
Setelah Emi tahu bahwa Hasan masih single ia mencoba untuk ikhtiar mendekati Hasan. Emi mengirim pesan singkat kepada Hasan.
Emi \=["Assalamu'alaikum Hasan, aku Emi. Terima kasih sudah mengantarkan aku sampai ke kosan aku, salam untuk kakakmu ya."]
Hasan \=["Wa'alaikumsalam, iya Emi, sama-sama ya nanti aku salamkan dengan kakakku."]
Emi tersenyum ketika mendapatkan balasan dari Hasan, padahal Hasan hanya mengucapkan itu saja. Tapi membuat Emi sangat bahagia, Emi tersenyum sendiri melihat handphonenya. Berkali-kali ia baca, hatinya sangat berbunga-bunga. Emi langsung menelepon Inayah memberitahukan bahwa pria yang ia sukai masih single. Inayah menyarankan agar Emi meminta bantuan kepada Allah, berdoa agar bisa didekatkan oleh Hasan. Jika berjodoh maka jalan untuk bersatu itu akan mudah.
Emi menahan diri dengan rasa cintanya, Cinta pada pandangan pertama kepada Hasan. Ia tidak mau dicap sebagai perempuan yang keganjenan, yang mendekati Hasan. Paras Hasan yang memang tampan karena wajahnya Indo karena Hasan keturunan Turki, Indonesia. Jadi parasnya berbeda dengan orang Indonesia asli.
Ada telepon masuk di handphone Emi, dia langsung melihat bahwa yang menelpon adalah Kenzo. Emi langsung mengangkatnya.
Emi \=["Halo, assalamu'alaikum.Ada apa Kenzo?"]
Kemzo \=["Wa'alaikumsalam Emi, aku sudah berada di depan kosan kamu."]
Emi terkejut Ia berpikir untuk apa jauh-jauh Kenzo ke daerah Depok dan menemuinya.
Emi \=["Ada apa Kenzo? Ada yang mau dibicarakan?"]
Kenzo \=["Iya aku mau bicara dengan kamu, cepatlah keluar."]
Emi \=["Baik sebentar aku akan segera keluar."]
Emi langsung menutup telepon dari Kenzo, ia langsung memakai jilbab instan dan keluar. Betapa terkejutnya Emi ketika Kenzo memakai jas dan membawa buket bunga dan diberikan kepada Emi.
"Ini maksudnya apa Kenzo?" tanya Emi kebingungan..
Emi melihat di sekitar dan ia tak enak jika dilihat oleh penghuni kosan yang lain, sehingga Emi mengajak Kenzo ke suatu tempat di mana tempat itu merupakan restoran dan banyak pengunjung tapi tidak ada yang tahu siapa mereka.
Emi masuk ke dalam mobil Kenzo tapi Kenzo tidak menjalani mobilnya, Emi duduk di jok belakang dan langsung mengutarakan isi hatinya.
"Maaf Emi, aku berbuat seperti ini, Emi aku suka sama kamu. Kamu mau menikah denganku? Jika kamu mengiyakan aku langsung melamar kamu di depan kedua orang tuamu," ucap Kenzo. Kenzo memberikan kotak cincin dan juga bunga.
__ADS_1
Emi terkejut mendengar penuturan dari Kenzo karena selama ini dia tidak berpikir bahwa Kenzo menyukainya. Emi menghela nafasnya.
"Maaf Kenzo, selama ini aku menganggapmu adalah teman semasa kecilku, tidak lebih. Aku tidak ada rasa kepadamu. Aku sayang kamu sebagai sahabatku, maaf sekali lagi aku minta maaf." Emi langsung keluar dari mobil Kenzo dan ia meninggalkan Kenzo, Kenzo di dalam mobil sendirian. Bunga yang ingin ia berikan kepada Emi masih berada di genggaman tangan Kenzo. Kenzo meremas bunga tersebut dan ia sangat kecewa. Kenzo lalu keluar dari mobilnya ia berteriak.
"Emi! apa kekurangan aku? Apakah aku tidak pantas untuk mendampingimu?" teriakan Kenzo. Sontak membuat langkah Emi terhenti, ia membalikkan tubuhnya.
"Maafkan aku Kenzo, karena di hatiku sudah terisi nama seseorang yang aku sukai," ucap Emi.
"Dia lebih baik dari aku?" tanya Kenzo.
"Aku tidak tahu, mana yang lebih baik. Kamu atau dia, tapi aku jatuh cinta pada pandangan pertama olehnya," ucap Emi dengan jujur.
Emi melihat Kenzo menitikkan air mata, Bunga yang diremas oleh Kenzo terlepas dari tangannya. Kenzo langsung naik mobil dan menjalankan mobil dengan kecepatan tinggi. Emi sangat khawatir akan keadaan Kenzo, Emi pun langsung menelepon mamahnya.
Emi \=[Assalamu'alaikum Mah."]
Inayah \=["Wa'alaikumsalam, kenapa sayang? Tadi kan udah ditelepon Mamah."]
Emi \=["Mah, ini bagaimana Mah? Kenzo baru saja melamar aku, ya jelas aku tolak Mah. Mamah tahu hatiku sudah terisi dengan siapa, lalu Kenzo terlihat sangat kecewa Mah. Dia menjalankan mobilnya sangat cepat, aku khawatir dengan Kenzo Mah."]
Emi \=["Mamah..."]
Inayah \=["Iya apa Emi?"6
Emi \=["Aku sering menolak lamaran seseorang, aku takut akan kecewa seperti pria-pria yang aku tolak. Aku takut Hasan tidak mempunyai perasaan terhadapku juga, jika itu terjadi, bagaimana Mah?"]
Inayah \=["Cinta itu tidak bisa dipaksakan. Pasrahkan saja kepada Allah, cinta itu tidak salah kepada siapa ia tertuju. Kamu jangan terlalu cinta melebihi cintamu kepada Allah. Ingat, Hasan itu manusia ciptaan Allah. Allah yang menciptakan Hasan, maka mintalah kepada yang menciptakan Hasan Karena hati Hasan yang menggenggam itu Allah."]
Emi \=["Iya Mamah, terima kasih Mah."]
Inayah \=["Sudah kamu jangan khawatir ya, Mamah tutup dulu teleponnya. Kamu jaga diri baik-baik dan Mamah akan menelepon Tante Dina. Takutnya Tante Dina salah paham dengan Mamah."]
Emi baik mah Syukron Assalamualaikum
__ADS_1
Inayah Afwan, Waalaikumsalam.
Emi belum bisa tenang sebelum Mamahnya memberi kabar tentang Kenzo. Emi merasa bersalah kepada Kenzo. Tapi Emi tidak bisa menerima Kenzo karena Emi menyukai Hasan. Emi tidak bisa memejamkan matanya sebelum Mamahnya mengabari tentang Kenzo. 3 jam Emi menunggu, ia terus memandangi handphonenya. Ketika handphonenya bergetar ia langsung melihat. Inayah hanya mengirimi pesan singkat kepada Emi.
...Kenzo baik-baik saja. Ia sudah sampai rumah, Mamah sudah menjelaskan kepada Tante Dina. Tante Dina paham kenapa kamu menolak. Kamu tidurlah, istirahat Mamah nggak mau anak cantik Mamah sakit. Assalamualaikum....
Emi sudah merasa lega setelah ia mendapatkan pesan singkat dari Mamahnya. Ia bisa tertidur dengan nyenyak.
***
Emi sudah menyiapkan roti selai, ia berharap akan bertemu dengan Hasan dan memberikan roti buatannya untuk sarapan. Tapi Emi tidak bertemu dengan Hasan. Walaupun hari ini tidak bertemu tapi hari-hari berikutnya Emi melakukan hal yang sama. Emi berharap suatu saat dia akan bertemu dengan Hasan. 1 minggu Emi menunggu, ada suatu harapan.
8 hari kemudian
Emi berjalan, hari ini dia tidak berharap untuk bertemu dengan Hasan.
"Emi..." teriak seseorang.
Emi langsung menoleh dan tersenyum, seseorang yang ia harapkan selama 8 hari sekarang ada dihadapannya.
"Assalamu'alaikum." Emi mengucap salam dan tersenyum kepada Hasan.
"Wa'alaikumsalam, ada kelas pagi ini?" tanya Hasan.
"Iya, ada kelas pagi. Hasan kamu sudah sarapan? Kebetulan aku hari membuat roti selai banyak, kamu mau ndak?" tanya Emi. Emi berharap Hasan mau menerimanya.
"Kebetulan aku belum sarapan, boleh deh. Sarapan bareng yuk. Di DPR...di sana..." Hasan menunjuk kursi panjang di bawah pohon rindang.
Emi tentu saja menyetujui, mereka duduk dengan ada jaraknya. Mereka keturunan Kiai baik Hasan maupun Emi.
Kisah keluarga Hasan ada di novel 5 tahun menikah tanpa cinta.
Bersambung
__ADS_1
Intip-intip yuk Novel terbaruku, berjudul Di Campakkan suami setelah melahirkan.