
Setelah di rawat selama 3 hari . Hari ini Mayang di izinkan pulang . Masih di bantu bi Murni , Mayang mengurus administrasi lalu keluar meninggalkan rumah sakit . Di depan sudah menunggu taksi yang di pesan Bu Murni tadi .
" Ke apartemen xxx ya mas . . ! " kata Bu Murni .
" baik . . ! "
taksi itu melaju . Sepanjang perjalanan , Mayang menatap keluar dalam diam . Wajah nya tampak masih terlihat pucat . Tak berapa lama taksi berhenti di depan gedung apartemen yang sangat tinggi . Setelah membayar ongkos , Bi Murni membimbing Mayang masuk ke lobby . Dari sana mereka masuk ke lift .
skip
Mayang berbaring di kasur yang biasa dia tempati bersama Arya . tangan Mayang mengelus permukaan kasur di sebelah nya .
" Arya , Kamu pergi meninggalkan aku bahkan kamu membunuh anak ku . . Entah aku harus bersyukur atau sedih . Tapi yang jelas anak ku sekarang akhirnya tidak akan merasakan penghinaan dan kesedihan atas takdir hidup nya . . Tapi aku tidak terima keputusan mu menceraikan ku . Aku akan mendapatkan kamu kembali dan membuat Hana merasakan sakit atas kebahagiaan kita . . !! " setetes airmata melintas di pipi Mayang . Mayang memejamkan mata untuk menenangkan hati nya . Tanpa dia sadari , dia pun terlelap .
* * *
Hari ini adalah hari yang sangat membahagiakan dan sangat di tunggu-tunggu oleh seluruh pekerja . yah , hari gajian . Senyum para karyawan sangat manis semanis gulali , dan wajah mereka pun sangat cerah secerah sinar mentari pagi .
" yeeey , akhirnya gajian juga . Badan gue udah remuk nih pengen di pijat spa . . ! " kata Juli .
" Sama Jul , nanti malam kita barengan aja ya. Pas banget nih malam ini kan malam Minggu . . " kata Reni .
" ship lah . . ! " Para housekeeping sedang berkumpul di ruang ganti.
" Hay May , gimana keadaan elo sekarang ?? Udah baikan ?? kata pak Arya kamu sakit . . " sapa Stella saat melihat Mayang masuk ke ruang ganti. sedikit kehangatan merasuk ke hati Mayang saat mendengar sedikit inisiatif Arya .
" aku udah baikan kok . . ! " jawab Mayang .
" May , elo jangan kerja yang berat-berat dulu . Muka elo masih pucat banget . . ?! " kata Juli yang ikut simpati .
" iya . . " jawab Mayang pelan . Mereka lalu keluar untuk melalukan tugas nya.
" eh , tahu gak ?? bulan depan bos Devan akan mengadakan pesta pertunangan nya loh . . ?! "
" iya aku sempat dengar juga . Dan kata nya sih , seluruh karyawan hotel akan di undang . . waaah . pasti makanan nya bakal enak-enak banget. ?! " seru Reni heboh .
" yeee . . orang mah yang di utamain buat ke pesta itu penampilan . .ini yang di bayangin makanan . Dasar gendut. . " gurau Juli .
" biarin , badan aku gendut itu wajar , karena mulut ku aku gunain untuk makan bukan untuk ghibahin orang . . . ?! " kata Reni . mereka pun tertawa . Namun ada sebagian yang merasa tersinggung oleh ucapan Reni .
* * *
Di ruangan nya . Arya tampak sibuk dengan laptop nya . Sesekali dia menyeruput kopi nya . dering ponsel Arya memecah kesunyian ruangan . Ternyata Bu Marya melakukan video call .
" Halo Bu . .
" kami masih kerja ?? "
" iya . ada apa Bu ??
" Jangan bilang kalau kamu lupa sama janji kamu . . "
" Ibu tenang aja , aku gak akan lupa . Aku sekarang lagi ngejar waktu nyelesaiin kerjaan biar bisa pulang cepat . Nanti malam aku ajak ibu ke mall . ya . "
" maaf ya ibu ganggu . Ya udah kamu lanjutin kerja nya . . Semangat anak ibu. . !! "
" Makasih Bu . . "
Arya menyimpan kembali ponsel nya . Saat akan melanjutkan pekerjaan nya . Terdengar bel makan siang . Arya pun bangkit dari kursi nya lalu turun menuju kantin di lantai bawah .
____________
__ADS_1
Sementara itu , Hana tampak sibuk dengan laptop di depan nya . Setelah Sean mengajak Hana mengurus surat-surat penting atas pembelian mall . Setelah semua selesai , Hana belajar untuk mengurus dan mengelola semua yang berhubungan dengan mall baru nya . mulai dari sistem keamanan , Sampai strategi agar GOLDEN Mall semakin maju . Sean sudah meminta Hana untuk menyerahkan semua kepengurusan mall pada salah satu orang kepercayaan nya , dan Hana tinggal terima beres . Tapi Hana menolak dengan alasan ingin belajar bertanggung jawab . Sean pun akhir nya membiarkan sang kekasih .
" Nana , malam ini kamu acara ?? " kata Sean masuk ke ruangan Hana yang berada di lantai teratas .
" rencana nya aku mau keliling mall untuk survei , . Ada apa ?? " kata Hana mengalihkan perhatian nya dari laptop ke Sean .
" tidak ada . . baiklah , nanti jam makan malam aku jemput ya . . ! " kata Sean mengacak rambut Hana .
" ok . . !! " kata Hana tersenyum .
Sean lalu keluar meninggalkan Hana yang kembali sibuk dengan laptop nya . Hana tampak semangat menghadapi laptop nya . Namun setelah cukup lama , Hana tampak mengernyitkan alis nya . Hana menemukan sebuah kendala . Karena otak nya tidak menemukan jalan keluar nya . Hana lalu menutup laptop nya dan memasukkan nya ke tas . Lalu Hana beranjak keluar dari ruangan nya .
" Pak Amin , saya mau keluar sebentar ada urusan . Saya titip mall ya . . " kata Hana pada manager mall . Hana tidak mengganti karyawan lama yang sudah bekerja mengurus mall karena Hana membutuhkan mereka yang sudah berpengalaman .
" baik Bu . . !! " kata pak Amin .
Hana tersenyum ramah lalu melangkah menuju pintu . pak Amin tersenyum puas dengan pemilik mall yang baru . Walau baru beberapa hari mereka memulai bekerja sama untuk memajukan GOLDEN mall . Dia merasa senang karena perlakuan Hana yang sopan dan bahkan menghormati yang lebih tua dari dia walau dia pemilik mall . Sangat berbeda dengan pemilik lama, dia selalu membentak dan selalu menuntut kerja keras para karyawan . Dalam hati pak Amin berjanji akan membantu Hana dalam mengelola mall .
Dengan mengendarai si " Pinky " Hana melajukan motor nya menuju perusahaan Daddy . Dia ingin berkonsultasi dengan Daddy perihal masalah yang sedang dia alami sekarang . Setelah menempuh waktu selama hampir satu jam , motor Hana memasuki area kantor Daddy . Dengan terburu-buru Hana langsung masuk . Tapi karena kecerobohan dia menabrak sang Daddy sendiri yang akan keluar dari lobby .
bruukh.
" Maaf . . . eh .Daddy . . ?! " kata Hana dengan cengiran nya .
" sweetie , . . haiish . . kau selalu saja ceroboh . Sudah berapa orang yang kamu tabrak selama ini . . ?? " omel Daddy dengan gemas .
" uuem . . gak tahu Dad , soal nya Hana gak pernah ngitung orang yang Hana tabrak . hehe . . ?! " kata Hana menggaruk tengkuk nya . Daddy malah tertawa , sedangkan pak Jordan tersenyum seraya menggelengkan kepala nya .
" Daddy mau kemana ?? " kata kata Hana .
" Daddy mau ke kafe xxx , ada janji dengan klien . . ada apa sweetie ?? apa kau adalah masalah ?? " kata Daddy .
" Daddy tidak akan lama . Atau bagaimana kalau kamu ikut Daddy aja . Kebetulan kafe xxx ada menu dessert baru berbahan coklat . Mungkin setelah memakan coklat pikiran kamu sedikit tenang . . !? " tawar Daddy .
" Setuju dad , . . Daddy sangat tahu apa yang Hana mau . . uuh Hana sayang Daddy . . ?! " kata Hana memeluk Daddy membuat Daddy terkekeh . Mereka melanjutkan langkah mereka , Daddy mengajak Hana untuk masuk ke mobil nya Tapi Hana menolak karena membawa pinky . Daddy hanya pasrah lalu membiarkan Hana membuntuti mobil nya .
" Nona muda sungguh gadis yang mandiri , tegas dan tangguh . . Sungguh tuan sangat beruntung memiliki putri seperti nona muda . . . " kata pak Jordan yang sedang menyetir .
" kau benar Jo . Tapi terkadang aku merasa sangat sedih , karena putri ku satu-satunya tidak mau bergantung pada ku sebagai Daddy nya . Tapi aku juga sekaligus bangga pada putri ku karena dia tidak menjadi gadis yang manja walau terlahir dari keluarga terpandang. Bahkan dia selalu mau berbagi dengan orang yang membutuhkan pertolongan . Aku melihat nya dengan mata kepala ku sendiri , Dia tidak segan-segan membawa kardus besar berisi nasi bungkus dan membagikan nya pada pengemis dan pemulung di pinggir jalan walau saat itu matahari sangat terik . Aku bisa melihat raut wajah nya yang puas saat menyaksikan para tunawisma itu memakan nasi bungkus dengan lahap . Aku merasa jika kesuksesan yang ku raih setiap tahun, juga berasal dari perbuatan mulia putri ku , dan juga keikhlasan istri ku yang selalu berdonasi ke panti asuhan dan beberapa pesantren . Sungguh aku sangat bahagia memiliki keluarga yang suka berbagi dengan mereka yang kurang beruntung . . !! " kata Daddy penuh rasa syukur . pak Jordan tersenyum melihat atasan nya .
Mobil Daddy membelok ke arah sebuah kafe . motor Hana pun dia parkir tak jauh dari mobil Daddy .
" ayo . . ! " ajak Daddy . Mereka bertiga beriringan masuk ke kafe dan langsung masuk ke ruang VIP yang sudah booking.
Tanpa mereka sadari , dua pasang mata menatap Hana dengan tatapan tajam dari salah satu meja .
" Kamu lihat , Arya . Tanpa rasa malu dia berani jalan bareng dengan pria tua di depan umum . Untung aja kamu udah putus dengan Hana . Kalau tidak , mau di taruh dimana muka ayah sama ibu . . ?! " sunggut Bu Marya .
" Belum tentu mereka punya hubungan Bu . Siapa tahu mereka menjalin kerja sama . . ?! " kata Arya menolak percaya dengan penglihatan nya .
" Bisnis apa ?? bisnis jual diri ?? Arya kamu tahu sendiri status sosial Hana seperti apa . Dia hanya bekerja menjadi housekeeping , bahkan dia kuliah sambil kerja. Kalau bukan dengan sampingan seperti itu dan bergantung sama kamu selama ini , mana bisa dia bertahan hidup sampai sekarang ?? " kata Bu Marya sengit .
" Tapi selama Arya pacaran sama Hana . dia gak pernah minta uang sama Arya Bu . Paling dia minta di beliin coklat . harga coklat pun tak seberapa . . !! " kata Arya tidak suka ibu nya menjelekkan Hana .
" halaaah . itu cuma omongan kamu aja . Udah putus masih aja di belain . Ibu gak mau ya mau balikan lagi sama dia . . hee . bikin gak mood aja . . Niat hati mau shopping . Eh malah ketemu gadis miskin itu . . !! "
" Udah gak usah di pikirin . Ayo makan lagi . abis ini Arya akan temani ibu belanja sepuas nya . . !! " kata Arya mencoba menghibur sang ibu , dan berhasil . ibu Marya tertawa senang .
Di ruangan VIP, Klien yang seumuran Daddy , sudah menunggu dengan seorang pemuda yang cukup dewasa . Namun wajah dan sorot mata nya , terlihat licik dan angkuh . Hana bisa melihat nya sekilas . Dia pun memilih duduk di sebelah pak Jordan .
" Selamat sore tuan Winata . . ! "
__ADS_1
" Selamat sore tuan Anwar . Maaf sudah membuat menunggu lama . . ! " kata Daddy berbasa basi seraya berjabat tangan .
" Kami juga baru datang . Oh iya , kenalkan ini putra bungsu saya , Andreas . . ?! "
Mereka bergantian berjabat tangan . Saat Andreas menjabat tangan Hana , Dia sedikit menggelitik telapak tangan Hana dengan jari nya . Sontak Hana langsung menarik tangan nya . Andreas tersenyum miring menatap Hana .
" Maaf tuan Winata , kalau boleh tahu siapa gadis ini ?? " kata Andreas tak bisa menahan rasa penasaran nya .
" perkenalkan saya Hana . saya karyawan magang di perusahaan tuan Satria . . !! " jawab Hana cepat tanpa memberi kesempatan pada Daddy nya untuk menjawab . Dia hanya melirik sekilas Daddy nya . Daddy tersenyum tipis . Dia merasa ada gelagat buruk dari Andreas , jadi Hana belum ingin menampakkan identitas nya .
" Ayo kita mulai . . ?! " kata Daddy .
Daddy dan tuan Anwar membahas masalah kerja sama mereka . Sedikit perdebatan dan penawaran menemani jalan nya di meeting . Hana memperhatikan diskusi itu dengan serius dan teliti . Dia ingin belajar lebih serius sekarang, karena sekarang Hana merasa mempunyai tanggung jawab yang besar karena ada banyak pekerja yang menggantungkan nasib mereka pada kemajuan dan kemunduran mall untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka .
Selama berjalan nya meeting , Andreas hanya fokus pada Hana yang tampak berwajah serius . Hasrat di hati nya bergejolak saat melihat Hana sesekali tersenyum saat terlontar candaan antara Daddy dan tuan Anwar untuk mengurangi ketegangan meeting . Dan akhir nya kedua perusahaan pun sepakat untuk menjalin kerja sama . ponsel Hana berdering , membuat mereka yang ada di ruangan menoloh ke arah Hana .
" Maaf , . ?! " kata Hana sopan . Dia menggeser duduk nya dan mengangkat telpon dengan menutupi mulut nya dengan telapak tangan .
" halo . . . Aku ada di kafe xxx . . . nanti aku jelasin . . . . jadi Donk . . . ok . . ?! " Hana menutup telpon nya . Dia lalu kembali duduk di sebelah pak Jordan .
" Baik lah tuan Winata , karena kerja sama kita deal , maaf jika saya tidak bisa menemani anda makan malam . karena saya harus pergi karena masih ada urusan penting . . Sekali lagi maaf. . ! " kata tuan Anwar penuh penyesalan .
" tidak apa-apa tuan Anwar , saya juga harus pergi . masih ada janji dengan klien lain . . ! "
" Baiklah kalau begitu . ."
Akhir nya mereka pun keluar bersama dari ruang VIP menuju parkiran . Dari jarak yang masih sedikit jauh , Hana melihat Sean tengah duduk di motor Hana . seulas senyum manis dia lemparkan pada Sean .
" Sean , kamu ada disini ?? " sapa Daddy .
" Iya om . . ! " kata Sean melirik Hana .
" wah , tuan Dominic . Senang bertemu dengan anda disini . . !! " kata tuan Anwar . Sean hanya mengangguk seraya menatap Andreas yang selalu melirik Hana .
" Hana , bagaimana kalau kau menemani ku makan malam ?? " kata Andreas dengan sorot mata yang membuat Sean menatap nya tajam .
" Tapi . . . . . . . . .
***B
E
R
S
A
M
B
U
N
G
HAY PARA READERS KESAYANGAN AUTHOR . . GIMANA KABAR KALIAN HARI INI ?? SEMOGA KALIAN SEHAT SELALU DAN MURAH REJEKI NYA . BIAR BISA TERUS HADIR DI KARYA AUTHOR . MAKASIH YA ATAS LIKE , VOTE DAN HADIAH NYA , DI TUNGGU SARAN DAN KRITIK NYA DARI KALIAN , BIAR KARYA AUTHOR MAKIN MENINGKAT . TANPA KALIAN PARA READERS , APALAH ARTI AUTHOR RECEHAN INI . . SEE YOU . .
🌹🌹🌹JANGAN LUPA BAHAGIA 🌹🌹🌹***
__ADS_1