
Empat anggota keluarga Winata sedang berkumpul di ruang tamu yang dilengkapi dengan perapian hingga membuat nyaman ruangan itu. Devan merancang rumah itu sesuai dengan kondisi cuaca di pulau itu. Mommy dan Daddy duduk berdampingan di lantai dengan di lapisi karpet bulu yang hangat sambil bersandar di sofa. Hana menempatkan kepala nya di pangkuan Daddy , sedangkan Devan menempatkan kepala nya di pangkuan mommy.
" Hana, bagaimana dengan kerja kamu ?? " kata Daddy
" Lancar dan terkendali .?! " kata Hana memejamkan mata nya menikmati usapan Daddy di rambut nya .
" Oh ya , kalian belum menceritakan pengalaman kalian di luar. . ?! " sela mommy.
Hana membuka mata nya. Hana dan Devan tersenyum.
" Di tanya malah senyum. . . ?! " omel mommy.
" Pokok nya liburan kali ini Ter-the best lah. Daddy tahu, hari ini Hana sangat senang. Hana dapat teman baru , nama nya silverly . Dia tampan dan manis . . ?! " kata Hana dengan mata yang berbinar.
" Silverly ? Tampan ?? apa dia teman kakak mu ? " kata mommy
" Dia anak asuh teman kak Devan. . ?! " kata Hana tersenyum jahil sambil beranjak duduk menghadap mommy dan Daddy nya. Devan pun ikut duduk. Dia penasaran dengan rencana jahil adik nya
" anak asuh teman kakak mu ?? " kata mommy bingung.
" iya. nama nya Dheby , . ?! " kata Hana melirik Devan sambil menahan senyum. Sedangkan Devan menggigit bibir nya menahan tawa. Daddy menggeleng pelan melihat keusilan putra putri nya.
" Seperti nya kamu menyukai nya. .?! " kata mommy dengan sumringah.
" Sangat. Hana sangat menyukai nya. . ?! " kata Hana
"Lalu kenapa kamu tidak mengajak dia kesini untuk mengenalkan nya pada mommy ?? " kata mommy .
" Kak Devan gak ngizinin. kata nya takut mommy jadi ketakutan saat ketemu Verly. . ?! " kata Hana . Devan menunduk dan melepaskan tawa nya pelan.
" Kamu punya foto nya ?? " kata mommy makin penasaran.
" Ada . tunggu sebentar. Tapi mommy jangan marah ya. . ?! " kata Hana mengambil ponsel nya.
" mana cepatan. mommy penasaran laki-laki mana yang sudah meluluhkan hati putri mommy ini . . ?! " kata mommy berbinar.
" hahahaha. . . !!" Devan tak bisa menahan tawa nya lagi.
" Kamu apaan sih. ketawa ngakak gitu. . emang ada yang lucu , haa . . ?! " kata mommy kesal
" Ini dia foto nya. gimana ? manis kan ?? " kata Hana menyodorkan ponsel nya.
mommy mengambil ponsel Hana dengan antusias dan senyum yang lebar. Namun senyum lebar mommy tiba-tiba hilang saat melihat gambar yang terpampang di layar ponsel Hana. Di layar ponsel Hana, tampak foto silverly yang tengah duduk manis dengan kepala nya yang miring dengan wajah imut nya.
" ini ?? " kata mommy dengan raut wajah bingung.
Devan tertawa semakin keras. Sedangkan Hana mengangguk dengan menahan tawa saat melihat ekspresi mommy.
" Gimana ?? manis kan , di foto aja manis. apalagi asli nya. . uuuh. . bikin gemes. . ?! " kata Hana dengan ekspresi lucu.
" Aaaww. . aaww. . sakit mom. . ?! " kata Hana dan Devan berbarengan karena di jewer oleh mommy. Daddy tertawa pelan melihat tingkah orang-orang tersayang nya.
" Daddy. . . sakit. tolongin Hana dad . . ?! " rengek Hana
" Salah siapa mengusili mommy. . Sorry , i can't help you . . ?! " kata Daddy mengangkat kedua tangan nya.
" huwaaaa. . . telinga Hana sakit.. huhuuu gak ada yang sayang sama Hana . . . ?! " ratap Hana mengeluarkan senjata andalan nya dengan pura-pura menangis.
" Sayang. . maafin mommy . mommy kekencangan jewer nya ya. . aduh maafin mommy ya sayang. . ?! " kata mommy mengusap telinga Hana yang di jewer nya tadi.
" Tapi bohong . . . ?! " kata Hana sambil memeluk mommy. Mereka tertawa bahagia.
__ADS_1
" Sungguh, aku gak rela bila suasana bahagia ini berakhir besok lusa. .hhft . semoga saja Hana berubah pikiran dan cepat kembali balik ke rumah. . ?! " batin Devan.
" kak, apa rencana kita besok ? " kata Hana.
" hmm... gimana kalau besok kita ke pantai aja . . ?! " usul Devan.
" Pantai ?? dimana ? " kata Hana
" Besok kamu akan tahu. tempat nya tidak jauh dari rumah . Mommy dan Hana pasti suka. . ?! " kata Devan.
mommy dan Hana mengangkat bahu nya acuh.
" Hana mau ke toilet sebentar. . ?! " kata Hana berlari ke belakang.
" Dad, aku dengar Daddy mendaftar kan Hana kuliah ke luar negeri tanpa sepengetahuan Hana ?? " kata Devan dengan tatapan serius.
" ya. Daddy mengantisipasi situasi mendadak yang akan di hadapi Hana nanti . . ?! " kata Daddy serius.
" Situasi mendadak ? maksud Daddy apa ? kata mommy
" mommy akan mengerti suatu saat nanti. . ?! " kata Daddy.
" Terus kalau Hana kembali masuk kuliah ke kampus lama nya ,gimana ??! " kata mommy.
" Biarkan saja. . Dia akan kembali ke rumah setelah itu . . ?! " kata Daddy santai.
mereka tak membahas masalah kuliah Hana saat mendengar langkah Hana mendekat.
" sayang, kamu belum ngantuk ? " kata mommy.
" sedikit. tapi Hana masih kangen sama mommy sama Daddy. . ?! " kata Hana imut.
" mom, jangan memaksa Hana. .?! " kata Daddy khawatir jika Hana akan merajuk lagi.
" ok. ok. mommy ngalah. . ?! " kata mommy
" Sebaik nya kita beristirahat. Bukan kah besok kita akan berpetualang ??! " kata Daddy.
" itu ide bagus. Hana juga udah ngantuk. . selamat malam semua nya. . ?! " kata Hana menuju kamar nya di ikuti Devan..
* * * * *
Tok . tok .tok
" masuk. . ?! "
Arya masuk ke ruang kerja Kelvin dengan membawa map berisi laporan.
" Selamat siang pak Kelvin. saya membawa laporan yang bapak minta. . ?! " kata Arya.
" Letakkan di sana . .?! " kata Kelvin
" Baik pak. . ?! " Arya meletakkan map itu di meja sofa tamu.
" Arya, apa benar kamu dan Hana menjalin hubungan ?? " tanya Kelvin
" Benar pak. . ?! " jawab Arya sedikit takut jika hubungan nya terancam oleh pekerjaan.
" Sudah berapa lama ? "
" kurang lebih 3 tahun pak. . ?! " jawab Arya.
__ADS_1
" Baik. kamu boleh pergi . . ?! " kata Kelvin.
Arya pamit keluar. Dia menghela nafas lega.
" Semoga saja hubungan ku dengan Hana tidak terancam oleh pekerjaan kami. . ?! " gumam Arya. Tiba-tiba bayangan Hana yang sedang tersenyum , mengisi otak Arya.
" Aah, aku jadi merindukan gadis bar-bar itu. gimana keadaan nya sekarang ?? " kata Arya mencoba menelpon Hana. Tapi sayang nya nomor Hana tidak aktif.
" tumben Nomor nya tidak aktif. Apa sebaik nya aku temui dia di kampus nya aja ya ?! " akhir nya Arya memutuskan untuk menemui Hana di kampus nya.
Arya sengaja pulang cepat agar bisa menemui Hana. Dia mampir di minimarket dan membeli beberapa batang coklat.
Arya menunggu di depan kampus Hana. Dengan sabar dia menunggu sang pujaan hati. Beberapa cewek mencuri pandang pada Arya .ada juga yang mengedipkan mata nya dengan genit. Bahkan beberapa cewek sengaja menghampiri Arya dan mencoba menggoda nya. Namun Arya menanggapi mereka dengan wajah dingin.
Karena bosan, dia menghampiri seorang mahasiswi yang mengenakan kacamata tebal yang berjalan keluar .
" Permisi, maaf apa kamu kenal dengan Hana ?? " kata Arya.
" Hana ? seperti nya dia sudah pulang lebih dulu ?! " kata gadis itu
" baik lah . thanks. . ?! " kata Arya lalu pergi.
" Tapi Hana yang di maksud cowok itu Hana yang mana ? Hana yang jurusan biologi ? apa Hana yang jurusan manajemen ?? entah lah . . ?! " kata cewek itu lalu melanjutkan langkah nya .
Sepanjang jalan , Arya bimbang. ingin melanjutkan ke kos an Hana juga percuma karena Hana juga gak ada di sana . hhft. baik lah , kita tunggu 2 hari lagi . . ?! " kata Arya menyemangati diri nya.
* * * *. *
Devan menepati janji nya . Devan membawa keluarga ke pantai yang di sebutkan nya.
" Waaaah. . . sumpah ini indah banget. . kakak ku luar biasa . . !!!!!? " teriak Hana senang.
Hana tampak girang saat ombak kecil menyapa kaki nya. Dia berlarian di tepi pantai yang berpasir putih dan halus.
" kak Devan , apa pantai ini juga buatan ? " kata Hana menghampiri Devan yang duduk santai di bawah pohon kelapa yang tidak terlalu tinggi.
" Tidak. pantai ini pantai alami. kakak hanya menambahkan beberapa pohon kelapa untuk menahan angin yang cukup kencang. gimana ? kamu suka ?? " kata Devan.
" Suka. mommy sama Daddy mana ? " kata Hana celingukan mencari mommy dan Daddy nya.
" mommy sama Daddy pergi ke arah sana , biarkan saja . siapa tahu mereka ingin mengulang masa lalu. . ?! " kata Devan menunjuk arah kiri nya. Hana hanya mengangguk.
" Kak Devan , kita ke sana yuk ?? " ajak Hana menarik tangan Devan. Devan mengikuti Hana . ternyata Hana mengajak Devan bermain air ke area yang agak dalam. Setelah bosan bermain air. mereka duduk di tepi dan membuat istana pasir dengan alat seadanya. Hana akan tertawa lepas melihat hasil karya mereka yang amburadul.
" Dek, kita bermain seperti dulu yuk ?? " ajak Devan.
" Main apa ? " kata Hana
" Naik ke punggung kakak. . ?! " kata Devan merendahkan punggung nya. Hana naik ke punggung Devan. Hana berteriak heboh sambil merentangkan tangan nya saat Devan berlari dengan menggendong Hana. Devan tersenyum bahagia. Dia merasa jika mereka saat ini kembali ke waktu saat mereka berumur 6 dan 7 tahun . Sungguh hal yang paling membahagiakan adalah bisa melihat senyum keluarga nya.
Hana dan Devan menjatuhkan tubuh mereka di bawah salah satu pohon yang rindang . mereka telentang dengan nafas yang ngos-ngosan sehabis berlari. Setelah beberapa saat nafas mereka stabil.
" Kak , ayo kita latihan . . ?! " ajak Hana .
" ok. . dengan senang hati. . ?! " kata Devan
Mereka bangkit . mereka memasang kuda-kuda . gerakan demi gerakan telah di lancarkan . Dengan semangat kedua kakak beradik itu berlatih dengan semangat . . Saat mereka tengah konsentrasi penuh . Tiba-tiba . . .
# ***BERSAMBUNG
HY GUYSS , JANGAN LUPA TEKAN TOMBOL LIKE DAN VOTE YA. MAKASIH***
__ADS_1