
BRAAKH
Seorang pria paruh baya yang sedang menyeruput teh nya tersedak akibat suara pintu yang di dorong dengan keras . Dia melihat dua orang berlainan jenis masuk dengan wajah yang tidak enak di pandang .
" Dasar gadis liar . Bisa-bisanya dia ngerjain aku . Awas kamu , kalau sampai ketemu lagi . Aku bejek-bejek kamu jadi sambel . .!! " omel Bu Marya dengan wajah kesal lalu menghempaskan diri nya ke sofa . Arya pun menyusul duduk di sebelah pak Arman seraya meletakkan paperbag di meja .
" Ada apa sih Bu , pulang-pulang kok menggerutu begitu . ?? " kata pak Arman membenarkan kacamata tipis nya .
" Gara-gara gadis liar itu mengerjai aku di toko perhiasan tadi , Aku jadi tertawaan semua pengunjung , ibu malu yah , malu . . !!! " kata Bu Marya kencang .
" Gadis liar ?? " pak Arman menoleh Arya .
" Hana . . !! " kata Arya pelan .
" memang apa yang di lakuin sama pacar kamu itu ?? " kata pak Arman . Pak Arman berbeda dengan Bu Marya , dia tak menentang hubungan Arya dengan Hana . bahkan pak Arya menyukai sikap sopan Hana walau berpenampilan tomboy . pak Arman memperlakukan Hana dengan baik saat beberapa kali mereka bertemu .
" Arya sudah mutusin gadis itu . Jadi jangan sebut dia sebagai pacar Arya . Ibu gak Sudi . . !! " kata Bu Marya kesal . Pak Arman hanya diam mendengar celotehan istri nya .
" Terus apa yang dia lakukan sampai membuat ibu mu semarah ini ?? "
" Tadi Hana memilih perhiasan , tapi ibu merebut barang yang dipilih Hana , Hana mengalah dan memilih perhiasan yang lain , tapi ibu kembali merebut nya , dan Hana tetap mengalah dan memilih perhiasan lain . Saat Hana memilih perhiasan yang harga nya sangat mahal , Arya mencoba memberitahu ibu , Tapi ibu tidak mau mendengarkan Arya dan kembali merebut barang yang di pilih Hana tanpa menanyakan harga perhiasan itu . Dan akhir nya Hana menyerah dan tidak memilih perhiasan lagi . Dan saat ibu mendengar jumlah yang harus di bayar untuk 5 perhiasan itu , ibu shock dan langsung pingsan . ! "
" Memang berapa harga perhiasan itu ?? " tanya pak Arman menyeruput teh nya .
" 1,3 M . . !! "
" phurrft . . . . uhuk . uhuk . uhuk . .
pak Arman menyemburkan teh di mulut dan terbatuk . Dia menatap Bu Marya dengan tatapan tajam . Bu Marya menundukkan kepala nya mendapat pelototan dari sang suami .
" Apa ?? 1,3 M ??? Ibu mau bikin kita bangkrut , haa ??? " teriak pak Arman emosi .
" Ayah , ayah tenang dulu . . Perhiasan itu sudah Arya batalkan . . !! " kata Arya menenangkan ayah nya . pak Arman terlihat sedikit tenang .
" ibu , lain kali kalau bertemu dengan Hana , sebaiknya ibu menghindari untuk membuat masalah dengan Hana . Ibu gak akan menang menghadapi Hana . Hana itu gadis yang jahil dan cerdas . Dia akan membalas orang yang menganggu nya dengan cara menjebak nya . Dia tidak akan menggunakan kekerasan untuk membalas, tapi dia menggunakan otak nya . . . !!? " pesan Arya .
" Jadi kamu nyalahin ibu , iya ?? " kata Bu Marya tidak terima di sudut kan .
" Bukan nyalahin ibu . Tapi Arya meminta ibu untuk menghindari Hana . Lagian sekarang Kan Arya dan Hana sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi . Jadi gak usah peduliin dia lagi , ya . . ?! " bujuk Arya . Bu Marya menatap Arya lekat .
" Memang ibu ada masalah apa sih sama Hana sampai dendam banget ?? " tanya pak Arman .
" Ibu gak suka sama gadis itu , apalagi tadi dia bilang ibu bakal jadi nenek-nenek . . !! " sunggut Bu Marya . Namun semenit kemudian , Bu Marya menatap Arya dengan tajam .
" Arya , tadi Hana bilang kalau kamu sudah menikahi sahabat nya sebulan yang lalu , dan sekarang dia tengah hamil . Apa itu benar ?? " kata Bu Marya dengan ekspresi yang tak bisa di tebak .
" apa ?? menikah ?? " Kata pak Arman . Arya terdiam , dia menunduk kan wajah nya , tampak dia menghela nafas panjang .
" ayah , ibu . maafin Arya . . ! " ucap Arya lirih .
" Arya . apa maksud nya ?? Coba kamu ceritakan sama ayah dan ibu . . !! " pinta pak Arya lembut . Arya menatap mata teduh pak Arman . Arya menenangkan hati dan pikiran nya , lalu menarik nafas panjang sebelum menceritakan masalah nya .
" Ayah ,. ibu . .Apa yang di katakan Hana memang benar . Tapi . . .
Arya terdiam , tak sanggup melanjutkan ucapan nya , hati nya kembali terasa sakit , bayangan-bayangan kenangan di masa lalu berkelebat di otak Arya seperti kaset rusak . Tanpa dia sadari setetes airmata nya jatuh . Cepat-cepat dia menghapus nya dan menghembuskan nafas panjang untuk mengurangi rasa sesak di dada nya .
" Arya , ada apa nak . . " kata Bu Marya duduk di sebelah Arya dan menggenggam tangan putra semata wayang nya .
" Bu , Arya . . Arya laki-laki yang bodoh . maafkan Arya , Bu , yah . maafkan anak mu yang bodoh ini . . !! " kata Arya penuh kesedihan .
__ADS_1
" Nak , tenangkan dulu pikiran mu . Baru lanjutkan cerita mu . ! " kata pak Arman menepuk bahu Arya . Arya terdiam . Berusaha menenangkan hati dan pikiran nya yang kacau .
Setelah terdiam cukup lama , Arya mengangkat wajah nya , dia menatap wajah orangtua nya bergantian .
" Arya menikahi sahabat Hana sebulan yang lalu. nama nya Mayang . . . . .
Arya menceritakan dari awal kejadian saat peristiwa naas yang terjadi di ruang kerja nya , serta kabar kehamilan Mayang . Bagaimana dan alasannya hubungan nya dengan Hana berakhir . Betapa bahagia nya Arya saat mendengar kabar kalau sebentar lagi dia akan menjadi seorang ayah . Bahkan dia rela memutuskan hubungan nya dengan Hana demi bertanggung jawab atas apa yang dia lakukan . Seiring berjalan nya waktu , Arya mulai curiga saat Mayang menolak Arya untuk mengantar nya cek kehamilan . Dan hingga akhirnya di mengetahui kebenaran yang sesungguhnya
" Arya sudah menceraikan Mayang dan memberikan apartemen Arya sebagai kompensasi . Ayah , ibu , sekali lagi maafkan Arya . . !! " Arya mengakhiri cerita nya dengan wajah yang terlihat sedih . Bu Marya ikut bersedih melihat anak nya yang sedang terpuruk saat ini .
" Arya , maafin ibu ya nak . Di saat kamu terpuruk ibu malah mengajak kamu shopping dan membuat masalah di mall . . ! " kata Bu Marya penuh penyesalan . Arya tersenyum dan menggenggam tangan sang ibu .
" Ibu , Arya gak apa-apa kok . Justru Arya bahagia bisa menyenangkan ibu . . ! " kata Arya . Bu Marya tersenyum dan mengusap kepala Arya. Hati Arya menjadi tenang setelah melihat senyum sang ibu .
_________
tik tik tik
Suara tombol keyboard memenuhi ruang kerja Hana yang senyap . Jari-jari lentik nya menari lincah di atas keyboard . Hana tampak sangat fokus sama layar laptop nya , kacamata anti radiasi bertengger indah di batang hidung nya . Sesekali dia menyesap capuccino nya yang sudah dingin . Saking kan fokus nya , Hana tak menyadari jika seseorang tengah memperhatikan nya dari arah pintu . Kamera ponsel pria itu terarah pada hana yang masih fokus pada laptop , beberapa foto sudah tersimpan di galeri ponsel nya .
" Nana , sepertinya aku harus menempatkan seorang bodyguard di samping mu . . ! "
Hana baru mengalihkan pandangan nya dari layar laptop saat mendengar suara bariton yang selalu membuat nya bahagia . Hana tersenyum melihat sang kekasih yang datang mendekati nya .
" Apa kata mu tadi ?? mau menugaskan seorang bodyguard untuk ku ?? aku tidak butuh seorang bodyguard , Sean . . ! " kata Hana melepas kacamata nya .
" Kau memang tidak membutuhkan nya , tapi aku khawatir , kau akan lengah disaat kau fokus bekerja . Kau bahkan tidak menyadari kedatangan ku karena terlalu fokus pada laptop mu . ! " kata Sean menyisipkan rambut Hana ke sela telinga nya . Hana hanya tersenyum lebar .
" Apakah tuan muda Sean ini sangat senggang , sampai bisa berkunjung ke ruangan hamba yang sederhana ini ??? " goda Hana membuat Sean tertawa pelan .
" Ya , sepertinya ruangan ini terlalu sederhana untuk gadis ku . !! " kata Sean memperhatikan ruangan kerja Hana yang memang tampak sederhana . wajah Hana sedikit menegang . Dia lupa kalau dia harus menjaga ucapan nya pada Sean , Hana takut Sean akan melakukan sesuatu tanpa sepengetahuan nya , seperti dia membeli GOLDEN Mall ini untuk Hana hanya karena gurauan nya malam itu .
" Aku senagaja datang kesini , untuk memastikan kalau kesayangan ku ini tidak melupakan jam makan siang nya . ! " kata Sean lembut .
" uuwu. pacar ku so sweet bingit sih . . jadi makin cinta deh . . !! " goda Hana dengan manja nya . Sean mencubit lembut pipi Hana .
" Ayo , aku temani makan siang . !! " kata Sean .
Hana dan Sean pun keluar dari ruangan Hana . saat keluar , tampak pak Amin tengah berjalan dengan sekretaris nya .
" Selamat siang nona , . ! sapa pak Amin .
" Selamat siang manager . kalian mau makan siang ?? " balas Hana
" Iya nona . ! "
" Baiklah . kalau begitu kami duluan ,ya . ! "
" Silahkan , nona . !
Hana dan Sean kembali melanjutkan langkah mereka .
" Seumur hidup ku , baru kali ini aku melihat bos yang masuk ke kantor dengan pakaian santai seperti nona Hana . . ! " kata Lisa sekretaris pak Amin .
memang , Hana datang ke kantor dengan memakai pakaian biasa , celana jeans dan kaos oblong plus jaket kulit .
" Yang nama nya bos , suka-suka dia lah . . ! " timpal pak Amin .
s
__ADS_1
k
I
p
Karena ruang VIP telah di booking semua , Sean terpaksa mengajak Hana duduk di meja biasa . Hana pun tak keberatan . Mereka memulai santap siang nya setelah pesanan mereka datang . seperti biasa Hana makan dengan lahap . Sean hanya tersenyum melihat tingkah Hana tanpa memprotes nya . Bagi nya , apapun yang membuat Hana nyaman , dia akan membiarkan nya .
Tanpa mereka sadari , dari sebuah meja yang berada di pojokan , sepasang mata menatap mereka dengan tatapan tajam .
" kau sungguh beruntung , Hana . Kau masih bisa berbahagia dengan laki-laki kaya setelah ku buat berpisah dengan Arya . Awas kau . Akan ku rebut lagi kekasih mu . Tak akan ku biarkan kau bahagia setelah kau dan Arya melenyapkan anak ku . . !! "
Wanita itu memakai kacamata hitam nya lalu beranjak dari kursi nya . wanita berpakaian seksi itu berjalan melewati meja Hana dan
brukh
Wanita itu menyenggol meja Hana hingga minuman Hana tertumpah dan mengenai celana nya .
" Nana . . ! kata Sean kaget
" uups , sorry . . ! kata wanita berkacamata hitam tadi .
Hana mendongakkan wajah nya , namun wanita itu telah pergi menjauh . Samar-samar Hana mencium wangi parfum yang familiar , dia langsung mencari sosok wanita tadi , Hana melihat nya sudah keluar , tapi Hana masih sempat melihat punggung wanita itu yang tampak familiar bagi nya , hingga Hana bisa menebak siapa wanita itu .
" Seperti nya akan ada pengganggu yang lain . . !! " batin Hana . .
" Nana , celana kamu basah . .
" It's ok , Sean . . ! kata Hana tenang . Dia melanjutkan makan nya lagi . Setelah mereka makan , Hana memutuskan untuk ke toko pakaian yang tak jauh dari restoran . Sean menemani Hana dengan sabar . Hana langsung ke hanger gantungan yang memajang celana cewek . Karena terburu-buru Hana langsung mengambil celana jeans robek-robek di bagian lutut nya , lalu membawa nya ke kasir . Setelah membayar nya , Hana masuk ke ruang ganti dan mengganti celana nya yang basah .
" Sudah selesai ?? " tanya Sean yang menunggu di luar . Hana mengangguk .
" Sudah . Sean antar aku kembali ke ruangan ku ,ya . . !! " pinta Hana .
" Baiklah tuan putri . . ! " kata Sean . mereka lalu berjalan santai keluar dari toko itu . Namun baru beberapa langkah , tiba-tiba . . .
*JLEEB
B
E
R
S
A
M
B
U
N
G
APA YANG TERJADI SETELAH HANA DAN SEAN KELUAR DARI TOKO ??
__ADS_1
TUNGGU PART SELANJUTNYA* . .