Salah Lamar

Salah Lamar
Hatiku untukmu dan Hatimu untukku


__ADS_3

Setelah Inayah menelepon suaminya lalu ia menelepon keluarganya.


Inayah \=["Assalamu'alaikum."


Abah \=["Waalaikumsalam, ini Inayah kah?"]


Inayah \=[" Iya Abah, ini Inayah."]


Abah \=["Alhamdulilah, kamu sudah sadar Nak."]


Inayah \=["Iya Abah, Alhamdulilah. Berkat doa Abah dan Umma juga."]


Umma \=["Inayah sayang, Alhamdulilah. Umma senang kamu sudah sadar. 3 hari ini Umma gak bisa tidur, Allah Maha Mendengar doa-doa umatnya."]


Inayah \=["Iya Umma, aku sangat bersyukur Allah memberi kesempatan aku untuk selamat dan bisa berbicara dengan orang-orang yang aku cintai. Umma bisa panggilkan Delisha?"]


Umma \=["Tunggu sebentar Umma panggilkan."]


Tidak lama Delisha yang memegang handphone abah Amar.


Delisha \=["Mba Ina, Alhamdulilah...aku bahagia banget Mba sadar. Ya Allah rasanya aku ingin peluk Mba."]


Inayah \=["Wah, kalau kamu peluk Mba akan bahaya Mba nya. Badan Mba masih terasa sakit banget De. Kalau dipeluk kamu, Mba bakalan jerit-jerit."]


Delisha \=["Hehehe, aku ndak kebayang Mba. Pasti sakit banget, Mba hebat bisa kuat."]


Inayah \=["Demi putri Mba, harus kuat-kuatin. Oh iya Mba mau bilang sama kamu De. Nikahan kamu lusa 'kan."]


Delisha \=["Gak jadi Mba, diundur."]


Inayah \=["Jangan di undur, ndak boleh pokokya harus lusa, jangan gara-gara Mba ijab kabul kamu diundur. Mba ndak akan ngomong sama kamu lagi jika kamu lusa ndak jadi nikah."]


Delisha \=["Lah kok Mba ngancam toh."]


Inayah\=["Lusa harus ada ijab kabul, Mba akan lihat kamu lewat video call saat ijab kabul. Pokoknya harus nikah lusa. Sudah dulu yah Mba mau istirahat, Abah, Umma, Inayah tutup teleponnya yah. Assalamu'alaikum."]


"Syifa, kaki aku bisa normal kembali gak yah?" tanya Inayah.


"Tadi aku tanya, untuk kaki kamu penyembuhannya butuh waktu sekitar 1 sampai 2 tahun. Untuk berjalan normal tergantung parah atau tidaknya luka," ucap Syifa.


"Kalau aku cacat, Mas Ramzi masih cinta gak yah sama aku?" tanya Inayah.


"Kok sampean ngomong begitu sih? ucapan adalah doa loh Ning, jangan sembarangan Ning kalau bicara. Operasi sampean itu di Jepang Ning, sampean bisa bedain waktu sampean hamil sampai lahiran bedanya bagaimana? di Jepang pro normal," ucap Syifa.


"Tapi muaahaall hehehe..." ucap Inayah.


"Sesuai Ning, sama penanganannya, fasilitasnya dan pelayanannya," ucap Syifa.


Inayah menarik nafas dan mengeluarkan dengan lembut.


"Syifa, bisa bawakan pumping ASI? aku sudah bengkak nih, harus di keluarkan. Kalau ndak dikeluarkan aku akan deman," pinta Inayah.

__ADS_1


"Iya, nanti aku belikan," ucap Syifa.


"Terima kasih yah, kamu banyak bantu aku. Dapat sahabat yang tulus sangat sulit, bagaikan mencari berlian di dalam laut. Aku bersyukur punya sahabat seperti kamu Syifa. Nama kamu aja sudah bagus, Syifa yang artinya obat," ucap Inayah.


***


Pernikahan Delisha dan Indra yang tadinya di undur tapi atas permintaan Inayah tetap sesuai tanggal yang sudah ditentukan.


Persiapan memang sudah disiapkan sejak jauh hari. Hari ini Delisha di rias, wajahnya yang jarang tersentuh make up menjadi tambah cantik setelah di rias. Abah Amar yang langsung akan menikahkan anak terakhirnya.


Inayah melihat dari layar handphonenya, ia melakukan video call dengan Ramzi. Ia ingin melihat acara ijab kabul sang adik semata wayang. Sang kakak tertua Sasa yang tinggal di Mesir pun datang ke Indonesia demi melihat sang adik menikah. Walaupun Inayah tidak bisa menghadiri tapi Inayah sudah cukup puas dengan melihat acara ijab kabul walaupun melalui layar handphone.


"Saya terima nikahnya Delisha Amyra Latifah binti Amar Khotob dengan mas kawin tersebut di bayar tunai," ucap lantang Indra dengan 1 tarikan nafas.


"Sah?"


Sah....


Inayah menitikan air mata melihat adik kesayangannya sudah resmi menjadi seorang istri. Ramzi melihat sang Istri di layar kaca sangatlah senang. Ia menjauh dari acara pernikahan agar ketika ia berbicara dengan Inayah tidak bising.


Ramzi \= ["Sayang aku kangen kamu."]


Inayah \=["Hmmm benarkah kamu kangen aku, buktinya apa kalau Mas kangen aku."]


Ramzi \=["Dada Mas, terasa panas kalau ingat kamu."]


Inayah \= ["Lah dada Mas panas kalau ingat aku? ingat adegan yang mana Mas bisa panas gitu dadanya. Ih...Gus Ramzi mesum yah."]


Ramzi \=["Eh istri Mas, sudah pinter meledek yah. Kalau ketemu aja Mas akan cium kamu sepuas yang Mas mau."]


Ramzi \= ["Aku akan menerima kamu seutuhnya. Apapun kondisi fisik kamu yang terpenting bagiku adalah hatiku untukmu dan hatimu untukku."]


Inayah \= ["Hehehe suamiku berubah jadi pujangga cinta."]


Ramzi \=["Ih...sumpah aku gemes melihat kamu di layar ini, rindu ingin kiss kamu."]


Inayah\= ["Mesumnya suamiku masa rindu sama kiss aku aja sih? tapi sama sih, aku juga rindu belaian kamu Mas hehe."]


Ramzi \=["Tunggu aku di Kyoto, semoga bandara Jepang cepat buka untuk umum."]


Inayah \= ["Terima kasih yah Mas, untuk hari ini. Aku senang banget bisa melihat acara ijab kabul adikku dan bisa bercanda lagi dengan kamu Mas."]


Ramzi\=["Maafkan kesalahan aku yah, karena aku tidak jujur kepadamu yang menyebabkan kamu salah paham. Bukankah suatu hubungan harus ada kejujuran. Dengan kejujuran maka komunikasi akan lancar."]


Inayah \=["Ah sudah lah Mas. Itu juga karena aku juga yang salah. Aku sangat cemburu dengan adikku sendiri."]


Ramzi \=["Cemburu itu artinya cinta dan kamu berhasil menyadarkan aku bahwa aku sangat kehilanganmu."]


Inayah \=["Aku sangat mencintaimu Mas."]


Ramzi \=["Yah kok nangis, jangan menangis. Aku juga sangat mencintaimu."]

__ADS_1


Inayah \=["Kamu mau tahu lukaku Mas?"]


Inayah memperlihatkan bagian tubuh yang memar akibat tertimpa reruntuhan apartemen kemudian ia memperlihatkan kakinya yang masih di gips, ia memperlihatkan jahitan di bagian pahanya. Ramzi meneteskan air mata, luka- luka Inayah bukti bagaimana dia bertahan hidup di bawah reruntuh.


Inayah\=["Sudah jelekkan Mas tubuhku. Mas, kamu menangis?"]


Ramzi \=["Bagaimana aku tak menangis, aku suamimu tidak bisa berbuat apa-apa, jika bisa di tukar biar aku saja yang mengalami itu."]


Inayah \=["Jangan Mas, sangat sakit. Dalam reruntuhan aku hanya memikirkan Emi aja agar ia tidak terluka. Aku matipun tak apa, asal putriku bisa selamat."]


Ramzi \=["Kamu ibu yang hebat, Emi akan sangat sayang kamu."]


Inayah \=["Mas, sudah dulu yah. Dokter datang. Ia mau memeriksa kakiku yang patah juga mau melihat jahitanku."]


Ramzi \=["Istirahat yah, biar cepat sehat."]


Inayah \=["Katanya mau cium aku, sebagai perpisahan sebelum aku tutup. Buruan cium aku, monyongin mulutmu ke depan kamera."]


Ramzi \=["Sayang kamu ngerjain aku yah. Malu nanti ada yang lihat."]


Inayah \=[" Yah sudah kalau malu, aku tutup yah..."]


Ramzi \=["Mmmmuuuuuaaaccccchhhh"]


Inayah tertawa melihat bibir Ramzi yang di monyongkan.


Inayah \=["Kamu imut Mas, Assalamualaikum."]


Inayah langsung menutup sambungan video callnya.


Bersambung


✍ Ramaikan komen karena komen kalian membuat saya sangat bersemangat untuk menulis dan ide mendadak untuk saya.


Jadilah dermawan dengan cara like, subscribe dan follow aku. Vote nya juga yah


Baca juga yuk cerita serunya




5 tahun menikah tanpa cinta




Retak Akad Cinta (50% kisah nyata 50% fiksi)


__ADS_1



Love dari author sekebon karet ❤


__ADS_2