SAHABAT RASA PELAKOR

SAHABAT RASA PELAKOR
PART 44 Keangkuhan Berujung Kerugian


__ADS_3

Namun tiba-tiba tubuh Bu Marya sempoyongan .


" Ibu . . . !! " Arya segera menangkap tubuh Bu Marya . wajah nya tampak pucat .


" Wah nyonya , apa anda terlalu bahagia karena akan segera menjadi seorang nenek-nenek ?? " kata Hana dengan nada yang lucu . Tapi pengunjung mall yang mendengar ucapan Hana malah tertawa terbahak-bahak Hingga suasana mall sangat ramai . bahkan Sean menggigit bibir bawah nya untuk menahan tawa nya .


" Diam kau gadis liar . aku bukan nenek-nenek . Tapi akan menjadi nenek . .!! " bentak Bu Marya .


" Yah itu maksud ku . . !! " kata Hana tanpa merasa bersalah .


" Hana , tolong hentikan . Jangan membuat ibu drop lagi . . !! " kata Arya dengan wajah memohon . Dia berusaha menutupi masalah ini . Tapi sekarang Hana malah mengungkit nya tepat di depan ibu nya .


" Baik lah . baiklah . . karena aku gadis yang baik . maka aku akan menuruti permintaan mu . . Ayo sayang , kita pergi , masih ada urusan yang lebih penting dari ini . . !! " kata Hana menarik tangan Sean .


Arya menatap kepergian Hana dan Sean . tatapan mata nya jatuh pada genggaman tangan mereka . Entah mengapa Hati Arya terasa sakit melihat nya .


" Ayo Bu . . kita pulang atau . .


" Kamu belum membelikan ibu perhiasan . ayo kita ke toko emas . . . tapi pulang nanti kamu harus menjelaskan semua apa yang di katakan mantan mu itu . . !! " kata Bu Marya . Arya menyusul langkah ibu nya . Di setiap langkah nya , Arya memikirkan cara bagaimana menjelaskan pada ibu nya agar tidak menggangu penyakit darah tinggi Bu Marya .


Tanpa Arya sadari mereka sudah memasuki toko perhiasan yang Bu Marya maksud . Ternyata Sean dan Hana pun berada di sana . Mereka belum menyadari kedatangan Arya dan Bu Marya . Hana asyik memilih sebuah gelang di etalase yang berada di sebelah kiri . Langkah Bu marya semakin lebar menuju Hana . Dengan sengaja Bu Marya menabrak bahu Hana hingga Hana sedikit oleng .


" Minggir . . . Orang kaya mau beli perhiasan . . . !! " kata Bu Marya angkuh .


" Weey . . orang kaya mau beli perhiasan mahal nih . . !! " kata Hana dengan nada santai . Bu Marya mendengus lalu melihat-lihat gelang yang tertata rapi di kotak masing-masing . Arya hanya menghela nafas melihat sikap ibu yang selalu memusuhi Hana .Hana pun menggeser posisi nya memberikan tempat untuk Bu Marya . dia memperhatikan sebuah gelang berukir bunga dengan berlian di tengah nya .


" mbak , saya mau lihat yang ini . . !! " tunjuk Hana . pelayan itu mengambil gelang yang di tunjuk Hana .


" Silahkan di lihat kakak . . ! " kata pelayan itu ramah . Hana mengambil gelang itu dan mencoba di tangan nya .


" Sean bagaimana pendapat mu ? apa cocok di tangan ku ?? " kata Hana mengangkat tangan nya dan menunjukkan nya pada Sean .


" Kamu suka ?? " kata Sean . Hana mengangguk .


" Berapa harga nya mbak ?? " kata Hana melepas gelang itu dan meletakkan kembali ke kotak .


" Harga gelang ini cuma 25 juta Kakak . gelang ini tinggal satu-satunya di toko kami . ! " kata pelayan itu .


" Nana . .


" Mbak saya ambil yang ini . . !! " kata Bu Marya langsung merebut gelang itu . Hana dan Sean menoleh Bu Marya yang memasang wajah angkuh . Hana memiringkan kepala nya dan menatap Bu Marya dengan tatapan aneh hingga membuat Bu Marya salah tingkah .


" Ap . . apa lihat-lihat ?? gak pernah lihat orang beli perhiasan tanpa menawar ?? " kata Bu Marya mengangkat dagu nya .


" wah , wah , ternyata Bu Marya benar-benar kaya . . !! " kata Hana bertepuk tangan dengan mimik lucu . Membuat wajah Bu Marya semakin sombong .


" Baiklah , kalau Bu Marya mau gelang itu ambil saja . Biar aku memilih yang lain . . !! " kata Hana . Hana kembali melihat-lihat gelang yang tertata rapi di etalase , pilihan Hana jatuh pada sebuah kotak yang memajang gelang bertahta berlian bersanding dengan cincin yang elegan .


" Mbak coba lihat yang ini . !! " kata Hana . pelayan itu mengambil kotak yang di tunjuk Hana .


" Silahkan kakak . !! "


Namun Hana kembali tercengang saat gelang itu di rebut kembali oleh Bu Marya . Bu Marya melirik sekilas Hana dengan tatapan sinis .


" Saya juga ambil yang ini . . !! " kata Bu Marya semakin angkuh . Hana mengernyitkan alis nya . Namun sedetik kemudian senyum smirk terlukis di bibir tipis nya . Hana bergeser posisi di depan etalase yang memajang semua jenis kalung , mulai dari yang harga rendah sampai harga yang paling mahal .


" Kalau begitu aku mau lihat yang ini sama yang ini aja mbak . . !! " kata Hana menunjuk sebuah kalung berbandul bentuk hati dengan berlian besar di tengah nya , dan sepasang anting berlian berbentuk tetesan air yang terlihat indah . Sama seperti tadi , Bu Marya akan merebut perhiasan yang dia pilih .

__ADS_1


" Bu . . tolong jangan seperti ini . . !! " bujuk Arya saat melihat semua perhiasan pilihan Hana yang di rebut oleh Bu Marya berhiaskan berlian berukuran cukup besar .


" Arya , ini belum seberapa . Ibu akan tunjukkan pada gadis miskin ini bagaimana orang kaya berbelanja perhiasan . . !! " kata Bu Marya dengan wajah semakin sombong . Hana kembali memilih beberapa cincin yang bertabur berlian yang terlihat mewah . Seperti hal nya tadi . Bu Marya pasti merebut nya . Sean melipat tangan nya , menyaksikan permainan sang kekasih dengan wajah datar nya . Namun didalam hati nya memuji cara bermain gadis kesayangan nya.


" Tapi Bu . .


" Ya sudah lah . kalau nyonya kaya ini mengambil semua perhiasan pilihan ku . aku menyerah . . !! " kata Hana dengan wajah lesu .


" Haha , kenapa kau baru sadar jika tidak bisa melawan orang kaya , ha ?? hahaha. . . !! " tawa Bu Marya penuh kemenangan . Namun tidak dengan Arya . Arya menatap tumpukan perhiasan itu dengan jantung yang berdebar .


" ya , ya . . aku ingin melihat bagaimana cara nyonya kaya ini membayar perhiasan ini . . !!? " kata Hana . namun karena terlalu percaya diri , Bu Marya tak menyadari maksud dari ucapan Hana .


" Pelayan . . Hitung semua belanjaan ku . Biarkan gadis miskin ini melihat bagaimana aku membayar nya . . !! " kata Bu Marya bangga .


Pelayan itu mulai menghitung semua perhiasan yang di ambil oleh Bu Marya . Hana tersenyum miring menatap wajah pongah Bu Marya .


" Dasar bodoh . . !!! " batin Sean menatap Bu Marya .


" Total semua belanjaan nyonya senilai 1,3 M. Mau di bayar cash atau dengan kartu debit ?? " kata pelayan dengan penuh wajah sumringah membayangkan bonus yang akan dia dapat .


" APA . . !!!! " teriak Bu Marya dan Arya .


" puuffth . . . . !!! " Hana menahan tawa nya melihat ekspresi Bu Marya yang tadi nya tampak angkuh kini berubah tegang .


" Iya nyonya , perhiasan yang anda ambil , semua nya adalah berlian asli . Jadi wajar jika 5 perhiasan ini bernilai 1,3 M . Bagaimana nyonya , mau bayar cash atau . . .


Bruukh


" Bu . . !! " Arya terkejut dan langsung merangkul Bu Marya yang pingsan . Beberapa pengunjung mendekati Bu Marya dan mencoba membantu Arya menyadarkan Bu Marya . Diam-diam Sean menarik Hana untuk pergi dari toko itu .


" Hahahaha . . hahaha . . aduh . .perut sakit. .hahaha . . . !!!!


" Diam-diam ternyata Nana ku ini seorang gadis pendendam . . !! " kata Sean mencubit pipi Hana .


" Aku hanya memberi pelajaran pada nyonya Kaya itu agar tidak terlalu sombong . . hahah kau lihat ekspresi nya tadi ??? hahaha sungguh konyol. . !! " kata Hana kembali tertawa .


Mereka melanjutkan perjalanan nya . Hana kini tampak serius kembali memperhatikan setiap sudut lantai yang dia lewati . Sesekali dia bertukar pendapat dengan Sean . Hana dan Sean melewati toko accecories tempat mereka jadian waktu itu . Tak sengaja Sean melirik jam couple yang menarik perhatian nya . Dia menarik tangan Hana masuk ke toko itu .


" Selamat datang di toko kami . . Eh ini mbak sama mas yang baru jadian itu Kan ?? wah gak nyangka kalian datang lagi ke toko kami . mau cari apa mas , mbak ?? biar saya bantu Carikan . . !! " kata pelayan toko .


" Tolong jam yang ini . . !! " kata Sean menunjuk sebuah kotak jam berisi sepasang jam .



" Silahkan di coba . . !! "


" saya ambil yang ini . . !! " kata Sean langsung memberikan Gold card pada pelayan itu . Pelayan itu langsung mengambil kartu keramat itu lalu memproses pembayaran .


" Terima kasih telah berbelanja di toko kami . . !! kata pelayan itu . Sean dan Hana keluar dari toko . sesampai nya di luar . Sean memakaikan jam yang berukuran kecil pada tangan Hana dan memakai jam satu nya di tangan nya .


" Uwuu . uwuu . . ternyata pacar ku romantis juga . . !! " kata Hana mencolek dagu Sean .


" Apa cuma hanya di beri pujian ?? " kata Sean .


" lalu ?? "


Hana mengernyitkan alis nya saat Sean mendekatkan pipi nya ke wajah Hana . seketika Hana tersenyum malu setelah mengetahui maksud Sean . Dia menarik nafas dalam lalu mengumpulkan keberanian nya , dan

__ADS_1


CUP


Hana langsung berlari setelah mencium pipi Sean . Sean tertawa melihat tingkah Hana yang terlihat malu-malu dengan wajah yang memerah . Dia lalu berlari mengejar Hana .


hap


Sean berhasil menangkap pergelangan tangan Hana dan menarik nya . Hana menundukkan wajah nya


" Nana , lihat aku . . !! " kata Sean menarik dagu Hana . tapi Hana tidak mau menatap mata Sean . pipi nya tampak memerah . Sean menangkup Wajah Hana dan menghadapkan nya ke wajah nya .


" Tatap mata ku , Nana . . ! "


" Sean . . !? " kata Hana memberanikan diri menatap mata coklat keemasan milik Sean . Tatapan nya tajam dan sangat dalam .


" Kenapa kau berlari . . ? "


" Aku . . aku . . aku malu Sean . . !? " kata Hana lirih dengan wajah bersemu . Sean tertawa gemas melihat sikap Hana yang malu-malu layak nya gadis yang sedang kasmaran . Dia menarik tubuh Hana masuk kedalam pelukannya .


" Teruslah bersikap seperti ini di depan ku , Nana . Aku ingin kau bersikap manja dan bergantung pada ku . Jadikan lah aku lelaki mu yang akan selalu kau andalkan . Tapi ingat , kau hanya boleh bersikap seperti ini di depan ku . tidak boleh pada laki-laki lain . . . !? " kata Sean mencium puncak kepala Hana . Hana mendongakkan kepala nya menatap wajah Sean seraya membalas pelukan Sean.


" Jangan salahkan aku jika aku akan mengandalkan mu dalam setiap masalah ku , dan aku akan menghabiskan semua uang mu untuk foya-foya . . !! " canda Hana .


" Haha . . habiskan lah semua uang ku jika kau mampu , Nana ku . Dan jika uang ku habis , aku akan mencarikan nya lagi untuk mu . . !!? " Sean mencium kening Hana dengan penuh cinta .


*cekrek


cekrek


cekrek*


Tanpa mereka sadari , seseorang telah mengambil foto Hana dan Sean secara sembunyi-sembunyi . Setelah mengirim foto Sean dan Hana pada sebuah nomor . Orang itu langsung pergi .


* * *


" Hahahaha . . . !!! "


suara tawa seorang laki-laki paruh baya terdengar keras memenuhi ruangan nya yang luas dan temaram . Dia mengangkat ponsel nya , menatap intens foto Sean dan Hana yang berpelukan dengan wajah yang bahagia di layar ponsel nya . dari pantulan cahaya lampu yang temaram di atas kepala pria itu , terlihat pria itu menghembuskan asap cerutu nya , kelebat asap cerutu yang mengambang mengelilingi pria itu , membuat penampilan nya semakin misterius .


" Hahaha . . Sean , akhirnya aku menemukan kelemahan mu . . hahaha . . Sebentar lagi . . kau akan berlutut di bawah kaki ku dan menyerahkan seluruh harta keluarga Dominic , yang memang seharus nya menjadi milik ku . . hahahaha . . !!! "


***B


E


R


S


A


M


B


U


N

__ADS_1


G


🤔🤔🤔🤔🤔 KIRA-KIRA SIAPA LAKI-LAKI MISTERIUS YANG MENGINGINKAN HARTA KELUARGA DOMINIC . BAGAIMANA KISAH PERJALANAN CINTA SEAN DAN HANA SELANJUTNYA ?? NANTIKAN DI EPISODE SELANJUT NYA*** . .


__ADS_2