Still Love You

Still Love You
Part.98


__ADS_3

Jadilah yang mencintai dan bukan hanya untuk dicintai karena pernikahan hanya bersama orang yang mencintai bukan dicintai.


Tepat satu bulan setelah lamaran, hari ini hari dimana Justine dan Liana akan mengucap janji suci. Semua persiapan sudah sempurna dalam penyambutan hari bahagia bagi Liana dan Justine, tak lupa Liana meminta kedua sahabatnya Sara dan Dera untuk menjadi pengiring pengantin wanita.


Sedangkan untuk Justine mereka di dampingi oleh Devara, Rumi dan Keanu. Acara di adakan di salah satu hotel milik sahabat Radit, yaitu Arkha Hotel's. Dan mereka menyewa satu lantai untuk keluarga dan sahabat-sahabatnya, Justine tak mempermasalahkan mengeluarkan uang banyak untuk calon istrinya.


"Ya ampun Li kamu cantik sekali," puji Dera, dan Sara mengangguk setuju.


Mereka menemui Liana saat sudah selesai di rias, Dera dan Sara memakai dress yang sama, berwarna biru muda dengan Payet bunga kecil dan B**rukat di bagian atas.


Mereka pun tak kalah cantik dengan sang pengantin, tapi lebih cantik Liana yang di make-up oleh MUA profesional.


"Kalian juga," balas Liana tersenyum, kini Liana sedang di sanggul rambutnya dan akan di beri mahkota di kepalanya. Liana memakai kebaya berwarna putih tulang.


"Gue gak nyangka, ternyata yang nikah lo duluan Li! Nikah muda malah," kekeh Dera.


"Sama yang lebih tua pula," celetuk Sara.


"Ihh... Lo ya Sar, bukan tua. Tapi matang," kekeh Liana.

__ADS_1


"Gue juga gak nyangka sih, awalnya gue kira Justine hanya main-main. Tapi gak taunya dia serius sama gue," cerita Liana.


"Padahal yang suka sama lo itu, ka Rumi loh Li!" ujar Dera.


"Iya tau, mau gimana lagi ka Rumi terlampau dingin." Kata Liana, mereka pun tertawa bersama.


"Lo aja yang deketin ka Rumi," cetus Liana, membuat Dera dan Sara seketika berigidik ngeri.


"Hii... Ogah gue, dia terlampau lempeng." Ujar Dera, membuat Sara dan Liana tertawa.


"Gue iri banget sama lo Li, dapet cowok yang kaya dan cinta sama lo pula." Ucap Sara.


"Jangan gitu dong, gue doain supaya kalian berdua dapet jodoh yang baik dan mencintai kalian." Papar Liana, dan di aminkan oleh Dera dan Sara.


Ketukan di pintu mengalihkan atensinya, dari pemandangan ibu kota Jakarta.


"Masuk," jawab Justine.


Pintu terbuka dan tampaklah Mahesa, dia menatap sang anak yang terlihat tampan dan gagah. Dia jadi teringat saat muda dulu yang menikah dengan Indira, Mahesa masuk ke dalam kamar. Dan menepuk pundak Justine.

__ADS_1


"Terima kasih, kamu sudah mengizinkan ayah hadir dalam acara penting kamu." Ujar Mahesa.


Ya pada akhirnya Justine memutuskan untuk mengundang Mahesa dan Arumi datang tanpa Dalia, awalnya Dalia menolak dan ingin ikut. Namun dengan tegas Justine menolak, dan sedikit mengancam Dalia.


Justine tersenyum tipis, menatap sang ayah. Kalau bukan karena Indira dia tak mau Mahesa datang ke acara pernikahannya.


"Aku lakukan untuk ibu ku," ucap Justine dengan dingin.


Membuat Mahesa bernapas dengan panjang, dia kira Mahesa akan baik padanya. Namun sang anak malah makin menjauh dari dirinya, karena masalah yang dia buat sendiri.


"Tuan Justine, acara akan segera di mulai." Tutur salah satu wedding organizer.


"Baiklah tunggu sebentar,"


"Baik tuan."


Justine pun menatap sang ayah yang tengah menatapnya dengan lekat, ada sesuatu yang ingin dia tanyakan.


Semoga suka 💞

__ADS_1


Maaf typo


Segini dulu yah 🌚


__ADS_2