
" Terima kasih Tuhan. Kau mengirim lagi malaikat untuk menolong ku . . . !
BRUUKH .
Hana langsung berlari menghampiri Bella yang tak sadarkan diri . Sementara beberapa orang yang mengikuti Hana langsung meringkus Burhan . Hana begitu panik saat melihat darah membasahi wajah Bella .
" Juli , cepat telpon ambulance . . !! " teriak pada Juli yang ikut masuk ke kamar itu . Tanpa menjawab Juli langsung menghubungi nomor ambulance .
" Bella . . bangun , Bell , . Semua nya sudah baik-baik aja . . !? " kata Hana memeluk Bella dengan hati yang kacau .
" SIAPA KALIAN , BERANI-BERANINYA IKUT CAMPUR URUSAN KU . . . !! " teriak Burhan seraya menahan rasa sakit akibat timah panas yang bersarang di paha nya . Hana menatap tajam pria yang hampir mencelakai Bella .
" bawa dia ke markas . Selidiki apapun hal yang bersangkutan dengan manusia keparat ini . . ! " kata Hana datar .
" Baik nona . . ! " kata Alvan yang sempat menyusul bersama beberapa teman nya . Alvan langsung membawa Burhan keluar .
" Hana , ambulance sebentar lagi sampai . . ! " kata Juli .
" kalian , tolong angkat Bella . . !! " kata Hana . Seorang pria langsung melaksanakan perintah Hana . Hana mengedarkan pandangan nya ke sekeliling . Dia melihat pakaian laki-laki yang teronggok di lantai . Dia juga melihat sebuah handphone dan tas wanita yang dia yakin milik Bella tergelatak di atas nakas . Dia mengambil handphone itu , tanpa sengaja mata nya menangkap sesuatu yang tersembunyi di balik tanaman hias di sudut ruangan . Hana mendekati nya , dan ternyata adalah kamera handycam yang masih menyala , posisi nya sangat pas untuk merekam semua yang terjadi di dalam ruangan itu . Hana lalu mengambil nya . Dia menyatukan ponsel dan handycam itu lalu memasukkan nya dalam kantong jaket nya . Dia lalu menyusul pria yang membawa Bella tadi .
Bertepatan dengan Hana tiba di lobby , ambulance baru saja datang . Petugas ambulance sedang membantu menurunkan Bella ke atas brangkar yang sudah di siapkan . Hana menoleh ke mobil yang baru datang . Tampak lah 4 orang pria turun dengan tergesa-gesa .
" Nona , , maaf kami datang terlambat . . ! "
" Roky , kau jaga Bella di rumah sakit . . ! " kata Bella dengan tegas .
" Baik nona . . ! " Roky langsung masuk ke mobil ambulance . sejenak Justin tertegun melihat ketegasan Hana . Tak kalah dengan ketegasan sang kakak yang menjadi pemimpin kelompok nya .
" Justin kau periksa rekaman CCTV , cari semua bukti dari awal pertemuan Bella dengan siapa saja hari ini . . ! "
" Nona , saya Rendy , saya hacker kepercayaan bos Devan . kalau nona tidak keberatan , biar saya yang mencari semua bukti yang menyangkut dengan masalah nona Bella . . ! "
" Baiklah , aku serahkan pada mu . . ! " Rendy langsung mengambil laptop nya di mobil dan langsung pergi ke ruang CCTV .
" nona . . . ! " panggil seorang pria paruh baya yang Hana tahu sebagai manager yang baru .
" Iya pak Erwin . . ! "
" Maaf nona , terjadi sedikit kerusuhan dari para tamu hotel karena suara tembakan tadi . Saya sudah mencoba menenangkan para tamu . Tapi mereka tidak mempercayai saya . Mohon bantuan nona . . ! " kata pak Erwin menunduk .
Hana membalik badan nya . Dia bisa melihat orang-orang yang berkumpul di loby . Dia langsung melangkahkan kaki nya ke dalam .
" Selamat siang semua nya . Maaf jika kegaduhan tadi membuat kalian merasa kurang nyaman . Tadi kami sedang berusaha menyelamatkan teman kami yang di jebak oleh seseorang yang ingin mencelakai nya . Tapi sekarang semua nya sudah aman , kami sudah berhasil menyelamatkan teman kami dan sudah mengamankan pelaku nya . Sekarang semua nya sudah aman . Jadi kalian tidak perlu khawatir . Saya sebagai perwakilan dari pihak hotel meminta maaf yang sebesar-besarnya atas ketidak nyamanan kalian . . ! " kata Hana menundukkan badan nya sebagai permintaan maaf .
" Apa keamanan hotel sekarang sudah terjamin . . ?? " kata seorang wanita yang menggendong bayi nya .
" Kalian tidak usah khawatir , keamanan hotel sekarang sudah stabil dan terjamin . Silahkan beristirahat. . ! "
Mendengar ketegasan Hana , mereka menjadi lega lalu kembali ke kamar masing-masing . Hana melirik resepsionis yang tampak gugup . perlahan Hana melangkah mendekati mereka membuat mereka tertunduk .
" Nona , maaf atas kelalaian kami . . kami kurang teliti dalam menerima tamu . . ! " kata salah satu resepsionis .
" Coba ceritakan awal mereka datang ke hotel . . ! "
" Pria itu datang dengan membawa seorang gadis yang berjalan dengan sempoyongan . Awal nya kami juga curiga saat melihat keadaan gadis itu yang terlihat berkeringat dan wajah yang memerah . Tapi pria itu mengatakan kalau gadis itu anak nya yang mengalami mabuk darat karena baru saja di jemput dari kampung . Tanpa merasa curiga lagi , Lalu kami memberikan kunci kamar pada nya . . . Sekali lagi maafkan atas kecerobohan kami nona . . tolong jangan pecat saya . . ! " kata nya dengan kepala menunduk .
" Tingkatkan lagi keamanan hotel , kalian harus lebih teliti dan memahami situasi setiap tamu yang datang . Saya tidak ingin kejadian ini terulang lagi . . ! " kata Hana keras dan tegas .
__ADS_1
" baik nona . . ! " jawab mereka serempak .
" Baiklah ,saya akan ke rumah sakit . ! " Hana melangkahkan kaki nya . Tapi . .
" Nona , tunggu . . ! " Hana membalik badan nya .
" Sebaiknya nona berganti pakaian dulu . . ! " kata Justin yang baru kembali dengan membawa paperbag . Hana melirik pakaian yang dia kenakan , dia baru sadar jika pakaian nya kotor oleh darah . Hana lalu menyambar paperbag itu lalu menuju ruang ganti . Tak lama dia kembali dengan pakaian yang sudah bersih . Justin langsung membukakan pintu mobil untuk Hana . Mobil itu pun melaju menuju rumah sakit . Dalam perjalanan menuju rumah sakit , baru lah Hana sempat menelpon orang tua Bella dan juga Daddy .
Sementara itu disisi lain ,di sebuah ruang kamar , tampak seorang gadis tengah tertawa puas dengan rencana nya yang dia anggap telah berhasil .
" hahahaha . . . kali ini , Bella tidak akan selamat . Dia akan hancur di tangan om Burhan . Saat Devan kembali nanti , dia akan di sambut dengan video mesra antara Bella dan pria hidung belang itu . Devan pasti sangat kecewa pada Bella , dan aku akan datang untuk menghibur nya menarik Devan ke pelukkan ku . . hanya aku yang pantas mendampingi Devan . Tinggal menunggu video dari om Burhan , maka semua nya akan berhasil . . ! " kata seorang gadis dengan tatapan licik . * * *
Di sebuah ruang VIP , seorang gadis terbaring lemah dengan wajah pucat , kepala dan telinga sebelah kiri terlilit dengan perban . Hana menatap Bella dengan iba .
" Apa kalian sudah memberitahu kak Devan ?? "
" belum . saya akan memberitahunya sekarang . . ! " kata Roky.
" Tidak usah . Jangan beritahu kak Devan masalah ini , jangan ganggu dia supaya dia bisa menyelesaikan masalah di sana dengan tenang . ! "
" Tapi Hana , jika bos Devan tahu belakangan ,itu pun juga tahu dari orang lain , maka kita dalam masalah . . ! " kata justin
" Aku yang akan bertanggung jawab . . ! " kata Hana .
" tapi . .
" diam lah , aku capek . . ! " kata Hana tak ingin di bantah . Dia melangkah ke sofa ,menyandarkan tubuh nya lalu memejamkan mata nya . Perlahan Justin mendekati Hana , menarik bagian bawah sofa dengan pelan , tapi Hana tetap terbangun .
" Maaf menganggu tidur mu Hana , aku hanya ingin meluruskan sofa ini agar kamu nyaman . . ! " kata Justin menarik sofa dengan cepat . Hana kini meluruskan kaki nya dan bisa tiduran dengan nyaman . Justin lalu mengambil selimut di lemari lalu menyelimutkannya pada Hana .
" Makasih kak Justin . .! " kata Hana pelan dengan tetap memejamkan mata nya.
Ceklek . .
Justin dan Roky menoleh saat pintu di buka . Tampak tiga orang masuk ke dalam . Justin dan Roky langsung menyambut mereka .
" Tuan besar. . ! " Daddy hanya mengangguk .
" ya Allah , Bella . . apa yang sudah terjadi dengan mu , nak . . ! " ratap Riska dengan terisak .
" Sabar bunda . . tenang . biarkan putri kita beristirahat . . ! " kata Zidan menenangkan Riska . Rp sak menutup mulut nya menahan suara tangis nya .
Sedangkan Daddy tersenyum melihat putri nya yang tengah tertidur . Dia menghampiri nya lalu mengusap kepala nya lembut dan mencium kening nya .
" eeungh . . ! Hana bergerak sebentar lalu kembali terlelap . Daddy terkekeh melihat nya , dia lalu duduk di sebelah Hana dan merangkul nya .
" Gadis nakal ini sudah beberapa gak pulang , aku sangat merindukan nya . . ! " kata Daddy saat melihat tatapan Zidan . mereka lalu duduk di sofa yang berada di seb lah sofa Hana .
" Apa yang terjadi dengan Bella ?? " kata Daddy pada dua orang yang sudah dia kenal .
" Kami tidak tahu kejadian pasti nya, tuan besar . Seorang teman kami memberitahukan kalau nona Hana pergi dengan tergesa-gesa dengan menyebut nama sebuah hotel . Saat kami tiba di hotel kami melihat nona Bella sudah masuk ambulance . . ! " jawab Justin .
" Sebaiknya nanti kita tanyakan pada Hana saja . Biarkan dia istirahat dulu . . ! " kata Daddy mengusap-usap lembut kepala Hana .
Justin dan Roky berdiri dengan siaga di depan pintu . Riska duduk di kursi dekat ranjang dan mengusap tangan Bella . Sedangkan Zidan dan Daddy mengobrol ringan mengisi waktu . Mereka tertawa jika sedang menceritakan sesuatu yang lucu . Saat mereka asyik mengobrol , terdengar pintu di buka dan masuklah seorang pria dengan membawa laptop .
" Maaf , saya mencari nona Hana . . ! "
__ADS_1
" Hana masih tidur . Ada apa kau mencari nya ?? " kata daddy
Hana yang merasa terusik dengan suara di sekitar nya , perlahan membuka mata nya . Dia mengerjapkan mata nya menetralkan retina mata nya yang masih buram . Dia bangkit sambil mengucek mata nya seraya menguap lebar .
" hooaaaam . . . eeh . . . . !! " Hana terkejut saat melihat ruangan yang ternyata cukup ramai .
" iish . . bau jigong . . !! " kata Daddy memencet hidung nya .
" Maaf , Dad . Hana kira kalian belum datang . . ! " kata Hana dengan malu-malu . Dia langsung beranjak ke kamar mandi .
" maaf , Zidan . Anak gadis ku memang seperti itu . Gak ada kalem-kalem nya seperti anak gadis kebanyakan . . ! " kata Daddy
" santai aja , . Setiap gadis itu memiliki kebiasaan dan pembawaan nya masing-masing . .! " timpal Zidan . Riska berpindah duduk ke sebelah suami nya .
Tak lama Hana keluar dari kamar mandi dengan tampilan yang lebih rapi . Dia meraih botol air mineral lalu meminum nya hingga setengah . Dia menatap Rendy yang masih berdiri di tempat nya .
" Kau mendapatkan sesuatu ?? " kata Hana santai .
" Iya nona . . ! "
" Tunggu di luar , aku akan menemui mu . ! " kata Hana datar .
" Baik nona . ! " kata Rendy patuh lalu keluar . Zidan dan Riska menatap Hana yang tampak dingin . Tak seperti biasa nya yang bersikap ceria .
" Daddy gimana kabar nya ?? " kata Hana kembali dengan mode ceria nya . Membuat Riska dan Zidan kembali di buat bingung .
" *apa Hana memiliki kepribadian ganda ya . . ?? " batin Zidan.
" Hana bisa berganti ekspresi secepat ini ?? " batin Riska* .
" Daddy kurang enak badan , nafsu makan pun berkurang . . karena . . .
" Karena apa Dad ?? apa Daddy ada masalah ?? " kata Hana penasaran karena Daddy sengaja menggantung kalimat nya .
" Karena . . karena kesayangan Daddy gak pulang-pulang , maka nya Daddy kurang nafsu makan . . ! " kata Daddy tertawa melihat ekspresi cemberut Hana .
" Hana ,kamu gak apa-apa ?? " kata Zidan .
" Hana baik-baik aja , om . . Tapi , Bella . . .
" Sebenarnya ada apa dengan Bella . . ? kenapa sampai dia terluka ?? " kata Riska sendu .
" Tadi Bella nelpon Hana , kata nya dia di bawa seseorang ke hotel setelah di beri sesuatu yang membuat tubuh nya terasa panas . . Untung nya dia sempat menyebutkan nama hotel dimana dia di sekap . Maka nya kami bisa dengan cepat menemukan keberadaan nya . . ! " jelas Hana .
" Siapa yang berani mengusik menantu ku . . ??! " kata Daddy geram .
" Daddy tenang aja . Teman-teman Hana sedang menyelidiki kasus ini . . Hana keluar dulu mau menemui teman-teman Hana . Sebaiknya om dan Tante menemui dokter untuk mengetahui seberapa parah luka Bella . . ! " Hana langsung bangkit dan keluar . Daddy menatap kepergian Hana dengan senyuman tipis .
" Seperti nya putri ku mulai berkembang . . ! " batin Daddy .
" Pak Satria , apa kita hanya dia saja dan membiarkan Hana menangani masalah ini ?? Hana masih terlalu muda dan belum berpengalaman. . . ! " kata Riska menatap satria dengan cemas .
" Biarkan Hana mencoba nya . . ! " kata Daddy penuh arti.
" Baiklah kalau begitu kami ke ruangan dokter dulu . ! " kata Zidan . Mereka lalu keluar menuju ruang dokter .
Hana dkk kini berada di kantin . Mereka tampak makan dengan lahap , Terutama Hana . Justin tersenyum dan membiarkan Hana makan sepuasnya . Roky hanya menatap cara makan Hana yang jika di lihat oleh gadis lain, mereka pasti mencibir nya .
__ADS_1
" Hana , apa kau memang selalu makan dengan mulut penuh begini ?? atau kau hanya terlalu lapar saat ini . . ?? " kata Roky .
" Ya , ini lah diri ku . Aku tidak menutupi apapun tentang kebiasaan ku demi menarik perhatian orang lain . Terserah orang mau menilai ku seperti apa . Yang penting aku nyaman dan tidak merugikan orang lain . aku hanya punya satu wajah . Dan ini lah wajah ku . . . !! " kata Hana santai . Justin tersenyum mendengar ucapan Hana . sedangkan Roky dan Rendy menganggukkan kepala setuju dengan ucapan Hana .