SAHABAT RASA PELAKOR

SAHABAT RASA PELAKOR
PART 36 lagi-lagi


__ADS_3

" Makan atau elo di pecat dari hotel ini . . !!!? " kata Mayang dengan suara tinggi .


BRAAKH .


" Gue yang akan di pecat disini atau hidup kalian yang akan menderita . . ?!!!! " kata Hana dingin dengan tatapan tajam terarah pada Mayang dan Arya . Membuat jantung Arya berdetak lebih cepat saat menerima tatapan tajam Hana . Sampai-sampai dia tidak bisa bersuara atau bergerak .


" Elo berani melawan gue . . ?!! " kata Mayang geram seraya melayangkan tamparan nya pada Hana . Namun Hana menangkap tangan Mayang dan dengan gerakan cepat dia mengangkat mangkuk di dekat nya dan . .


BYUUR . .


Dengan santai Hana menyiramkan mie ayam yang bercampur kuah sop yang masih panas itu ke atas kepala Mayang .


" aaaakh . . panas , perih . . . ?!!! " jerit Mayang seraya mengusap mata nya yang yang ketumpahan kuah .


" Mayang . . . . ??!! " Arya dengan panik menghampiri Mayang .


" Hana . Kamu sudah keterlaluan . Kamu berani menindas Hana di depan ku . .?! " kata Arya dengan penuh emosi .


" Kenapa aku gak berani ?? memang nya kamu siapa ?? hanya sebatas GM , aku gak takut . . ?!! " jawab Hana santai . Hana masih sempat menangkap senyum tipis Willy .


" Arya . . Aku gak terima semua ini . Aku mau kamu pecat dia sekarang juga . .?! " jerit Mayang yang sudah bisa membuka mata nya . Namun penampilan nya sangat berantakan . pakaian nya basah oleh kuah dan di rambut Mayang masih di hiasi oleh untaian mi .


" Gak perlu . . . ?!! " kata Hana mengambil ponsel nya lalu menelpon seseorang .


" Dodi . . Aku mengundurkan diri dari hotel SINAR MENTARI . . ?!! " Hana langsung menutup telpon nya .


" Hana . . kamu gak bisa ngundurin diri Hanya karena masalah ini . Jelas-jelas Mayang yang bersalah . . ?! " kata Juli dengan suara serak seperti ingin menangis .


" Iya . Mayang yang salah . Aku siap jadi saksi jika kamu di interogasi nanti . ?! " kata Reni .


" Kami juga siap jadi saksi . . ?! " timpal yang lain .


" Terima kasih atas perhatian kalian . Tapi ini urusan ku . . Aku duluan karena aku mau ke ruang HRD . . semoga kita bertemu lagi nanti . . ?! " kata Hana lalu pergi .


" Pak Willy , maaf anda harus melihat keributan ini . Maaf atas ketidak nyamanan nya . . ?! " kata Arya tidak enak .


" Setelah saya perhatikan attitude hotel ini menurun semenjak berganti GM . . ?! " kata Willy datar lalu pergi meninggalkan kantin . Wajah Arya memucat menerima peringatan itu .


" Sayang , kok kamu diam aja sih . Lihat nih aku berantakan kayak gini . . ?! " rengek Mayang . Dengan menahan kesal Arya membawa Mayang keluar dari kantin .


" Dasar tak tahu malu . . Udah merebut pacar orang , masih aja belagu . . ?! "


" Iya , dasar kacang lupa kulit . Dengan mudah nya dia melupakan semua kebaikan Hana selama ini. hidup udah numpang sama Hana , eh malah merebut pacar nya . . ?! "


" Iya benar , tega banget dia mengkhianati Hana . padahal Hana gak pernah perhitungan sama dia . . ?! "


" gue sempat iri sama persahabatan mereka yang udah kayak saudara . . sahabat rasa saudara . . . !? "


" Itu dulu , sekarang SAHABAT RASA PELAKOR . . !? "


Mereka menghentikan percakapan mereka karena waktu makan siang telah habis . Waktu nya mereka melanjutkan pekerjaan .


S


k


i


p


Setelah menyelesaikan urusan nya dengan bagian HRD , Hana berjalan santai menuju parkiran . Dia duduk di motor matic nya sambil memainkan ponsel nya .


" Nona kesayangan ku . .?! " kata Willy menghampiri Hana . Hana mendongakkan kepala nya menatap Willy.


" iya Willy kesayangan ku . . ?! " balas Hana membuat pipi Willy bersemu .


" Setelah ini nona mau kemana ?? " kata Willy


" Hmmm . . Seperti nya aku mau cari makan , soal nya tadi aku baru makan sedikit . . ?! " kata Hana . ponsel Hana berdering .


" Iya kak. . Ada . . Ok . . . ?! " kata Hana memutuskan sambungan telpon lalu menatap Willy tajam sambil tangan nya sibuk menyimpan ponsel ke tas ransel nya .


" Dasar pengadu . . ?! " kata Hana .


" Saya bukan pengadu nona . Saya hanya menyampaikan berita pada bos . . ?! " Willy nyengir .


" Apa beda nya . ?? Udah kak Devan nyuruh kamu ke kantor sekarang . . ?! " kata Hana memakai helm nya lalu menstater motor nya .


" Hati-hati nona . . ?! " kata Willy .


" Iya , udah sana nanti di amuk sama kak Devan . Bisa-bisa nanti kamu di suruh nemenin si blacky main loh . . ?! " kata Hana langsung menarik gas , meninggalkan Willy yang menelan Saliva nya dengan susah payah yang membayangkan dia yang satu kandang dengan si blacky yang Hana maksud . kalian tahu siapa blacky ?? Blacky adalah



blacky peliharaan Devan di mansion nya

__ADS_1


Buru-buru Willy masuk ke mobil nya lalu melaju menuju kantor Devan . Tanpa mereka sadari percakapan mereka di dengar oleh seorang gadis yang tak jauh dari tempat mereka .


" Siapa Hana sebenar nya ?? asisten Willy memanggil Hana dengan sebutan nona , sedangkan Hana memanggil bos Devan dengan sebutan kakak . Apa jangan-jangan . . ???? " mata Juli terbelalak saat menemukan kesimpulan kecil di otak nya .


_-_-_-_-_-


motor Hana memasuki parkiran perusahaan Daddy . Dia membawa kresek berisi makanan , dia sengaja datang ke kantor Daddy ingin makan siang bersama dengan Daddy nya walau jam makan siang telah habis .


" Selamat siang nona muda . . ?! " sapa Sandra .


" Siang , apa Daddy diruangan nya ?? " kata Hana .


" Dirut ada di ruangan nya , silahkan nona . ?! " kata Sandra .


Hana melanjutkan langkah nya menuju lift dan menekan tombol lantai tujuan nya . Hana asyik memainkan ponsel nya .


TING


hana melangkah keluar lift . Dia berjalan dengan santai sambil bersiul .


" Selamat siang nona muda . ?! " sapa Chatrine dengan wajah sedikit panik


" Ada apa ?? Daddy ada dalam ?? "


" Dirut ada di ruangan nya . Tapi nona . . . ?! "


*brukh


braak*


Hana mendengar suara barang jatuh dan teriakan kemarahan dari ruangan Daddy . hana menatap Chatrine tajam .


" Dirut sedang memberi pelajaran pada pengkhianat perusahaan , nona . . ?! " kata Chatrine mengerti tatapan Hana .


Dengan santai Hana melangkah menuju pintu dan langsung membuka pintu .


" Siapa yang berani masuk tanpa . . . . .


Teriakan Daddy menggantung saat melihat siapa yang masuk .


" Daddy , , Daddy bentak Hana . . ??!! " kata Hana dengan nada sedih di ikuti dengan mata nya yang berkaca-kaca .


" No . no .no . . don't cry my baby . . Daddy gak tahu kalau yang datang adalah kesayangan Daddy . . ?! " kata Daddy berjalan cepat dan memeluk putri nya .


Daddy membimbing Hana duduk di kursi kebesaran nya . Hana menatap tiga orang di depan meja kerja Daddy nya yang tampak ketakutan dengan wajah yang babak belur .


" mereka mengkhianati perusahaan dengan membocorkan data penting perusahaan Daddy . . ?! " kata Daddy dengan wajah memerah .


" Apa Daddy yang memukul mereka ? apa Daddy sudah puas ?? " kata Hana .


" Itu belum sebanding dengan perbuatan mereka . . ?! " kata Daddy dengan suara rendah namun tajam . Hana bangkit dari kursi nya .


" Daddy , Daddy duduk dulu ya . Daddy jangan marah-marah nanti tensi darah nya naik lagi . Sekarang Daddy duduk , . ?! " Daddy menuruti ucapan putri nya . Hana memperhatikan wajah-wajah pengkhianat itu . Mereka menunduk dengan takut .


" Daddy , bisa Hana meminta mereka bertiga ?? "


" Untuk apa ?? " kata Daddy dengan wajah bingung .


" seperti nya silverly kesepian setelah Hana tinggalin di pulau . Hana rasa silverly akan sangat senang jika Hana mengirim mainan untuk dia , Boleh ya Dad ?? please ?? " kata Hana dengan wajah imut nya . Daddy terdiam sej ank memperhatikan Puteri nya . Daddy tersenyum puas melihat sifat putri nya yang menurun dari nya .


" baik lah . ?! " kata Daddy


" Yeeey . . makasih Daddy . paman semua , kalian harus berterima kasih pada Hana karena Hana sudah membebaskan kalian dari kekejaman Daddy . . ?! " kata Hana polos . Hampir saja Daddy tersedak oleh Saliva nya sendiri mendengar ucapan putri nya .


" te. . terima . .kasih . . nona . . ?! " kata mereka terbata-bata .


" Ya. .ya . . Jangan sungkan . . ?! " kata Hana menempelkan ponsel nya ke telinga .


" halo , kak Devan , tolong suruh Willy ke perusahaan Daddy , aku mau meminta tolong pada Willy . . . ok , di tunggu . . bye . . . ?! " kata Hana .


Mendengar nama yang di sebut Hana , wajah mereka kembali tegang . Mereka tahu kekejaman keluarga Winata kecuali Hana . Karena mereka baru pertama kali ini bertemu dengan Hana . Awal nya mereka merasa tertolong saat mendengar Hana membujuk bos mereka untuk melepaskan nya . Namun kini perasaan mereka menjadi gelisah saat mendengar Hana menyebut nama pewaris perusahaan WINATA GRUP yang terkenal kejam itu .


Lamunan mereka di kejutkan oleh Sura pintu yang terbuka ,


" Kak Willy . . ?! "


" Selamat siang tuan besar , nona muda , apa yang bisa saya bantu. . ?! " sapa Willy dengan bahasa formal .


" kak Willy , tolong bawa mereka ke pulau . Aku teringat dengan silverly yang kesepian , jadi aku mengutus mereka untuk menemani silverly . Aku khawatir mereka kesakitan menerima pukulan Daddy , jadi lebih baik mereka menemani silverly bermain . . ?! " kata Hana mengedip-ngedipkan mata nya dengan imut .


Namun tingkah Hana itu justru membuat Willy merinding .


" ucapan nya terdengar meringankan hukuman mereka bertiga . namun mereka tidak tahu kalau mereka terlepas dari mulut buaya masuk ke mulut harimau . Sungguh keluarga yang kejam . . ?! " batin Willy .


" Baik nona , kalau begitu saya permisi . . Kalian ikuti saya . . ?! " tegas Willy .

__ADS_1


" Kalian bersenang-senanglah dengan Verly . Kalian pasti akan sangat senang setelah bertemu dengan Verly kesayangan ku itu . . ?! x kata Hana santai .


" Terima kasih , nona . . terima kasih . . ?! " Wajah mereka tampak cerah lalu mengikuti Willy dengan patuh . Setelah pintu tertutup rapat Hana membalik badan nya menghadap sang Daddy .


" Hahahaha . Benar-benar putri keluarga Winata . . . !! " tawa Daddy pecah .


" Daddy , ayo temani aku makan siang . . ?! " kata Hana membuka kresek yang dia bawa . Daddy duduk di sebelah putri nya .


" sweetie , sekarang masih jam kerja , kenapa kamu kesini ?? " Apa terjadi sesuatu ?? " kata Daddy menyuap makanan nya .


" Hana mengundurkan diri dari hotel kak Devan , Dad . ?! "


" Kenapa tiba-tiba ?? "


" Hana males berurusan sama orang yang tak tahu malu dan menjadi gila . . ?! " kata Hana seraya menyuap nasi nya .


" Apa mereka mengganggu mu lagi ?? boleh memberi mereka pelajaran ?? " kata Daddy geram .


" no, Dad . ini urusan para gadis , jadi biar Hana yang urus . . ok . ?! " kata Hana memberikan senyum termanis nya hingga Daddy pun menggelengkan kepalanya .


" Lalu setelah ini apa rencana mu ?? "


" Hmmm . . Hana mau menikmati waktu menganggur dulu dad. Setelah itu Hana ingin melanjutkan kuliah Hana . . ?! " kata Hana .


" Daddy akan dukung semua keputusan mu . . ?! "


Setelah makan siang , Hana berpamitan pada Daddy nya . Dia berniat menuju mall untuk sekedar bermain . hanya menempuh waktu 10 menit Hana sudah sampai di mall terkenal itu . Hana memasang earphone di telinga nya dan memutar musik favourit nya . Dia berjalan santai menyusuri setiap lantai sambil melihat-lihat barang yang di pajang . tatapan Hana tertuju pada kotak yang memajang sepasang jam tangan .



Hana mendekati etalase dengan antusias .


" Selamat datang kakak , silahkan di lihat-lihat siapa tahu ada yang menarik . . ?! " sapa pelayan toko


" saya mau lihat jam yang itu . . ?! " tunjuk Hana pada jam tangan yang menarik nya mendekat. pelayan itu langsung mengambilkan barang yang di tunjuk Hana . Hana menerima nya dengan wajah cerah .


" Silahkan di lihat kak, ini tinggal satu-satunya di toko kami . .


" Berapa . . .


" mbak saya mau jam yang itu . Tolong di bungkus . ?! " kata seorang cowok yang menggandeng tangan seorang gadis yang tampak angkuh menunjuk jam yang di pegang Hana .


" Maaf mas , kakak ini yang duluan meminta jam tangan ini . Bagaimana kalau saya tunjukkan beberapa jam tangan bagus lain nya . ?? " tawar pelayan itu . Cowok tampan itu memperhatikan gadis di sebelah nya . Tatapan mata nya menunjukkan sorot terpesona . Sedangkan cewek di sebelah nya menatap Hana dengan tatapan sinis . Rasa iri merasuk ke hati nya saat melihat kecantikan alami yang di miliki Hana .


" Saya mau yang jam tangan itu . Tidak yang lain . . ?! " kata cewek itu dengan angkuh .


" Tapi kalau kakak mau jam tangan itu , tunggu kakak bule ini melepaskan jam itu . . ?! " kata pelayan itu bijak .


" hey , gue mau jam tangan itu . . ?! " kata cewek itu dengan kasar .


" Tapi gue yang duluan . . ?! " kata Hana santai .


" ck . Emang elo sanggup beli jam tangan itu ?? " Kata cewek itu meremehkan .


" Apa urusan nya sama elo ?? sanggup gak sanggup itu urusan gue . . ?! "


" udah lah . maksud pacar gue kalau elo gak sanggup bayar , mending elo kasih ke kita . Jangan membuang waktu kami . Pelayan langsung bungkus untuk kami . . ?! " kata cowok tadi seraya melempar black card . Pelayan itu pun menunjukkan wajah bingung .


" Membuang waktu ?? Justru itu keinginan kalian sendiri membuang waktu , berdebat demi merebut barang orang lain . . ?! " kata Hana tak mau kalah .


" Eh , elo jangan sok kaya ya . Mending elo ngalah sama gue sebelum elo nyesel setelah tahu siapa gue sebenar nya . . ?! " kata cowok itu .


" hee , memang elo siapa ?? " kata Hana santai .


" Gue Indra , Anak sekretaris Dirut perusahaan WINATA GRUP . Kalau elo masih ngotot berdebat sama gue . Jangan nyesel kalau hidup gak bakal tenang . . ?! " jawab cowok itu arogan .


" Hahaha , emang elo gak punya malu ?? yang punya jabatan emak elo , tapi yang sombong nya elo . . Masih di suapin sama emak aja gaya nya udah selangit . . ?! " kata Hana mengambil dompet nya di tas lalu mengeluarkan sesuatu yang membuat mata Indra dan pacar nya terbelalak dan melempar nya ke etalase .


B


E


R


S


A


M


B


U


N

__ADS_1


G


__ADS_2