
Mereka sontak menoleh ke belakang saat sebuah tangan kekar mematahkan jari telunjuk preman itu dengan satu gerakan .
" Romeo . . . " kata Faisal saat melihat seorang pemuda tampan berdiri di dekat Adhara .
" Dasar banci . Berani nya sama cewek . . " sarkas pemuda yang di panggil Romeo oleh Faisal .
" Sialan , gak udah ikut campur elo . ." Teriak preman cungkring langsung menyerang Romeo dengan sebilah pisau . Saat melihat akan terjadi perkelahian Faisal langsung menarik Nadira dan Adhara menjauh .
" sayang , cepat bantu Romeo . . ! " kata Nadira cemas
" Kamu tenang aja . Romeo jago berantem kok . " kata Faisal tenang .
bruugkh
Perhatian mereka beralih pada preman cungkring itu berguling ke tanah hingga keluar kedai . Romeo juga menendang kedua preman lain nya hingga mereka semua berada di luar kedai . Ternyata teman-teman Romeo yang berjumlah 3 orang berada di luar . Saat melihat ketiga preman itu ketiga teman Romeo langsung menyerang mereka . Dari jarak yang sedikit jauh , mereka hanya menonton preman-preman itu di pukul oleh ketiga teman Romeo hingga babak belur .
" Ampun bang , , ampun . . !! " teriak preman itu .
" Kenapa minta ampun . ? bukan nya kalian tadi garang banget ya . ? " kata Romeo
" Ampun , bang . Kita cuma nyari uang rokok aja . . " kata preman keribo dengan wajah yang sudah bengkak .
" Pergi lah dan jangan pernah ganggu pedagang disini . . kalau sampai kalian mengganggu mereka lagi . . .
" kagak bang , kita kagak bakal berani lagi ganggu mereka . . " kata si cungkring
" Pergi . . . ! "
Ketiga preman itu lari kocar-kacir . Melihat preman itu sudah kabur Faisal mengajak Nadira dan Adhara menghampiri Romeo
" Romeo , kamu gak apa-apa . ? " kata Nadira .
" gak apa-apa , Tante . . ! " kata Romeo menatap gadis cantik di sebelah Nadira . Saat akan menyapa nya beberapa pedagang datang menghampiri mereka .
" mas , makasih ya udah ngusir preman tadi . kami merasa aman sekarang ." kata penjual ketoprak .
" Iya mas . makasih banget udah menghajar mereka . mereka selalu meresahkan kami pedagang kecil disini . " kata ibu penjual bakso .
" Gak apa-apa kok . Kalian sekarang sudah bisa jualan dengan aman dan tenang . ." kata Romeo .
" bang , ini uang makanan kami tadi ." kata Nadira menyerahkan pecahan 50 ribu .
" Makasih mbak . ini kembalian nya ."
" Gak udah , simpan aja buat anak nya jajan .. " kata Nadira .
" Wah sekali lagi terima kasih mbak . " kata penjual ketoprak terlihat senang lalu kembali ke gerobak nya .
__ADS_1
" om , Tante , gadis cantik ini siapa . ? " kata Romeo menatap Adhara berbinar .
" Dhara , kenalin ini Romeo , dia anak dari adik ayah . Yang artinya dia sepupu kamu. Romeo , kenalin ini Adhara , anak angkat om dan Tante . " kata Faisal .
" Hay , gue Dhara . .
" Romeo , , senang bertemu dengan mu , cantik . . " goda Fabian yang biasa di sapa Romeo .
" Romeo , ingat dia sepupu kamu . . " kata Nadira .
" heheh , iya Tante . . btw gimana kabar kalian . ? " kata Romeo
" Baik . . mamah sama papah kamu gimana . ? " kata Nadira .
" Mereka baik-baik aja , Tante . . " jawab Romeo memalingkan muka nya .
" Tidak bunda . orang tua nya sedang tidak baik-baik saja. ." kata Adhara yang ternyata masih bisa membaca ekspresi orang lain . Sontak mereka menoleh pada Hana yang masih menatap Romeolekat.
" Dhara . .
" Orang yang berkata jujur , pasti akan menatap lawan bicara nya . . " kata Adhara tegas . Romeo tersenyum tipis pada Adhara lalu mengacak rambut Adhara.
slash
Sebuah bayangan buram kembali melintas . Dimana seorang pemuda dengan gemas mengacak rambut seorang gadis yang tengah merajuk .
" hhhft. . . ! " Adhara langsung menarik nafas kasar setelah nafas nya tertahan beberapa menit saat bayangan itu melintas .
" Nanti om akan ceritakan . " kata Faisal .
" Masih buram , bunda . . ayah , Dhara masih laper . . " rengek Adhara membuat Faisal dan Nadira terkekeh lucu . Romeo pun ikut tersenyum melihat tingkah Adhara yang terlihat lucu bagi dia saat mengusap perut nya yang datar .
" Om , gimana kalau kita makan siang dia rumah papah aja . ? om sama Tante udah lama gak berkunjung ke rumah . . " kata Romeo . Faisal menoleh pada Nadira
" Baiklah , . . " kata Nadira .
" Ok . ayo kita let's go . Dhara elo ikut Abang ya . . " kata Bian .
" Abang . ? " kata Adhara memiringkan kepala nya .
" yup , mulai sekarang elo harus panggil gue Abang . ayo . . " kata Romeo
" Sorry . Tapi gue bawa motor sendiri. . " kata Adhara degan wajah datar . Romeo hanya tersenyum melihat wajah datar sepupu angkat nya . Mereka langsung menuju tempat parkir . Romeo terdiam saat melihat Adhara menaiki motor sport hitam yang terparkir di sebelah motor biru nya , dia mengira jika Dhara membawa motor matic atau motor biasa . Diam-diam dia tersenyum kecil melihat Adhara yang tampak cocok dengan motor nya . Mereka pun konvoi menuju rumah Romeo di ikuti ketiga teman nya .
s
k
__ADS_1
i
p
Mereka mengikuti Romeo memasuki halaman yang cukup luas dengan rumah yang lumayan besar . Motor mereka terparkir dengan rapi .
" Ayo masuk . . " kata Romeo .
Mereka berjalan beriringan mengikuti Romeo masuk , saat mereka masuk suasana bising menyambut mereka . Terlihat seorang gadis tengah berdebat dengan seorang wanita yang tampak tak terlalu jauh dari Nadira .
" Erika , Keyla . . ! "
Kedua perempuan itu sontak menoleh saat terdengar suara Romeo yang memanggil nya .
" Romeo , kamu sudah pulang . Kak Faisal , mbak Dira . . " kata wanita itu datang menghampiri mereka dan memeluk Faisal dan Nadira bergantian . Adhara yang langsung paham jika wanita yang ada di depan nya adalah adik perempuan ayah nya , langsung mencium punggung tangan Erika , membuat Erika merasa tersanjung dengan sikap santun Adhara .
" Om Faisal , Tante Dira. . " kata gadis bernama Keyla itu menghampiri mereka dan memeluk mereka erat .
" Gimana kabar kalian . ? " kata Faisal menatap adik perempuan nya yang tampak lelah .
" Kami semua baik-baik . .ayo duduk . . ! " ajak Erika sambil menatap gadis yang berdiri di sebelah Nadira . mereka duduk di sofa di ruang tamu . Saat Keyla akan duduk di tengah-tengah om dan Tante nya seperti biasa , dia di kejutkan dengan Nadira yang menarik tangan gadis lain untuk duduk di sebelah nya . Keyla yang selama ini menjadi kesayangan Faisal dan Nadira , merasa tidak suka jika ada yang mengambil posisi nya .
" key , minta bibi bikin minuman . " kata Romeo .
" CK , males . elo aja sana . . " kata Keyla ketus
" Elo kebiasaan banget sih . Di suruh selalu gak pernah mau . . .! " kata Romeo tampak kesal .
" Biar gue aja . Sekalian gue mau ke toilet . " kata salah satu teman Romeo lalu langsung pergi . Sedangkan Keyla duduk di sebelah Erika dengan kasar .
" Rom , gadis ini siapa . ? " kata Erika yang mengira adalah teman Romeo . Romeo melirik Adhara yang duduk di sofa sebelah nya .
" Ini Adhara , dia anak angkat aku sama kakak mu . . " kata Nadira menggenggam tangan Adhara .
" halo Tante . Bunda sama ayah ngasih aku nama Adhara . . " kata Adhara tersenyum manis membuat Romeo tak mengedipkan mata nya .
" Tadi sama gue datar-datar aja tu muka . Giliran sama mamah di kasih senyum . Mana senyum nya manis banget lagi . " batin Romeo .
" anak angkat ? kasih nama ? " kata Erika bingung . Faisal dan Nadira pun menceritakan dari awal mereka liburan dan menemukan Adhara yang dalam keadaan amnesia , dan akhirnya mereka mengangkat Adhara sebagai anak mereka .
" oh , jadi gitu . . " kata Erika menganggukkan kepala nya paham .
" Kok om mau-mau aja sih asal ambil nih cewek jadi anak angkat . gak di selidiki asal usul nya ? " kata Keyla menatap Adhara sinis .
" Om sudah menyelidiki identitas Adhara . Tapi kami tidak menemukan apapun , seperti nya identitas Adhara sangat di lindungi . . " kata Faisal .
" Tidak di temukan . ? jangan-jangan dia anak haram . .
__ADS_1
PLAAK
BERSAMBUNG