Salah Lamar

Salah Lamar
Berita Heboh


__ADS_3

Keesokan harinya, tiba-tiba terdengar suara ringtone yang membunyikan lagu cinta luar biasa dari Andmesh. Ve pun kaget lalu mengambil handphonenya di dalam tas yang dibawanya. Setelah mengambil ponselnya, Ve pun mengecek siapa yang menelpon. Ternyata Ahmad yang menelponnya saat Ve mau berangkat kerja. Ve pun mengangkat telpon dari Ahmad.


"Halo, Ahmad, kenapa ya kamu menelpon sepagi ini?" tanya Ve


"Maaf, ibuku menyuruh kamu datang ke rumah untuk makan malam" ucap Ahmad yang agak ragu mungkin karena takut Ve tidak sempat


"Kapan dan dimana Ahmad?" tanya Ve dengan nada suara lembutnya


"Saat malam minggu ini dan makan malamnya di rumahku" jawab Ahmad yang berbicara sedikit tidak jelas


"Baiklah, aku akan pergi" ucap Ve


"Terima kasih sudah mau hadir Ve" ucap Ahmad yang senang banget seperti tidak ada beban lagi yang mengekangnya

__ADS_1


Setelah itu Ahmad pun mematikan ponselnya dan Ve belum sadar bahwa ponselnya sudah dimatikan sama Ahmad. Ve memanggil Ahmad namun tidak ada respon lalu Ve pun menatap layar dan ternyata tidak ada lagi yang menelpon. Walaupun merasa di kerjai tapi Ve tetap memaafkan lagipula mungkin Ahmad lagi sibuk juga ungkapnya.


Ve pun melanjutkan perjalanannya menuju kantor tempatnya bekerja. Setelah sampai, tiba-tiba terlihat dari jauh temannya mendekat ke arah Ve sambil memegang ponsel. Setelah bertemu Ve, dia pun menyodorkan ponsel di depan wajah Ve.


"Ve lihat ini, ini sudah ada dimana-mana" ucap Ratna


"Apaan sih Ratna!!!" ucap Ve lalu menyingkirkan ponsel Ratna dari mukanya


"Ini coba kamu baca dengan jelas" ucap Ratna yang memperlihatkan isi dari berita yang di bacanya


Ve pun buru-buru ke kantornya dan menyeret tangan Ratna agar Ratna juga ikut ke kantornya. Setelah sampai di kantor, Ve pun menyuruh Ratna untuk duduk di kursinya agar tidak tegang.


"Ratna, sebaiknya kamu jangan bocorin tentang hal ini di kantor" ucap Ve kepada Ratna yang sedang duduk

__ADS_1


"Kenapa tidak boleh?" ucap Ratna kepada Ve


"Karena aku tidak mau di perlakukan special makanya aku tidak mau seperti itu" ucap Ve sambil sedikit menundukkan kepalanya


"Baiklah Ve, tapi kan ini berita dan gak bisa di sembunyikan juga di kantor pasti juga ada yang baca" ucap Ratna sambil memegang bahu Ve


"Kamu benar, aku harap Ahmad bisa menyembunyikan berita ini" ucap Ve


Setelah mendengar hal itu, Ratna pun memiliki ide untuk Ve agar berita itu di hilangkan dan tidak heboh. Ratna pun memberitahukan idenya kepada Ve. Idenya ialah meminta agar Ahmad menghubungi pihak medianya agar menyembunyikan berita itu.


Setelah mendengar ide itu, Ve pun segera menelpon Ahmad dan memberitahukan kepada Ahmad tentang berita heboh dari media itu. Setelah mendengar hal itu Ahmad pun sedikit geram dengan yang membuat beritanya. Karena Ahmad tidak pernah setuju dengan pemberitaan kehidupan pribadinya.


"Ve kamu tenang saja, nanti aku yang akan mengurusnya" ucap Ahmad menenangkan hati Ve yang cemas

__ADS_1


"Makasih Ahmad, aku sayang kamu" ucap Ve setelah itu Ahmad pun mematikan telponnya.


Bersambung


__ADS_2