SAHABAT RASA PELAKOR

SAHABAT RASA PELAKOR
PAR 141 Taktik justin


__ADS_3

" Hana . . . . " lirih Justin dengan tatapan berbinar saat melihat tato di lengan Adhara . Begitu pula dengan Devan , mata nya terbelalak seakan baru menyadari sesuatu.


" Bodoh , saking pusing nya aku bahkan melupakan tentang tato keanggotaan Kelompok Black Dragon . ." batin Devan .


Demi merangsang ingatan Adhara , Justin kembali menyerang Adhara dengan jurus yang dia ajarkan pada Hana dulu . Dan berhasil Adhara tampak mengimbangi serangan Justin dengan alis mengernyit .


" Gerakan ini . . . . aku tidak merasa asing . Bahkan aku bisa mengulang gerakan ini dengan gerakan kebalikan nya . . " batin Adhara dengan terus mengimbangi gerakan itu dengan gerakan kebalikan nya .


Karena konsentrasi nya terganggu dengan pikiran nya sendiri , membuat dia lengah hingga satu serangan Justin berhasil mengenai punggung Adhara . Adhara limbung tapi dengan cepat dia berhasil menyeimbangkan tubuh nya . Dia menatap Justin yang juga menatap nya . Tapi Adhara mengernyitkan alis nya saat menatap mata Justin . Justin memang menyerang nya dengan brutal , tapi tatapan Justin tak menampakan jika dia berniat jahat pada mereka . Bahkan Adhara bisa menangkap sorot mata Justin yang menatap nya dengan tatapan rumit .


" Siapa kalian ? " kata Adhara dingin .


" Siapa kami tidak lah penting . Yang jelas kau harus mengembalikan sesuatu pada kami. . ! " kata Justin


" Mengembalikan sesuatu ? Apa ? aku tidak merasa mengambil sesuatu dari kalian . " kata Adhara bingung tapi masih menampakan wajah datar nya .


" Kau memang tidak mengambil sesuatu dari kami . Tapi kau menghilangkan sesuatu dari kami yang sangat berharga bagi kami . " kata Justin .


" Tapi apa . Aku bahkan . . .


Ucapan Adhara terpotong karena Justin kembali menyerang nya . Sorot mata nya kini di penuhi dengan kemarahan dengan serangan nya yang bertubi-tubi .


" Kau harus mengembalikan ingatan mu Hana . Karena di saat ingatan mu hilang . Maka kau juga menghilangkan kenangan kebersamaan kita . Maka dari itu aku memaksa kau untuk mengembalikan ingatan mu . . " batin Justin .


Serangan Justin semakin cepat dan gesit . Hingga sebuah pukulan mendarat di kepala Adhara hingga Adhara terdiam . Perlahan Adhara mengangkat kepala nya hingga rambut yang menutup wajah nya kini tersibak dan menampakan sorot mata Adhara yang begitu tajam .

__ADS_1


" Hahahaha . . . dasar pengecut . Itu saja kau tidak bisa menahan serangan ku . . ! " kata Justin sengaja memancing amarah Adhara yang memang sudah tersulut . Tatapan Adhara semakin tajam kala mendengar ejekan Justin , dengan gerakan cepat dia menyerang Justin . Melihat Adhara yang kini terlihat brutal , bukan nya merasa terancam Justin malah terlihat tersenyum puas di sela dia menahan setang Adhara .


" Cih , , lemah . . " kata Justin terus memancing emosi Adhara . Dan benar saja gerakan Adhara semakin cepat dan kuat membuat Justin senang .


Sementara di tengah pertarungan Justin dan Adhara . Devan terlihat was-was melihat Adhara yang semakin beringas menyerang Justin . Sedangkan anak buah Justin hanya menonton pertarungan itu karena memang Justin sudah mengkode mereka agar tidak ikut menyerang Adhara .


" Seperti nya Justin benar-benar memancing emosi Adhara . Entah aku harus senang atau takut . Karena melihat ekspresi dan gerakan Adhara , seperti nya dia sudah tersulut emosi . Akan bahaya jika Adhara benar-benar marah , bisa-bisa Justin bakal terkapar di ruang rawat . ." gumam Devan khawatir .


Yah , setelah melihat tato naga melilit pedang di lengan Adhara . Kini Devan langsung mengakui kalau Adhara adalah Hana , adik kesayangan nya . Pasal nya tato yang melambangkan keanggotaan kelompok Black Dragon bukan sembarang tato . Tato itu di buat dengan proses yang tidak mudah dan hanya kelompok Black Dragon yang tahu proses pembuatan nya . Jika tato itu sudah sempurna maka tidak akan bisa di hilangkan selama nya . Atau bisa di katakan jika tato itu akan terus ada seumur hidup .


BRUUKH


Devan di kaget kan dengan Justin yang terpental dan mendarat tepat di depan nya . Devan terbelalak melihat keadaan Justin yang sudah babak belur dan berantakan .


" A. . aku sudah berhasil memancing emosi nona Hana . Aku . . akan tunggu per . . kembangan se. . lanjutnya . . " kata Justin terbata dan akhirnya dia jatuh pingsan .


Belum sempat Devan merespon Justin , Devan di kagetkan dengan jeritan Adhara yang menekan kepala nya dengan kuat .


" Hana. . . . . kalian cepat bawa dia. . ! " teriak Devan lalu berlari menghampiri Adhara yang bersimpuh di jalan .


" Hana . . Hana . .are you oke , my young sister . ?! " kata Devan merangkul Adhara .


" Maaf . . . " lirih Adhara dan tiba-tiba jatuh pingsan .


______________

__ADS_1


" APA . . . !! "


" Benar nona . Bahkan nona Hana yang asli sudah tinggal di mansion selama dua hari ini , dan yang saya dengar nona Hana yang asli akan tinggal di mansion selama seminggu ke depan . "


" Kalau begitu selama dia tinggal di mansion , kau boleh mengganggu dia . Buat dia tidak nyaman dan akhirnya dia akan pergi dengan sendiri nya sebelum ingatan nya benar-benar kembali . "


" Baik , nona . hmm . .nona ngomong-ngomong nona belum mengirimkan kompensasi saya . Saya lagi butuh banget sekarang . . "


" CK , , iya , iya . nanti gue transfer . ."


Tut


Sambungan telpon terputus . Gadis yang mengenakan lingerie merah itu beranjak dari balkon hotel lalu masuk ke dalam setelah mengotak Atik ponsel nya sebentar .


" Sudah selesai . Hana ? " kata seorang pria berkulit putih dengan mata sipit dengan suara kaku khas orang Korea yang berbicara dalam bahasa Indonesia.


Hana alias Mayang mengangguk seraya menyimpan ponsel nya ke atas nakas , lalu masuk ke dalam pelukan pria itu yang tengah berbaring di ranjang tanpa mengenakan pakaian .


" Kenapa wajah mu tiba-tiba berubah murung ? apa ada masalah ? " kata pria itu . Mayang menghela nafas nya panjang seperti menyimpan beban yang sangat berat . Pria itu menangkap wajah Mayang dan menatap lekat .


" Katakan , apa ada yang mengganggu mu ? aku akan membereskan nya untuk mu . " kata pria itu dengan wajah serius . Perlahan tapi pasti , mata dan hidung Mayang memerah hingga dalam hitungan detik airmata nya kini mengalir melintasi pipi nya .


" Hiks , hiks. Aku gak tahu apa salah ku sampai ada orang yang mengubah wajah nya menjadi wajah ku dan mengaku sebagai aku . Hiks , hiks . Tadi , , hiks , asisten pribadi ku memberitahu ku kalau ada seseorang yang masuk ke kediaman keluarga Winata dengan mengaku sebagai aku . hiks , hiks , kau harus membantu ku , Joon . Aku takut keluarga ku mempercayai nya dan mengusir ku . . hiks hiks. . "


" Ssst , , sudah jangan menangis. aku akan membantu mu , ok . . " kata pria bernama Joon itu memeluk Mayang dan mencium kening nya .Tanpa dia sadari Mayang tersenyum miring dalam pelukan Joon .

__ADS_1


" hee , aku tidak akan membiarkan kau kembali merebut kenyamanan ku dalam keluarga Winata , Hana . Akan ku pastikan kali ini kau akan benar-benar lenyap di muka bumi ini dan aku akan menjadi Hana seutuhnya . . " batin Mayang .


BERSAMBUNG


__ADS_2