
Indra akhirnya sudah mengkhitbah Delisha. tepatnya 1 bulan lalu. Indra ingin menikahi Delisha secepatnya tapi Delisha meminta waktu lebih lama.
"Kak, aku minta waktu yah," ucap Delisha.
"Kenapa De, niat baik jangan dilambat-lambatkan," ucap Indra.
"Aku bermimpi bertemu dengan Mba Ina. Dia minta aku menunggunya pulang, ia ingin melihat ijab kabul kita Mas," ucap Delisha.
"Sampai kapan? waktunya gak tentu jika menunggu Inayah. Karena kita tidak tahu kabarnya," ucap Indra.
"Aku minta waktu 2 bulan lagi," pinta Delisha
"Gak kelamaan, 1 bulan aja," ucap Indra.
"Yah sudah 1 bulan ini, bulan depan kita menikah," ucap Delisha.
Jodoh memang rahasia Allah, siapa sangka Delisha akan menikah dengan Indra. jangankan melirik, kepikiran saja enggak, yah begitu jodoh rahasia ilahi.
Permainan takdir, hanya Allah lah yang tahu. Siapa yang tahu takdir kita. Hari ini senang, besok nangis. Jadi takdir jangan pernah dipikirkan, biarkan saja mengalir sesuai garis yang sudah Allah tentukan.
Bicara tentang takdir, yang tadinya Ramzi selalu memegang sosmed untuk mengiklankan pesantrennya. Ini sudah 5 bulan Ramzi tidak melihat semua sosial medianya. Alasannya, jika ia membuka sosial media seperti instagram, pasti dia akan melihat akun Inayah yang berisi tentang kegiatan Inayah ketika menjadi dokter di Cirebon. Banyak foto-foto lama Inayah di Instagram, jika ia melihat foto Inayah maka Ramzi akan menjadi melow kembali. Dia akan menangis mengurung diri di kamar. Jadi selama Inayah hamil bukan hanya mual-mual ketika mencium masakan yang sedang di masak, tapi hatinya menjadi sensitif. Ingat Inayah sedikit aja dia akan menangis.
Sedangkan Inayah di Jepang menunggu kedatangan Ramzi. Tapi yang diharapkan tidak datang-datang. Kenapa Inayah memasang postingan di Instagram? karena ia tahu Ramzi sering membuka aplikasi Instagram. Hati Inayah kecewa? iya pasti ada rasa itu, tapi ia sudah pasrah dengan takdir Allah. Bila ia masih berjodoh dengan Ramzi maka ia akan datang ke Kyoto.
Anak Inayah tumbuh sangat sehat, ia menyusui eksklusif. Ia mendapat izin dari profesornya selama 2 bulan ia kuliah online dan libur untuk praktik kedokterannya.
"Ning, postinganmu gak ada reaksi dari keluargamu? ini semua yang komen dari teman-teman kedokteran di Cirebon semua," tanya Syifa.
Inayah hanya menggelengkan kepalanya karena tidak ada satupun yang komen di postingan foto bayinya dari keluarga.
Nama bayi Inayah adalah Emi Bashira Elfathan, Emi artinya senyum yang indah, Bashira artinya riang, Elfathan nama belakang Ramzi.
"Kenapa yah Syifa, apa Mas Ramzi melihat lalu dia tidak mau ketemu aku lagi atau dia gak melihat?" tanya Inayah.
"Jangan menerka-nerka, coba aja lihat instagram suami kamu, dia punya postingan baru gak?" ucap Syifa.
__ADS_1
"Oh iya, kenapa aku gak kepikira. Dia punya 2 instagram. 1 untuk pesantren dan 1 lagi postingan pribadi. Ia sering posting foto-foto kebersamaan kami," ucap Inayah.
"Yah sudah cek aja," saran Syifa.
Inayah membuka aplikasi Instagram, lalu dia membuka akun pribadi Ramzi. Ia melihat tidak ada postingan sejak 5 bulan terakhir.
"Dia tidak buka Syifa," ucap Inayah.
"Kamu telepon aja, kangen 'kan kamu dengan suamimu?" tanya Syifa.
"Kalau telepon nanti dulu deh, aku 'kan kabur Syifa. Aku takut jika aku mendadak telepon ternyata dia gak terima aku. Sudah 10 bulan aku pergi hampir 1 tahun. Aku pasrah aja, kalau masih jodoh yah dia ke Jepang," ucap Inayah.
"Anak sampean kasian Ning," ucap Syifa.
"Selama ini 'kan aku bisa sendiri, Emi juga sudah 1 bulan. Anak Mamah...gemes," Inayah mencium pipi Emi yang sedang ia gendong.
***
Hari mulai berlalu, tak terasa Delisha 1 minggu lagi akan menikah dengan Indra. Ada rasa senang karena ia akan melepas masa lajangnya, ia pun berdoa untuk kali ini jangan ambil calon suaminya. Ia terus berdoa agar Indra memanglah jodohnya.
Sehabis Delisha berdoa di 1/3 malam, entah kenapa hatinya merasa terdorong. Tiba-tiba ia ingin mengecek handphonenya, awalnya hanya ingin mengecek whats app yang masuk, karena Indra sering mengirimi pesan singkat untuk dia. Kadang mengirimkan rayun-rayuan gombal, tapi Delisha sangat menyukainya. Suka senyam -senyum sendiri ketika melihat whats app.
"Mba Inayah...ini foto putri Mba Ina? apakah Mba Ina hamil ketika pergi ke Jepang. Ini benar 'kan anaknya Mba Ina? aku harus memastikan dulu, aku gak mau bilang abah dan umma. Harus aku pastikan dulu," gumam Delisha.
Delisha pun DM Inayah
Delisha \= ["Assalamu'alaikum Mba Ina, aku kangen Mba. Mba aku minta maaf, sebenarnya ketika Gus Ramzi datang kepadaku, ia hanya bilang agar aku ndak mengganggu waktu kalian. Ini potongan inti obrolan aku ketika aku protes, 'Lagi ngapain sih Gus, masa dari pagi sampai malam berduaan terus sama Mba Inayah?' Gus Ramzi malah menjawab, 'Bikin keponakan buat kamu.' Aku tertawa terbahak-bahak. Karena gak nyangka aja seorang Gus pikirannya mesum. Aku ndak bermaksud buat Mba cemburu. Mba aku mau tanya, foto yang Mba post itu keponakan aku kah?"]
Delisha mengklik send
"Semoga Mba Ina membuka instagramnya," gumam Delisha.
5 menit kemudian tanpa Delisha duga ada notifikasi dari handphonenya.
Inayah \=["Wa'alaikum, De, Mba minta maaf sama kamu. Mba cemburu lalu sangat emosi saat itu. Mungkin bawaan Mba hamil jadi emosi Mba meningkat. Mba juga sudah berdosa sama Mas Ramzi sudah pergi tanpa izin nya. Foto yang Mba post itu keponakan perempuanmu De, usianya saat ini 1 bulan 3 minggu."]
__ADS_1
Delisha \=["Masya Allah, cantik banget keponakan aku Mba. Oh iya Mba, 1 minggu lagi aku akan menikah."]
Inayah \= ["Sama siapa De."]
Delisha \= [sesuai yang Mba bilang, dengan Kak Indra."]
Inayah \= [" 😱😱😱 Mba gak nyangka, Barokallah De. Tapi maaf De, aku ndak bisa pulang karena Emi masih baby."]
Delisha \= ["Iya Mba, ndak apa-apa. Aku sudah senang bisa komunikasi dengan Mba. Jaga kesehatan Mba yah di sana."]
Inayah \= [" Iya untuk mu juga yah, Mba minta no handphone mu. Nanti siang pas Emi bangun Mba mau telepon abah dan Umma."]
Allah lah yang menggerakan hati Delisha. Jika bukan Allah yang menggerakan, maka tidak akan ada komunikasi dengan Inayah. Doa 1/3 malam adalah cara kita berkomunikasi dengan Sang Pencipta. Lebih terasa karena bangun malam itu sangat susah, kita harus memaksakan diri dan bersimpuh dengan Sang Pencipta, mencurahkan isi hati yang ada. Karena sebaik-baiknya curhat yah dengan Allah.
Bersambung
✍ Ramaikan komen karena komen kalian membuat saya sangat bersemangat untuk menulis.
Jadilah dermawan dengan cara like, subscribe dan follow aku.
Baca juga yuk cerita serunya
5 tahun menikah tanpa cinta
Retak Akad Cinta (50% kisah nyata 50% fiksi)
__ADS_1
Love dari author sekebon karet 😁