SAHABAT RASA PELAKOR

SAHABAT RASA PELAKOR
PART 69 Menyelamatkan


__ADS_3

BUUGGKH


BRAAKH


bruukh


BRAAKH


Empat pria berbaju hitam itu tumbang . Pemimpin nya itu tercengang melihat anak buah di lumpuhkan oleh seorang gadis yang terlihat lemah dan manja .


" HEY , , SIAPA KAU . BERANI-BERANINYA KAU IKUT CAMPUR URUSAN KAMI . . !! " teriak nya marah


" Dasar pengecut , berani nya main keroyokan . Kalian laki-laki tulen apa jadi-jadian . . ?? "


" Sialan . . karena kau menghalangi jalan kami , jangan salahkan aku jika kau celaka . . ! " kata pria itu geram .


Dia melayangkan pukulan nya pada gadis yang sudah merobohkan anak buah nya . Dengan lincah dia mengelak dan menangkis serangan dari pria tadi . Pria berjaket putih tadi hanya melihat aksi kedua orang di depan nya . Pria berbaju hitam sudah beberapa kali mendapatkan pukulan hingga membuat dia semakin marah . Dia menarik sebilah belati dari sepatu nya .


" hey gadis , hati-hati , senjata mereka sudah di lumuri dengan racun. . ! " kata pria berjaket putih .


" Seperti nya kalian memiliki hubungan yang cukup baik , , .! " kata nya tersenyum manis hingga lesung pipi nya terlihat .


*Deg


" senyum itu . Sudah lama aku tidak melihat nya . . ! " batin pria berjaket putih* .


" hahahaha , kau tidak akan ku biarkan lolos , walau kau mati pun aku tidak akan melepaskan mu . Akan ku n*kmati tu*uh molek mu . .hahaha . . ! " kata pria itu menatap nyalang


" ih Abang jahat , cepat lah kamu tobat , jangan kau dekat-dekat , atau kau aku sunat . . . !! " kata gadis itu menyanyikan lagu ' Abang jahat ' yang lagi viral di sosmed dengan mengganti lirik nya di sertai gaya yang lucu . Membuat pria berbaju jaket itu tertawa pelan .


Tapi tidak dengan pria berbaju hitam itu , mendengar ucapan gadis berjaket parasut itu dia semakin emosi dan langsung menyerang nya . Aksi serang menyerang kembali berlanjut , dengan hati-hati gadis itu menghindari belati beracun itu . Karena terlalu fokus pada belati dia sedikit lengah , sebuah tendangan mendarat di perut nya hingga membuat dia mundur beberapa langkah dan mendarat tepat di pangkuan cowok berjaket putih .


" Hey gadis , elo gak apa-apa . . ? " kata nya cemas . Tatapan mereka bertemu . dia kembali tersenyum .


" Ternyata elo ganteng juga . . ! " kata gadis itu terkekeh membuat wajah cowok itu bersemu .


Dia bangkit dari pangkuan cowok itu . Dia melihat sebuah potongan bambu tak jauh dari rumpun teh di samping nya . Dengan cepat dia meraih nya .


" Eh Abang jahat , kalau elo memang laki , sini serang gue . Gue patahin tuh burung onta pake bambu ini . . !! "


wajah pria berbaju hitam itu memerah , dia kembali menyerang gadis di depan nya membabi buta . Dengan gesit gadis itu mengelak dan menangkis serang itu , hingga . . .


Buugkh


bruukh


Pria itu langsung ambruk saat gadis itu memukulkan bambu ke tengkuk nya hingga bambu itu hancur . Cowok berjaket putih itu menatap kagum gadis di depan nya . gadis itu perlahan mendekati pria pingsan tadi lalu mengambil belati tersebut dan memperhatikan nya dengan seksama .


" Jangan sentuh belati itu . !! " kata cowok tadi . gadis itu langsung membuang nya lalu mendekati cowok itu .


" gimana keadaan elo ? "


" seperti nya kaki gue terkilir. . ! "


gadis itu berjongkok memeriksa kaki cowok itu yang tampak sudah sedikit membengkak . Dengan pelan dia mulai meraba-raba kaki cowok itu , dan . .


truukh . .


Dia menarik pergelangan kaki cowok itu hingga cowok itu meringis . Gadis itu kembali memeriksa pergelangan kaki .


" masih sakit gak ? coba elo tapakin kaki elo . . ! " cowok itu menapakkan kaki nya , Dia mencoba menekan telapak kaki nya ke tanah .


" Tidak terlalu sakit lagi . thanks ya . oh ya , nama gue Sammy ( baca semi ya bukan film semi itu 😁 ) elo bisa panggil gue Sam . ! "


" Elo bisa panggil gue Hana . . ! "


" makasih ya , elo udah nolongin gue . . ! "


" gak usah berterima kasih ,gue hanya kebetulan lewat . . oh ya elo udah bisa jalan kan . . ? "


" gue coba dulu . . ! " Sam mencoba melangkahkan kaki nya , tapi dia terlihat oleh seraya meringis .


" Hmm , seperti nya gue akan ngerepotin elo sekali lagi . . ! " kata Sam tersenyum kikuk . Hana menatap Sam lekat membuat Sam salah tingkah .


" Baiklah , karena gue anak yang baik , cantik dan suka menabung , gue bantu elo sampai ke rumah elo . . Ayo . Tapi jaket elo lepas dulu . Gue gak tahan bau darah . . ! "


" Tapi gue rumah gue jauh , , gue bukan tinggal di sini . Gue tinggal di luar kota , . ! "

__ADS_1


" Setidak nya elo ke sini pasti tinggal di villa atau penginapan kan . . ? " kata Hana


" gue kabur dari kontrakan karena gue di kejar sama seseorang . Tapi sayang nya gue tertangkap dan saat berhasil kabur dari ruang penyekapan gue baru sadar kalau gue udah jauh dari tempat tinggal gue . . ! "


Hana terdiam sejenak , lalu dia melirik orang-orang yang masih pingsan .


" ya udah lah sebaik nya kita pergi dulu dari sini mumpung mereka belum sadar . . ! " kata Hana .


Sam melepas jaket nya lalu membuang nya asal . Setelah itu Hana mengaitkan lengan Sam ke tengkuk nya ( tahu kan maksud nya ) . Sam tersenyum melirik Hana dari dari samping . Mereka berjalan pelan sambil mengobrol . Perjalanan terasa berat karena Medan nya yang miring , di tambah dengan kondisi kaki Sam yang terkilir , membuat mereka sering berhenti untuk istirahat .


" Elo makan apa sih , berat banget . . ! " gerutu Hana menyeka keringat nya .


" Sejujur nya , gue belum makan apa-apa dari dua hari kemarin . . ! " kata Sam malu-malu .


" Astaga , miris banget nasib elo . Udah di culik gak di kasih makan dua hari . . ck , ck ,ck. Eh tapi gue gak percaya deh , elo gak makan dua hari tapi tenaga elo kuat saat melawan mereka tadi ... ! " kata Hana .


" Mau gimana lagi . Daripada gue mati mending gue paksa melawan aja . .Setidak nya jika gue mati dalam keadaan terhormat . .! " jawab Sam .


" hahaha. . mati terhormat kayak pahlawan aja elo . . ! " kaya Hana tertawa . Diam-diam Sam tersenyum melihat Hana tertawa .


Setelah cukup, mereka melanjutkan perjalanan . sedikit Omelan dan gerutuan Hana mengisi perjalan mereka yang melelahkan . Hingga hampir satu jam , mereka bisa mendengar suara kendaraan yang berlalu lalang dan suara riuh orang-orang yang sedang menikmati liburan mereka .


" istirahat dulu lah , gue gak tahan lagi . . ! " kata Hana saat melihat sebuah batu ceper yang cukup lebar . Dia membantu Sam duduk lalu ikut duduk di sebelah Sam . Hana menetralkan nafas nya .


kruuuuk . .


Sontak Hana menoleh Sam yang bersemu . Hana tertawa terbahak-bahak mendengar suara merdu yang berasal dari perut Sam .


" ya udah yuk kita lanjut jalan , sekalian kita cari tempat makan . . gue juga udah laper ini. . . ! " kata Hana bangkit . Mereka berjalan sama seperti tadi , dengan Hana menompang separuh tubuh Sam yang kekar itu . Karena Medan perjalanan sudah datar membuat mereka berjalan dengan santai . Hingga mereka tiba di jalan umum , Hana masih tetap membantu Sam berjalan .


" kita berhenti di warung itu yuk . kasihan usus elo bisa makin keriting kalau belum juga di isi. .! " gurau Hana sambil tertawa .


Mereka masuk ke warung yang ternyata menyediakan menu rumahan . Hana membantu Sam duduk di sebuah meja di pojokan .


" elo mau makan apa ? biar gue ambilin sekalian . ! "


" Apa aja deh terserah ,yang penting gue di kasih makan . .! "


" Diih , kayak gue majikan jahat yang gak kasih makan anak buah nya. . ! " kata Hana mengangkat sebelah bibir kiri nya lalu pergi . Sam tersenyum melihat tingkah Hana yang sangat menghibur nya .


Tak lama Hana datang dengan membawa baki berisi dua piring nasi dan beberapa lauk dan dua gelas teh hangat .


" makasih , Hana . . ! "


mereka makan dengan lahap . Selain tenaga yang hampir habis , cuaca dan dingin semakin membuat perut merasa cepat lapar .


* * * * *


Sementara itu di villa , Mommy dan Daddy panik saat Devan mengabarkan kalau dia kehilangan jejak sang adik . Mommy semakin panik saat nomor Hana tidak bisa di hubungi .


" Daddy cepat cari putri ku , Mommy gak mau dia kenapa-kenapa . . ! " rengek Mommy .


" Mommy tenang . Princess kita itu bukan gadis yang lemah . Dia pasti baik-baik aja . . ! " kata Daddy tenang .


" Tapi Dad . .


" Sayang tenang . . ! " kata Daddy merangkul Mommy .


Sean yang mendengar kalau Hana menghilang menjadi ikut panik . Dia beranjak akan keluar tapi langkah nya terhenti saat mendengar suara Tara memanggil nya .


" Kak Sean , , mau kemana ? "


" Aku mau keluar , kamu diam di rumah aja ya . ! " kaya Sean .


" Kak , kepala ku sakit . .! " kata Tara terdengar lemah . Sean memperhatikan Tara yang tampak pucat.


" kamu temui Mommy minta obat pereda sakit kepala ,aku harus keluar . . ! " kata Sean mulai tak sabar .


" Tapi aku mau nya sama kakak . . ! " rengek Tara dengan mata berkaca-kaca membuat Sean mendesah kesal . Dia lalu mengantar Tara ke kamar nya.


Di sisi lain , Devan saat ini tengah berkumpul dengan orang tua nya . Mereka sedang mencemaskan Hana yang tak kunjung pulang . Saat mereka sedang melamun dengan pikiran masing-masing , suara dering ponsel Devan mengagetkan mereka . Wajah Devan menjadi cerah saat melihat nama penelpon .


" Siapa . ? " tanya Mommy cepat


" Hana . .bentar Devan angkat telpon dulu . ! "


" di loud speaker ya , mommy juga mau dengar ! "

__ADS_1


" halo ,Hana . , kamu dimana . ? kamu baik-baik aja kan . ? kamu sama siapa sekarang ? kamu gak terluka kan ? "


" *kakak ku yang ganteng , tanya nya satu-satu ya ,jangan kayak gerbong kereta api . .


" Hana baik-baik aja kak , kakak bisa datang kesini gak ? Hana butuh bantuan nih* . . ! "


" kamu dimana biar kakak susul . . ! "


" Hana sekarang ada di warung nasi di dekat kolam pemancingan , cepat ya kak . . ! "


" ok , kakak segera kesana , kamu jangan kemana-mana ,tunggu kakak . . ! "


Tut Tut tut


Sambungan telpon terputus , Devan langsung menyimpan ponsel nya lalu menyambar jaket nya .


" Devan keluar mau jemput Hana . ! "


" Hati-hati ya , dan langsung bawa pulang bayi mommy . ! "


Devan mengangguk lalu pergi dengan tergesa-gesa . Dia sempat meraih kunci mobil di atas nakas di kamar nya . Saat melewati ruang tamu , Devan melihat Sean baru keluar dari kamar Tara .


" Dev elo mau kemana . . ? " kata Sean sedikit berlari menghampiri Devan .


" Bukan urusan elo .Mending elo urus cewek licik elo itu . . ! " kata Devan tajam seraya berlalu .


" Dev. . ! "


Tapi sayang nya mobil Devan sudah meluncur di jalan umum .


* * * *


Kembali di warung tempat Hana dan Sam berada , mereka masih menunggu kedatangan Devan , mereka sudah lama menyelesaikan makan mereka . Tapi mereka tidak bisa keluar karena saat akan membayar makanan mereka , Hana tidak menemukan uang nya yang dia simpan di sakit jaket nya . Mungkin uang nya terjatuh saat dia sedang gelud dengan preman tadi.


" sorry , gue jadi merepotkan elo lagi . ! " kata Sam


" tenang aja ,bentar lagi kakakku datang kok. . oh iya Sam , tadi elo bilang kalau elo di tangkap , emang elo kenapa bisa di tangkap tu preman ? "


" Karena anak bos preman itu naksir gue , tapi gue gak suka sama dia . Jadi bos preman itu mau nyulik gue buat di nikahin sama anak nya . . ! " jelas Sam . Tapi Sam menjadi kesal saat melihat gadis di depan tertawa terbahak-bahak .


" Hana , syukur lah kamu gak apa-apa . Kamu udah bikin kami takut . . ! " tawa Hana terhenti saat Devan memeluk nya dari belakang . Devan melerai pelukkan nya ,Hana berdiri dan menghadap ke Devan .


" Hana baik-baik aja kok . . kakak bawa uang kan . . ? " kata Hana


" kenapa ? "


" Uang Hana hilang , jadi makanan kami belum di bayar . . ! " kata Hana malu-malu . Devan melirik Sam yang masih duduk .


" Dia siapa ? " kata Devan Sam intens .


" Dia teman Hana . kakak bayarin dulu makanan kami setelah itu nanti Hana ceritain semua nya . ! "


Devan lalu berjalan ke meja kasir , setelah membayar makanan Hana , mereka lalu berjalan menuju mobil .Sam berjalan pincang karena kaki nya masih terasa sakit . Karena tak tega Hana membantu lagi Sam agar bisa berjalan dengan sedikit cepat .


" Elo jangan pernah berniat untuk memanfaatkan adik gue ya ..! " kata Devan dingin pada Sam .


" Kakak , jangan takuti Sam , . ! " tegur Hana.


" Maaf saya merepotkan kalian . .! " kata Sam .


Mobil Devan melaju dengan santai menuju villa .Hanya menempuh waktu sepuluh menit mobil Devan tiba di depan villa . Tampak Mommy dan Daddy tampak sudah menunggu di depan .


" baby . . oh akhir nya mau pulang juga . kau membuat jantung mommy hampir copot . ! " kata mommy memeluk Hana erat .


" Maafin Hana mom , tapi Hana baik-baik aja kok . .! "


" dia siapa Dev ? " tanya Daddy pada Devan saat melihat Sam .


" Ayo masuk dulu , nanti Hana kenalin . .! "


Mereka masuk dengan Sam berjalan di bantu Devan . Saat masyk di ruang tamu , tampak Sean baru keluar kamar Tara , muka Hana kembali masam saat melihat Sean tampak tenang setelah Hana pergi selama setengah hati .


" Hana , kamu sudah kembali . . ! " kata Sean terlihat lega . Tapi lagi-lagi langkah Sean terhenti saat mendengar teriak Tara memanggil nya . Membuat Hana mendengus kesal .


" Mom, dad , Hana ke kamar dulu . Kak tolong kakak bawa Sam ke kamar kakak . Hana capek mau istirahat . .! " kata Hana langsung ke kamar nya .Seseorang menatap Hana dengan iba .


" *sabar Hana . . . . ! " batin nya .

__ADS_1


BERSAMBUNG*


__ADS_2