SAHABAT RASA PELAKOR

SAHABAT RASA PELAKOR
PART 94 salah duga


__ADS_3

Hana menjatuhkan tubuh nya ke kasur . pikiran nya menerawang jauh , menimbang kembali apa yang dia rasakan sekarang .


" aku merindukan Sean , tapi aku merasa enggan untuk bertemu dengan nya . Hhh , , hati ini masih belum rela dengan kejadian itu . Jika dia memang benar-benar mencintai ku , dia pasti bisa menahan perasaan nya dan menolak sentuhan perempuan itu . Tapi aku juga gak bisa menyalahkan Sean sepenuh nya. Katanya , akal sehat seseorang akan hilang jika sedang dalam pengaruh obat perangsang . , apa bener ya . . ??? "


berkali-kali Hana menghela nafas berat . terasa sulit untuk menerima kenyataan yang menyakitkan ini . Di sela-sela galau nya , dia tersenyum tipis mengingat sesuatu .


" Hihihi , , sekarang aja calon bayi Bella dan kak Devan udah pengen sama aku terus , gimana kalau udah gede nanti , dia pasti bakal nempel sama aku terus . . hehehe gak kebayang berasa udah punya anak gue . . ! " kata Hana terkekeh . Bayangan-bayangan kelucuan dan keseruan dengan seorang bayi berputar di pikiran Hana membuat dia tertawa sendiri . Sakingkan asyiknya , tanpa sadar perlahan kesadaran Hana tertarik ke alam mimpi .


____________


" nomor yang anda tuju sedang tidak aktif , cobalah . .


" ck , ,Nana , kamu kemana , kenapa nomor kamu dari tadi tidak aktif . . ! " gerutu Sean kesal karena sudah hampir 15 menit dia menelpon Hana tapi tidak tersambung . Dia lalu melacak nomor Hana dari aplikasi khusus . Wajah nya terlihat lega saat tahu kalau Hana berada di tempat yang aman .


" Ternyata dia mansion . Tapi kenapa nomor nya tidak aktif . ? tumben banget . . ! " kata Sean meletakkan ponsel kembali ke meja . Dia melirik jam di tangan nya .


Dia menyambar jaket kulit hitam dan kunci motor yang tergantung di kapstok lalu keluar dari kamar nya .


________


Dunia medsos geger oleh sebuah video live streaming yang menayangkan dimana tampak seorang gadis dengan pakaian terbuka tengah menindih seorang laki-laki gelandangan dengan liar nya. Walau banyak orang yang menonton mereka dengan heboh , tapi tak menghentikan aksi liar cewek itu . Seolah-olah tak mendengar suara bising yang mengelilingi nya .


" Jangan , tolong jangan paksa aku . . !! " teriak laki-laki gelandangan itu .


" Buka , , buka. . aku sudah tidak tahan lagi . . !! " kata cewek itu terus berusaha menarik baju dan celana pria itu.


" Gila , , , benar-benar gila. . biasa nya cewek yang jadi korban pelecehan . Tapi hari ini aku melihat sendiri kalau ada laki-laki yang menjadi korban pelecehan . . ! "


" aku rasa cewek itu gila gara-gara di putusin pacar nya . .! "


" Apa jangan-jangan dia di pengaruhi obat pe***sang . . ? "


Keramaian itu tiba-tiba di terobos oleh serombongan Satpol PP setelah mendapat laporan dari salah satu warga yang melihat kejadian itu .


" Awas , , minggir. .! "


Mereka memberi jalan pada Satpol PP , mereka langsung menarik cewek itu dan laki-laki gelandangan untuk memisahkan mereka .


" kemarilah . . aku sudah tidak tahan . .! " teriak cewek itu memberontak . Tapi Satpol PP itu memegang cewek itu erat . Karena terus memberontak pegangan polisi cewek itu terlepas dan tanpa di duga dia langsung mencium bibir polisi itu dan ******* nya . Polisi itu mendorong cewek tadi dan langsung menekan nya ke jalan dengan tangan nya terlipat ke belakang seraya meludah dan mengelap bibir nya .


" Sialan , , !! " umpat nya mengelap mulut nya berulang kali . Sebagian rekan nya tertawa melihat adegan tak terduga itu .


" lepaskan aku . tolong aku , , aku sudah tidak tahan . . tolong aku. . ! "


tak


cewek itu di buat pingsan oleh seorang satpol PP . Lalu mereka di angkut ke mobil dan di bawa menjauh dari kerumunan . Dari sekian banyak nya orang yang berkerumun , seorang pria bertopi hitam tersenyum miring melihat kerumunan itu bubar.


" ternyata nona muda sangat licik . . ! "


* * * *


Hana menggeliat panjang meregangkan otot nya . perlahan kelopak mata dengan bulu mata lentik alami mulai terbuka . Samar-samar bayangan seseorang mengisi Indra pengelihatan nya.


" Dalam mimpi pun kau juga hadir . . ! " lirih Hana . Seulas senyum terlukis di bayangan di depan nya. Hana mengumpulkan tenaga nya untuk bangkit. Dia menguap lebar seraya merentangkan tangan nya. Saat tatapan nya bertemu pada seseorang yang duduk di tepi ranjang nya .


" Astaga , , ternyata bukan mimpi . . ! " kata Hana kaget saat melihat Bella yang duduk di tepi ranjang ,Bella langsung memeluk hana dan mengendus tubuh Hana .


Hana hanya terdiam membiarkan kakak ipar nya itu memenuhi ngidam nya . Setelah cukup lama mengendus tubuh Hana , Bella melepas pelukkan dan tersenyum puas pada Hana lalu pergi meninggalkan Hana yang masih terbengong .


" Diih , abis ngendus-ngendus kayak kucing ngendus ikan goreng , lalu kabur . . Haais . . untung ini keinginan keponakan gue . kalau bayi orang lain , uukh , udah gue ajak gelud tuh bapak nya . . ! " gerutu Hana langsung bangkit dan menuju kamar mandi .


S


k

__ADS_1


i


p


Hana yang masih memakai bathrobe , terpaku memandang pakaian kesukaan nya yang tergantung rapi di lemari lama nya. jeans dengan robekan dari lutut sampai ke tengah paha , baju kaos oblong ketat dan kebesaran serta Hoodie kesayangan nya.


" aku udah lama gak pake baju-baju lama ku . Mumpung malam Minggu , daripada gue galau sendiri di kamar mending gue nongkrong bareng anak-anak. Ah udah lama banget gue gak kumpul bareng mereka. . ! "


Hana langsung memilih pakaian kesukaan nya , pilihan nya tertuju pada jeans skinny hitam dengan pinggang yang menutupi sampai bagian perut nya , tanktop sport warna putih dan terakhir jaket crop top colorbox . Dia membawa nya ke ruang ganti dan tak lama dia keluar dan menatap bayangan nya di kaca dengan senyum yang puas .


" perfect . . ! " kata Hana puas . Dia memakai sepatu kets nya , setelah itu dia meraih kacamata hitam dan menggantung nya di leher tanktop lalu menyambar kunci motor dan keluar .


Dia bersiul riang saat menuruni tangga , Dia terus berjalan menuju pintu tanpa menoleh ke arah sofa yang di isi oleh beberapa orang .


" Hana . . ! "


hana menghentikan langkah nya dan baru menoleh . Dia sedikit terkejut saat melihat Sean yang tengah mengobrol dengan mommy dan kedua kakak nya .


" iya , mom . . ! " kata Hana berusaha menjaga ekspresi agar tidak menampakkan kekesalan nya pada Sean .


" sini dulu . . ! "


Hana berjalan dengan gaya cowok seperti sebelum dia di hukum dulu . Mommy mengernyitkan alis nya melihat putri nya yang terlihat merubah penampilan nya kembali .


" Kamu mau kemana , ngapain pake baju begini lagi , sayang . . ! " kata mommy membolak-balik tubuh Hana .


" Hana kangen sama dunia Hana , mom . Mommy tenang aja ,cuma malam ini aja kok Hana pake style kayak ini . kasih izin Hana keluar malam ini ya , mom . please . . ! " rayu Hana pada mommy .


" memang kamu mau kemana . . ? " kata Sean terlihat tidak suka dengan pakaian Hana yang menampakan kulit putih nya .


" mommy , please ya , izinin Hana keluar . . ! " rengek Hana manja tanpa berniat menjawab pertanyaan Sean . Devan menatap Hana dan Sean bergantian .


" seperti nya mereka lagi berantem . . ! " batin Devan .


" iya , tapi kamu mau kemana . . ? " kata kata mommy.


" Ya sudah , tapi kamu keluar bareng Sean kan . . ? " kata mommy melirik Sean .


" Iy. .


" Sean sekarang lagi sibuk mom . jadi Hana keluar sendiri aja . . Dah mommy Hana jalan dulu . . . Bella gak usah ikut ya . nanti aku beliin martabak Bangka aja , ok . . bye . . . . ! " kata Hana langsung memotong kalimat Sean dan langsung berlari keluar . Dan tak lama terdengar suara motor yang di panaskan mesin nya ,


" Tante , Sean pamit dulu ya , Sean ada urusan mendadak . . ! "


" Wah , padahal Tante masih pengen ngobrol sama kamu . Ya udah , hati-hati ya , salam sama Elly . ! "


" baik Tante ,kalau begitu saya permisi . .! x kata Sean buru-buru pergi dengan langkah yang lebar .


" Sepertinya mereka benar-benar ada masalah . ! " batin Devan .


Saat Sean keluar dari pintu utama , tampak motor Hana sudah menjauh dengan kecepatan tinggi . Dia buru-buru masuk ke mobil nya dan menyusul Hana . Sean berusaha mengejar Hana yang jarak nya cukup jauh dari posisi nya . Dia menambah kecepatan mobil nya hingga kini posisi mereka sejajar .


" Nana , stop . . ! " teriak Sean setelah membuka kaca mobil . Hana hanya melirik Sean sekilas , bukan nya berhenti dia malah menambah kecepatan nya dan dengan lincah nya menyalip setiap kendaraan yang menghalangi jalan nya . Sean tampak kesusahan mengejar Hana karena dia sekarang memakai mobil , Tapi fokus nya tidak beralih dari Hana . Dari kejauhan Sean melihat Hana berbelok ke kanan , Sean terus mengikuti Hana dengan perasaan bingung.


" Ada apa dengan Nana , kenapa dia mengacuhkan ku seperti ini . . ? " gumam Sean sambil tetap fokus pada titik lampu motor Hana yang terlihat kecil . Semakin lama jalan yang dia lalui semakin sepi bahkan bisa di katakan sangat sunyi . Sean semakin heran dengan Hana . Dia lalu menyalakan ponsel nya dan melacak nomor ponsel Hana. titik merah yang terlihat berjalan terlihat di layar ponsel Sean yang menandakan kalau Hana masih terus berjalan . Hampir 15 menit Sean mengikuti titik keberadaan Hana , hingga akhirnya titik itu berhenti . Sean dengan cepat menginjak pedal gas hingga mobil nya melaju dengan sangat cepat . Semakin jauh Sean bisa melihat kemerlap lampu di kejauhan . Semakin dekat dia melihat lampu-lampu yang menerangi jalan semakin jelas . Sean melajukan mobil nya dengan lambat sambil memperhatikan sekitar . Dari kejauhan Sean bisa melihat berpuluh-puluh motor dengan berbagai jenis dan bentuk , dan beberapa mobil berkelas tampak terparkir secara rapi . Riuh rendah dan sorak Sorai terdengar cukup jelas di sela raungan suara motor yang di mainkan . Sean memilih memarkirkan mobil nya di jajaran mobil . Dan memperhatikan aktivitas manusia yang berada di tempat yang baru dia ketahui ini .


" darimana Hana tahu tempat ini . . ! " lirih Sean . Mata nya berputar kiri kanan mencari keberadaan kekasih nya . Tapi karena terlalu banyak orang pandangan nya jadi terhalang . Dengan hati yang sedikit kesal dia melepas jas nya dan menggulung lengan kemeja navy nya hingga ke siku . Lalu dia keluar untuk mencari Hana . Saat dia keluar , beberapa cewek berpakaian urakan bahkan ada yang sangat terbuka , terpukau dengan kedatangan Sean yang tampak gagah di bawah sinar lampu yang sedikit redup itu .


" oh , astaga . Siapa dia . tampan sekali . .! "


" OMG , rasa nya aku seperti melihat seorang pangeran . ! "


" Lihat , tadi dia keluar dari mobil mewah itu , seperti nya dia anak orang kaya . . ! "


Sean terus berjalan mencari Hana tanpa menghiraukan celotehan cabe-cabean itu . Dia mengedarkan pandangan ke seluruh tempat yang terjangkau oleh mata nya . Karena tak bisa menemukan Hanan, dia lalu menyalakan ponsel nya dan kembali melacak Hana . Tapi senggolan seseorang yang menabrak sikunya membuat ponsel Sean terjatuh .

__ADS_1


" UPS , sorry. aku gak sengaja. . ! " kata seorang cewek berambut panjang dengan mata yang genit . Sean tak mempedulikan nya , dia memungut ponsel nya lalu kembali melacak keberadaan Hana . Titik merah tertuju tak jauh dari posisi Sean . Dia berjalan mengikuti arah yang ditunjukkan di layar ponsel nya . Sean terus berjalan hingga mendekati sebuah bangunan yang di tunjukkan di layar ponsel nya .


" itu motor Nana . Berarti dia ada di dalam . . ! " lirih Sean . dia kembali berjalan mengikuti petunjuk di layar ponsel nya . semakin dekat ,Samar-samar Sean bisa mendengar suara dari dalam bangunan . Dia berjalan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan kecurigaan .


" aaaw , pelan-pelan. .sakit nih. . ! " Sean terdiam bahkan menahan nafas nya saat mendengar suara Hana dari dalam .


" sorry , sorry . gue gak sengaja , nama nya juga pertama kali . . ! " dada Sean bergemuruh saat mendengar lawan bicara Hana adalah cowok .


" *sama , gue juga pertama kali . . sssh . . aaaw, bisa pelan-pelan gak sih . . ! " terdengar suara Hana lagi .


" iya , iya , coba lagi ya . . ! "


" Iya , , pelan-pelan . . ! " kata Hana .


" Ck , ,elo gak usah gerak-gerak terus . Gimana masuk nya kalau elo gerak Mulu . . ! "


" iya , iya , sorry . abis geli banget . . ! " kata suara Hana .


" udah diem , biar gue aja . . ! "


" aduh duh duh duh . ah udah ah . lepas dulu . gak tahan gue , sakit banget sumpah* . . ! " jantung Sean seakan mau pecah saat mendengar ucapan mereka berdua . Tanpa sadar tangan nya mengepal erat .


" *elo sih , datang nya secara tiba-tiba gak kasih kabar dulu . Gue kan jadi gak ada persiapan . . ! " kata cowok itu .


" ya maaf , nama nya juga lagi galau . .! " kata Hana .


" emang elo galau kenapa sih . ? baru kali ini gue lihat elo galau . . ! " suara cowok .


" Udah lah , gak usah di bahas kegalauan gue . Yang penting sekarang elo harus bisa jebolin ini dulu . . ! " kata Hana.


" Yakin elo . .? "


" yakin . . !! "


" kalau elo kenapa-kenapa gue gak tanggung jawab ya . .! " kata suara cowok .


" iya , iya . gue gak bakal tuntut elo buat tanggung jawab . Udah , ayo mulai lagi . . !!!


" Gue hitung ya , kali ini gue jamin bakal jebol deh . Gue mulai ya , , ,


" pelan-pelan . . ! " rengek Hana


" Iya , satu , dua , ti . .


braaak*


" Aaaaakh . . . !!


Sean mendobrak pintu karena sudah tidak bisa menahan emosi nya lagi saat mendengar percakapan mereka , di barengi dengan teriakan Hana yang cukup kencang . Sean tercengang melihat kenyataan yang dia lihat di depan mata nya , ternyata . . . . .


B


E


R


S


A


M


B


U

__ADS_1


N


__ADS_2