SAHABAT RASA PELAKOR

SAHABAT RASA PELAKOR
PART 146


__ADS_3

Di ruang rawat VIP , Sean tampak tertidur dengan tenang . Di ruangan itu , keluarga Einstein dan keluarga Winata masih menemani Sean . Mereka tampak berbincang mengisi keheningan malam , tapi tidak dengan Adhara . Dia tampak diam termenung tanpa ada yang tahu apa yang di pikirkan nya .


" Sweetie , ada apa ? " kata Daddy mengusap puncak kepala Adhara .


" Gak apa-apa , dad . " kata Adhara mengulas senyum tipis .


" Beristirahat lah . Kau pasti lelah bukan ? " kata Daddy merangkul Adhara dan menariknya ke dalam dekapan nya . Adhara pun menyandarkan tubuh nya dan memejamkan mata . Hingga sebuah perasaan nyaman seakan membungkus pikiran nya hingga dia merasa tenang . Hatinya tiba-tiba merasa seakan menemukan sesuatu yang hilang dari potongan ingatan nya . ya , sekelebat bayangan dimana dia tengah menangis di dalam pelukan laki-laki yang dia panggil Daddy itu di sebuah jurang curam yang berada di pinggir hutan kayu gaharu . Seketika Adhara membuka mata nya dan menatap lekat pada Daddy .


" Ada apa ? " kata Daddy


" Daddy , Hana , , apa daddy pernah memeluk Hana di tepi jurang yang curam , dan saat itu Hana lagi nangis ? " tanya Adhara membuat Daddy dan yang lain nya terkejut . Setelah terdiam cukup lama Daddy pun tersenyum dan kembali menarik Adhara ke dalam pelukan nya .


" Benar sweetie . Kau mengingat nya ? " kata Daddy tersenyum senang melihat kemajuan ingatan Adhara .


" Memang nya Hana nangis kenapa , dad ? " kata Adhara penasaran , pasal nya dia hanya mengingat sebatas itu saja .


" Nanti Hana juga akan ingat . Sudah , jangan di paksakan , sekarang kau tidur , ya . " kata Daddy mengusap rambut Adhara dan mencium kening nya . Mommy tersenyum melihat Adhara yang sekarang sudah bisa beradaptasi dengan mereka .


Melihat sikap , tutur kata dan potongan-potongan ingatan yang Adhara dapatkan sekarang , mereka sekarang yakin jika Adhara adalah putri asli mereka . Rayhana Zulfa Winata , putri kesayangan keluarga Winata yang hilang setelah jatuh ke jurang . Mommy tersenyum menatap Adhara alias Hana yang sudah tertidur di dalam pelukan Daddy nya dengan terus mengucap syukur di dalam hati nya .


" Terima kasih Tuhan , akhirnya kau kembalikan putri kesayangan kami . " batin mommy .


_______________

__ADS_1


" APA ? jadi anak buah kamu gagal melenyapkan perempuan sialan itu ? cih , dasar tidak becus . . ! " teriak Hana alias Mayang kesal seraya melempar vas bunga yang ada di meja sofa . Joon menatap Mayang dengan tatapan datar , dengan santai dia menyesap wine di gelas nya . Setelah gelas nya kosong dia bangkit dan memeluk Mayang dari belakang dan mencium leher nya . Mayang yang biasa nya selalu bereaksi manja kini terlihat tidak menyukai nya .


" Hana , tenang lah . Walau cara kali ini tidak berhasil , bukan berarti kita tidak punya cara lain bukan ? " kata Joon . Mayang menoleh Joon yang ada di belakang nya dengan tatapan berbinar .


" Lalu apa rencana mu yang lain ? " kata Mayang antusias .


" Kau ingin tahu ? " kata Joon dengan tatapan menggoda . Mayang mengangguk dengan cepat .


" Katakan ." kata Mayang .


" Baik , akan aku katakan . Tapi sebelum itu kau harus menyenangkan ku dulu . " kata Joon . Tanpa basa-basi Mayang langsung mencium bibir Joon dan ******* nya . ******* yang awal nya lembut semakin lama semakin ganas hingga perbuatan terlarang itu pun terulang kembali untuk yang kesekian kali nya .


skip


" Kau bukan lah Hana yang ku kenal . Hana kami tidak Akan pernah menyerahkan kehormatan nya demi melancarkan ambisi nya . hee , bahkan kau pun sudah tidak suci lagi saat pertama kali kau menyerahkan tubuh mu pada ku . Dasar j*Lang . . " gumam Joon dengan tatapan penuh kebencian pada Mayang . Dia bangkit perlahan dari ranjang dan memungut pakaian nya lalu memakai nya . Setelah berpakaian dia meraih ponsel nya dan menghubungi seseorang seraya berjalan keluar dari kamar hotel yang di tempati Mayang .


" Halo. .


" Halo , kak . Bagaimana ? apa mereka baik-baik saja ? " kata Joon


" Ya , mereka baik-baik saja . Hanya saja Sean sekarang masih ingin bersandiwara dengan luka kecil di perut nya . Bagaimana , apa kau mendapatkan informasi lain dari perempuan itu ? "


" aku sudah mendapatkan informasi yang akurat tentang dia . . "

__ADS_1


" Katakan , informasi apa yang kau dapatkan . . "


" hehehe , rahasia . Ini hasil kerja keras ku . Jadi kau harus bekerja lebih keras agar bisa mendapatkan nya juga , kak . . hahaha . "


" Cih dasar adik lucknut . . awas saja kau . . "


" Hahaha . . . bagaimana keadaan Hana , kak ? aku sangat merindukan gadis bar-bar itu. . "


" hee , jangan harap dia bisa mengingat mu . . lalu apa rencana mu selanjut nya , Joon ? "


" Aku akan mengikuti rencana kalian . Kabarkan jika kalian telah memulai rencana nya . . "


" Baik , nanti aku akan kabari . Selamat bersenang-senang dengan mainan baru mu . Ingat jangan sampai kau lalai dan membuat masalah baru . "


" Tenang saja kak . walau aku menyukai permainan j*lang ini . Aku tidak akan sampai membuahi nya . . Baiklah , kalau begitu aku tunggu kabar selanjutnya dari kalian . . "


" Ok . Bye .


" Bye . .


Tut Tut tut


Siapa Joon sebenar nya ? apa hubungan nya dengan keluarga Winata ? tunggu di part selanjutnya . . .

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2