
Sementara itu , di ruangan nya Arya tampak uring-uringan , dia tidak bisa konsentrasi mengerjakan tugasnya. Hati nya terus tertuju pada Hana . Sampai sekarang belum ada kabar . Apalagi tadi pagi Mayang mengatakan kalau pintu kamar Hana masih kosong.
" aaaaaggh . . .!!! " teriak Arya frustasi . .dia mengusap wajah nya kasar .
Tok. tok . tok.
pintu terbuka , tampak Mayang masuk dengan membawa secangkir kopi .
" pak, ini saya bawakan kopi . .?! " kata Mayang.
Arya menerima kopi itu dengan diam lalu meminum nya pelan. Dia meletakkan kopi nya dengan wajah kusut . Dia melirik Mayang yang terkekeh pelan.
" Ada yang lucu ??? " sewot Arya .Mayang semakin terkekeh .
" ada , tu wajah kamu udah di lipat 12 . . hahaha. ?! " kata Mayang tertawa pelan .
" Itu karena kamu gak ngerasain apa yang aku rasa sekarang . .?! " cerocos Arya .
" Gue juga khawatir sama Hana . .Tapi hatiku mengatakan kalau Hana baik-baik aja , .?! " hibur Mayang .
" Semoga aja . Tapi aku kesal May , sampai sekarang Hana belum juga . . . . . . .!!? " ucapan Arya terputus oleh dering ponselnya .
Dengan cepat Arya menyambar ponsel nya . Senyum nya mengembang saat membaca nama penelpon.
" Halo . .sayang. . ! kata Arya lega saat melihat wajah sang kekasih terpampang di layar ponsel nya .
"halo Ar , sorry ya aku baru bisa nelpon kamu. kamu baik-baik aja kan ?? " kata Hana di seberang telpon.
" Semestinya aku yang nanya seperti itu . Aku lega setelah lihat kamu baik-baik aja . Kau tahu aku frustasi banget saat aku besuk kamu kemarin lusa , ternyata kamu gak ada . . kamu dimana sekarang ?? " kata Arya lega .
" maaf ya , sayang . Aku udah bikin kamu cemas. Tapi kamu tenang aja , aku sekarang udah di kost an kok. Nanti main kesini ya . .?! "
" Untung aja elo udah balik , kalo gak , mungkin si Arya sekarang bakal naik ke atas gedung . . .?! " kelakar Mayang tertawa pelan.
"Si Mayang ada di ruang kamu Ar ??? "
" Iya , gue udah dua kali masuk ke ruang kerja pacar elo ini . Gue cuma mastiin kalo pacar elo ini gak ngelakuin hal yang nekat gara-gara elo gak ada kabar selama 2 hari ini . Gue gak mau sahabat gue ini jadi sedih kalo terjadi apa-apa sama si Ar elo ini . . ?! " kata Mayang merebut ponsel Arya .
" oowww . . .bahagia banget aku punya pacar dan sahabat yang so sweet banget. . Makasih ya elo udah jagain yayang gue . muuach muuach muuuach . . .!!! "
" Idih najis . .cium ni pacar elo. . ?!! " kata Mayang mengembalikan ponsel Arya .
" Kamu istirahat yang cukup ya , nanti aku main kesana habis pulang kerja . .jangan lupa makan siang terus minum obat . .?! " kata Arya .
" iya sayang , makasih . aku tutup ya . ?! "
wajah Arya kini sangat cerah setelah melihat wajah kekasih nya . Senyum manis masih terukir di wajah nya .
" ok , waktu nya kerja . Gue harus nyelesaiin semua pekerjaan gue biar gue bisa cepat pulang dan nemuin Hana. . .?! " kata Arya penuh semangat .
____________
Disebuah ruangan yang temaram, tampak seorang laki-laki yang terikat disebuah kursi besi. keadaan nya sangat mengenaskan , wajah nya babak belur , bahkan Mata kiri nya pun tampak lebam dan membengkak. pelipis nya terluka hingga aliran darah nya masih terlihat . tubuhnya yang kekar tanpa memakai baju , tampak lebam disana sini . kepala nya yang semula tertunduk , terangkat perlahan saat mendengar deritan pintu yang di buka pelan. Tampak empat orang pria berwajah dingin masuk dengan gagah . Sandera itu menatap tajam pada salah satu pria dingin tadi .
" Hee , dasar pengecut , Kau di selamatkan oleh seorang gadis ingusan . Sungguh memalukan . .?! " provokasi nya .
" Kau menyerang musuh secara diam-diam . Apa itu bukan pengecut ?? bahkan kau tak bisa mengalahkan seorang gadis ingusan . Apa kata orang-orang mu jika mereka tahu kalau seorang JUSTIN BRAMASTA , komandan kelompok SCORPION di kalahkan oleh seorang gadis ingusan . . .?! "
" DEVAN WINATA , JIKA KAU MEMANG HEBAT. , LEPASKAN IKATAN INI , KITA BERDUEL SEKARANG JUGA . .?! " Tantang nya .
ya mereka adalah Devan, Sean , Kelvin dan Dirga . Setelah mereka mengantar Hana , mereka segera menuju sebuah gedung yang berada di tengah hutan yang menjadi markas cabang kelompok mafia yang di disebut WOLFI , yang di pimpin oleh SEAN DOMINIX.
" Aku dengar kelompok mafia yang di panggil SCORPION itu sangat lah kuat dan tangguh . Ternyata aku salah , melepas ikatan tali saja kau tidak sanggup . .Sungguh lemah . . . ?! " kata Devan semakin memprovokasi .
" DEVAAAAAAN . . . .!!!!! " teriak Justin penuh emosi , dia memberontak ingin melepaskan diri . Semakin lama semakin kuat namun dirinya tetap terikat . Hingga akhirnya dia pun diam dengan nafas yang ngos-ngosan . Namun tiba-tiba dia terkekeh , semakin lama semakin kencang hingga kekehan itu menjadi tawa yang penuh provokatif .
" HAHAHAHAH . . . . .Sean , anggota ku tidak akan diam setelah ini . Mereka akan menemukan ku dan segera membebaskan ku . Di saat aku terbebas , bersiap-siaplah untuk menerima pembalasan ku . Aku akan mendapatkan gadis ingusan itu , dan akan aku hadiah kan pada anak buah ku untuk menjadi mainan. hingga dia merasa terhina . Hingga dia lebih memilih mati . hahahaha. . !!!? "
*BUUKH . .
BUUKH
BUUKH*
pukulan bertubi-tubi tepat mengenai wajah nya hingga darah mengucur deras dari lubang hidung nya . Justin melihat siapa yang memukul nya . Mata nya menatap tajam ..
" Dev, bisakah aku melenyapkan ba**Ngan ini sekarang juga ?? " kata Sean memgamuk dengan wajah yang ganas.
" Tahan tuan, sebaiknya biarkan dia hidup . Aku yakin suatu saat kita pasti membutuhkan nya . .?! " kata Kelvin tenang .
Sean menendang meja yang tak jauh dari nya lalu keluar dengan wajah yang memerah , sangat terlihat jelas di kulit nya yang putih . Ketiga pria yang masih di ruangan itu menyusul Sean , tak lama masuk dua orang bertubuh besar dan tinggi menarik Justin menuju penjara bawah tanah . Justin berusaha untuk melepaskan diri , namun usaha nya sia-sia .
Di luar , Sean melampiaskan amarah nya dengan memukul samsak yang biasa dijadikan anggotanya untuk berlatih . Tak tanggung-tanggung , Sean bahkan mematahkan beberapa tongkat sakingkan emosi nya . Dirga yang sudah paham dengan sifat Sean , hanya membiarkan nya . Tapi yang menjadi pertanyaan nya sekarang ,
" apa yang menyebabkan Sean menggila seperti ini ??? "
Itulah pertanyaan yang kini bersarang di kepala Kelvin dan Dirga. Namun tidak dengan Devan .
" Sean, karena gengsi mu terlalu tinggi , kau bahkan tak mau mengakui perasaan mu sendiri . .?! " batin Devan sambil menggelengkan kepala nya .
Setelah cukup lama , Sean terduduk dengan nafas yang memburu . Rambut nya sedikit basah oleh keringat nya yang sudah bercucuran. Dirga memberikan sebotol air mineral . Dengan cepat botol itu sudah kosong .
" Bagaimana , apa sudah puas ?? " kata Devan mendekati Sean . Sean hanya mengangguk .
" Ini , bos . .?! " kata Dirga memberikan handuk kecil . Sean mengelap keringat nya .
" Baiklah , kita kembali ke hotel . .?! " kata Devan seraya menepuk bahu Sean . Sean bangkit lalu meraih jas hitam nya yang dia sampaikan di kursi .
__ADS_1
____________
Tok . . tok . . tok . .
Hana yang saat itu tengah menikmati pemandangan kota yang nampak indah di malam hari dari balkon nya , tiba-tiba dikejutkan oleh suara ketukan pintu . Dia langsung masuk dan membukakan pintu .
Ceklek
" Emaaaaakk . . . .
Sebuah pelukan langsung menghantam tubuh Hana hingga mereka terdorong masuk . Seorang laki-laki yang dia rindukan tersenyum di belakang wanita yang tengah memeluknya itu .
" Hana , akhirnya aku bisa lihat kamu lagi . .?! " kata Mayang melepaskan pelukkan nya .
" Sayang , apa kepala mu masih terasa sakit ?? " kata Arya masuk dan memeluk Hana erat .
" Sedikit . .?! " kata Hana sambil membenamkan wajah nya ke dada bidang Arya . mereka berpelukkan cukup lama hingga Mayang berdehem risih .
" Mentang-mentang kangen . Pikirin juga lah perasaan orang lain . .?! " kata Mayang sewot .
" Sewot amat sih . Gak tahu orang lagi kangen berat apa . .?! " kata Hana kesal .
" Baru juga 2 hari . .wah . wah . .kau beli kulkas baru Han ?? pasti isi nya banyak . .?! " kata Mayang mendekati kulkas itu dan membuka nya . mata nya berbinar melihat isi kulkas itu masih penuh.
" Makan yuk , aku udah beli nasi Padang . .?! " kata Arya .
Mereka makan bersama dengan riang . Arya selalu menatap Hana penuh dengan kasih . Namun acara makan malam mereka terganggu oleh sebuah teriakan yang memekakkan .
" Mayaaaaang . . Dimana kamu . . ??! " teriak suara seorang wanita . Mayang buru-buru keluar di ikuti Hana dan Arya .
Di luar tampak seorang wanita berpakaian glamor dan make up yang tebal , berkacak pinggang setelah melihat Mayang .
" Mana uang kos an kamu , kamu harus bayar 2 bulan termasuk bulan ini . . Cepat saya lagi buru-buru . .?!! "" kata nya menadahkan tangan nya .
" Maaf madam, saya bayar untuk bulan belakang dulu ya , soalnya saya harus membayar biaya pengobatan ibu saya . .?! " kata Mayang takut-takut.
" Tidak bisa , kamu harus bayar full 2 bulan. Atau kamu angkat barang-barang kamu. .?! " madam dengan garang.
" Madam , tolong mengerti saya , saya harus membiayai pengobatan ibu saya . ?! " kata Mayang memelas .
" Itu bukan urusan saya . Joko , putra , angkat barang-barang gadis ini keluar . .?! " perintah madam pada bodyguard di belakang nya .
" Baik madam . ?! "
Bodyguard itu langsung menuju pintu dan memutar handle , tapi tenyata terkunci . melihat pelototan Mata madam , Mayang langsung membuka pintu . Bodyguard itu mulai membawa barang-barang Mayang keluar. Mayang hanya pasrah dengan berlinang airmata.
" Sudah jangan nangis , kamu tinggal bareng aku aja ya . .?! " hibur Hana mengusap lengan Mayang .
" Beneran Mak ?? " kata Mayang . Hana mengangguk .
Dalam waktu singkat , semua barang Mayang sudah di angkut keluar .
" Bagus , Pantesan kamu selalu telat bahkan menunggak bayar uang kos , barang-barang kamu semua nya branded . sekarang bawa barang-barang kamu keluar . .?! " kata madam pada Mayang .
" Biarkan saja madam . Mayang akan tinggal bareng saya . .ini uang kos bulan ini . .?! " kata Hana menyerahkan uang pecahan berwarna merah . Diterima madam dengan senyuman.
" Kamu yakin Hana ?? Madam takut nanti dia jadi parasit yang ingin menguasai inang nya . . ?! " kata madam lembut . Sangat berbeda dengan nada bicara nya pada Mayang tadi .
" Mayang sahabat saya , dia pasti gak akan menyusahkan saya . ?! " kata Hana tetap ramah .
" Baiklah , kalau begitu madam pergi . Jangan menyesal nanti ya . .?! " kata madam lalu pergi di ikuti bodyguard nya .
" Udah , yuk angkut barang-barang mu kedalam. Ar ,kamu bantuin kita ya . .?! " kata Hana .
Akhirnya mereka bertiga sibuk mengangkut barang Mayang yang lumayan banyak . Setelah semua terangkut . Mayang dan Hana menyusun nya .
* * * * *
Beberapa Minggu setelah kejadian itu , hubungan Hana dan Mayang semakin erat . Suka duka mereka lewati bersama . Bisa dibilang tidak ada rahasia diantara kita . Bahkan mereka sering tukar pinjam barang , seperti accecories, sepatu bahkan alat make up.
sampai saat ini Hana masih belum memikirkan tentang kuliah nya. Hana sedikit trauma saat memikirkan akan menginjakkan kaki nya ke negara K , Dia masih terbayang-bayang dengan grandma nya . Dia malah menikmati waktu kerja nya .
Sean sudah meninggalkan hotel beberapa Minggu setelah insiden itu . Sampai sekarang Hana tidak pernah mendengarkan kabar laki-laki dingin itu . Devan juga sudah meninggalkan hotel .Jika Hana mendapat shift malam, hana akan beralasan menginap kerumah saudara nya , dan akan berangkat kerja dari sana . Namun nyata nya Hana pulang ke mansion untuk berkumpul dan melepas rindu bersama keluarga nya .
Hingga suatu hari , Hana mendapat jadwal shift malam, sedangkan Mayang mendapat shift siang. Hana dengan langkah santai melangkah menuju kamar kos nya .
" Halo bunny bunny swee . . . tie . . may, elo kenapa ???? " kata Hana terjeda saat melihat Mayang tengah menangis tersedu-sedu.
" Han, . hiks . .hiks . .Hana . .Deri . . .hiks . hiks . hiks . . ?! "
" may , tenang . .Deri kenapa ??? " kata Hana panik .
Mayang tidak sanggup bersuara , dia menyerahkan ponsel nya . Hana mengambil ponsel Mayang , Tampak video yang bertema pernikahan . Hana menekan video itu dan mengulang nya dari awal . mata Hana terbelalak saat melihat orang yang memakai baju pernikahan itu adalah Deri yang bersanding dengan wanita lain.
" Deri nikah sama cewek lain . Apa elo kenal sama cewek nya ?? " tanya Hana . Mayang menggelengkan kepala nya .
" Kapan pernikahan nya ?? "
" Hari ini , di gedung yang jauh dari hotel kita. .?! " jawab Mayang serak.
" ya sudah , ayo aku antar kerja . .?! " kata Hana bangkit . Mayang dengan malas bangkit dan mengikuti langkah Hana .
selama perjalanan Kedua gadis itu hanya diam . Mereka sibuk dengan pikiran masing-masing .
" Loh Hana , kenapa kita kesini . .?! " kata Mayang terkejut saat Hana menyimpangkan motornya ke gedung dimana pernikahan Deri di selenggarakan .
" Ikut aku . .?! " kata Hana menarik tangan Mayang . Terpaksa Mayang mengikuti Hana.
__ADS_1
mereka memasuki sebuah ruangan yang di dekor sangat indah . Hana menarik Mayang tepat di depan kedua pengantin yang tengah berbahagia . Langkah Mayang terhenti saat Hana melepaskan pegangan tangan nya .
" Wah , Deri kau menikah tanpa mengundang kami . Apa kau lupa dengan gadis dibelakang ku ini ?? Gadis yang telah menunjang finansial mu selama kamu di pecat ?? " kata Hana Santai.
Deri menatap Hana dan Mayang bergantian dengan sorot mata tajam . Hana berjalan menghampiri meja dan mengambil segelas minuman .
" Aku ingin bersulang untuk pernikahan kalian . .?! " kata Hana mendekati Deri yang tampak waspada .
" bersulang ?? "
" ya, bersulang . .
Ting . .terdengar dentingan dua gelas beradu .
Deri meminum minuman nya , Namun tidak diduga Hana menyiramkan minuman berwarna merah itu ke kepala Deri hingga membasahi wajah dan bajunya hingga membuat mempelai perempuan menjerit kaget. para tamu pun terkejut atas tindakan Hana.
" Apa-apaan in . . . . . . .
PLAAK
kalimat Deri terputus saat sebuah tamparan mendarat di pipi kanan nya . Ya , Hana menampar Deri dengan tangan kirinya .
" Ini belum seberapa atas rasa sakit yang sahabat ku rasakan saat ini . .Kau menikah tanpa kata PUTUS untuk mayang . Apa kau akan tetap menjalin hubungan dengan Mayang walau kau sudah menikah ?? dan menjadikan Mayang sapi perah mu untuk memenuhi kebutuhan istri mu ini ?? Sungguh licik kau Deri . .?! Semoga kau mendapatkan karma nya atas perbuatan mu pada Mayang . .?! " kata Hana tajam .
Hana membalik badan nya lalu menarik tangan Mayang keluar dari gedung itu . Di parkiran, Hana menatap Mayang lekat hingga Mayang menundukkan wajah nya karena ngeri ditatap sedemikan rupa.
" Aku sudah telat masuk kerja , Mak . .?! " kata Mayang pelan memecah suasana yang hening.
" Naik . . .?! " kata Hana dingin seraya naik ke motornya . Mayang menuruti ucapan Hana . Hana tancap gas , dan dalam hitungan menit mereka masuk ke halaman hotel . Mayang turun dari motor Hana bersamaan dengan Arya yang baru turun dari mobil nya dan memperhatikan kedua gadis itu .
" Udah , gak usah mewek lagi , kerja yang benar , buang jauh-jauh pikiran kamu tentang si br***sek itu. ?! " ceramah Hana seperti memarahi anak nya .
" Iya , . .?! Jawab Mayang pelan .
" Sana masuk . .?! " kata Hana menyodorkan tangan nya ke depan wajah Mayang .
" apaan ??? " tanya Mayang bingung .
" Salim, cium tangan emak biar kerja nya berkah dan selamat . .?! " kata Hana dengan ekspresi seperti emak-emak beneran .
" ya . ya . .ya nih tak cium tangan nya . ?! " kata Mayang mengambil tangan Hana dan mencium nya .
" Nah gitu Donk . .?! " kata Hana tersenyum lucu .
" Njiir , bau ****** tangan elo, Mak . .?! " kata Mayang langsung melepaskan tangan Hana .
" ****** , ****** . .elo kira gue kuntilbapak eh kuntilanak ?? " kata Hana menyentil kening Mayang .
" aaw sakit Mak . .kalau lecet gimana ?? nanti aku gak laku loh . .?! " kata Mayang mengusap kening nya .
" hehehe , , udah sana masuk . ingat , gak usah mikirin tu orang . Ntar gue cariin yang lebih baik dari dia . .?! " kata Hana .
" makasih ya Mak . .?! " kata Mayang tiba-tiba memeluk Hana erat . Hana tersenyum dan menepuk-nepuk punggung Mayang . mereka melepas pelukan nya . Mayang lalu masuk ke hotel .
Arya tersenyum geli melihat tingkah kedua sahabat itu . Lalu dia menghampiri Hana yang sudah bersiap hendak pergi .
" Hana , . .?! "
" eh , Ar . kok belum masuk . .?!
" tadi aku mau masuk , tapi lihat kamu disini . Mayang kenapa , kok kayak habis nangis . .??
" Udah , nanti aja aku cerita . sana gih masuk . .?! " kata Hana .
" kiss nya mana . .?! "" goda Arya .
Hana menoleh kiri kanan , lalu . . .
*CUP
Bruuum*. .
Hana langsung menarik gas motornya setelah mencium pipi Arya tanpa menoleh . Arya hanya tersenyum melihat tingkah Hana selalu menggemaskan bagi Arya . Dia pun masuk ke hotel untuk memulai pekerjaannya .
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
#BERSAMBUNG