
Di markas BLACK DRAGON
Devan dan Hana masuk ke ruang interogasi di ikuti oleh Justin dan dua pria penjaga pintu ruangan . Saat mereka masuk , Hana menatap tajam anak-anak punk yang di tangkap oleh Rendy dan anak buah nya semalam . Mereka yang kemarin terlihat garang , kini bagai kerupuk di siram kuah bakso panas ( mantap , apalagi kalau ada pentol bakso nya juga 😂😂😂😂) . Cewek punk yang tersiram kuah bakso kemarin , terlihat sedikit mengerikan . tubuh bagian kiri nya melepuh dengan kulit yang mengelupas . Mereka bertujuh tampak pucat dan gemetaran . Hana menoleh dua pria yang menjaga pintu .
" apa mereka di beri makan ? " tanya Hana
" Tidak nona . . ! " jawab mereka .
" kenapa ? " kata Hana dingin .
" Karena menurut aturan , setiap tahanan yang di bawa ke ruang penyiksaan tidak boleh di beri makan . .! "
" Beri mereka makan . . ! " perintah Hana .
" tapi nona . . .
" mereka manusia biasa , mereka butuh makan dan minum untuk bertahan hidup . Mereka memang melakukan kesalahan . Tapi belum tentu sepenuh nya mereka yang bersalah . Sekarang beri mereka makan . ! " kata Hana tegas . Dua orang penjaga itu menoleh Devan .
" turuti perintah nona muda . . ! " kata Justin .
Dua pria itu langsung berlari keluar , dan tak lama mereka kembali dengan membawa nasi bungkus untuk 7 tahanan itu .
" cepat makan . . ! " perintah penjaga .
Dengan cepat mereka mengambil nasi bungkus masing-masing dan memakan nya dengan lahap . Tak ketinggalan pula cewek berambut pink , dia makan dengan lahap walau tangan nya terlihat gemetaran .
" panggil kak Alan untuk mengobati luka gadis ini . . ! " kata Hana . salah satu penjaga langsung berlari .
Devan tersenyum tipis melihat Hana yang masih mempedulikan orang yang menjadi tahanan mereka . Tak lama Alan datang , dia tersenyum manis pada Hana .
" Selamat datang tuan , nona . .! " sapa Alan .
" Kak , tolong obati dia . . ! " kata Hana menunjuk gadis berambut pink itu .
" kenapa harus mengobati tahanan ? bukan kah mereka memang harus di siksa karena telah berani menyinggung kelompok BLACK DRAGON . .? " kata Alan .
" Jika aku dalam posisi seperti gadis ini , apa yang akan kalian lakukan . ? " tanya Hana serius . Alan menghela nafas panjang , dia lalu mendekati gadis pink itu lalu memeriksa luka-luka melepuh itu , tak lama dia memberikan sebuah salep .
" pakai tiga kali sehari . .! " kata Alan dingin . Setelah itu dia kembali ke samping Hana .
" Tugas sudah di selesaikan .kalau begitu saya boleh pamit .? " kata Alan . Hana tersenyum lebar melihat sikap formal Alan .
" terima kasih. silahkan . .! " kata Hana . Alan langsung keluar dari ruangan .
" siapa yang menyuruh kalian memakai nama kelompok BLACK DRAGON . .? " Justin mulai menginterogasi .
" maafkan kami tu, , tuan . . Kami benar-benar menyesal . Kami , , kami hanya asal-asalan bicara . . ! "
" benar tuan . Kami hanya ingin menakuti para pedagang supaya mereka memberi kami uang . . ! "
" kenapa kalian meminta uang pada para pedagang kecil itu ? kalian tahu kan mereka dengan susah payah mengumpulkan uang seribu demi seribu untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka . Bahkan kadang mereka menahan rasa sakit dan lelah demi mencukupi kebutuhan mereka .Tapi kalian dengan seenaknya meminta uang mereka . Hukuman seperti apa kira-kira yang pantas untuk kalian . .!! " " kata Hana tajam .
" To . .tolong ampuni kami , nona . kami janji kami tidak akan mengulang kesalahan kami . .! "
" apa kalian tidak berbohong jika ini hanya akal-akalan kalian .? "kata Justin penuh penekanan .
" kami berani sumpah , tuan . kalau ucapan kami kemarin hanya akal-akalan kami saja . . ! " Hana menoleh Devan .
" Terserah kakak saja mau di ajarin seperti apa . Tapi yang penting , lepaskan mereka setelah itu . aku tunggu di luar , aku ngantuk . .! " kata Hana berjalan sambil menutup mulut nya karena menguap . Devan melirik Justin lalu mengangguk , setelah itu dia menyusul Hana keluar . sepeninggalnya bos mereka , Justin langsung memerintahkan anak buah nya untuk menggunduli ketujuh anak punk itu . Setelah itu , mereka membawa ketujuh manusia gundul itu ke perbatasan antara hutan dan kota setelah menutup mata mereka .
" Jangan ulangi kesalahan kalian . Jika kalian tidak ingin menjadi makanan buaya kesayangan bos kami . .! " kata Justin menakuti mereka . Setelah itu Justin meninggalkan para manusia gundul itu .
______________
Beberapa bulan kemudian .
__ADS_1
Hana kini terlihat semakin ceria semenjak Devan dan Bella memutuskan untuk tetap tinggal di mansion . Dia terlihat selalu bersemangat dalam melakukan aktivitasnya . Dia juga lebih bersemangat dalam bekerja . Sean pun sampai dibuat heran oleh sikap Hana yang kini terlihat lebih dewasa dari biasa nya .
" Baby , are you ok .? " kata Sean .
" Ya , i'm fine . . kenapa ? " kata Hana
" Aku perhatikan kamu sekarang terlihat sangat bersemangat dan antusias dalam bekerja . Apa kau menginginkan sesuatu ? Biarkan aku yang memenuhi nya . .! " kata Sean . Hana tersenyum simpul .
" Tidak Sean . Aku ingin mengumpulkan uang yang banyak . Agar suatu hari nanti aku akan menjadi seseorang yang bisa di andal kan oleh si malaikat kecil . . ! " kata Hana tersenyum cerah .
" Malaikat kecil . . ? maksud kamu ? Nana , jangan bilang kalau kamu , , , " Sean menggantung ucapan nya karena tidak sanggup meneruskan nya . Tapi Hana malah melebarkan senyum nya .
" iya , Sean . .uuuh , , aku udah gak sabar nunggu si kecil datang . aku akan timang dia sampai dia tertidur . Aku akan mandiin dia dan aku yang akan memakaikan popok nya . . huhu . . aku udah gak sabar Sean . . .!! " kata Hana heboh dengan bertepuk tangan . tapi kehebohan nya terhenti saat Sean menggengam erat tangan Hana dengan wajah memerah .
" Nana , , katakan , , siapa . . siapa ayah dari anak yang kau kandung . . ! " kata Sean tajam . Hana melongo seraya menatap wajah Sean yang semakin memerah . Tapi . . .
" hahahaha, , , hahahaha . . aduh. . .perut ku sakit . . hahahaha . . . Sean . . kau. . .hahahaha . . . . !!!! " Sean menjadi bingung saat melihat Hana malah tertawa terpingkal-pingkal seraya menepuk-nepuk meja , hingga mereka menjadi pusat perhatian para pengunjung kafe .
" Hahaha . .hhhhh . . maaf semua nya telah mengganggu kenyamanan kalian . . ! " kata Hana terengah-engah oleh tawa nya . dia menatap Sean yang tampak sangat penasaran . Hana meraih tangan Sean dan menggenggam nya erat .
" sayang ku , cintaku . . aku tahu sekarang kamu pasti heran dengan perubahan ku , kan .? Biar kamu gak penasaran , sini aku jelasin . Aku bekerja lebih keras karena ingin mengumpulkan lebih banyak uang . karena sebentar lagi akan ada yang meminta ku membelikan apapun yang dia mau . dan aku merasa lebih bersemangat , itu karena sebentar lagi aku akan . . . . . . menjadi seorang Tante . . . yeeeee. . . kau tahu aku sangat bahagia Sean . . . ! " kata Hana memeluk Sean erat . Sean merasa lega setelah mengetahui kalau pikiran nya salah karena menganggap Hana yang hamil . Sean terkekeh pelan menyadari kekeliruan nya tadi .
" Jadi kakak ipar sudah positif hamil ? " kata Sean .Hana melerai pelukkan nya .
" aku tidak tahu pasti kak Bella sudah hamil atau belum . Karena sudah dua kali berturut-turut aku bermimpi kak Bella sudah hamil besar . aku ingin lihat mimpi ku nanti malam . Jika aku kembali memimpikan kak Bella hamil . Aku yakin mimpi ku pasti tidak meleset . . ! " kata Hana terlihat bahagia .
" semoga saja . .Tapi aku harap kamu tidak terlalu memaksakan diri dalam pekerjaan . ingat , walau kamu gak kerja sekalipun , aku yang akan memenuhi semua keinginan mu . termasuk keponakan kita nanti . . aku akan sangat bahagia jika kamu lebih mengandalkan aku dalam hal apapun . . ! " kata Sean mencium kening Hana .
_____________
Hana berlari dengan semangat saat menuruni tangga . Wajah imut nya terlihat semakin imut saat mata besar itu berbinar . Senyum nya semakin lebar saat mengingat mimpi nya semalam .
" Selamat pagi . . ! " teriak Hana dengan riang saat memasuki ruang makan .
" selamat pagi . .! " balas mereka . Hana duduk di sebelah Bella dan menatap Bella lekat dengan senyum yang terus mengembang .
" gak apa-apa kok . . kakak tahu semalam mimpi ku indah banget . . hhhff , , aku harap mimpi itu benar dan menjadi kenyataan . . ! " kata Hana penuh semangat .
" Memang nya kami mimpi apa dek . . ? " kata Sam menyendok nasi goreng nya. Sam kini memutuskan untuk tinggal di Indonesia . Dan Daddy meminta Sam untuk tinggal bersama mereka dan Sam pun setuju .
" iya , memang nya kamu mimpi apa sampe lihatin Bella kayak gitu . . ! " kata Devan heran .
" mom , mommy pernah bilang kalau kita memimpikan sesuatu dalam tiga malam berturut-turut , maka bisa jadi mimpi itu jadi kenyataan kan .? " kata Hana berbinar .
" Bisa jadi , bisa juga tidak . Mungkin Bisa saja itu sebuah petunjuk . . ! " kata Daddy .
" Baik , semoga saja ini sebuah petunjuk yang akan menjadi kenyataan . . .! " kata Hana semakin berbinar .
" Memang nya kami mimpi sih , sayang . . ? " kata mommy penasaran . Hana tersenyum lebar .
" tiga malam berturut-turut aku bermimpi kalau kak Bella sudah hamil besar . Dan . . . . .
" dan apa . . . ? " kata Devan dengan wajah tegang saat Hana menjeda ucapan nya .
" Dan semalam aku mimpi , kak Bella nimang bayi , ,bayi nya , , bayi nya . . . . " Hana tersendat-sendat dan berkaca-kaca menatap Bella .
" Kenapa bayi nya . . ! " kata Bella terlihat cemas .
" Bayi nya gak apa-apa kan . . ? " sambung mommy ikut cemas . Hana menggeleng dan menyusut sudut mata nya yang berair .
" Bayi nya cantik dan montok . Bahkan sangat mirip dengan ku . Aku tahu itu hanya mimpi . Tapi aku yakin ini pasti akan menjadi kenyataan . .. ! " kata Hana menggengam tangan Bella erat . Bella tersenyum dan membalas genggaman Hana .
" amin . . ! " sahut mommy , Sam ,Daddy dan Devan .
" Dev , boleh aku mengatakan sesuatu . .? " kata Bella tersenyum manis .
__ADS_1
" katakan lah , sayang . . ! " kata Devan .
" Kemari lah . . ! "
Devan bangkit dari kursi nya dan duduk di kursi sebelah Bella . Bella mengambil sesuatu dari kantong baju nya .
" Happy birthday , sayang . . ! " kata Bella memberikan sebuah kotak kecil pada Devan .
" Astaga , aku lupa kalau kak Devan ulang tahun . .! " kata Hana menepuk jidat nya .
" lupa hari nya gak apa-apa , tapi jangan lupa kado nya . .! " kata Devan terkekeh .
" iya , iya . nanti aku siapin kado spesial buat kalian . .! " kata Hana mengacungkan jempol nya . Devan tertawa .
" sayang , boleh aku buka kado nya . . ? " kata Devan penasaran .
" Silahkan di buka . . ! " kata Bella .
Dengan semangat Devan membuka kotak kecil itu , tapi saat kotak terbuka , Devan terdiam . Bella menutup mulut nya dengan berlinang airmata .
" kamu serius . .? " kata Devan dengan suara pelan dan serak . Bella mengangguk kuat . wajah Devan berubah-ubah , kadang terlihat ingin tertawa tapi dia malah menangis .
" Devan ,Bella .ada apa ? kenapa kalian . .? " kata mommy penasaran . Hana merasa was-was melihat kakak dan kakak ipar nya . Devan mengambil sesuatu dari dalam kotak pemberian Bella dengan mata berkaca-kaca . Semua orang terbelalak di susul binar kebahagiaan di setiap mata saat melihat apa yang di pegang Devan .
" ja . .jadi beneran aku bakal jadi Tante . .? Bella beneran hamil kak . .? " kata Hana menatap Bella yang di balas Bella anggukan . Hana menatap Devan dengan tatapan haru . Devan mengangguk sambil berlinang airmata bahagia .
GREPH
Devan memeluk Bella dan Hana erat . ruang makan berubah menjadi suasana terharu dan bahagia . Devan melepas pelukkan pada istri dan adik kesayangan nya . Dia menatap mommy yang tersenyum penuh bahagia .
" Mom, ,aku , , aku . . aku akan segera menjadi ayah . .! " kata Devan terbata dan menjatuhkan diri nya di kaki mommy . mommy segera menarik bahu Devan untuk berdiri ,setelah Devan berdiri mommy memeluk putra nya .
" Selamat ya sayang . . . kamu akan menjadi ayah . . dan mommy akan menjadi Oma . . . ! " kata mommy . mereka melerai pelukkan nya . Devan melangkah pelan menuju Daddy yang sudah tersenyum lebar . Raut kebahagiaan begitu jelas terpancar dari mata biru nya . Devan memeluk erat Daddy nya dan Kembali menangis .
" Selamat , boy . terima kasih kau telah menambah kebahagiaan di rumah ini . . ! " kata Daddy .
" selamat Kak . kau akan menjadi ayah . dan aku akan menjadi uncle kesayangan keponakan ku nanti. .! " kata Sam ikut memeluk Daddy dan Devan . Devan ikut merangkul Sam . Mereka di selimuti kebahagiaan yang tiada tara . Hana memeluk Bella hangat .
" hari ini , kita langsung ke rumah sakit untuk memeriksa kandungan Bella . .! " kata mommy .
" mommy benar . .ayo kita bersiap . .! " kata Devan .
" Aku juga mau ikut . . ! " kata Hana begitu antusias .
" Ayo kita bersiap . .! " kata mommy .
mereka kembali ke kamar masing-masing . Tak berapa lama mereka kembali ke ruang tamu dan langsung berangkat menuju rumah sakit . .
B
E
R
S
A
M
B
U
__ADS_1
N
G