SAHABAT RASA PELAKOR

SAHABAT RASA PELAKOR
PART 31 SENJATA MAKAN TUAN


__ADS_3

Di ruangan mansion yang luas , tampak beberapa pria berjas sudah mulai berkumpul . rata-rata mereka adalah para orang tua bersama pasangan nya . Malam ini adalah malam pesta anniversary pernikahan tuan Albert Einstein dan nyonya Elly Einstein . Sembari menunggu para generasi muda , mereka berbincang sambil menikmati minuman Dan camilan yang sudah tersedia . Tak ketinggalan Elly dan Karisma tampak tertawa ceria . Mereka serentak menoleh ke arah saat terdengar ketukan hills dan sepatu pantofel yang berjalan beriringan . Para orang tua berdiri untuk menyambut kedatangan para muda mudi . Tampak mereka masuk dengan pasangan pilihan masing-masing . Untuk menghormati sang mamah , Sean yang pertama kali masuk berpasangan dengan Hana , mereka masuk dengan tangan Hana menggaet lengan Sean . Tampak mereka tersenyum , Elly dan Karisma menatap putra dan putri nya dengan wajah bahagia . Di belakang Sean dan Hana , Devan masuk bersama Bella , Bella tampak sangat anggun , karisma mengangguk saat Devan tersenyum pada nya . Lalu muncul Chalista yang berpasangan dengan seorang pemuda blasteran , Selanjutnya pasangan-pasangan lain nya masuk hingga para muda-mudi berkumpul menjadi 6 pasangan .


" Terima kasih untuk para teman dan sahabat yang menyempatkan hadir dalam acara pesta anniversary kami yang ke-3 yang sederhana ini . Mohon doa nya agar kami selalu hidup dengan bahagia . Dan untuk para generasi muda , semoga kalian menemukan pasangan yang cocok . . Ok , dengan ini pesta resmi di mulai . . ?! " Albert menadahkan tangan nya pada Elly sebagai tanda kalau dia mengajak istri nya berdansa .


para tamu bertepuk tangan . Terdengar alunan musik memenuhi ruangan, Albert dan Elly mulai melakukan gerakan dansa yang santai tapi energik. beberapa tamu tampak melirik pasangan nya mengajak ikut berdansa . Setelah musik habis Albert dan Elly menunduk ala dansa . Tak lama kemudian musik kembali terdengar , beberapa pasang orang tua ikut melantai. Mereka menari dengan ceria , Hana tersenyum saat melihat mommy dan Daddy nya tampak sangat romantis . Saking menikmati tarian orang tua nya , tak terasa musik telah berakhir . Hana terkejut saat sebuah telapak tangan menadah pada nya .


" Mau berdansa dengan ku . . ? " kata Sean dengan lembut di iringi senyum yang manis . Hana tersenyum lalu menerima ajakan Sean . Entah apa yang di pikirkan para tamu , Sean membawa Hana ke tengah aula , musik mulai berdenting , Sean dan Hana mulai menggerakkan badan nya , para tamu melihat penampilan mereka yang tampak anggun. awal nya gerakan mereka pelan dan anggun , namun makin lama , gerakan mereka semakin cepat dan energik dengan di iringi hentakan musik yang semakin cepat , semua mata memandang mereka dengan takjub ketika melihat Sean dan Hana menari dengan iringan senyum yang saling menggoda . sampai-sampai mereka mengiringi tarian Sean dan Hana dengan tepuk tangan yang berirama. Hingga musik berhenti di gantikan dengan tepuk tangan yang riuh . Sean dan Hana menudukkan setengah badan nya sambil berpegangan tangan sebagai tanda terima kasih . Sean menarik Hana menuju meja yang berisi minuman . Hana langsung meraih minuman dan menenggak nya hingga setengah .


" Gila , keren banget kalian tadi . . ?! " kata Devan menghampiri adiknya bersama Bella .


" Siapa dulu Donk . ?! " kata Hana bercanda seraya tertawa .


" Sejak kapan kamu bisa dansa ?? perasaan kakak gak pernah lihat kamu latihan . . ?! "


" Aku cuma ikut hentakan musik aja , untung nya Sean bisa mengimbangi gerakan ku . . ?! " kata Hana melirik Sean . Sean hanya tersenyum .


setelah tidak ada lagi yang m lantai , mereka saling menyapa dengan ruangan yang di penuhi dengan alunan musik yang lembut . Hana dan Sean menyapa Albert dan Elly.


" Happy anniversary mah . pah . . ?! " kata Sean mencium pipi mamah dan dan memeluk papah tirinya .


" papah harap setelah ini pesta pernikahan mu yang akan di rayakan . . ?! " kata Albert menepuk bahu Sean .


" Doa kan saja . . ?! " kata Sean melirik Hana yang tampak manyun di goda oleh mommy nya.


" Elly, Albert kenalkan ini putri kami . nama nya Hana . ?! "


" Halo om, Tante . saya Hana . Semoga keluarga om dan Tante selalu bahagia dan di berikan umur yang panjang . . ?! "


" Makasih ya sayang . ?! " Elly mengusap rambut Hana dengan lembut .


" HY om Albert . selamat anniversary nya ya , semoga kedepan nya kalian makin sukses . . ?! " tiba-tiba Chalista datang dan langsung memeluk Elly . Membuat Elly sedikit terkejut .


" Makasih Lista . . ?! " Chalista melepaskan pelukan nya .


" Selamat anniversary ya Djeng Elly , . ?! " kata Irene mamah nya Chalista .


" Makasih ya . . ?! "


Begitu juga dengan Rendra , papah nya Chalista memberikan ucapan selamat pada Albert . Mereka berbincang dengan akrab .


" Oh iya , Sean , sepertinya kau sudah memasuki usia yang matang untuk menikah . . Apa sudah ada rencana ?? " kata Rendra .


" Sebenarnya sudah ada . Hanya saja sepertinya calon ku belum siap . Jadi aku menunggu nya Sampai dia siap . ?! " kata Sean menatap lekat mata Rendra .


" Kalau sudah ada yang bersedia , kenapa harus menunggu lagi ?? Sean umur semakin bertambah , dan tidak akan menunggu kita Sampai kita siap . Jadi kita yang mengejar waktu agar semua nya tidak terlambat . . ?! " kata Rendra penuh arti , sedangkan Chalista tampak tersenyum sendiri.


" ada yang bersedia ?? siapa yang om maksud ?? " pancing Sean .

__ADS_1


" Sean aku rasa kau sudah tahu , kalau Chalista menyukai mu sejak dulu . Bahkan dia menolak pinangan setiap laki-laki yang ingin menikahi nya. Kau tahu kenapa dia menolak nya ?? karena dia hanya ingin menikah dengan mu . Jadi karena umur kalian sudah sama-sama matang , aku rasa kita tidak perlu menunggu lama lagi . Bukan begitu Albert ?? " kata Rendra .


" Kau benar Rendra . Tapi Karena Sean yang akan menjalani Dan merasakan suka duka rumah tangga nya . Jadi semua keputusan nya ada di tangan Sean . . ?! " Elly tersenyum mendengar jawaban bijak suami nya .


" Bagaimana Sean , apa kau bersedia menikahi Chalista ?? ingat Chalista belum menikah sampai saat ini karena dia mencintai kamu dari dulu . .. Jadi kamu harus bertanggung jawab dan menikahinya . . !!? " kata Rendra .


" Apa anda tidak salah ucap tuan Rendra ?? saya tidak pernah meminta putri anda untuk menolak semua lamaran pria yang ingin menikahi nya demi saya . Itu adalah keinginan nya sendiri . Jadi kenapa saya harus bertanggung jawab . . ??? saya tidak pernah menyentuh atau men*dai nya , jadi kenapa saya harus menikahi nya ? pikirkan lagi kalimat anda tuan Rendra . . ?! " sarkas Sean . Membuat wajah Chalista memerah .


" Sean , hargai lah perasaan Chalista . Dia sangat mencintai kamu . .saya rasa tidak akan ada yang mencintai kamu setulus Chalista . . ?! " kata Irene .


Sean menatap Chalista lekat membuat Chalista salah tingkah .


" Kau bilang kau mencintai aku dari dulu bukan ?? " kata Sean .


" Benar Sean . Aku mencintai kamu dari dulu . Maka nya aku menolak semua lamaran dari pria manapun. Aku hanya m mencintai kamu . . ?! " kata Chalista dengan suara mendayu-dayu dan senyum yang malu-malu.


" Kalau kau mencintai ku dari dulu . Lalu kenapa kau meminta ku berkenalan di dermaga kemarin ??? " kata Sean dengan tatapan dingin dan tajam . Chalista bungkam. Dia melirik mamah nya .


" Sean , itu hanya cara Lista untuk menarik perhatian mu saja . Benarkan Lista ?? " kata Irene.


" Benar Sean . ?! " kata Chalista menunduk .


" Lista , apa kau benar-benar mencintai ku . . ??? " kata Sean . Elly melototkan mata nya . dia mencolek Sean . Namun Sean membalasnya dengan lirikan tajam membuat Elly memilih diam . Sean juga melirik Hana yang tengah menatap nya lekat . Membuat Sean tersenyum tipis .


" iya Sean . Aku mencintai kamu . Bahkan aku rela memberikan apapun yang kamu inginkan . Benarkan pah , mah . . ?! " kata Chalista meminta dukungan . Mereka menganggukan kepala dan tersenyum cerah .


" Apa pun itu ?? " ulang Sean . Chalista mengangguk cepat .


" Katakan . . ?! " kata Rendra antusias.


" Aku ingin perusahaan keluarga Samantha di pindah nama atas nama ku . apa kalian bersedia ?? " kata Sean


" APA ????!!!! APA KAU SUDAH GILA . KAU MEMINTA PERUSAHAAN YANG KU BANGUN DENGAN SUSAH PAYAH DI GANTI DENGAN NAMA MU ?? SAMPAI KAPAN PUN AKU TIDAK AKAN MENYERAHKAN PERUSAHAAN KU PADA SIAPA PUN . . ?! " bentak Rendra membuat mereka menjadi pusat perhatian .


" Kalau begitu jauhkan putri mu dari ku. Jangan sampai dia menampakkan diri lagi didepan ku . . ?! " sarkas Sean .


" Sean . . . . papah . . . ?!! " Chalista tercekat . Dia bingung harus berbuat apa .


" hehe tak ku sangka ternyata kau orang yang serakah Sean Sama seperti Wiliam . . ?! " kata Rendra tertawa mengejek .


" Jangan bawa-bawa papah ku . . Kau tahu aku hanya ingin menguji ucapan keluarga Samantha . Ternyata keluarga Samantha hanya lah seorang pembual . Di bandingkan dengan perusahaan Dominic grup , Perusahaan keluarga Samantha tidak ada apa-apa nya . . ?! " kata Sean arogan .


" HAHAHAHAH . Kau pikir akan ada gadis yang ingin hidup bersama mu kalau mereka tahu rahasia besar mu ??! " kata Rendra


" Apa maksud anda tuan Rendra ?? " kata Zidan penasaran .


" Perlu kalian ketahui . Saat Wiliam mengalami kecelakaan , Sean juga berada di dalam mobil yang sama dengan Wiliam . Sean terluka parah akibat kecelakaan itu . Dan saat dokter memeriksa anak ini lebih dalam, akibat kecelakaan itu dia mengalami kerusakan beberapa saraf penting hingga dia di vonis . . . . .

__ADS_1


" Rendra . . Bisa kah kau tidak mencampuri urusan orang lain , sebaiknya kau urus saja putri mu . Begitu juga Putra ku , biarkan aku yang mengurusi nya sendiri . . ?! " potong Elly dengan wajah yang tegang .


" Hehehe , kenapa nyonya Einstein , apa kau takut jika rahasia besar putra mu terbongkar ?? " kata Rendra semakin berani .


" tuan Rendra , Sean di vonis apa ??? " kata seorang tamu penasaran .


" Dia di vonis . . . .


" tuan Rendra yang terhormat . . Apa kah salah jika seseorang memiliki rahasia ?? Dan jika seseorang membongkar rahasia orang lain , apa itu di anggap sebagai orang yang hebat ??? Aku rasa jika kau membuka rahasia orang lain tanpa seizinnya , Kau akan di cap sebagai manusia kurang ajar . . !!!? " kata Hana lantang . Membuat wajah Rendra memerah .


" Kurang ajar ??? Kau bilang aku kurang ajar ?? Kau lah anak yang kurang ajar karena telah berani ikut campur urusan orang tua . . ?!!! " bentak Rendra . Melihat anak nya di bentak , Daddy maju hendak memberi pelajaran pada Rendra . Namun langkah nya terhenti saat terdengar suara Hana .


" Orang tua ??? Sean sejak kapan kau menjadi orang tua ?? " kata Hana menatap lucu Sean . Membuat Sean mati-matian menahan senyum nya .


" Kau bilang urusan orang tua . Tapi kau mencerca Sean yang masih lajang dan ingin membongkar rahasia nya . Apa situ waras ???? Sekarang saya tanya , jika Albert juga membeberkan rahasia besar keluarga Samantha . . Apa kau akan terima ?? " kata Elly melipat tangan nya di dada .


" Apa . . . Apa maksud mu ???! " kata nyonya Irene tergagap .


" Rahasia ?? rahasia apa yang ada di keluarga Samantha ?? Aku rasa tidak ada yang tahu tentang rahasia keluarga kami . . ?! " kata Chalista yakin.


" Uups . . salah , bukan rahasia . Tepat nya AIB KELUARGA SAMANTHA .Tapi Bukan kah rahasia dan aib itu sama tapi tak serupa ya ??? . Apa kau sudah di beritahu oleh istri mu , tuan Rendra Samantha ??? " kata Elly dengan senyum miring .


" Elly . . . .


" Rahasia apa yang kau maksud , nyonya Elly . . ??? " kata Rendra penasaran .


" kau ingin tahu tuan Rendra ?? Baik aku akan mengatakan nya karena kau yang meminta . . putri mu , Chalista , dia adalah . . . . . . .


BRUUKH


. . . . . . . . . . . . . . . . . . . .


B


E


R


S


A


M


B


U

__ADS_1


N


G


__ADS_2