
Di alam bawah sadar nya . sayup-sayup Arya mendengar suara yang sedikit riuh di sekitar nya . Perlahan kesadaran nya terkumpul , dia berusaha membuka mata nya yang terasa berat . Dan akhir nya mata Arya mulai terbuka , dia memegang kepala nya nya terasa berat .
" bapak sudah siuman ?? "
Arya menoleh ke kanan nya , tampak seorang perawat muda datang menghampiri nya . Arya memperhatikan sekeliling nya , ternyata dia berada di ruang rawat umum . Perawat itu lalu memasangkan sabuk tensimeter pada lengan Arya dan mulai memeriksa nya .
" memang nya apa yang terjadi pada saya suster ?? " kata Arya bingung .
" Tadi bapak pingsan akibat tekanan darah tinggi. .Sekarang tensi darah bapak sudah kembali normal . Tapi bapak harus istirahat dulu untuk menstabilkan tensi darah bapak . . ?! "
" baik suster . terima kasih . ?! "
" Bapak mungkin ingin menghubungi salah satu keluarga bapak untuk menemani bapak disini ?? " kata suster .
" Apa saya harus di rawat inap sus ?? "
" Kita tunggu selama 3 jam . Jika tensi darah bapak tetap stabil , bapak bisa langsung pulang . Bapak harus makan dulu setelah itu bisa minum obat . . ?! " kata suster .
" baik suster . . ?! "
S
k
I
p
3 jam berlalu , setelah melalui beberapa pemeriksaan , Arya akhir nya di izinkan pulang . Setelah menyelesaikan administrasi rumah sakit . Arya masuk ke mobil nya . Arya menyandarkan kepala nya di sandaran bangku , pikiran nya sangat kacau . Kenangan-kenangan kebersamaan nya dengan Hana kembali melintas di benak nya . Hati nya terasa sakit dan sangat menyesal telah menyakiti Hana dan meninggalkan Hana demi Mayang yang dia kira benar-benar mengandung anak nya . Tiba-tiba Arya memandang lurus ke depan saat melihat seseorang . Arya segera turun dari mobil dan berlari mengejar orang itu .
" Deri . . tunggu . . ?! " teriak Arya .
Deri yang berjalan dengan seorang wanita yang sudah menjadi istri langsung menoleh ke belakang .
" Sayang , kamu masuk duluan ya , . ?! " kata Deri lembut .
" jangan lama-lama ya . . ?! " kata wanita itu . Deri mengangguk dan istri nya pun masuk ke lobby rumah sakit .
" Ada apa ?? " kata Deri
" Gue mau tanya sesuatu sama elo . . Apa elo pernah berhubungan b*d*n sama Mayang selama elo pacaran sama dia ?? " kata Arya
" hehe . . seperti nya mata elo udah mulai terbuka . . ?! " kata Deri terkekeh .
" jawab Deri . .Gue butuh jawaban elo . . ?! " kata Arya berdebar-debar .
" gue pernah tidur bareng sama Mayang , bukan pernah lagi tapi sering . . Kenapa ?? Apa elo udah tahu sesuatu ?? " kata Deri semakin memancing emosi Arya .
" katakan dengan jujur , apa anak yang di kandung Mayang . . itu adalah anak elo ????? " kata Arya .
prok
prok
prok
Deri bertepuk tangan seraya tertawa puas melihat wajah Arya yang memerah .
" akhir nya elo benar-benar membuka mata elo . . . benar . . anak yang di kandung Mayang , itu anak gue . . bukan anak elo . . Mayang memberitahukan kehamilan nya saat gue udah nikah sama istri gue .Gue bersedia bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan anak itu nanti , tapi gue gak bisa nikahin Mayang . mungkin Mayang tidak puas dengan keputusan gue , dia malah menjebak elo dan mengorbankan persahabatan nya dengan Hana demi menutup aib nya . Sayang nya elo terlalu bodoh dan lemah hingga elo lebih memilih percaya pada wanita munafik itu daripada mempertahankan Hana . Seharus nya elo menyelidiki semua nya terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan . Gue turut berduka atas apa yang telah elo alami . . ?! " kata Deri menepuk-nepuk bahu Arya lalu pergi meninggalkan Arya yang terpaku .
" Hana . . Hana maafin aku . . aku sangat bodoh telah tertipu oleh sikap sok polos Mayang . Bahkan aku menyakiti kamu demi membela wanita br3ngs3k itu . . Hana . maafin aku . . ?! "
Setetes butiran bening melintas di pipi Arya . Dengan cepat Arya menghapus airmata penyesalan nya lalu masuk kemobil . Dia melajukan mobil nya tanpa arah . Di pikiran nya , hanya terisi kenangan dan bayangan wajah Hana yang menghiasi hari-hari nya selama 3 tahun terakhir ini . Arya tertawa pelan saat membayangkan wajah Hana yang sedang cemberut karena Arya lupa membawakan coklat saat main ke kostan Hana . Apalagi saat Hana merengek manja saat meminta izin untuk bermain futsal . Namun wajah Arya berubah sedih saat mengingat ucapan dan perlakuan nya yang menyakiti Hana demi membela Mayang . Rahang Arya mengeras saat mengingat hubungan nya dengan Hana hancur gara-gara Mayang menjebak Arya .
" Sialan kau Mayang . . gara-gara kau hubungan ku dengan Hana hancur . Berani-beraninya kau menjebak ku demi menutupi aib mu . Aku akan membuat perhitungan dengan mu . Kau harus membayar semua nya . .aaaaakh . . SIAL . SIAL . . . !!! " Teriak Arya memukul setir mobil melampiaskan amarah nya .
s
k
__ADS_1
I
p
Arya membuka pintu apartemen dengan lesu , Arya melihat wajah Mayang yang tampak panik . Seketika hati Arya membeku saat menatap Mayang setelah tahu kebenaran nya .
" sayang kebetulan kamu udah pulang . aku pinjam mobil ya , aku mau cari sesuatu di luar. . ?! " kata Mayang menghampiri Arya dengan wajah panik .
" kamu mau cari ini kan ?? " kata Arya dingin menunjukkan buku posyandu kehamilan milik Mayang .
" kok . kok ada di kamu ?? " kata Mayang gugup dan ingin mengambil buku itu . Namun dengan cepat Arya menarik kembali buku itu .
" jelaskan . . ?! "
" Arya , kata dokter tumbuh kembang anak kita sangat bagus . . Dan aku di minta untuk tetap menjaga mood dan jangan sampai stress . Karena itu akan berpengaruh pada calon anak kita . . ?! " kata Mayang berusaha untuk tenang dan tersenyum manis sebagai andalan nya . Arya tak bereaksi . Dia mengambil ponsel nya dari saku celana . Terdengar percakapan antara Arya dan Deri , membuat wajah Mayang memucat .
" gue pernah tidur bareng sama Mayang . bukan pernah lagi tapi sering . . kenapa ? apa elo udah tahu sesuatu ?? ( suara Deri )
" Katakan dengan jujur . . apa anak yang di kandung Mayang . . adalah anak elo ?? " (suara Arya )
prok
prok
prok
" akhirnya elo benar-benar membuka mata elo . . .benar . .anak yang di kandung Mayang , itu anak gue . . bukan anak elo . .Mayang memberitahukan kehamilan nya saat gue udah nikah sama istri gue . gue bersedia untuk bertanggungjawab memenuhi kebutuhan anak itu nanti , tapi gue gak bisa nikahin Mayang . Mungkin Mayang tidak puas dengan keputusan gue , dia malah menjebak elo dan mengorbankan persahabatan nya dengan Hana demi menutupi aib nya . Sayang nya elo terlalu bodoh dan lemah hingga elo lebih memilih percaya sama wanita munafik itu daripada mempertahankan Hana . Seharus nya elo menyelidiki semua nya terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan . Gue turut berduka atas apa yang elo alami . . ?! "
Rekaman percakapan itu berhenti . Arya menatap Mayang yang tampak ketakutan . perlahan Arya melangkah mendekati Mayang .
" bisa kamu jelaskan dengan sejujurnya ?? "
" Arya , semua ini gak benar . Aku gak pernah tidur dengan Deri . Dia bohong . . Kamu sudah membuktikan nya saat kamu menyentuhku , kamu yang merenggut kesucian ku waktu itu. . ?! " kata Mayang dengan wajah yang di buat sesedih mungkin .
" oh ya ?? apa benar itu darah ke per*wanan mu ?? " kata Arya dengan tajam .
" Arya . .
DEG
Detak jantung Mayang berdegup sangat kencang hingga membuat dada nya sedikit sakit .
FLASHBACK ON
*Setelah Mayang keluar dari ruangan Arya saat setelah kejadian itu , Arya memungut tisu bekas dia membersihkan noda darah di sofa dan bekas cairan h* nya setelah pergumulan mereka , , karena takut akan ada yang mencurigai nya jika dia membuang tisu bernoda itu ke tong sampah di ruang kerja nya , Arya langsung membawa tisu itu keluar menuju tong sampah yang terletak di koridor ruangan . saat membuka tutup tong sampah Arya sempat melihat botol obat merah yang tergeletak di atas tumpukan sampah kertas . Namun dia hanya melirik nya sekilas tanpa rasa curiga lalu kembali ke ruang kerja nya .
FLASHBACK OFF*
" Arya . .
" APA SALAH KU SAMA KAMU SAMPAI KAMU MENJADIKAN AKU TARGET UNTUK MENUTUP AIB MU ?? BAHKAN KAMU RELA MENGORBANKAN HANA YANG TULUS MENJAGA KAMU, DIA SUDAH MENGAGGAP KAMU SEBAGAI SAUDARA NYA . .KENAPA MAY , . KENAPA ????! AAAKKHH . . .!!!! "
*BRAAKH .
PRAAANK
BRAAKH* .
Arya mengamuk dan menghancurkan barang-barang yang ada di sekitar nya . Mayang ketakutan dan menutup telinga nya .
" Arya stop . . kamu melukai diri kamu sendiri . . ?! " kata Mayang melihat tangan Arya yang berdarah .
" Kenapa kamu lakuin ini semua May , kenapa ?? " kata Arya lirih membuat hati Mayang terasa teriris .
" karena aku cinta sama kamu Arya , . . . aku cinta sama kamu . . . ?! " kata Mayang menangis .
" gak . . kamu gak cinta sama aku . Kamu hanya terobsesi sama aku . . . ?! " kata Arya menggelengkan kepala nya keras .
" gak Arya , aku benaran cinta sama kamu . . ?! "
__ADS_1
" kalau kamu benaran cinta sama aku , gak kayak gini cara nya , May . Kamu gak akan jebak aku untuk menutupi kehamilan kamu dengan orang lain . . tega kamu May . TEGA . . !!!! "
" maafin aku Arya . . aku terpaksa . . . ?! " kata Mayang ingin mendekati Arya . namun Arya mengangkat tangan nya ke depan tanda tidak ingin di dekati . langkah Mayang terhenti .
" Aku tidak bisa mempertahankan hubungan ini May . . ?! " kata Arya tegas .
" Arya . kamu jangan ngomong seperti itu . .Jangan tinggalin aku Arya . . aku mohon . . ?! " ratap Mayang .
" Tidak alasan untuk mempertahankan pernikahan ini . Bagi ku , ini hanya sebuah kesalahpahaman . . ?! " Mayang tiba-tiba berlari mendekati Arya dan memeluk nya .
" Arya , aku mohon , . Jangan tinggalin aku . . ini demi anak kita . . lihat anak kita sudah tumbuh dan berkembang dengan sangat baik . . . . Coba kamu pegang , dia sudah bisa bergerak . . . . . Arya coba . .coba rasain tendangan anak kita . . ?! " kata Mayang menarik paksa tangan Arya untuk menyentuh perut nya . Tapi Arya menepis pegangan Mayang hingga Mayang mundur beberapa langkah . Arya melangkah menuju kamar nya . Mayang menangis terisak . Mayang menoleh saat mendengar suara pintu terbuka . Tampak Arya menarik koper besar . Mayang langsung berlari menuju Arya . .
" Arya , kamu . .kamu mau kemana ?? kenapa kamu bawa koper segala ?? oh . . kamu mau dinas ke luar kota ya . . aku . .aku temani kamu ya . . tunggu sebentar aku akan bersiap . . . ?! " kata Mayang seperti orang linglung .
" Mayang . . .?! " panggil Arya dengan lembut .
" ya . . ?! " kata Mayang sedikit lega mendengar nada bicara Arya yang lembut .
" apartemen ini aku berikan pada mu sebagai kompensasi . Mulai sekarang , KAMU BUKAN ISTRI KU LAGI . MAYANG SARI , AKU TALAK KAMU . . ?! "
*JEDAARR .
JEDAARR
JEDAARR* .
Mayang membatu , serasa di sambar petir tiga kali ( wadidaw . . untuk Mayang gak langsung meninggoy ya READERS . ππ. ) . Melihat Arya akan pergi , Mayang langsung berlari dan menarik lengan Arya .
" Arya . aku mohon jangan tinggalin aku . . . Aku akui aku salah . .Tapi tolong jangan tinggalin aku Arya . .Aku gak punya siapa-siapa lagi selain kamu . . . !!! " kata Mayang semakin kuat menarik lengan Arya .
" Mayang , lepasin . . ?! " kata Arya mencoba melepas pegangan Mayang .
" Gak Arya . aku gak izinin kamu pergi . . aku mohon jangan tinggalkan aku . aku mohon . . ?! " ratap Mayang dengan berderai airmata .
" MAYANG LEPASKAN . . !!! ". teriak Arya menyentak pegangan Mayang dengan kuat hingga Mayang terjatuh dan pinggang nya membentur sofa .
" Aaakh . . ?!! "
Tanpa menghiraukan keadaan Mayang yang terjatuh . Arya menarik koper nya pergi dari apartemen .
" Arya . . jangan pergi . ARYA. . . aaaaww . . . ?! " tiba-tiba Mayang merasa perut nya sakit .
" aaaw . . perut ku . sakiit . . ?! " rintih Mayang .
Namun tiba-tiba . . . .
B
E
R
S
A
M
B
U
N
G
HAY PARA READERS KESAYANGAN KU . AAAW AUTHOR SENANG BANGET . . MAKASIH YA BUAT HADIAH NYA . . AUTHOR JADI MAKIN SEMANGAT NIH NYARI IDE MENULIS NYA AGAR KALIAN SEMAKIN TERHIBUR . . SEKALI LAGI MAKASIH YA . . ππππππ
β€οΈβ€οΈJANGAN LUPA BAHAGIA β€οΈβ€οΈ***
__ADS_1