SAHABAT RASA PELAKOR

SAHABAT RASA PELAKOR
PART 147


__ADS_3

Setelah di rawat selama tiga hari dan di nyatakan sudah pulih , Sean akhirnya sudah di perbolehkan pulang . Adhara terlihat lega setelah mendengar bahwa Sean sudah kembali pulih , tapi tidak dengan Sean . Dia menampakkan wajah dingin nya nya pada Devan . Pasal nya , Sean sudah meminta pada dokter agar mengatakan jika kondisi luka nya masih harus di rawat secara intensif agar Adhara tetap bisa merawat nya selama 24 jam . Tapi sayang , rencana Sean tidak sesuai dengan keinginan nya karena ulah Devan , dengan terpaksa dia harus menuruti Devan .


" Bersiaplah , kawan . Karena setelah ini kita akan menjalankan rencana besar untuk mengembalikan ingatan Hana . . " kata Devan terkekeh seraya menepuk pundak Sean . Sean hanya diam dengan tatapan tajam nya .


" Kau sangat tidak suka melihat orang senang . Awas saja kau . " lirih Sean .


" Memang nya rencana besar apa , kak ? " kata Adhara kepo


" Nanti Hana juga akan tahu. Ayo kita pulang . . Biarkan Sean pulang bersama keluarga nya . . " kata Devan langsung menarik tangan Adhara .


" Tidak , Nana akan pulang bersama ku. . " kata Sean mengulurkan tangan nya hendak meraih tangan Adhara tapi buru-buru Devan menarik Adhara ke belakang nya dan menepis tangan Sean .


" Hey , Sean . Ingat luka mu belum sembuh total jadi kau jangan asal bergerak . Karena kau baru saja mendapat luka yang cukup parah , kau tidak boleh asal bergerak nanti luka jahitan mu terbuka . Selamat bertemu besok. . " kata Devan dengan seringaian licik nya lalu menepuk bahu Sean kemudian pergi .


" Sudah , ayo kita pulang . Besok bukan kah kita juga akan bertemu kembali dengan Nana mu itu ,hmm . " kata Elly di sertai kekehan Albert melihat tingkah Sean yang cemberut .


Tanpa menjawab Sean berjalan dengan langkah lebar meninggalkan Elly dan Albert yang melongo di buat nya . Elly menghela nafas dan menggelengkan kepala nya melihat sikap putra semata wayangnya yang terlihat merajuk .


" Hehehe , lihat lah tuan muda Dominic kita . Dia merajuk karena di pisahkan dari gadis kesayangan nya . . " kata Albert .

__ADS_1


" Aku bersyukur akhirnya Hana yang asli telah kembali . Walau ingatan nya belum kembali tapi lihat lah , putra ku sekarang kembali ceria dan bersikap manja . . " kata Elly tersenyum lega .


" Kamu benar , sayang . Ayo kita pulang . " kata Albert tersenyum lalu menggenggam tangan istri nya dan mengajak nya berjalan . * * *


Sementara itu di dalam mobil Daddy , Adhara terlihat tertidur dengan damai di bangku penumpang dengan berbantalkan paha mommy nya . Mommy terus mengusap puncak kepala dengan lembut .


" Hana pasti capek jagain Sean selama tiga hari di rumah sakit . Secara , Sean kan manja sama Hana . . " kata Devan melirik adiknya yang tengah tertidur .


" Dev , apa besok di batalin aja ya acara nya. Kasihan Hana masih capek sudah harus di rangsang lagi memori nya . . " kata mommy sedikit khawatir .


" Gak apa-apa , mom . Hana gadis yang kuat dia pasti bisa menjalani nya . Semakin cepat semakin baik agar memori nya cepat kembali dan dia bisa memberi pelajaran pada orang yang berusaha mencuri nama dan wajah nya. Hehehe , Devan udah gak sabar pengen lihat cara Hana ngasih pelajaran sama orang itu. " kata Devan terkekeh .


" Sudah , mereka akan datang nanti sore dan besok akan berangkat bersama kita . Hana pasti kangen sama orang tua angkat nya . . " kata Daddy .


" Untung saja Hana di temukan oleh orang baik seperti Nadira dan Faisal . . kalau Hana sampai jatuh ke tangan orang jahat , mommy gak bisa bayangin nasib Hana . . " kata mommy menatap putri nya yang masih terlelap .


" Mommy benar . Ke depan nya kita harus membantu dan menjaga om Faisal dan Tante Nadira untuk membalas kebaikan mereka yang telah merawat dan menjaga Hana . . " kata Devan .


" Kamu benar , Dev . Oh ya , Kemarin Jho menyelidiki seluk beluk perusahaan FH , dan ternyata Jho menemukan sebuah Kong kalikong dan konspirasi dari seseorang yang ingin menguasai perusahaan FH . Daddy sudah mengutus Jhonatan untuk membantu Faisal sekalian nanti mereka berangkat ke bersama Jhonatan balik ke sini . " kata Daddy .

__ADS_1


" Bagus lah kalau Daddy sudah bergerak lebih dulu . . " kata Devan .


Mobil mewah berwarna putih itu memasuki halaman rumah yang luas dan mewah . Devan buru-buru turun dari mobil untuk menggendong Hana ke dalam . Tapi ternyata Daddy bergerak lebih cepat dan mendahului Devan .


" Dad , biar Devan saja . . " kata Devan .


" Tidak , Daddy lebih dulu menggendong Hana jadi biarkan Daddy membawa Hana ke kamar nya. " kata Daddy tidak mau kalah .


" Dad , mengerti lah . Daddy sudah tua , nanti Daddy terjatuh karena tak sanggup menggendong Hana . Yang ada nanti malah Hana benjol-benjol . Sini biar Devan saja . . . aaawh , , sakit Dad . . . !! " teriak Devan memgaduh saat sebuah jitakan mendarat keras di dahi nya .


" Dasar anak kurang ajar , bisa-bisanya bilang Daddy gak kuat bawa Hana . Mom , kasih pelajaran dia karena sudah meremehkan Daddy . . " kata Daddy . Sontak Devan melirik mommy yang ternyata sudah menggulung tali tas nya ke lengan nya dan siap melancarkan serangan nya .


" Mom , Devan hanya bercanda kok . Iya Daddy masih gagah dan kuat . . hehehe. kabuuuuuurrr. . . . !!! " teriak Devan langsung melancarkan jurus langkah seribu nya . Mommy dan Daddy tertawa pelan , mereka lalu masuk dengan Daddy menggendong Hana ala bridal menuju kamar yang di tempati Adhara . Mommy membukakan pintu lalu Daddy masuk dan membaringkan Adhara dengan pelan . mommy menyelimuti Adhara sampai perut nya .


" Selamat beristirahat , princess mommy . . " kata mommy mengecup kening Adhara dengan penuh kasih sayang .


" Mimpi indah , sweetie . . " kata Daddy mengecup kedua mata Adhara yang terpejam . Mommy dan Daddy pun keluar meninggalkan Adhara .


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2