
Hana pulang bersama Sean karena Devan masih ada urusan yang akan dia bereskan . Hana tidak tahu apa yang akan di lakukan oleh Devan , tapi Hana yakin itu adalah hal yang sangat penting .
" Nana , setelah ini kita mau kemana ?? "
" Terserah kamu aja . . ! " kata Hana .
Sean melakukan mobil nya dengan kecepatan rata-rata . Hana terlihat beberapa kali menguap .
" Tidur lah , nanti aku akan membangunkan kamu jika kita sudah sampai . ! kata Sean .
Hana menyandarkan kepala nya ke sandaran kursi lalu memejamkan mata nya . Sean hanya tersenyum melihat wajah imut Hana . Dia melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang agar Hana bisa menikmati tidur nya .
skip
mobil Sean terparkir di pinggir pantai , mereka sudah cukup lama sampai di sana . Tapi Sean tidak tega membangunkan Hana yang terlelap dengan damai . Dia meraih ponsel nya dan mengambil beberapa foto Hana yang sedang tertidur . Dia menatap lekat Hana yang tampak tak terusik dengan usapan lembut Sean di pucuk kepala nya .
cup
Sean mendaratkan kecupan sayang nya di kening Hana . kening Hana tampak berkerut , perlahan mata nya mulai terbuka . Sean tertawa pelan melihat Hana yang memandang nya dengan tatapan linglung karena kesadaran nya masih belum terkumpul .
ffuuh
Sean meniup wajah Hana hingga mata hana mengerjap . Baru lah wajah Hana terlihat berekspresi , dia mengerjapkan mata nya beberapa kali ,
" Sean . . ! " lirih Hana , Hana meregangkan otot nya dengan menggeliatkan tubuh nya . Dia memandang ke sekeliling nya .
" Kita di pantai ?? " kata Hana menoleh Sean .
" IYa , ayo turun . . ! " kata Sean membuka pintu disisi nya. lalu berlari kecil ke pintu di sisi Hana dan membuka nya , Sean menempelkan telapak tangan nya ke sisi atap saat Hana turun agar kepala Hana tidak terantuk . Hana mengedarkan pandangan ke sekeliling nya . Wajah Hana sedikit sendu , dia menoleh saat tangan nya di genggam oleh Sean .
" Aku tahu kamu memiliki kenangan buruk di pantai . Tapi kamu harus membuang kenangan itu jauh-jauh . Jangan biarkan kenangan buruk itu membatasi kebebasan mu . . aku yakin Nana ku pasti bisa . . ! " kata Sean memeluk Hana . Hana membenamkan wajah nya ke dada bidang Sean dan memeluk nya erat . Dia mencoba mengusir kenangan menyakitkan yang kembali bergentayangan di pelupuk mata nya . Dia menempelkan telinga nya ke dada Sean . Dia merasakan hati nya perlahan tenang saat mendengarkan irama detak jantung Sean yang teratur . Dia mendongakkan kepala nya menatap wajah sang kekasih , hati nya menjadi semakin tenang Kala melihat senyum manis yang mampu membuat nya selalu membuat nya rindu .
cup
Hana memejamkan mata nya meresapi kecupan sang kekasih yang cukup lama di kening nya . Dia membuka mata nya saat kecupan itu terasa hilang . Dia mengedarkan kembali pandangan nya . Pandangan nya tertuju pada sebuah villa yang terlihat unik dan cantik yang berada di belakang Sean . Hana baru menyadari jika mereka sekarang berada di area sebuah villa .
" Sean , itu villa siapa ?? ! " kata Hana .
" Villa itu milik ku . ayo kita lihat , apakah Nana ku ini suka atau tidak . . ! " Sean memasangkan kacamata hitam pada Hana yang entah kapan dia menyiapkan nya , Hana mengangguk . Mereka berjalan dengan tetap saling berangkulan . Tatapan Hana tampak berbinar melihat villa itu yang tampak unik dan indah .
" Waah , Sean , villa ini cantik banget . . ! kata Hana dengan tatapan kagum . Dia berlari mendekati kolam di depan villa dan asyik bermain air .
" Kamu suka . .?? " kata Sean mendekati Hana .
" suka . . !! " kata Hana mengalihkan pandangan nya pada Sean . Sean tersenyum .
" selamat datang tuan , nona . ! " sapa dua orang laki-laki dan perempuan paruh baya . Sean hanya mengangguk sedangkan Hana tersenyum ramah .
" mereka siapa Sean ?? " kata Hana .
" Mereka pekerja yang membersihkan dan menjaga villa ini . ayo kita masuk . . ! " mereka berjalan bersama memasuki villa . Hana kembali terkagum saat melihat interior ruangan yang tertata rapi . Sean mengajak Hana ke lantai atas . Tatapan Hana semakin berbinar saat Sean mengajak nya melihat pemandangan dari balkon yang menghadap langsung ke pinggir pantai .
" waaah . . pemandangan dari atas sini semakin indah . . . !! " kata Hana dengan wajah yang ceria . Dia mengambil ponsel nya dari tas lalu berselfi ria dengan background pantai . Tak lupa juga dia mengajak Sean berfoto bersama , foto mereka berdua berbagai pose menghiasi galeri ponsel Hana . Sean pun tak mau kalah . Diam-diam dia mencuri foto Hana yang sedang tersenyum saat seekor kupu-kupu putih hinggap di tangan nya . Sean mendekati Hana dan memeluk nya dari belakang dan mengarahkan kamera ke arah mereka , Hana tersenyum dengan memegang tangan Sean yang melingkar di sekitar tulang selangka nya . Berbagai pose mesra mengisi memori ponsel Sean . Sean tersenyum puas melihat foto-foto yang tersimpan di ponsel nya . Dia memilih foto Hana yang tersenyum saat sebuah kupu-kupu hinggap di tangan nya sebagai wallpaper beranda ponsel nya .
" Suasana disini tenang banget ya , Sean . ! " kata Hana .
" Kamu suka . . ?? " kata Sean menyimpan kembali ponsel nya ke saku celana lalu mendekati Hana dan memeluknya dari belakang .
" hmm . . . !! " kata Hana mengangguk .
" kalau begitu , mulai sekarang villa ini menjadi milik mu . . ! " kata Sean membuat Hana terkejut . Dia membalik badan nya menghadap Sean .
" sayang , aku memang menyukai desain villa unik ini . Tapi bukan berarti aku ingin memiliki nya . Jangan salah paham . . ! " kata Hana dengan bibir mengerucut . Sean tertawa pelan lalu mencubit pipi Hana yang menggembung .
" Aku tahu kalau Nana ku ini gak terlalu suka dengan sesuatu yang terlalu mewah , maka nya aku membeli villa ini untuk kamu , karena aku yakin Nana ku pasti suka dengan desain villa yang unik ini . . ! " kata Sean menyelipkan rambut Hana yang melayang ke sela telinga nya .
" Tapi , aku gak enak loh . Kamu udah ngasih aku mall , sekarang villa . . saku gak enak . .! " kata Hana menunduk . Sean tersenyum lalu menarik dagu Hana . Dia menatap manik coklat milik Hana .
" Sayang . jangan pernah merasa tidak enak dengan apapun yang aku berikan pada mu . Itu adalah salah satu ungkapan rasa sayang ku sama kamu . . ! " kata Sean . Hana membalas tatapan manik coklat keemasan itu .
" kamu ikhlas kan ?? " kata Hana .
" Tentu saja aku sangat ikhlas . . ! " jawab Sean cepat .
" kamu gak punya niat terselubung atas apa yang semua kamu berikan sama aku , bukan ?? kata Hana lirih .
" niat terselubung ?? maksud kamu ?? " kata Sean mengernyitkan alis nya tidak mengerti .
" Kamu . . . . kamu gak akan . . maksa aku kan ?? " kata Hana semakin lirih seraya membuang pandangan nya ke arah lain . Sean menatap wajah Hana yang tampak cemas .
" Nana , coba katakan yang sebenarnya . . ! " kata Sean menangkup wajah Hana dengan kedua tangan nya . Hana terdiam sej enak menatap mata tajam Sean .
" Sean , dulu Arya pernah membelikan aku sebuah jam yang cukup mahal . . Dengan senang hati aku menerima nya karena aku menganggap kalau Arya tulus memberikan nya untuk ku . . Tapi ternyata dia . . . " ucapan Hana terpotong dengan mata yang berkaca-kaca .
" Katakan . . . apa Yang dia lakukan . . !! " kata Sean dengan sorot mata tajam . Dada nya terasa sesak melihat mata sang kekasih yang berkaca-kaca .
" Dia . . dia . . dia memaksa ingin . . .
__ADS_1
" Stop Nana . . . aku tahu . . . tenang lah . . . ! " Sean langsung memotong ucapan Hana saat mendengar suara Hana bergetar . Dia memeluk Hana erat , menenangkan kekasih nya . Setelah Hana cukup tenang , dia melerai pelukkan nya . Dia menangkup wajah Hana .
" sayang , kamu harus ingat satu hal . Aku dan baj!Ngan itu tidak sama , kami jauh berbeda . Nana kamu harus tahu , semua yang aku berikan dan apa yang aku lakukan untuk kamu , aku tulus . . Aku tak pernah menginginkan sebuah imbalan apalagi ingin merusak sesuatu yang paling aku sayangi , , hanya satu yang aku inginkan dari kamu . . ! " kata Sean lembut .
" Apa ?? "
" Cinta mu . Aku hanya ingin cinta mu , dan hanya mencintai aku seorang . . !! " kata Sean . Hana menatap Sean lekat .
" Maaf Sean , tapi aku tidak bisa . .
DEG
Seketika , dada Sean terasa sesak mendengar jawaban Hana . Lidah nya tiba-tiba kelu . Dia menatap lekat mata Hana , dia ingin mencari kebenaran yang di ucapakan oleh gadis nya . Tapi sayang Sean melihat sebuah ketegasan di pancaran mata Hana .
" maksud kamu . . ! " kata Sean pelan .
" Maaf Sean , aku tidak bisa hanya mencintai mu seorang . . . . " Hana membalas tatapan Sean . Hana merasakan tangkupan tangan Sean di wajah nya perlahan terlepas . Hana menahan senyum nya melihat wajah Sean yang tampak kecewa .
" Apa ada orang lain ?? " kata Sean tajam .
" iya . .Maaf Sean , aku tidak bisa memberikan cinta ku hanya untuk mu . . ! " jawab Hana serius . Tatapan Sean semakin tajam . Sean membalik badan nya dan hendak pergi , namun baru satu langkah . . .
" Tapi aku akan menjaga hati ku , hanya untuk mu . . ! "
Langkah Sean terhenti . Dia terdiam sejenak mencerna ucapan Hana . Dia membalik badan nya kembali menghadap Hana . Terlihat Hana bersandar dengan santai di pagar balkon . Wajah nya terlihat tenang .
" Hana , jangan mempermainkan aku . . ! " kata Sean memanggil nama Hana langsung .
" Aku tidak mempermainkan kamu . . beruang kutub . ! " kata Hana . Sean memicingkan mata nya . Hana menghela nafas panjang , dia membalik badan nya dan menghadap ke pantai .
" Sean , aku memang tidak bisa memberikan cinta ku hanya untuk kamu , karena aku juga sangat mencintai keluarga ku dan juga mencintai diri ku sendiri . Tapi aku akan selalu menjaga hati ku untuk kamu . Karena hati ku sudah terkunci oleh mu . . ! "
Tatapan mata Sean yang tadi nya tajam , kini perlahan lembut . Wajah yang tadi nya kecewa , kini terlihat sangat bersemangat . Dengan cepat dia memeluk Hana dari belakang dan membenamkan wajah nya di ceruk leher Hana .
" Maaf . . maaf aku yang salah mengartikan ucapan mu tadi . Aku bodoh karena tidak memahami arti kata-kata mu tadi . . ! " kata Sean mengeratkan pelukkan nya . Hana tersenyum .
" Kau benar , kau bodoh seperti beruang kutub yang hanya bisa memanjat pohon tapi menjatuhkan diri saat akan turun . . hahaha . . !! " tawa Hana pecah saat mengingat film yang dia tonton di YouTube yang merekam aktivitas seekor beruang kutub yang dengan lihai nya memanjat pohon , tapi saat akan turun , dia menjatuhkan tubuh nya .
" Nana . . . ! " kata Sean dia menggelitik Hana hingga semakin tertawa lepas .
" Stop Sean . .! " teriak Hana karena sudah tidak kuat .
" aku akan pegang kata-kata mu . . ! " kata Sean menatap wajah Hana lembut . Hana mengangguk .
" tuan , makan siang nya sudah siap . ! " kata seorang gadis berumur 20 yang mengenakan dress ketat selutut dengan make up yang mencolok tiba-tiba datang . Wajah yang awal nya tadi ceria , tiba-tiba berubah menjadi redup saat melihat Sean sedang memeluk Hana . Dia menundukkan pandangan nya .
" Dia siapa ?? " kata Hana
" Dia Shila , anak Bu Saroh dan pak Wayan yang di depan tadi . Dia memang biasa nya membantu ibu nya membersihkan villa ini . . ! " kata Sean .
" Ooh . . !! " jawab Hana acuh
" Hana , hati ini kita menghabiskan waktu disini ya , karena . . karena besok aku akan berangkat ke negara A . Perusahaan ku ada masalah di sana , dan hanya aku yang bisa menangani nya . . ! " kata Sean dengan tatapan sendu . Hati nya terasa berat meninggalkan kekasih nya . Hana bisa membaca isi hati Sean . Dia hanya tersenyum .
" Sean , aku akan menjaga diri baik-baik disini . Kamu bisa menyelesaikan masalah kamu di sana dengan tenang . Aku akan menunggu kamu pulang dan kita bisa kencan lagi kesini . . ! " hibur Hana .
" baiklah . .aku percaya sama kamu . ayo kita makan siang dulu . Setelah ini aku akan ajak kamu bermain . . ! " kata Sean . Hana mengangguk , Sean mempersilahkan Hana berjalan di depan sedangkan dia mengikuti Hana .
Sesampainya di ruang makan , meja bundar ber- kursi empat itu sudah penuh dengan berbagai aneka menu , Shila dengan anggun nya sudah berdiri di dekat meja . Hana menatap Shila dari kaki sampai ke kepala , dia menggeleng pelan melihat penampilan Shila yang menurutnya berlebihan jika di katakan sebagai pekerja rumah tangga . Tapi Shila tidak menghiraukan Hana , dia masih menatap Sean lekat dengan tatapan yang bisa Hana baca . Hana dan Sean duduk bersebelahan .
" Sayang , kamu mau makan apa ?? Biar aku ambilkan . . ! " kata Hana sengaja memanggil Sean sayang dengan nada mesra. Hana bisa melihat wajah Shila berubah .
" Aku mau lobster . ! " kata Sean . dengan sigap Hana mengambilkan nya .
"terima kasih sayang . ini aku ambilkan tongseng cumi . aku tahu kamu suka banget sama cumi kan . . ! " kata Sean lembut . Hana tersenyum .
" makasih sayang . . ! " kata Hana . Saat dia akan menyuap makanan nya , dia melirik Shila yang masih betah berdiri di samping Sean .
" Shila , kamu mau makan juga ?? " kata Hana membuat Sean menoleh Shila .
" Saya yang biasa nya melayani tuan Sean . ! " kata Shila yang menyiratkan jika dia yang seharusnya melayani Sean .
" Pergilah . . ! " kata Sean dingin .
" tapi tuan . .
" Sean tak suka mengulang ucapan nya Shila . ! " kata Hana tegas . Dengan wajah kesal Shila beranjak dari tempat nya .
" Awas kamu , j***Ng , kamu sudah berani merebut calon suami ku . . Aku tidak akan membiarkan kamu memiliki tuan tajir ku . . ! " kata Shila lirih mengintip kemesraan Hana dan Sean .
Setelah menikmati makan siang nya , Sean membawa Hana ke tepi pantai , di sana sudah tersedia sebuah speed boat warna merah , seorang pria menyerahkan dua baju pelampung untuk Sean dan Hana .
" Sean , kau akan mengajak ku naik speed boat ?? " kata Hana antusias .
" Iya , kau mau ?? "
" Tentu saja aku mau . . Tapi aku gak bawa baju ganti . . . !! " kata Hana .
" Tenang aja . Aku udah siapkan semua nya untuk kamu .! " kata Sean .
__ADS_1
Setelah membantu Hana memakai baju pengamanan , dia memakai sendiri baju pengaman nya , mereka lalu naik ke speed boat , terlihat speed boat itu semakin ke tengah dan bergabung dengan beberapa speed boat lain nya . Dengan lihai nya , Sean meliuk kan kemudi , mereka saling mengejar dan saling mencipratkan air ke pengemudi lain . Hana tertawa lepas menikmati waktu kebersamaan nya dengan sang kekasih . Setelah bermain cukup lama , Sean memutuskan untuk mengakhiri permainan nya . Sesampai nya di daratan , Shila sudah siap dengan sebuah handuk , dia memberikan nya pada Sean .
" Kenapa hanya membawa satu handuk ?? kau tidak lihat jika kami berdua .?? " kata Sean dingin .
" Maaf tuan, saya lupa . . ! " kata Shila dengan wajah di buat semanis mungkin .
" Lupa ?? alasan yang tidak masuk akal . . ! " kata Sean langsung mengelap wajah Hana dengan lembut .
" Mungkin dia kebanyakan makan angin pantai , maka nya dia jadi pelupa . . ! " kata Hana . wajah Shila memerah karena marah . setelah Sean menyelimutkan handuk ke tubuh Hana , dia menuntun Hana masuk ke villa . Shila mengepalkan tangan nya erat .
Sean membawa Hana ke kamar pribadi nya . Dia menyuruh Hana membilas tubuh nya di kamar mandi . Setelah itu dia menunjuk ke sebuah ruangan khusus tempat mengganti baju .
" Kamu bisa ambil baju ganti di lemari warna hitam . Itu semua milik kamu . ! " kata Sean sebelum masuk ke kama mandi setelah Hana keluar . saat Hana membuka lemari , ternyata lemari itu menyimpan pakaian khusus nutuk nya .
Setelah mereka selesai berganti baju , Sean dan Hana turun ke lantai bawah setelah Sean mengunci kamar pribadi nya dan memberikan gantungan kunci yang berisi dua anak kunci pada Hana . satu kunci kamar dan satu lagi kunci pintu utama villa . Sean memanggil satu keluarga yang bekerja di villa nya.
" Saya sengaja mengumpulkan Kalian disini ,karena saya ingin memberitahu sesuatu pada Kalian . Mulai sekarang Hana pemilik baru villa ini . Walaupun dia datang kesini tanpa bersama saya , layani lah dia seperti Kalian melayani saya . Kalian mengerti ?? " kata Sean tegas .
" Mengerti tuan . ! " jawab pak Wayan .
" Tapi siapa dia ?? kenapa kami harus hormat pada dia ?? " kata Shila berani . Pak Wayan melototi anak nya .
" Dia calon istri saya . apa status nya kurang jelas ?? " kata Sean menatap Shila tajam .
" Tapi . .
" Maafkan atas kelancangan anak saya tuan . . ! " kata pak Wayan . Shila mendengus kesal . dia menatap Hana tajam .
Setelah merasa tidak ada lagi yang perlu di bicarakan , mereka lalu pergi meninggalkan villa . Di perjalanan Hana kembali tertidur .
setelah menempuh perjalanan cukup lama , mereka tiba di mansion keluarga Winata tepat dengan berkumandang nya azan magrib .
" Besok Aku akan berangkat pagi-pagi sekali , jadi aku akan berpamitan sekarang . Jaga diri baik-baik , jika ada sesuatu langsung hubungi aku . ! " kata Sean mencium kening Hana cukup lama .
" Hati-hati . . ! " teriak Hana saat melihat Sean masuk ke mobil . Hana melambaikan tangan nya saat melihat mobil Sean mulai melaju .
______________
Disisi lain , Arya dan mayang saat ini tengah berhadapan dengan Willy . wajah mereka sedikit gugup saat melihat ekspresi Willy yang terlihat dingin . Dia menundukkan wajah nya tanpa berani menatap Willy .
" Kalian tahu kenapa kalian di panggil ke sini ?? " kata Willy dengan suara rendah , tapi mampu membuat Arya dan Mayang merinding .
" maaf pak , saya tidak tahu . . ! " kata Arya .
Willy meraih ponsel nya dan menunjukan sebuah video pada Arya dan mayang hingga membuat wajah mereka memucat . Sedangkan Mayang terdiam , ingin dia mengutarakan pembelaan nya tapi lidah nya tiba-tiba terasa kelu .
" Apa kalian ingin membela diri ? " kata Willy. Dengan mengerahkan seluruh tenaga nya yang tersisa serta mengumpulkan keberanian nya , Arya akhirnya bisa mengontrol tubuh nya .
" Kejadian itu terjadi beberapa bulan yang lalu pak . Tapi terjadi kesalahan disini pak Saya di jebak oleh seseorang dengan menggunakan obat p******Ng , dan kebetulan saat obat itu bereaksi Mayang masuk ke ruangan saya untuk mengantarkan makan siang saya . Tapi saya tidak bisa mengontrol diri saya hingga kecelakaan itu terjadi . . ! " kata Arya membela diri . .
" Tapi karena video ini , nama hotel ini menjadi buruk . video ini bahkan sudah sampai ke tangan pak Devan . pak Devan sangat kecewa dengan kalian , dan pak Devan memutuskan . . . untuk memecat kalian berdua . Mulai sekarang kalian di pecat . Silahkan kemasi barang-barang kalian . ! " kata Willy halus .
" APA ?? Saya di pecat ?? pak tolong jangan pecat saya , saya sangat membutuhkan pekerjaan ini . . saya mohon pak . ! " ratap Mayang .
" Keputusan pak Devan tak bisa di ganggu gugat . Silahkan kemasi barang Kalian . . ! " kata Willy tegas .
" Pak tolong pak , jangan pecat saya . Saya juga korban disini pak . bahkan anak saya tiada gara-gara laki-laki itu . Dia sudah menceraikan saya , kalau saya di pecat saya mau makan apa pak . . saya mohon jangan pecat saya pak , saya mohon . . !! " ratap Mayang berlutut di depan Willy .
" itu urusan Kalian . Tidak ada hubungan nya dengan pihak hotel . Pergilah lah . . ! " kata Willy acuh .
" pak jangan pecat saya , saya mohon setidak nya pertimbangkan persahabatan saya dengan Hana . . !! " kata Mayang tanpa rasa malu .
" benar pak , apa yang di katakan Mayang itu benar , tolong pertimbangkan hubungan kami dengan Hana . . ! " timpal Arya .
" hee , kalian meminta untuk mempertimbangkan hubungan anda dengan nona muda kami ?? baiklah . , , Kalian masih ingat bukan apa yang telah Kalian lakukan pada nona muda kami ?? jadi saya rasa ini adalah balasan yang setimpal untuk perbuatan kalian . . ! " kata Willy sinis. Arya dan Mayang saling pandang , mereka seperti lupa apa yang telah mereka lakukan pada Hana . Belum sempat mereka merespon ucapan Willy , . .
Ceklek
. . . .
B
E
R
S
A
M
B
U
N
G
__ADS_1