SAHABAT RASA PELAKOR

SAHABAT RASA PELAKOR
PART 66 Ada yang tidak beres .


__ADS_3

Dua mobil memasuki halaman villa yang mewah . Tampak penumpang turun satu persatu . Sepasang suami istri menyambut kedatangan mereka .


" selamat datang di villa . . gimana perjalanan kalian , lancar Kan ? "


" Seperti biasa , mobil berjalan seperti keong . Elly , Albert ,gimana kabar kalian . ? "


" hahaha , nama nya juga waktu liburan , jalan pasti macet . Kami baik Risma , kalian baik kan ? " kata Elly .


" Seperti yang kau lihat , , ! " kata mommy .


" Wah, wah , calon mantu ku semakin cantik . sayang , lihat , Hana terlihat semakin cantik dan imut . . ! " kata Elly memeluk Hana .


" haha ,, kau benar. ayo masuk udara di luar terlalu dingin . . ! " kata Albert .


Mereka masuk dengan membawa koper masing-masing . Hana memperhatikan desain villa yang terlihat mewah itu . Hana terkesiap saat mendengar suara tawa dari arah dalam .


" itu seperti suara Sean . . ?! " batin Hana .


Di dalam ruang tamu yang tampak klasik , di lengkapi dengan sofa rendah dan , karpet berbulu dan tungku perapian yang membuat ruangan terasa hangat . Tampak Sean tengah duduk bersama seorang gadis yang di lihat oleh Hana dan Devan di bandara waktu itu .


" Sean , Tara . Lihat siapa yang datang . . ! " kata Elly . Sontak Sean dan gadis bernama Tara itu bangkit .


" hy Dev . . gimana kabar kamu . . ? " kata Tara mendekati Devan dan mengulurkan tangan .


" Baik , kemana aja elo selama ini . . ? " kata Devan dengan wajah datar .


" Tara di bawa paksa oleh bibi nya saat dia pulang dari pemakaman waktu itu , Dan kebetulan saat Tara di bandara yang akan di bawa oleh bibi nya ke luar kota tiga hari yang lalu , Sean melihat mereka di bandara dan langsung merebut Tara dari bibi dan sepupu nya . . ayo duduk . . ! " kata Elly yang menjawab pertanyaan Devan seraya mengusap kepala Tara . Dengan manja Tara duduk di sebelah Elly dan merangkul di lengan nya . Hana sedikit tersentak mendengar cerita Elly , dia melirik Devan yang ternyata juga melirik nya .


Daddy dan Mommy duduk di satu sofa , sedangkan Devan duduk di sofa tunggal . Karena tidak ada tempat kosong lagi selain di sebelah Sean , dengan ragu Hana duduk di sebelah Sean dan menjaga jarak .


" Nana , Sumpah aku tadi sempat pangling melihat kamu tadi . . Ini beneran kamu kan . . ?? " kata Sean menatap Hana berbinar .


" bukan , aku kembaran Hana . . ! " kata Hana dengan wajah cemberut . Mereka tertawa , Sean tak bisa menahan rasa rindu nya lalu mencubit kedua pipi Hana yang mengembung .


" Sakit , Sean . . ini pipi bukan roti cubit . ! " kata Hana semakin cemberut . Sean tertawa lalu menarik kepala Hana dan mencium puncak kepala nya .

__ADS_1


" Hey , hey , main cium anak orang aja . . ! " kata Mommy


" cuma dikit kok Tante . . ! " kata Sean merangkul bahu Hana .


" Ingat , belum muhrim . . ! " kata Elly .


" iya , iya . . Oh iya , aku punya sesuatu buat kamu .Ayo ikut . . ! " kata Sean langsung menarik tangan Hana tanpa sempat Hana menolak .


Sean menarik Hana ke sebuah taman yang berada di belakang villa . Hana takjub saat melihat taman bunga mawar dengan berbagai warna . Taman yang dia rancang untuk dia buat di rumah yang akan dia beli dengan hasil jerih payah nya nanti .


" waaaw , , it's so beautiful . . ! "


Perlahan Hana melangkahkan kaki nya menghampiri hamparan bunga mawar yang berwarna warni . Dia menghampiri sebuah mawar merah dan menghirup aroma nya , terasa sangat menenangkan .


GREEP


" maaf . . ! "


Sean memeluk Hana dari belakang dan membenamkan wajah nya di ceruk leher Hana . Hembusan nafas hangat Sean menerpa kulit sensitif nya hingga membuat Hana merasa tidak nyaman .


" Aku tahu kamu pasti marah karena aku pulang tidak memberi tahu kamu . Aku berniat ingin membuat surprise buat kamu . Tapi aku gak nyangka kalau ini justru membuat kamu marah . Maafin aku ya. . " kata Sean mengusap pipi Hana dengan ibu jari nya. Mata mereka saling menatap , membuat getaran rindu semakin kuat .


" Apa cerita Tante Elly itu benar tentang gadis yang kau peluk di bandara tiga hari yang lalu . . ? " kata Hana dengan tatapan mata nya yang tajam tapi terlihat berkaca-kaca . Sean tersentak mendengar pertanyaan Hana .


" Itu benar , aku melihat Tara di tarik paksa oleh dua wanita yang ternyata adalah bibi dan sepupu nya . Mereka memaksa Tara ikut mereka ke luar kota untuk di serahkan pada salah satu rentenir untuk membayar hutang bibi nya . Aku juga tahu masalah itu dari Tara . . Tapi bagaimana kamu bisa tahu . . ?? " kata Sean


" Waktu itu Hana dan Bella di bandara akan menjemput ku . Tapi tak di sangka jika kami melihat sesuatu yang membuat adik ku sedih . . ! "


Sean dan Hana menoleh , ternyata Devan sudah berdiri di belakang mereka . Sean melepaskan tangkupan di wajah Hana dan membalik badan nya.


" Kalian di bandara dan melihat ku , tapi kenapa kalian tak memanggil ku . . ? " kata Sean


" Hana terlanjur sakit hati saat melihat laki-laki yang mengaku mencintai nya memeluk cewek lain . . dan bahkan saat Hana menyenggol dengan keras pun kau tidak mengenali nya , jadi untuk apa kami memanggil mu. . ?! " kata Devan dingin . Sean menatap Hana lekat.


" Jadi yang menyenggol ku waktu itu , adalah kamu . Astaga , , maaf sayang , aku sungguh tidak tahu . Jika aku tahu aku pasti sudah mengejar mu . . maaf , maafkan aku . . ! " kata Sean memeluk Hana .

__ADS_1


" Sudah lah . . tapi aku ingin tahu seperti apa hubungan mu dengan dia , seperti nya kalian sangat dekat . ?! " kata Hana menyiapkan hatinya untuk mendengar kenyataan yang mungkin membuat hati nya kembali sakit.


" Devan tahu hubungan ku dengan Tara . Tidak ada yang spesial , aku hanya berusaha menjaga nya sesuai dengan amanat almarhum ayah nya sebelum meninggal . Dan bahkan mamah juga sudah menganggap Tara seperti anak nya . Mungkin bisa dibilang Tara anak angkat mamah . . ! " kata Sean menyelipkan sebuah mawar putih di rambut Hana .


Mendengar ucapan Sean , hati Hana merasa lega . Dia tersenyum manis pada Sean .


" bagus lah jika kesalahpahaman kalian sudah di luruskan . Selamat menikmati waktu . . ! " kata Devan pergi dengan lega setelah melihat wajah Hana kembali ceria .


" Maafin aku ya , aku udah salah paham sama kamu. . ! " kata Hana memeluk Sean . Sean membalas pelukkan Hana .


" Aku juga minta maaf , karena kecerobohan ku , aku membuat kamu sedih . . maaf ya . . ! " kata Sean mencium kening Hana , Hana memejamkan mata nya meresapi ciuman di kening nya yang terasa cukup lama .


Di balik pintu , seorang gadis mengintip Hana dan Devan dengan mengepalkan tangan nya . Tatapan nya yang selalu terlihat ceria di depan orang , kini tampak sangat tajam menatap Hana .


" Gue harus cepat-cepat memisahkan mereka sebelum Sean benar-benar jatuh ke tangan perempuan itu . Jika itu terjadi , gue dalam masalah besar . ! " batin nya .


Setelah berpelukkan cukup lama , Sean mengurai pelukkan nya . Dia menatap Hana lekat dengan raut wajah yang rumit . Hana pun menyadari itu .


" Sean ada apa . . ? apa ada masalah . . ? " kata Hana penuh selidik . Sedikit banyaknya Hana sudah memahami karakter Sean walau terkadang Sean mencoba menyembunyikan sesuatu dari nya.


" Nana , kita tidak tahu apa yang akan terjadi ke depan nya . Tapi kau harus ingat satu hal , sampai kapan pun aku tetap mencintai mu . walau bagaimana pun keadaan nya , hanya kamu yang ada di hati ku . Tidak akan ada yang bisa menggantikan posisi mu di hati ku . Kau ingat itu , sampai kapan pun aku tetap mencintai mu . Hanya diri mu . . ! " kata Sean memeluk Hana sangat erat . Hana bisa merasakan sesuatu yang lain , ada sebuah kode yang sampaikan oleh Sean melalui pelukkan Sean yang terasa berbeda .


" Sean , aku percaya sama kamu . . tapi bisakah kau mengatakan nya lebih jelas . . ? " kata Hana .


" Kau tidak perlu tahu . Kau hanya perlu mengingat kalau aku mencintai mu , dan akan tetap selalu mencintai mu . sampai akhir hayat ku. . ! " kata Sean melerai pelukkan nya lalu mencium lembut bi**r Hana .


" Tapi . . .


" Sean , Tante Elly memanggil mu untuk makan siang . . ! " teriak Tara dari pintu hingga ucapan Hana terpotong . Sean dan Hana menoleh .


" Ayo kita masuk . Ingat , aku mencintai mu sampai akhir hayat ku . . ! " kata Sean lalu menarik tangan Hana masuk .


" Seperti nya ada sesuatu yang tidak beres . . ! "


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2