
Lamunan yang sudah terlampau jauh membuat Hana tak merasakan dan menyadari apa yang terjadi di sekitar nya di alam nyata . Hati dan pikiran nya terlalu lelah untuk memperhatikan keadaan nya . Yang Hana rasakan hanya sebuah kekosongan yang mengelilingi sekitar nya . Dalam kegelapan yang menyelimuti nya , samar-samar Hana mendengar suara bergema menyebut nama nya berkali-kali. Semakin lama suara bergema itu semakin keras , semakin jelas hingga suara itu kini berubah menjadi teriakan keputusasaan . Perlahan kesadaran Hana tertarik , dan akhirnya dia menyadari jika teriakan itu berasal dari orang yang duduk di depan nya .
" Nana , sadar Nana . aku mohon . Nana kembali pada ku , . . Nanaaaaa . .!!! " teriak Sean cemas seraya mengguncang bahu Hana . Mata Hana yang tadi nya nampak kosong perlahan kini tampak kembali bersinar .
" Nana , aku tahu aku salah .Secara tidak sengaja aku telah menyakiti mu . Nana , aku mohon kembali lah . Banyak yang menanti mu di sini Nana . aku mohon . . Aku janji , ini yang terakhir kali nya orang lain menyentuh ku . . Nana . kembali lah , Nana . . ! " ratap Sean menangkup wajah Hana dan mencium kening nya.
Secara bersamaan , kesadaran Hana kini telah berkumpul , Dan tatapan pertama nya jatuh pada wajah Sean yang tampak cemas .
" Nana , , ! " kata Sean tampak senang saat melihat mata Hana yang kini kembali berkedip . Tapi kesenangan itu hanya bertahan beberapa detik . Sean kembali cemas saat melihat bibir Hana yang bergetar seakan menahan emosi yang terlampau kuat.
" hiks , hiks ,hiks hiks. . huhuhuuu . . . . !! " Hana menangis dengan pilu . Sean memeluk erat Hana dengan hati yang hancur . Tangisan Hana semakin kencang dengan suara yang terputus-putus seperti kehabisan nafas , membuat Sean semakin mengeratkan pelukkan nya . Sean kembali teringat dengan pertemuan mereka yang secara tak sengaja di pantai , saat Sean menemukan Hana yang tengah menangis kesakitan karena pengkhianatan yang di lalukan oleh kekasih dan sahabat nya . Hati kecil nya semakin merasa bersalah .
Jack dan beberapa teman Hana yang sering sharing di sirkuit , menatap Hana dengan tatapan prihatin . Karena baru kali ini mereka melihat Queen sircuit yang mereka kenal ceria dan penuh ambisi , kini terlihat tak berdaya dan tampak terpuruk . Mata yang biasa nya menatap tajam di sekeliling nya , kini redup bagai bulan yang tertutup awan hitam .
Setelah cukup lama menangis , Hana kini terdiam dengan segukan yang masih tersisa . Sean mengusap lembut lengan Hana dan sesekali mencium lembut kening Hana .
" Bro , sebaiknya elo baringkan Hana ke ranjang , agar dia bisa istirahat . . Sepertinya dia sangat lelah . ! " kata Jack . Sean mengusap sisa airmata Hana , dia lalu menggendong Hana ala bridal dan membawa nya ke ranjang .
" kalian beristirahat lah , di sini kalian aman kok . ! " kata seorang gadis berpakaian tomboy yang membersihkan kamar Hana dengan beberapa teman nya tadi . Mereka lalu keluar membiarkan Sean dan Hana untuk beristirahat .
__________
Di sebuah ruangan yang terlihat mewah , sepasang kekasih yang habis memadu kasih tampak berbaring santai di ranjang . Wanita nya tampak memeluk sang pria erat dengan menjadikan lengan pria itu sebagai bantal .
" Sayang , gimana rencana kamu ? apa sudah berhasil mendekati kembali mantan sahabat mu itu ? " kata pria itu memainkan rambut wanita nya .
" Hampir . Saat aku berhasil menggagalkan rencana penjebakan perempuan itu , seperti nya dia mulai percaya pada ku . ! "
" hmm , , kau harus lebih cepat menarik kepercayaan nya kembali . Semakin cepat lebih baik . . ! "
__ADS_1
" Iya , Jordan . Aku akan berusaha lebih keras lagi . Oh iya , besok aku mau shoping dan perawatan . Kasih uang Donk . ! " rengek nya manja .
" baiklah ,Mayang . Besok aku transfer . Sekarang kita tidur . . ! " kata Jordan .
______________
Perlahan bulu mata panjang nan lentik bergerak pertanda jika sang empu akan terbangun . Mata biru yang jernih , tampak memandang sekeliling nya .
" Sayang , kenapa bangun ? apa ada yang kurang nyaman . ? "
Hana tersentak mendengar suara di samping nya dan langsung menoleh . Tatapan mereka bertemu dengan suasana yang sunyi walau samar-samar terdengar dentuman musik DJ . Hana masih terdiam dengan menatap wajah pria yang telah mengisi hati nya . Tangan Sean perlahan terangkat dan merapikan rambut Hana yang menutupi sedikit wajah nya .
" Sean . .
" Hmm. .
" aku baik-baik saja . Nana , maafkan aku . Aku . .
" Sudah , gak usah di bahas . Jangan membuat hati ku kembali kacau . Setelah di pikir-pikir , ku rasa aku tidak perlu merasa jealous pada Lola . Toh dia juga sejenis dengan mu . .! " kata Hana setelah merasa tenang .
" Sejenis ? maksud kamu , dia . .
" Benar ,dia transgender . Dia itu sebenarnya juga laki-laki . heheh . . Enak gak di raba sama Lola tadi . ? " goda Hana dengan mata menyipit
" Najis . . !! " kata Sean jijik membuat Hana tertawa . Sean ikut tertawa saat melihat Hana yang kini kembali terlihat ceria . Sean menarik Hana ke dalam pelukkan nya .
" Jam berapa sekarang ? " kata Hana
" Jam 10 dini hari . . kenapa ? " kata Sean
__ADS_1
" aku mau pulang ! " kata Hana .
" Pulang ? apa kau sudah merasa tenang ? " kata Sean . Hana mengangguk polos .
" Baiklah , kita pulang sekarang , tapi kau harus pulang bersama ku . . ! " kata Sean .
" Tapi motor ku .. . ! "
" Tidak usah khawatir . aku akan menyuruh orang ku untuk membawa motor mu . . ! " kata Sean .
" ok . ayo pulang sekarang. aku gak mau nanti Bella nyariin aku sampe nangis . . ! " kata Hana langsung turun dari ranjang di ikuti Sean .
S
k
i
p
Mobil Sean melaju dengan santai menyusuri jalan yang tampak sunyi . Dia melirik Hana yang duduk di samping nya yang tampak memejamkan mata . Di belakang mobil , sebuah sepeda motor mengikuti mereka dengan jarak yang tak terlalu jauh atau dekat.
" Sean , maafin aku ya , atas apa yang aku ucapkan tadi. Tapi aku benar-benar gak rela jika teringat kau mencoba menyentuh gadis lain walau itu bukan keinginan mu . .! " kata Hana lirih dan tertunduk . Sean tersenyum dan meraih tangan Hana .
" Sayang , aku tahu perasaan kamu . Aku juga akan marah jika kejadian ini terjadi pada mu . Aku juga minta maaf karena tidak hati-hati sampai aku bisa hampir terjebak . Mulai sekarang aku akan lebih waspada dengan makhluk yang bernama wanita . Kecuali jika kamu yang menggoda mu , maka aku tidak akan segan . . ! " kata Sean
" Issh ,apaan sih . . ! " kata Hana terlihat malu-malu . Sean terkekeh pelan melihat tingkah sang pujaan hati . Tapi keceriaan itu tak berlangsung lama , karena tiba-tiba. . . .
B E R S A M B UN G
__ADS_1