan Hana di bagasi mobil , diam-diam dia mengikuti arah pergi nya Hana dan Arya .


Hana dan Arya memilih meja di dekat dinding kaca . Segelas jus melon dan capuccino menemani obrolan mereka di temani dengan sepotong cheesecake dan fried fries .

__ADS_1


" silahkan apa yang ingin elo bicarakan ..? " kata Hana to the point .


Arya tampak menghela nafas , dia menyadari seperti nya Hana masih belum bisa memaafkan nya . Terbukti dari sikap dingin yang dia tujukan pada nya .


" Hana , Aku mau minta maaf atas apa yang telah aku lakukan dulu hingga aku menyakiti mu . Aku benar-benar bodoh waktu itu , entah kenapa aku dengan mudah nya terpengaruh dan tergoda oleh . . .


" Stop . .jika hanya itu yang ingin di bicarakan , aku rasa itu tidak perlu . Arya , gue harap elo gak usah ngungkit-ngungkit masa lalu . Gue males ngebahas nya . . Gue udah maafin kalian , mungkin memang sudah takdir nya seperti ini . Elo gak usah khawatir kalau gue akan trauma karena masa lalu . Justru gue sekarang bersyukur , dengan terjadi nya peristiwa dulu , gue di pertemukan dengan orang yang benar-benar bisa menerima gue apa ada nya . . dan gue juga berharap kalian bahagia dengan jalan kalian masing-masing . . ! " kata Hana menatap lekat mata Arya. mata yang dulu selalu dia rindukan . Arya tampak menunduk , dia tidak sanggup menatap mata biru yang menyejukkan itu.


" Makasih Hana , aku lega sekarang karena aku sudah mendengar secara langsung kata maaf dari kamu . Jadi aku bisa menjalani kehidupan ku dengan tenang . . ! " kata Arya ambigu . Hana sempat mengernyitkan alis nya mendengar kalimat terakhir Arya . Tapi saat akan bersuara , .


" Sayang , , ! " sebuah suara mengagetkan Hana hingga sontak Hana menoleh .


" Sean . . kok kamu ada di sini . . ! " kata Hana .


" Justru seharus nya aku yang nanya . Nagapain kamu di sini sama dia . . ? " kata Sean dengan tatapan tajam tertuju pada Arya , membuat Arya sedikit panik .


" Gak apa-apa Kok , dia cuma mau minta maaf atas masa lalu dulu . . Kamu bilang tadi kamu masih di kantor , kok tiba-tiba kamu ada di sini . . ? " kata Hana .


" Aku . . .


" Sean , aku cari-cari ternyata kamu di sini , . ! " kata seorang cewek berambut blonde langsung bergelayut mesra di lengan Sean . Yang awal nya raut wajah Hana berbinar , kini berubah gelap saat melihat adegan di depan nya .


" Tina , tolong jaga sikap elo . Lagian ngapain elo datang ke negara ini . . ?? " kata Sean menepis kasar pegangan Tina .


" Sean , jangan kasar-kasar Donk . . aku sengaja datang ke sini mau nemuin kamu . kamu sih pulang ke sini gak pamit dulu sama aku . Untung aku gak kehilangan jejak . ! " kata Tina kembali menempel pada Sean . Sean menggeser posisi nya lebih dekat ke Hana .


" Baby , let's go home . . . ! " kata Sean langsung menarik tangan Hana . mau tidak mau Hana mengikuti Sean setelah sempat melirik Arya . Dengan cepat Arya mengangguk mengerti .


" Sean , tunggu . kenapa kamu membawa perempuan itu . . seharusnya kamu membawa aku , ,. .! " teriak Tina berlari mengejar Sean dan Hana . Tanpa menghiraukan Tina , Sean langsung membuka pintu mobil nya dan menyuruh Hana masuk .


" kak Damar , ayo pulang . . ! " kata Hana sebelum masuk ke mobil Sean . Sean menyusul masuk ke bangku sopir , mobil itu melaju dengan kecepatan tinggi di ikuti Damar di belakang .


" Sean , dia siapa . . ? " tanya Hana .


" Dia masa lalu ku di negara K . Dia memutuskan hubungan kami demi memilih laki-laki yang dia anggap lebih kaya dari aku . Hingga aku mendengar kalau perusahaan kekasih nya bangkrut , dan setelah itu dia mulai mengejar ku lagi . Nana , aku harap kamu jangan salah paham dengan ucapan nya tadi . Sumpah demi apapun aku tidak menjalin hubungan apapun lagi dengan nya. . ! " kata Sean dengan wajah khawatir Hana akan salah paham .


" Iya , sayang . Aku tahu kok , aku percaya sama kamu kalau kamu tidak akan pernah mengkhianati aku . Sekarang kamu nyetir dengan tenang , ya . . ! " kata Hana dengan menggengam tangan Sean . Sean terlihat tersenyum lega dan mencium tangan Hana .


B


E


R


S


A


M


B


U


N

__ADS_1


G


__ADS_2