
Zhao Zhi merapikan kamar yang berantakan selepas Zhao Hui pergi neneknya marah kakek yang tidak tahan dengan itu menYuruh neneknya untuk diam. Anggota keluarga lain juga disuruh pergi melakukan kegiatan yang lain.
Sebenarnya Zhao Zhi ingin pergi mencari Zhao Hui tapi dia tau bahwa itu tidak mungkin karena dia harus membersihkan rumah. Bibi pertama yang baru pulang dari rumah Nenek Niu bertukar barang dengan telur. Terkejut Ketika tau bahwa Zhao Wei dianiaya dia langsung pergi menemui anaknya yang sedang berbaring dikamar. Bibi pertama pergi keluar Ketika Zhao Zhi pergi ke kamar melihat suara berisik. Wang Guifen (bibi pertama) kira suara itu hanya perdebatan kecil tapi tidak menyangka bahwa itu akan jadi perkelahian. Zhao Wei yang berpenampilan berantakan dan terluka Wang Guifen marah dia langsung mengutuk kepada Zhao Yun yang dia lihat.
Tentu saja memasak diserahkan kepada bibi kedua yang baru selesai bekerja. Bibi pertama langsung focus kepada putrinya tidak mempedulikan urusan lain karena dia tau bahwa neneknya akan menyuruh bibi kedua untuk menggantikan bibi pertama memasak. Padahal giliran bibi pertama yang harusnya memasak tapi bibi kedua tidak bisa membantah karena jika begitu maka nenek akan marah kembali dan kehidupan bibi kedua di keluarga Zhao akan lebih menYusahkan.
Zhao Zhi merasa kasihan pada bibi keduanya tapi dia juga memiliki kehidupan yang sulit. Rasanya dia ingin cepat keluar dari rumah ini tapi dia tidak memiliki kemampuan itu.
Zhao Zhi hanya bisa pasrah.
Kamar yang tadinya berantakan sekarang sudah rapi Zhao Zhi mengambil sapu untuk membersihkan debu yang ada dilantai.dia mulai dari kamar miliknya dan menuju ke seluruh rumah yang tidak ada orangnya kecuali kamar Zhao Wei yang ditempati.
Zhao Zhi menyapu halaman depan dengan bersih.
"Kawan Zhao Zhi"
Merasa telah bersih halaman depan dia akan kembali kedalam rumah tapi dihentikan oleh suara panggilan namanya. Dia menoleh ke arah sumber suara dan melihat Ruan Miao dan Chen Yu yang memegang keranjang menuju ke arahnya.
Ruan Miao tersenYum memberi salam. "Kawan Zhao Zhi, sore."
Chen Yu juga menganggukkan kepalanya memberi salam.
"Sore, Pelajar Ruan, Pelajar Chen." Zhao Zhi membalas sapaan mereka.
"Ada apa?" tanya Zhao Zhi.
Zhao Zhi tidak tau apa tujuan mereka kemari jadi dia ingin menanyakannya. Zhao Zhi kenal dengan Ruan Miao dan Chen Yu tapi tidak terlalu dekat . dia hanya tau bahwa mereka adalah pemuda pelajar yang datang ke desa.
"begini, kami disini mau menjenguk kawan Zhao Wei. Kawan Zhao Wei sakit setelah mencari jamur dengan pelajar Chen jadi Apa kawan Zhao Wei bisa kami jenguk?" tanya Ruan Miao.
Zhao Zhi jadi sadar bahwa orang yang di sebelah Ruan Miao adalah orang yang mencari jamur dengan Zhao Wei.
"aku tanya dulu. Kalian duduk dulu." Zhao Zhi mempersilahkan mereka untuk duduk di kursi yang ada dihalaman depan. Dia masuk kedalam menuju kamar Zhao Wei untuk menanyakan apakah Ruan Miao dan Chen Yu boleh menemuinya.
Ruan Miao dan Chen Yu duduk dengan canggung ketika dipersilahkan duduk oleh Zhao Zhi.
"kakak Ruan, menurutmu apa Zhao Wei mengizinkan kita menemuinya?" bisik Chen Yu kepada Ruan Miao yang duduk disampingnya.
"tidak tau. Kita tunggu aja."
Zhao Zhi menaruh sapu dibalik pintu depan rumah dan pergi menuju kamar Zhao Wei. Dia berdiri di pintu kamar Zhao Wei yang terbuka.
"Kakak Wei, ada pemuda pelajar yang ingin menjenguk mu didepan. Kakak Wei mau bertemu mereka?" tanya Zhao Zhi kepada Zhao Wei yang berbaring.
__ADS_1
Zhao Wei membuka matanya melihat Zhao Zhi yang berdiri. "pemuda pelajar siapa?"
"Pelajar Ruan dan pelajar Chen"
"Bawa mereka kemari."
Zhao Zhi langsung pergi kembali ke depan untuk memberitahu Ruan Miao dan Chen Yu untuk menemui Zhao Wei dikamar.
"pelajar Ruan, pelajar Chen, silahkan masuk."
Zhao Zhi membawa mereka ke depan kamar Zhao Wei. Setelah mengantar mereka dia ingin pergi ke dapur untuk membantu bibi keduanya memasak.
Dia berpapasan dengan bibi pertamanya yang membawa selimut.
"A Zhi siapa yang datang?" tanya Wang guifen. Tadi dia mendengar percakapan.
"pelajar Ruan dan pelajar Chen menjenguk kakak Weiwei." Beritahu Zhao Zhi kepada bibi pertamanya.
"Oh, dimana mereka sekarang?"
"dikamar kakak Weiwei."
"begitu. Ya sudah kamu cepat bantu bibi keduamu memasak." Wang guifen meninggalkan Zhao Zhi dan melangkah menuju kamar putrinya. Dia akan mengganti selimut putrinya dengan selimut yang bersih.
"bibi kedua, ada yang perlu dibantu?"
Zhao Yun menghentikan memasukan kaYu bakar ke dalam tungku melihat keponakannya.
"tidak, kamu langsung mandi saja. Setelah mandi kamu cari HuiHui." Titah Zhao Yun.
"baik, bibi kedua." Zhao Zhi mengiyakan perintah bibi keduanya dia pergi mengambil anduk dari kamarnya dan pergi ke kamar mandi.
Dikamar Zhao Wei
Ruan Miao dan Chen Yu memandang Zhao Wei yang bersandar pada tembok di atas ranjang.
"Weiwei bagaimana keadaanmu?" Chen Yu menanyakan keadaan Zhao Wei dengan khawatir.
Awalnya mereka memiliki hubungan yang tidak dekat tapi Zhao Wei sering mencari dirinya selama dua minggu terakhir mereka menjadi lumayan dekat walau pun percakapan mereka sering membicarakan tentang pemuda berpendidikan yang baru terutama Shen Yan. Chen Yu menjadi curiga kalau Zhao Wei menyukai pelajar shen tapi dia hanya berspekulasi saja karena dia tau kalo Zhao Wei sudah memiliki tunangan. Tentu dia tidak ingin merusakan reputasi seorang gadis yang telah bertunangan jadi dia hanya berasumsi saja dalam benaknya.
Zhao Wei mengajaknya mencari jamur sebelumnya awalnya dia menolak karena Lelah bekerja tapi Zhao Wei bilang bahwa Zhao Wei menemukan tempat yang tumbuh banyak jamur jadi dia tergoda dengan ucapan tersebut.
Mereka mencari jamur ditempat yang dibilang naasnya ketika mereka hendak pulang cuaca mendung dan mulai turun hujan. Mereka pun kehujanan dan langsung pergi ke tempat tinggal masing-masing setelah saling mengucapkan salam. Karena itu Zhao Wei sakit setelah mencari jamur dengan dirinya dia merasa bersalah. Dia ingin menjenguk ketika tau Zhao Wei sakit tapi dia tidak memiliki hal untuk dibawa jadi dia hanya mendengar kabar saja. Tidak enak rasanya jika ke rumah orang tidak membawa apa-apa menurutnya.
__ADS_1
"Aku baik-baik saja. Sebentar lagi sembuh." Jawab Zhao Wei.
Tubuhnya lelah karena teringat kehidupan sebelumnya dan lagi dia juga habis berkelahi dengan Zhao Hui. Dia memandang wajah Ruan Miao dan Chen Yu perasaan asing karena sudah lama dia tidak melihat wajah mereka untungnya ada ingatan tentang kehidupan ini jadi dia bisa tau wajah mereka lagi. Dia juga tidak ingat di kehidupan sebelumnya apakah Ruan Miao dan Chen Yu menjenguk dirinya atau tidak. jadi dia harus bersikap bersikap biasa saja dengan mereka.
"benarkah? Tapi kamu terlihat pucat."-Ruan Miao
"Weiwei" sapaan seorang wanita menghentikan obrolan mereka. Wang guifen masuk dengan selimut ditangannya.
"Bibi Wang selamat sore."
"Sore bibi Wang."
Ruan Miao dan Chen Yu menyapa Wang guifen.
"Sore. Kalian jenguk Weiwei?" tanya Wang guifen.
"Benar,bibi. Kawan Zhao Wei sakit setelah mencari jamur dengan pelajar Chen kami merasa bersalah. Kami ingin tau keadaan kawan Zhao Wei." Terang Ruan Miao.
Chen Yu pun menundukkan kepalanya. "Bibi Wang, maafkan aku."
"Chen Yu kamu tidak salah. Aku yang awalnya mengajakmu mencari jamur. Jadi kamu tidak perlu merasa bersalah. Dan lagi kita tidak tau akan hujan saat itu." Zhao Wei menyangkal permintaan maaf Chen Yu.
Wang guifen awalnya ingin memarahi Chen Yu karena membuat Zhao Wei sakit tapi karena ucapan putrinya dia hanya bisa setuju.. "Weiwei juga sudah mendingan. Jadi tidak apa-apa. Terimakasih telah menjenguk Weiwei."
"Baik bibi terimakasih." Chen Yu mengucapkan kata sYukur.
"Ah bibi Wang, kawan Zhao Wei ini buah persik yang kami bawa." Ruan Miao menyerahkan keranjang yang berisi buah persik yang sudah matang. Mereka beruntung menemukan buah persik didekat pinggir sungai bisa dijadikan bingkisan.
"Pelajar Ruan tidak perlu repot-repot. Kamu menjenguk Weiwei saja sudah baik." Wang guifen menolak keranjang yang disodorkan.
"Bibi ini hati kami. Jadi ambil saja untuk Weiwei." Chen Yu mendengar Wang guifen menolak langsung bereaksi dan membantu Ruan Miao agar Wang guifen mengambil keranjang tersebut.
Atas desakan Ruan Miao dan Chen Yu, Wang guifen pun mengambil keranjang tersebut. "Aduh padahal tidak perlu begitu. Tapi terimakasih ya. bibi taruh dulu. Nanti keranjangnya dikembalikan."
"Iya sama-sama, bibi Wang." Ruan Miao membalas ucapan Wang guifen. Chen Yu juga menganggukkan kepalanya.
Sebelum mengambil keranjang buah Wang guifen menaruh selimut di ranjang dan mengambil selimut kotor dan pergi ke dapur dengan keranjang dan selimut kotor ditangan.
"Bibi pergi dulu. Kalian mengobrol dulu."
"Baik bibi."
Zhao Wei memandang mereka dengan tatapan ramah dan berkata "Terimakasih atas buahnya dan terimakasih telah menjengukku."
__ADS_1
Ruan Miao dan Chen Yu tersipu malu. "Tidak apa-apa. Semoga lekas sembuh."