SAHABAT RASA PELAKOR

SAHABAT RASA PELAKOR
PART 33 DASAR BERUANG KUTUB


__ADS_3

" Karena aku suka sama kamu . ?! "


DEG


Hana terdiam , dia terpaku seraya menatap Sean lekat. Suasana berubah menjadi hening . Angin malam bertiup pelan mengelilingi dua insan yang beradu pandang , menerbangkan rambut Hana pelan membuat nya semakin mempesona . tiba-tiba


" Tapi bo'ong . . hahaha. . ?! " kata Sean tertawa kaku memecah kesunyian malam . Devan menatap Sean dengan tajam .


" hee dasar beruang kutub . . . Udah lah gue mau balik ke villa duluan , gue capek mau istirahat . . . ?! " kata Hana d Ngan wajah yang sudah di tebak . Dia mendongak ke atas balkon .


" Tante Elly , aku balik ke villa ya . . Selamat anniversary , semoga Sean cepat dapat dedek bayi . . amin . ?! " teriak Hana pelan . mommy dan Riska tertawa mendengar ucapan Hana , tapi mereka tetap mengaminkan dia Hana .


" Gue duluan ya guys . .bye . . ?! " kata Hana pergi melenggang.


" Hana , tunggu aku juga mau balik . . ?! " kata Bella . Dia juga pamit pada Elly . Dan ternyata pasangan yang lain pun ikut pamit . Akhir nya mereka semua balik ke villa . Sepanjang perjalanan Hana bersiul riang . Gaya berjalan nya pun tampak senang .


" Senang banget kamu kayak nya Han , ?! " kata Bella .


" Ya iya lah gue seneng , besok kita bakal pulang ke kota , gue udah kangen banget . . ?! " kata Hana membuat Sean kembali menatap nya tajam .


" Kangen apa ?? " kata Bella .


" Semua nya . Kangen pekerjaan, kangen makan siang di kantin , kangen shopping . Pokok nya gue kangen semua nya . . ?! " kata Hana ceria .


seorang bodyguard membukakan pintu untuk mereka . Mereka langsung masuk ke kamar masing-masing . Hana merebahkan tubuh nya ke ranjang , dia menerawang jauh , mengingat ucapan Sean yang membuat nya hampir jantungan . Namun ada sedikit rasa kecewa saat Sean mengakhiri ucapan nya dengan lelucon . Entah sejak kapan Hana merasa nyaman jika Sean berada di dekat nya . Lalu dengan malas dia bangkit untuk mengganti baju nya . Setelah mengganti baju nya dengan baju tidur berbulu , dia mencoba memejamkan mata nya u tuk tidur . Namun niat hati ingin tidur tapi mata nya tidak bisa di ajak kompromi . Dia mengganti posisi nya agar lebih nyaman , sudah berkali-kali dia merubah posisi nya namun tetap juga tidak bisa tidur . Dia lalu duduk , mencoba memikirkan sesuatu , akhir nya dia memeluk bantal guling nya lalu keluar dari kamar . Dia berjalan menuju Devan dan mengetuk nya . Pintu terbuka namun bukan Devan yang muncul tapi Sean .


" Kok elo ada di sini ?? " kata Hana sedikit kesal saat melihat Sean .


" siapa Sean ?? " kata Devan baru muncul .


" Adik elo . . ?! " kata Sean mundur . Devan memperhatikan Hana yang memeluk bantal guling nya .


" Gak bisa tidur ?? " kata Devan yang sudah tahu kebiasaan Hana . Hana mengangguk . Devan lalu mengajak Hana masuk dan membiarkan pintu sedikit terbuka . Hana langsung naik ke tempat tidur Devan dan mencari posisi yang nyaman . Devan duduk di sisi Hana dan tangan nya mulai menepuk-nepuk lengan Hana .


" Sepertinya Hana lebih manja sama elo daripada nyokap elo . ?! " kata Sean menatap Hana yang menatap Sean lekat .


" gak juga , dia lebih manja sama Daddy , tapi dari kecil kalau dia gak bisa tidur dia bakal tidur di kamar gue dan minta di mpok-mpok kayak gini . . ?! " kata Devan menunjukkan cara dia menidurkan Hana dengan menepuk lembut lengan Hana . Sean kembali menatap Hana yang sepertinya mulai mengantuk .


mereka melanjutkan obrolan nya . Devan melirik Hana yang sudah mendengkur pelan .


" Sean , elo serius sama ungkapan elo ke Hana tadi ?? " kata Devan

__ADS_1


" Entah lah. Tapi yang jelas gue gak suka kalau dia ngungkit mantan nya . . ?! " kata Sean menatap Hana yang tertidur dengan pulas .


" Gimana kabarnya Tara ? Elo udah dapat kabar nya ?? " kata Devan . Sean menarik nafas panjang , tampak sangat tertekan .


" Udah hampir 5 tahun gue nyari dia . Gue udah suruh anak buah gue buat nyari dia . Tapi dia seperti di telan bumi . Setitik pun gak ada jejak . . ?! " kata Sean .


" Dan elo masih nunggu dia sampai sekarang , sampai-sampai elo korbanin perasaan elo sendiri . . ??? " kata Devan . Sean hanya diam . Dia kembali menatap Hana .


" gue takut Dev . Gue gak mau ingkar janji sama ayah nya Tara . , . . ?! " kata Sean .


" Sean , Elo jangan salah arti dengan janji yang elo sanggupin . ayah Tara meminta elo untuk menjaga dia . Apa elo bakal menjaga Tara dengan cara menikahi nya dan mengorbankan perasaan elo ?? jangan bodoh Sean . . ?! " kata Devan . Sean menatap Devan dengan tatapan aneh .


" Elo benar , kenapa gue gak sadar sama sikap gue sendiri . Gue masih bisa jaga Tara walau gue hidup dengan gadis lain . .aah , dasar bodoh . . . ?! " kata Sean mentertawakan kebodohan nya sendiri . Dia menatap Hana dengan tatapan lembut .


" gue pindahin Hana ke kamar nya dulu .. ?! " kata Devan , dia membopong tubuh Hana dan memindahkan nya ke kamar Hana .


Sean menerawang jauh mengingat kejadian beberapa tahun yang lalu .


Flashback on


" Ayah . ayah ini Tara . ayah bertahan ya , kita akan segera ke rumah sakit . !!!!! " teriak seorang gadis remaja dengan memeluk seorang pria paruh baya yang bersimbah darah . Tak jauh dari mereka juga ada seorang remaja laki-laki yang masih shock depan dengan apa yang terjadi . Saat mendengar teriakan gadis itu dia seketika tersadar dan berlari menghampiri mereka .


" pak Ibrahim , simpan tenaga bapak . bantuan akan segera datang . . ?! " kata remaja itu .


" uhuk . uhuk . Sean , bapak . boleh minta . to. .long . ?! "


" Tolong apa pak , saya akan berusaha menolong bapak . .?! " kata Sean .


" berjan. .ji lah . . un .tuk .men. jaga . Tara . . ?! "


" saya janji saya akan menjaga Tara seperti saya menjaga adik saya sendiri pak . .?! " kata Sean


" Teri. .ma kasih . Sean . saya . ti . .tip .


Tara . . " pak Ibrahim akhirnya menghembuskan nafas nya yang terakhir .


" Ayaaah . . .papah jangan tinggalin Tara pah . . Tara gak punya siapa-siapa selain ayah. . ayah bangun yah. . . ayaaaaah. . ?! " jeritan Tara sangat memilukan di iringi dengan Isak tangis nya yang menyayat hati . Sean menatap jasad sopir pribadi yang bekerja pada keluarga nya .


Sean masih ingat dengan cerita mamah nya .


Pak Ibrahim adalah Teman kecil Wiliam , papah Sean . Mereka berteman sejak SD , namun saat melanjutkan SMA , mereka berpisah , hingga suatu hari mereka tanpa sengaja bertemu di sebuah minimarket . Mereka lalu meluangkan waktu untuk menyambung obrolan sambil menikmati secangkir kopi di sebuah cafe . Dari cerita Ibrahim , Wiliam tahu kalau Ibrahim sedang dalam kesusahan . Ibrahim baru saja di pecat dari tempat nya bekerja karena satu hal. yaitu Ibrahim bekerja dengan membawa anak nya yang baru berumur 1 tahun karena istri nya meninggal saat melahirkan buah hati nya . Ibrahim pernah menitipkan putri nya pada penitipan anak . Namun dia sangat terkejut saat setelah membawa putri nya pulang ke rumah, tubuh putri nya di hiasi dengan gambar berwarna merah seperti bekas cubitan . bahkan di bagian paha nya telah membiru . Dia sangat marah dan kapok menitipkan putri nya pada orang lain .

__ADS_1


Wiliam sangat iba mendengar cerita teman itu . Wiliam pun memutuskan untuk mengajak teman nya itu bekerja di rumah nya sebagai sopir pribadi . Ibrahim sangat senang , namun dia seperti nya ragu karena dia harus membawa putri nya serta .


" kau tidak usah khawatir , kau boleh membawa putri mu . di bisa bermain dengan putra ku nanti . .?! "


Akhirnya Ibrahim pun langsung dibawa ke rumah Wiliam . Dia begitu takjub dengan kesuksesan teman nya itu . Dan dia pun sangat bersyukur karena teman berbaik hati memberi nya pekerjaan .


Semenjak itu i rahim bekerja dengan sungguh-sungguh . Di saat dia akan mengantar Wiliam ke kantor atau dinas ke luar kota , Tara akan tinggal bersama Elly .


Waktu terus berlalu. Suatu hari Tara rewel dan terus menangis . Ibrahim terkejut saat merasakan suhu tubuh Tara sangat tinggi . Dia bingung mau apa , di satu sisi dia harus mengantar Wiliam dinas ke kota J karena ada urusan mendadak , tapi di sisi lain anak rewel dan sangat membutuhkan nya . Akhirnya dia pun memberanikan diri untuk meminta izin pada teman sekaligus bos itu . Wiliam sempat terkejut saat mendapati Tara sedang sakit . Akhir nya dia pun memberikan kelonggaran pada Ibrahim untuk mengambil cuti , malah Wiliam memberikan sejumlah uang untuk anak nya berobat .


Entah kenapa , saat melihat Wiliam akan memasuki mobil , Sean kecil terus merengek dan bergelayut di kaki Wiliam memaksa untuk ikut . Wiliam terus membujuk putra nya agar tinggal bersama baby sitter nya , karena kebetulan Elly sedang pergi bersama teman arisan nya . Karena tidak tega melihat putra yang sudah tersedu-sedu , dia pun akhir nya membawa Sean .


Namun siapa sangka mobil yang di kendarai oleh Wiliam mengalami kecelakaan hingga Wiliam tewas di tempat , sedangkan Sean mengalami luka yang cukup parah .


Setelah kejadian itu , Ibrahim merasa terpukul dengan kejadian itu . Dia menyesali kelalaian nya . Untuk menebus rasa bersalah nya dia pun bertekad untuk menjaga keluarga sahabat nya itu .


Bertahun-tahun dia bekerja pada keluarga Dominic dengan sangat rajin . tanpa terasa waktu terus berputar , Sean dan Tara sudah beranjak remaja . Mereka sudah duduk di bangku SMA . Hari ini Sean mengajak pak Ibrahim dan Tara untuk berlibur ke pantai . Namun belum sempat mereka menikmati waktu liburan mereka , sebuah mobil truk tiba-tiba menyenggol mobil yang mereka kendarai hingga mobil itu hilang kendali dan menabrak sebuah pohon beringin yang berada di pinggir jalan . Akibat kecelakaan itu pak Ibrahim tidak bisa di selamat kan setelah berpesan pada Sean .


pemakaman pak Ibrahim selesai , Tara masih menangis di atas pusara ayah nya . Elly merangkul Tara .


" Sayang , ikhlas kan ayah kamu supaya beliau bisa beristirahat dengan tenang . . ?! " kata Elly .


" Aku akan coba Tante . . ?! "


" Kamu tenang aja . Kami akan menjaga kamu . . . ?! "


Setelah Tara sedikit tenang . mereka lalu pulang .


Tidak terasa Sean dan Tara telah menyelesaikan SMA mereka. Sekolah mengadakan acara perpisahan dengan para alumni. Acara di selenggarakan di gedung sekolah . Karena terbawa suasana , Sean sedikit lalai mengawasi Tara . Dan saat acara selesai , baru lah Sean sadar kalau Tara sudah tidak ada . Dia menanyakan Tara pada beberapa teman Tara . Mereka mengatakan kalau Tara tadi pulang bersama seorang wanita . Sean menebak kalau itu adalah mamah nya dan merasa sedikit lega . Namun saat sampai di rumah ternyata mamah nya sedang bersantai bersama art yang sedang memijit kaki nya .


" mah , Tara mana ?? " kata Sean sedikit panik .


" loh bukan nya pulang sama kamu ?? " kata Elly .


Seketika perasaan dan pikiran Sean kacau . Dia langsung mengambil ponsel nya dan menghubungi nomor Tara , namun ternyata nomor nya tidak aktif . Lalu dia menelpon nomor lain .


" hallo , elo selidiki Tara , dia menghilang saat acara perpisahan , dari keterangan teman nya dia pulang bersama seorang wanita . . . . ok gue tunggu kabar selanjutnya . . ?! " Sean menatap mamah nya yang tampak panik . Dia pun menenangkan mamah nya .


Semenjak itu Sean terus mencari dan melacak keberadaan Tara , namun hasil nya nihil . bahkan Sampai sekarang di pun belum menemukan keadaan Tara , masih hidup atau sudah mati . .


FLASHBACK OFF .

__ADS_1


__ADS_2