SAHABAT RASA PELAKOR

SAHABAT RASA PELAKOR
PART 129 Romeo


__ADS_3

Mereka sontak menoleh ke belakang saat sebuah tangan kekar mematahkan jari telunjuk preman itu dengan satu gerakan .


" Romeo . . . " kata Faisal saat melihat seorang pemuda tampan berdiri di dekat Adhara .


" Dasar banci . Berani nya sama cewek . . " sarkas pemuda yang di panggil Romeo oleh Faisal .


" Sialan , gak udah ikut campur elo . ." Teriak preman cungkring langsung menyerang Romeo dengan sebilah pisau . Saat melihat akan terjadi perkelahian Faisal langsung menarik Nadira dan Adhara menjauh .


" sayang , cepat bantu Romeo . . ! " kata Nadira cemas


" Kamu tenang aja . Romeo jago berantem kok . " kata Faisal tenang .


bruugkh


Perhatian mereka beralih pada preman cungkring itu berguling ke tanah hingga keluar kedai . Romeo juga menendang kedua preman lain nya hingga mereka semua berada di luar kedai . Ternyata teman-teman Romeo yang berjumlah 3 orang berada di luar . Saat melihat ketiga preman itu ketiga teman Romeo langsung menyerang mereka . Dari jarak yang sedikit jauh , mereka hanya menonton preman-preman itu di pukul oleh ketiga teman Romeo hingga babak belur .


" Ampun bang , , ampun . . !! " teriak preman itu .


" Kenapa minta ampun . ? bukan nya kalian tadi garang banget ya . ? " kata Romeo


" Ampun , bang . Kita cuma nyari uang rokok aja . . " kata preman keribo dengan wajah yang sudah bengkak .


" Pergi lah dan jangan pernah ganggu pedagang disini . . kalau sampai kalian mengganggu mereka lagi . . .


" kagak bang , kita kagak bakal berani lagi ganggu mereka . . " kata si cungkring


" Pergi . . . ! "


Ketiga preman itu lari kocar-kacir . Melihat preman itu sudah kabur Faisal mengajak Nadira dan Adhara menghampiri Romeo


" Romeo , kamu gak apa-apa . ? " kata Nadira .


" gak apa-apa , Tante . . ! " kata Romeo menatap gadis cantik di sebelah Nadira . Saat akan menyapa nya beberapa pedagang datang menghampiri mereka .


" mas , makasih ya udah ngusir preman tadi . kami merasa aman sekarang ." kata penjual ketoprak .


" Iya mas . makasih banget udah menghajar mereka . mereka selalu meresahkan kami pedagang kecil disini . " kata ibu penjual bakso .


" Gak apa-apa kok . Kalian sekarang sudah bisa jualan dengan aman dan tenang . ." kata Romeo .


" bang , ini uang makanan kami tadi ." kata Nadira menyerahkan pecahan 50 ribu .


" Makasih mbak . ini kembalian nya ."


" Gak udah , simpan aja buat anak nya jajan .. " kata Nadira .


" Wah sekali lagi terima kasih mbak . " kata penjual ketoprak terlihat senang lalu kembali ke gerobak nya .

__ADS_1


" om , Tante , gadis cantik ini siapa . ? " kata Romeo menatap Adhara berbinar .


" Dhara , kenalin ini Romeo , dia anak dari adik ayah . Yang artinya dia sepupu kamu. Romeo , kenalin ini Adhara , anak angkat om dan Tante . " kata Faisal .


" Hay , gue Dhara . .


" Romeo , , senang bertemu dengan mu , cantik . . " goda Fabian yang biasa di sapa Romeo .


" Romeo , ingat dia sepupu kamu . . " kata Nadira .


" heheh , iya Tante . . btw gimana kabar kalian . ? " kata Romeo


" Baik . . mamah sama papah kamu gimana . ? " kata Nadira .


" Mereka baik-baik aja , Tante . . " jawab Romeo memalingkan muka nya .


" Tidak bunda . orang tua nya sedang tidak baik-baik saja. ." kata Adhara yang ternyata masih bisa membaca ekspresi orang lain . Sontak mereka menoleh pada Hana yang masih menatap Romeolekat.


" Dhara . .


" Orang yang berkata jujur , pasti akan menatap lawan bicara nya . . " kata Adhara tegas . Romeo tersenyum tipis pada Adhara lalu mengacak rambut Adhara.


slash


Sebuah bayangan buram kembali melintas . Dimana seorang pemuda dengan gemas mengacak rambut seorang gadis yang tengah merajuk .


" hhhft. . . ! " Adhara langsung menarik nafas kasar setelah nafas nya tertahan beberapa menit saat bayangan itu melintas .


" Nanti om akan ceritakan . " kata Faisal .


" Masih buram , bunda . . ayah , Dhara masih laper . . " rengek Adhara membuat Faisal dan Nadira terkekeh lucu . Romeo pun ikut tersenyum melihat tingkah Adhara yang terlihat lucu bagi dia saat mengusap perut nya yang datar .


" Om , gimana kalau kita makan siang dia rumah papah aja . ? om sama Tante udah lama gak berkunjung ke rumah . . " kata Romeo . Faisal menoleh pada Nadira


" Baiklah , . . " kata Nadira .


" Ok . ayo kita let's go . Dhara elo ikut Abang ya . . " kata Bian .


" Abang . ? " kata Adhara memiringkan kepala nya .


" yup , mulai sekarang elo harus panggil gue Abang . ayo . . " kata Romeo


" Sorry . Tapi gue bawa motor sendiri. . " kata Adhara degan wajah datar . Romeo hanya tersenyum melihat wajah datar sepupu angkat nya . Mereka langsung menuju tempat parkir . Romeo terdiam saat melihat Adhara menaiki motor sport hitam yang terparkir di sebelah motor biru nya , dia mengira jika Dhara membawa motor matic atau motor biasa . Diam-diam dia tersenyum kecil melihat Adhara yang tampak cocok dengan motor nya . Mereka pun konvoi menuju rumah Romeo di ikuti ketiga teman nya .


s


k

__ADS_1


i


p


Mereka mengikuti Romeo memasuki halaman yang cukup luas dengan rumah yang lumayan besar . Motor mereka terparkir dengan rapi .


" Ayo masuk . . " kata Romeo .


Mereka berjalan beriringan mengikuti Romeo masuk , saat mereka masuk suasana bising menyambut mereka . Terlihat seorang gadis tengah berdebat dengan seorang wanita yang tampak tak terlalu jauh dari Nadira .


" Erika , Keyla . . ! "


Kedua perempuan itu sontak menoleh saat terdengar suara Romeo yang memanggil nya .


" Romeo , kamu sudah pulang . Kak Faisal , mbak Dira . . " kata wanita itu datang menghampiri mereka dan memeluk Faisal dan Nadira bergantian . Adhara yang langsung paham jika wanita yang ada di depan nya adalah adik perempuan ayah nya , langsung mencium punggung tangan Erika , membuat Erika merasa tersanjung dengan sikap santun Adhara .


" Om Faisal , Tante Dira. . " kata gadis bernama Keyla itu menghampiri mereka dan memeluk mereka erat .


" Gimana kabar kalian . ? " kata Faisal menatap adik perempuan nya yang tampak lelah .


" Kami semua baik-baik . .ayo duduk . . ! " ajak Erika sambil menatap gadis yang berdiri di sebelah Nadira . mereka duduk di sofa di ruang tamu . Saat Keyla akan duduk di tengah-tengah om dan Tante nya seperti biasa , dia di kejutkan dengan Nadira yang menarik tangan gadis lain untuk duduk di sebelah nya . Keyla yang selama ini menjadi kesayangan Faisal dan Nadira , merasa tidak suka jika ada yang mengambil posisi nya .


" key , minta bibi bikin minuman . " kata Romeo .


" CK , males . elo aja sana . . " kata Keyla ketus


" Elo kebiasaan banget sih . Di suruh selalu gak pernah mau . . .! " kata Romeo tampak kesal .


" Biar gue aja . Sekalian gue mau ke toilet . " kata salah satu teman Romeo lalu langsung pergi . Sedangkan Keyla duduk di sebelah Erika dengan kasar .


" Rom , gadis ini siapa . ? " kata Erika yang mengira adalah teman Romeo . Romeo melirik Adhara yang duduk di sofa sebelah nya .


" Ini Adhara , dia anak angkat aku sama kakak mu . . " kata Nadira menggenggam tangan Adhara .


" halo Tante . Bunda sama ayah ngasih aku nama Adhara . . " kata Adhara tersenyum manis membuat Romeo tak mengedipkan mata nya .


" Tadi sama gue datar-datar aja tu muka . Giliran sama mamah di kasih senyum . Mana senyum nya manis banget lagi . " batin Romeo .


" anak angkat ? kasih nama ? " kata Erika bingung . Faisal dan Nadira pun menceritakan dari awal mereka liburan dan menemukan Adhara yang dalam keadaan amnesia , dan akhirnya mereka mengangkat Adhara sebagai anak mereka .


" oh , jadi gitu . . " kata Erika menganggukkan kepala nya paham .


" Kok om mau-mau aja sih asal ambil nih cewek jadi anak angkat . gak di selidiki asal usul nya ? " kata Keyla menatap Adhara sinis .


" Om sudah menyelidiki identitas Adhara . Tapi kami tidak menemukan apapun , seperti nya identitas Adhara sangat di lindungi . . " kata Faisal .


" Tidak di temukan . ? jangan-jangan dia anak haram . .

__ADS_1


PLAAK


BERSAMBUNG


__ADS_2