SAHABAT RASA PELAKOR

SAHABAT RASA PELAKOR
PART 126 Mulai menilai 2


__ADS_3

" eh , selamat datang tuan Sean . " sapa pelayan toko yang melihat Sean berdiri di belakang Hana . Sontak Hana menoleh ke belakang nya . Sean bisa melihat tatapan berbinar dari mata Hana .


" Sean , kok kamu ada di sini . ? " kata Hana sumringah .


" Aku habis ketemu klien di restoran sebelah , Kamu lagi lihat apa . ? " kata Sean dengan wajah datar.


" oh , ini aku lagi milih jam . Coba kamu lihat , jam ini cocok gak sama aku . ? " kata Hana menunjukkan jam di pergelangan tangan nya .


" Bagus . kamu suka . ? " pancing Sean .


" Suka banget . " kata Hana penuh harap .


" Kalau kamu suka ambil aja . . " kata Sean .


" hmm , tapi uang jajan aku bulan ini udah habis . hehe . . " kata Hana


" Aku yang akan bayar . Apapun yang kamu mau aku akan traktir kamu hari ini . . " kata Sean mencoba tersenyum .


" serius . ? " kata Hana


" ya . " kata Sean .


" Yee, , ,asyik . . .mbak tolong bungkus jam ini ya . hmm. , ,ah , ,sekalian sama gelang ini dan kalung ini . . ." kata Hana penuh semangat menunjuk kalung dan gelang mahal yang berhias batu berlian .

__ADS_1


" Total belanjaan nya senilai 187 juta , mau di bayar cash atau pakai kartu , tuan . ? " kata pelayan sopan . Sean melempar Black card ke atas etalase , Sean bisa melihat kalau Hana menatap kartu itu dengan tatapan rakus . Diam-diam Sean tersenyum miring melihat reaksi Hana di depan nya .


" seperti nya ada rubah licik yang menyamar menjadi tuan putri . . " batin Sean .


Sean sangat tahu seperti apa sifat tunangan nya . Sean sudah berapa kali ingin memberikan fasilitas nya pada Hana , tapi Hana menolak dengan alasan belum saat nya dia menikmati jerih payah Sean .


" Untuk sekarang biarkan aku menikmati hasil jerih payah aku sendiri . Nanti jika kita sudah menikah , aku akan menerima apapun yang kamu kasih ke aku . . "


Senyum Sean terbit kala kalimat itu terngiang di benak nya . Hana yang melihat senyum itu , menjadi salah tingkah karena merasa Sean tersenyum senang karena melihat penampilan nya yang menarik .


" Makasih , Sean . ." kata Hana memasang muka manis setelah menerima paperbag berisi belanjaan nya tadi .


" Gak usah berterima kasih , lalu sekarang kamu mau kemana lagi . ? " kata Sean menjauhkan sedikit langkah nya dari Hana .


" hmm , ,kamu udah makan siang belum .? " kata Hana .


" Boleh , kita makan dimana . ? " kata Hana terlihat senang .


" ayo , ikuti aku . " kata Sean . Hana mengangguk dan mengangkat tangan nya mengira Sean akan menggandeng tangan nya . Tapi senyum Hana memudar saat melihat Sean sudah berjalan sedikit mendahului nya .


" Perasaan dulu saat sama Hana , Sean romantis banget dan suka gandeng tangan Hana . Tapi kok sekarang malah cuek banget sih . . hhff . .Tapi gak apa-apa lah , yang penting aku bisa jalan bareng Sean dan bisa membeli apapun dengan uang keluarga Winata . Akhirnya gue gak perlu capek-capek jual diri lagi buat dapatin uang . . Tinggal tadahin tangan uang pun berjatuhan . . hahaha . . "


Hana berlari kecil menyusul Sean yang sudah cukup jauh dari nya. Hana sudah beberapa kali mencoba mendekatkan tubuhnya pada Sean , Berharap agar Sean merangkulnya atau menggandeng tangan nya . Tapi Sean selalu menghindar dan sedikit menjaga jarak dengan Hana .

__ADS_1


" Kita mau makan dimana . ? " kata Hana melihat Sean membawa nya ke sebuah deretan kedai di pinggir jalan .


" ayo masuk . . " kata Sean masuk ke sebuah kedai di pinggir jalan yang menyediakan ketoprak .


" kami ngajak aku makan disini . ? gak salah . ? " kata Hana menatap ke sekeliling kedai dengan tatapan jijik .


" Kenapa . ? " kata Sean pura-pura tidak menyadari maksud perkataan Hana


" Sean , kamu gak lihat , ini di pinggir jalan loh . Lihat , lantai nya tanah , peralatan makan nya berdebu . Apalagi makanan nya , pasti gak higienis . Sean , sebaiknya kita cari tempat lain .ayo . ! " kata Hana hendak menarik tangan Sean . Tapi dengan cepat Sean menjauhkan tangan nya hingga Hana hanya menangkap udara .


" Hana , aku sengaja ngajak kamu makan disini , supaya kamu bisa mengingat apa saja yang biasa kamu lakukan .Contoh nya makan di sini , kamu tahu , sebelum kamu amnesia kamu lebih suka makan di kedai kecil seperti ini , selain lebih dekat dari mall , kamu beralasan dengan kita membeli dagangan mereka kita juga sedikit membantu mengurangi beban mereka dan sedikit membantu untuk memajukan usaha mereka . Apa kamu ingat . ? " kata Sean .


" gak , aku gak ingat . Pokok nya aku mau kita pindah ke tempat makan lain . Aku gak mau lagi makan di tempat kayak gini , Malu-maluin tahu gak . . " kata Hana ketus . Sean tersenyum miring melihat reaksi dan ucapan dari Hana barusan . Melihat ekspresi Sean yang sedikit berbeda , Hana baru menyadari kalau sikap nya terlalu mencolok untuk seorang Hana yang selalu bersifat rendah hati .


" Sean , maksud aku , lebih baik kita makan ke tempat lain aja . Kalau ada rekan bisnis kamu yang lihat kamu makan di tempat ini , mereka pasti mencemooh kamu dan merusak reputasi kamu . Ini semua demi kebaikan kamu . Sayang . . " kata Hana mencoba meralat ucapkan nya . Raut wajah Sean seketika berubah memerah saat mendengar panggilan sayang dari Hana . Entah kenapa , bukan nya merasa senang , Sean malah menjadi jijik mendengar panggilan itu dari Hana yang ada di hadapan nya . Sebaliknya , melihat wajah Sean yang memerah setelah mendengar ucapan nya , Hana mengira jika Sean tersipu mendengar panggilan sayang yang baru saja dia ucapkan .


" Sayang . .


" aku tahu , . . . Hana seperti nya aku harus kembali ke kantor , ada urusan penting yang harus aku selesaikan . Maaf aku tidak bisa menemani mu makan siang . Aku pergi dulu . . " kata Sean dengan nada dingin lalu pergi .


" CK , tadi ngajak makan siang bareng , sekarang malah pergi , gimana sih . . ! " gerutu Hana menatap punggung Sean yang semakin menjauh .


" Neng , jadi gak makan disini . ? " kata penjual ketoprak . Hana mendelik pada penjual dan langsung pergi dengan cepat . Di dalam sebuah mobil , diam-diam Sean masih memperhatikan Hana dari jauh .

__ADS_1


" Aku yakin kalau kau bukan Hana . Hana tidak pernah berkata kasar seperti itu dan tidak matre seperti kau . Aku harus cepat-cepat menyelidiki siapa yang telah berani mencoba meniru Hana dan berniat menggantikan posisi Hana . . ! " kata Sean menatap tajam mobil Hana yang baru saja lewat di depan mobil nya .


BERSAMBUNG


__ADS_2