
Tiba-tiba. . .
" Devaaan , Hanaaa . . cepat lariii. . ?! " teriak Daddy yang tampak berlari bersama mommy.
Devan tersentak melihat seekor beruang hitam berlari mengejar Daddy dan mommy nya.
" Hana , cepat bersembunyi bersama mommy dan Daddy . . ?! " kata Devan dengan wajah tegang.
" Apa dia hewan liar yang kakak maksud ?? " kata Hana .
" Iya , cepat pergi. .?! " Devan mendorong Hana. mommy langsung menarik tangan Hana dan bersembunyi di semak.
Devan menarik sesuatu dari sela-sela pelepah pohon kelapa. Di genggaman Devan sudah berisi sebuah pistol berisi peluruh bius. Tapi sial belum sempat Devan beraksi, beruang hitam itu sudah mengagumkan cakar nya ke arah Devan dan Daddy. karena kaget pistol Devan terlempar cukup jauh saat mengelak serangan beruang tadi. Sedangkan Daddy bergulingan ke arah kiri nya menghindari serangan beruang tadi. Devan berniat mengambil pistol nya. Namun seperti nya beruang itu menyadari niatan Devan. dia melempar pistol itu ke semak .
" Gawat. . ?! " kata Devan.
Tiba-tiba beruang itu menggeram saat sesuatu mengenai kepala nya. Devan menoleh tampak Daddy melempari beruang itu dengan sebuah kelapa.
Rooarrrhh
beruang itu menyerang dengan membabi buta . Devan dan Daddy hanya menghindari serangan itu karena mereka tak memiliki senjata. Berkali-kali Devan melempar beruang dengan pasir ke arah mata nya guna mempengaruhi penglihatan beruang. Tetapi beruang itu semakin beringas. karena di serang secara bertubi-tubi , cakar beruang itu mengenai punggung devan. Devan hanya meringis menahan perih di punggung nya. Karena terlalu konsentrasi pada beruang, Devan tiba-tiba terjatuh karena tanpa sengaja menginjak lubang yang mereka buat saat bermain pasir tadi . Beruang itu langsung berlari dan melompat ke arah devan.
Hana yang sibuk celingukan mencari sesuatu yang bisa di jadikan senjata. tiba-tiba mata nya tertuju pada pistol yang tergeletak tak jauh dari tempat nya bersembunyi.
" mommy diam disini. Hana akan mencoba membantu kak devan dan Daddy. ?! " kata Hana.
" Gak sayang, kau tetap disini . mommy gak mau terjadi sesuatu sama kamu . ?! " cegah mommy.
" Tapi mereka butuh bantuan mom. Percaya sama Hana ya. .?! " bujuk Hana .
" Tapi kamu janji , kamu harus hati-hati . .! " kata mommy .
Hana mengangguk lalu beringsut menuju pistol itu. Setelah mendapatkan pistol itu . Hana mencari posisi yang pas untuk menyerang titik fatal beruang itu. Emosi nya memuncak saat melihat beruang itu akan menyerang kakak nya yang dalam posisi tertelentang. Dengan kecepatan penuh nya, dia melompat dan melayang tepat di atas Devan dengan menodong kan pistol ke arah beruang itu.
dor
dor
dor
Terdengar 3 kali letupan . Hana mendarat dengan bergulingan . Dia segera menghampiri Devan dan membantu nya berdiri . Daddy pun menghampiri kedua anak nya. Mereka melihat beruang itu sempoyongan , dan tiba-tiba . . .
BRRUUKH
beruang itu ambruk setelah mendapatkan tiga tembakan dari Hana. mommy melotot melihat ketangkasan putri nya. mommy pun keluar dari tempat persembunyian nya dan menghampiri anak dan suami nya.
" Kalian gak apa-apa ?? " kata mommy
" Ayo kita kembali ke rumah . Luka kak Devan harus segera di obati. . ?! " kata Hana menumpukan tubuh Devan ke bahu nya di bantu Daddy.
Sesampai nya di rumah kayu. Devan di baringkan dengan posisi tengkurap di kamar nya. Hana pergi mengambil air hangat di dapur. Sedangkan Daddy dan mommy mengganti baju pakaian Devan yang kotor oleh darah dan pasir. Tak lama Hana kembali dengan membawa air hangat dan mengambil handuk kecil di lemari Devan. Dengan telaten Hana membersihkan luka cakaran yang cukup dalam di punggung kakak nya. Devan mendesis menahan perih saat kapas yang di basahi oleh cairan anti septik mengenai luka nya. Hana meniup luka kakak nya sambil terus mengoles luka itu dengan kapas .
tok. tok. tok.
" Permisi tuan, nyonya , saya Boby , Saya membawa obat untuk bos Devan . .?! "
" kemari lah. .?! " kata Hana.
Boby mendekati Devan. Dia mengeluarkan jarum suntik yang berisi cairan bening. Dia lu menyuntikkan nya di lengan Devan.
__ADS_1
" Keadaan bos Devan akan baik-baik saja. Sebaik nya kalian beristirahat. .?! "
" Terima kasih Boby. .?! " kata Hana.
Boby pun keluar. Hana dan kedua orang tua nya pun keluar untuk membersihkan diri .
" Hana . . ?! " kata mommy
" ya , mom ?? " kata Hana membalik badan nya menghadap mommy dan Daddy nya.
" Jujur sama mommy. Siapa yang mengajari kami menembak ?? " kata mommy tajam.
" itu...e ee itu. itu cuma repleks mom. iya . . , Hana tadi cuma repleks. mommy tahu lah kalau Hana suka banget nonton film action. Saat situasi genting tadi , Hana teringat dengan aksi Angelina Jolie yang sigap dan gesit saat dalam situasi terancam , gitu. .?! " kata Hana beralasan.
" kamu gak lagi bohongin mommy kan . .?? " kata mommy penuh selidik.
" Sayang , sudah lah . yang penting sekarang kita sudah aman. Ayo kita ke kamar. . ?! " kata Daddy.
Hana tersenyum dan mengacungkan kedua jempol nya ketika Daddy mengedipkan mata nya saat berbalik badan.
" Untung ada Daddy. Kalau gak mungkin aku sudah di interogasi habis-habisan sama mommy. .?! " kata Hana lega. dia lalu ke kamar nya membersihkan tubuh nya .
Di ruang makan. sudah berkumpul keluarga Winata kecuali Devan. Mereka makan siang dengan tenang .
" Meri , apa kak Devan sudah bangun ? "
" Bos Devan sudah sadar nona. .?! "
" Tolong siapkan makan siang untuk kak Devan. aku akan mengantar nya sendiri ke kamar nya. .?! "
" Baik nona, saya permisi . . .?! "
" mom, dad , Hana ke kamar kak Devan dulu ya . kalian langsung beristirahat aja. biar Hana yang ngurus kak Devan. .?! "
" Terima kasih , sayang ..?! "" kata mommy .
Hana pergi dengan membawa baki . mommy menatap kepergian Hana dengan senyum lembut.
" Mommy senang banget kedua anak kita sangat akur . .?! "
" Daddy juga. Terima kasih mommy sudah menghadirkan anak-anak dan mendidik mereka dengan baik. Daddy beruntung memiliki mommy. .! " kata Daddy mencium tangan mommy
" Mommy juga beruntung memiliki suami yang baik dan bertanggung jawab seperti Daddy. Terima kasih Daddy telah merawat dan melindungi kami dengan baik . .?! " kata mommy menggenggam erat tangan Daddy.
" Sudah kewajiban Daddy . Ayo kita istirahat. .?! " kata Daddy. Mereka pun kembali ke kamar nya.
Di kamar Devan. Hana sedang menyuapi kakak nya dengan sabar. Setelah menghabiskan makanan nya . Hana membantu Devan berbaring tengkurap lagi.
" Terima kasih Hana. Kakak beruntung memiliki adik seperti mu. Sudah cantik , perhatian lagi. Kakak juga berterima kasih karena sudah menyelamatkan kakak. Kalau gak ada kamu , mungkin sekarang kakak hanya tinggal nama. .?! " kata Devan mengusap rambut Hana penuh kasih.
" Kaka gak usah berterima kasih. Sudah kewajiban kita untuk saling melindungi. Kalau bukan karena pelatihan kakak dan kakek , Hana mungkin akan sangat merepotkan. .Sekarang kakak istirahat ya . Supaya cepat pulih. .?! " kata Hana menyelimuti Devan.
" Kemari lah . .?! " kata Devan
Hana mensejajarkan tubuh nya pada Devan . Devan mencium kening adik nya.
" Selamat malam. mimpi yang indah ya . .?! "
" Selamat malam kak Devan. kakak juga mimpi indah. .?! "
__ADS_1
Hana pergi dengan menutup pintu kembali. Devan tersenyum .
" Aku sangat beruntung memiliki keluarga yang sempurna. Tuhan jagalah keluarga ku agar selalu bahagia . .?! " doa Devan sambil menutup mata .
___________
Mayang bersantai di kamar kos nya sambil memainkan ponsel nya.
" Semenjak Hana pergi. sepi banget rasa nya. mana nomor nya gak aktif lagi. .?! "
Tok . tok. .tok. .
Mayang mendengar pintu kamar nya di ketuk. Dengan malas Mayang bangun dan membuka pintu. tatapan mata nya terpaku pada seseorang yang tersenyum di belakang pintu
" Arya . .
" hai , may , sorry ganggu . Tadinya gue mau nemuin Hana, tapi tenyata dia belum pulang. elo terima ya . .?! " kata Arya menyodorkan kantong kresek.
" Makasih , ayo masuk. .?! "
" Gak usah , gue langsung balik aja. .bye . . ?! " Arya melangkah meninggalkan Mayang.
Mayang menutup pintu kembali.
" hhhfft . .Hana , Hana . . Kapan sih elo balik. Gue kangen nih . .?! " kata Mayang.
Dia membuka kresek tadi , ternyata berisi coklat. Mayang menyimpan coklat itu.
" Gue heran sama Hana, dia suka banget ngemil coklat tapi badan nya tetap langsing. kadang gue iri sama sahabat tomboy gue ini. .makan nya bebas tapi badan tetap langsing. Gue harus tahu rahasia nya. .?!
" Ini juga si Deri di telpon gak ngangkat . kemana sih ni cowok gue . .
tok . tok . tok
" uuhh siapa lagi sih . . .?! " gerutu Mayang.
Dia membuka pintu dengan wajah masam.
" SURPRISE . . . . . .
" Deri . . .
wajah Mayang langsung berubah cerah saat melihat kekasih nya berdiri di depan nya. Dia memeluk Deri erat .
" Akhir nya , kamu balik juga. . aku kangen banget sama kamu . . ?! "
" Kau tahu ? aku selalu memimpikan kamu . .?! kata Deri mencium pipi Mayang.
Mayang mengajak Deri masuk. mereka mengobrol melepas rindu. Sesekali Deri mencium kening Mayang. Entah siapa yang mulai , mereka tanpa sadar melakukan hubungan terlarang . Tapi ini bukan lah yang pertama , karena mereka sudah melakukan nya beberapa kali.
" Sayang , aku pamit dulu ya . Besok-besok aku ajak kamu jalan , ya. ."
" iya sayang. Hati-hati ya. .
Deri mencium kening Mayang lalu pergi.
Mayang lalu membaringkan tubuh nya ke kasur , memejamkan mata nya hingga dia masuk ke alam mimpi . . .
# BERSAMBUNG
__ADS_1