
Ahmad pun lalu menyuruh sekretarisnya untuk mengurus berita yang menyebarkan kedekatannya dengan Ve. Sekretarisnya pun langsung mengerjakannya namun sangat di sayangkan, berita ini tersebar lebih cepat dari yang perkirakan. Berita kedekatan Ve dan Ahmad pun malah sampai tersebar ke luar negara dan membuat heboh.
Ahmad pun lalu menelpon Ve dan memberitahukan tentang beritanya lagi. Ve pun mengangkat telponya, "Halo Ve," ucap Ahmad.
"Halo juga Ahmad, ada apa ya menelpon kembali?" tanya Ve
"Ini soal yang tadi, beritanya sudah menyebar luas dan sampai ke luar negara," ucap Ahmad
"Apa!!!, katamu tadi mau mengurusnya?" tanya Ve.
"Sudah di urus, tapi yang di dalam negara saja, sedangkan kalau di luar negara kami tidak ada wewenang," ucap Ahmad.
"Gimana ini?, nanti orang tuaku tau, dan dia mau datang kesini untuk membicarakannya," ucap Ve.
"Jadi kamu gak memberitahu orang tuamu tentang perjodohan kita?" tanya Ahmad
"Maaf, aku tidak memberitahu mereka, karena mereka adalah kristen yang taat, nanti jika mereka tau aku masuk islam dan menikah denganmu, mereka pasti tidak mengizinkannya!" jawab Ve
__ADS_1
"Mereka pasti ngerti Ve, nanti aku akan menjelaskan ke mereka jika mereka datang, mereka kapan mau datang?" tanya Ahmad
"Besok mereka akan datang ke indonesia" ucap Ve
"Besok?, kenapa mesti besok, kan besok aku ada meeting dengan klienku" ucap Ahmad
"Habisnya, mereka syok mendengar beritanya, mereka langsung buru-buru mau datang" ucap Ve
"Baiklah kalau gitu aku akan menunda sebentar meetingnya, dan akan menjemput orang tuamu di bandara" ucap Ve
"Gak usah sayang, aku akan menyewa taksi untuk menjemput mereka," ucap Ve.
"Baiklah sayangku, kalau gitu kamu kembali bekerja ya?" ucap Ve
"Baiklah sayang, kamu juga ya?," ucap Ahmad
Setelah itu Ahmad dan Ve pun melanjutkan pekerjaannya mereka. Hari pun sudah menjelas sore, Ve pun sedang menunggu taksi. Namun tak berapa lama, Ve melihat mobil mewah mendekatinya. Mobil itu pun berhenti di depannya, setelah itu kaca mobil pun turunkan dan terlihatlah Ahmad dari dalam mobil. "Sayang naik yuk, aku anterin ke tempat tinggalmu?," ucap Ahmad.
__ADS_1
"Gak usah tadi sudah mesan taksi, kasihan nanti dia gak dapat uang," ucap Ve.
Setelah itu Ahmad pun keluar lalu menghampiri satpam yang berada di depan pintu kantor. Ahmad pun ngobrol ke satpam, "Pak, ini ada uang nanti ada taksi yang nanya nama Ve, nanti bapak berikan uangnya kepadanya, lalu satu lagi ini buat bapak karena telah membantu saya"
"Terima kasih pak," ucap satpam itu.
"Iya sama-sama," ucap Ahmad.
Setelah itu Ahmad pun kembali mendekati Ve dan bilang, "Ayo kita pulang nanti kemalaman lagi pulangnya," ucap Ahmad kepada Ve.
"Baiklah, kita pulang," ucap Ve yang merasa takjub dengan sikap Ahmad yang sangat baik.
Setelah Ahmad dan Ve masuk ke dalam mobil, mereka pun saling berbicara di sepanjang perjalanan. "Ve apakah kita bisa melalui ini?" tanya Ahmad.
"Entahlah, aku juga gak bisa menjawabnya, aku harap sih bisa, karena cinta takkan datang tanpa cobaan, setiap cobaan itu pasti ada jalan keluarnya, aku yakin kita bisa mencari jalan keluar jika bersama dan saling menjaga perasaan ini," ucap Ve.
"Iya kamu benar sayangku," ucap Ahmad.
__ADS_1
Bersambung