
Di ruang makan , terdengar dentingan sendok yang beradu dengan piring . Dua keluarga tengah menikmati makan siang mereka dengan tenang . Tapi di sela ketenangan itu , sepasang mata menatap Adhara dengan tajam di sela suapan nya . Ya , orang itu adalah Keyla , Dia masih merasa tidak terima dengan kemarahan keluarga nya karena membela Adhara . Adhara bisa merasakan tatapan tidak suka dari suatu arah , tapi dia memilih mengabaikan nya agar tidak kembali menimbulkan masalah .
Tak hanya Keyla , diam-diam Romeo mencuri pandang pada Adhara yang duduk di seberang nya . Dia tertegun sejenak melihat sikap anggun Adhara saat makan .
" Gadis ini terlihat tenang dan adab nya sangat teratur saat makan . Gerakan nya pun terlihat anggun . Aku merasa jika di bukan anak orang biasa . Siapa Adhara ini sebenar nya . . ? " batin Romeo .
Walau Adhara telah menyelesaikan makan siang nya , dia tidak langsung meninggalkan ruang makan . Dia justru menunggu hingga semua orang selesai makan . Tapi tidak dengan Keyla . Setelah menghabiskan segelas air dia langsung pergi meninggalkan ruang makan tanpa berpamitan . Sangat kentara jika dia masih terlihat kesal dari tatapan yang dia layangkan pada Adhara , namun Adhara tetap terlihat tenang tanpa menghiraukan Keyla .
" kak , bisa aku meminta tolong pada mu . ? " kata Erika pada Faisal .
" Ada apa . ? " kata Faisal .
" Ayo kita ke ruang kerja ku . Romeo , tolong temani Adhara dulu , ya . ! " kata Erika .
" baik , mah . " kata Romeo dengan senang hati .
" sayang , ayah sama bunda sama Tante dulu ya . kamu main aja dulu sama Romeo . Romeo orang nya baik kok , ayah yakin kamu pasti bisa akrab dengan Romeo dalam waktu singkat . . " kata Faisal .
" baik lah . . " kata Adhara tersenyum . Mereka pun bangkit dari kursi .
" Dhara , elo suka musik gak .? " tanya Romeo
" Suka . . " kata Adhara .
" Kalau begitu , ayo ke ruang musik . . " kata Romeo .
" Ok . . "
Ketiga orang tua tadi menaiki tangga menuju ruang kerja Erika . Sedangkan Romeo mengajak Adhara ke ruang musik yang berada di ruang belakang , dan harus melewati sisi kolam di samping rumah . Saat melewati kolam , tiba-tiba langkah Adhara terhenti dan sebuah bayangan buram yang menampakkan aliran sungai yang tenang melintas dengan cepat di ingatan nya . Romeo yang merasa tidak mendengar langkah kaki di belakang nya langsung menoleh dan terkejut melihat wajah Adhara yang tampak tegang .
" Adhara , ada apa . ? " kata Romeo menyentuh pundak Adhara , membuat Adhara kembali sadar .
__ADS_1
" gue , , ,gue gak apa-apa . . " kata Adhara memaksa tersenyum . Tapi yang nama nya terpaksa pasti hasilnya tidak akan baik . Tapi tidak dengan Adhara , walau senyum nya di paksa tapi justru terlihat misterius di mata Romeo . Membuat Romeo semakin penasaran dengan Adhara .
" Serius gak apa-apa . ? " kata Romeo
" iya , gue gak apa-apa kok . ayo kata nya mau nunjukin ruang musik . . " kata Adhara mengalihkan pembicaraan . Romeo pun langsung membawa Adhara ke ruang musik .
___________
Hana terlihat kesal setelah mendapat teguran dari Daddy nya . Bagaimana tidak , notifikasi yang masuk ke ponsel Daddy dari pengeluaran yang berasal dari kartu kredit yang di pakai oleh Hana dari bulan ke bulan semakin membengkak . Mereka sudah menegur Hana dengan halus sebelum kelakuan nya semakin parah , tapi semakin lama kelakuan Hana semakin menjadi . Bukan hanya pengeluaran nya yang semakin besar tapi sikap kasar nya pada para pelayan membuat mereka semakin pusing . Mommy sudah berkali-kali menasehati Hana agar bersikap sedikit lembut pada pekerja di rumah mereka . Tapi jawaban nya membuat mommy tercengang .
" Mereka itu cuma pembantu . Kenapa harus di baikin sih , mom . Aku juga gak setuju lihat mommy sama yang lain nya terlalu baik sama pembantu , Bisa-bisa mereka ngelunjak . Lagian , mereka itu gak selevel sama kita . Jadi ngapain baikin mereka . . "
Mommy tercengang mendengar jawaban Hana . Dia sangat kecewa dengan apa yang di ucapkan oleh Hana . Yang dari awal kembali nya Hana setelah kejadian itu sudah membuat mommy merasa aneh dengan sikap putri nya , kini perasaan nya semakin menjauh dari sang putri . Mommy menghela nafas pelan menahan emosi nya . Untuk mengurangi rasa sesak yang mengendap di hati nya , mommy pun menceritakan semua nya pada Daddy dan Devan . Mendengar mommy yang menceritakan sikap Hana yang jauh bertolak belakang dengan Hana yang dulu , Daddy pun juga menceritakan tentang notifikasi pengeluaran Hana . Di tambah cerita Devan yang juga mengatakan sikap serta ucapan buruk Hana pada Bella , mereka pun akhirnya memutuskan untuk menegur Hana dengan keras . Daddy pun memblokir kartu kredit Hana dan menyita kunci mobil yang di pakai Hana serta memotong uang bulanan nya .
" Gak bisa gitu dong , Daddy . Masa fasilitas aku di sita , uang jajan aku juga di potong . Gak, aku gak terima . . .! " protes Hana dengan wajah sengit . Devan mengernyitkan alis nya melihat sikap Hana yang kini berubah kasar .
" Kenapa gak bisa . ? Semua fasilitas dan uang jajan kamu Daddy yang kasih . Jadi terserah Daddy dong mau di potong atau di sita . . " kata Daddy santai .
" Jadi , mentang-mentang kamu anak kesayangan di rumah ini , kamu bisa seenaknya menghamburkan uang dan bertindak kasar sama orang lain gitu . ? " kata Devan muak
" Loh , kenapa ? Daddy kan kaya , kalau gak di buat nyenangin diri terus buat apa lagi ? kalau bukan aku anak kesayangan Daddy sama mommy yang ngabisin uang Daddy terus siapa lagi ? anak orang lain , gitu ? lagian mereka kan cuma pembantu . Mereka di gaji , klawu mereka slash ya wajar kan kalau di tegur . " kata Hana semakin lancang .
" Tapi gak pake kekerasan juga , Hana . . " kata Devan kesal .
" Hana , mommy heran sama kamu . Setelah kamu kecelakaan waktu itu , kenapa sikap kamu Berubah , nak . ? mana Hana yang dulu lebih suka berbagi sama anak yang kurang beruntung daripada foya-foya beli barang yang gak jelas . ? mana Hana yang dulu sangat nurut sama mommy , Daddy dan kak Devan . ? Kenapa kamu berubah nak , kenapa . ? " kata mommy penuh kekecewaan .
" Hana yang dulu udah mati . Hana yang sekarang udah beda dan aku merubah pemikiran ku yang dulu yang terlalu kolot . Dan aku memutuskan untuk mengubah pemikiran ku lebih maju dan modern . Jadi kalian gak usah kaget kalau Hana yang dulu gak akan sama dengan Hana yang sekarang . . "
Deg
Devan sedikit melebarkan mata nya saat mendengar ucapan Hana yang terasa janggal .
__ADS_1
" Hana , kalau kakak boleh tahu , kenapa kamu bisa berubah seperti ini . ? kenapa gak balik lagi seperti Hana yang dulu . ? " kata Devan .
" CK . . Hana yang dulu terlalu bodoh , Aku gak mau jadi orang bodoh . . ? " kata Hana
" Orang bodoh . ? bodoh gimana maksud kamu . ? " kata Devan semakin terlihat bersemangat .
" ya bodoh lah . Jelas-jelas aku anak orang kaya tapi lebih memilih bekerja untuk mendapatkan uang . Jadi aku pun memutuskan untuk mengubah pemikiran ku . Daddy dan kak Devan kan kaya , kalian kan pernah bilang kalau bukan aku yang habisin uang kalian lalu siapa lagi ? Jadi aku memutuskan untuk bergantung sama Daddy dan kakak . Jadi Daddy , bisakan balikin semua nya sama aku . ? " kata Hana menadahkan tangan nya dengan senyum di buat semanis mungkin .
" Tidak akan . . ! " jawab Daddy tegas .
" Daddy jahat . . Sama anak sendiri aja pelit . . huu . . ! " Hana mendengus kesal dan berlari menaiki tangga menuju kamar nya , dan tak berapa lama terdengar pintu yang di banting keras . Devan dan kedua orang tua nya saling pandang ,
" Apa Daddy menangkap sesuatu yang janggal dari perkataan Hana tadi . ? " kata Devan .
" Sangat jelas . ! " kata Daddy
" Bukan kah Hana amnesia . ? kenapa dia bisa ingat dengan prinsip dan pemikiran nya yang dulu . . ? " Timpal mommy .
" Seperti nya ada yang ingin mencuri nama dan posisi Hana kita , Dad . Devan harus memberitahu Sean tentang ini . . " kata Devan .
" kau benar . Daddy juga akan mengerahkan anak buah Daddy lebih keras lagi . . Jangan sampai ada orang yang merusak citra putri kesayangan ku . " kata Daddy dengan sorot mata tajam .
" Maksud kalian , Hana ini , palsu . ? " kata mommy ternganga .
" Itu baru tebakan kita , mom . Mommy tenang ya , Devan dan Daddy akan menyelidiki semua nya . . Jika benar dia adalah orang lain yang mengaku Hana . Devan gak akan tinggal diam . " kata Devan tajam .
" Tapi , jika dia orang lain , kenapa wajah dan suara nya sama persis dengan Hana kita . . ? " kata mommy .
" Operasi plastik . . ! " kata sebuah suara mengagetkan keluarga Winata membuat mereka sontak menoleh . . . . .
BERSAMBUNG
__ADS_1