Still Love You

Still Love You
Part.77


__ADS_3

Feli dan Yudis yang baru saja sampai di rumah mommy Melati, menatap mobil yang baru saja keluar. Dan mobil milik Darel masuk.


"Alana liat, mommy mu sudah pulang." Ucap mommy Melati.


"Hai sayang! Mommy kangen," seru Feli, dia sudah terlebih dulu turun.


Sedangkan barang-barangnya Darel dan Yudis yang membawanya keluar, Alana tertawa riang. Melihat ibu yang dia rindukan, Alana langsung merentangkan tangan. minta di gendong.


"Sayang, kamu rindu mommy? Iya?" tanya Feli mencium Alana, bayi tersebut tertawa dengan sangat renyah.


"Gimana liburannya?"


"Seru mom, lain kali aku akan ajak anak-anak ke sana." Cetus Feli.


"Iya kasian Elena dia curhat sama mommy, katanya pengen ikut. Mau bolos sekolah," kekeh mommy Melati.


Kini mereka sudah berada di ruang tamu, sedangkan barang-barang Feli dan Yudis sudah di simpan di lantai atas. Oleh salah satu pelayan di rumah tersebut.


"Ohh ya mom, tadi ada tamu? Siapa?" tanya Yudis.


"Ohh... itu Diana, ibunya Sarah," ucap mommy Melati.


Membuat Yudis menatap Feli, yang memasang wajah biasa saja.

__ADS_1


"Memang mau apa dia kesini?" kini giliran Feli yang bertanya.


"Dia bilang ingin bertemu Yudis, tapi mommy gak bertanya untuk apa? Dia bertemu suami mu Fel!" ujar mommy Melati.


"Mungkin dia mau lamar Yudis, buat jadi menantunya," celetuk Feli, membuat Darel, mommy Melati dan Yudis membulatkan kedua matanya dengan sempurna.


"Feli jangan bicara sembarangan, nanti malaikat dengar dan di catat bagaimana?" omel mommy Melati.


"Feli," desis Yudis.


"Mom, yang benar saja. Aku gak rela punya ibu dua," tegas Darel, dia pun pergi meninggalkan ruang tamu. Menuju kamarnya.


"Darel," panggil mommy Melati.


Mommy Melati hanya mengangguk, dia pun menyuruh Feli dan Yudis beristirahat sementara dirinya akan pergi keluar sebentar. Saat Feli dan Yudis tiba di kamar, Feli langsung menyusui Alana dan membelakangi Yudis.


"Sayang," panggil Yudis.


"Cukup Dis, aku lelah." Ujar Feli dengan dingin.


Yudis menghembuskan napasnya secara pelan, saat dia akan ke kamar mandi. Tiba-tiba ada sebuah notifikasi, Yudis pun membaca sejenak dan mendengus tak suka.


"Gak anak, gak ibu sama saja." Gerutu Yudis, dia pun tak membalas pesan tersebut.

__ADS_1


Beruntungnya ponsel dia bawa ke kamar mandi, jika tidak maka Feli akan membaca pesan tersebut, dan akan kembali marah padanya.


****


Sementara itu pasangan Radit dan Rania, berencana akan pergi liburan ke Bali juga. Rania akan menemui Feli keesokan harinya, dia ingin menanyakan tempat-tempat yang indah di Bali.


Dan juga Rania akan menitipkan Sierra dan Kaili pada Feli, karena Radit dan Rania percaya Sierra dalam lindungan Darel. Bukannya tak percaya Hana, Indra dan Gemy, Anisa. Karena Rania tahu, bahwa Anisa repot dengan gadis kecilnya. Jika dengan Hana dia tidak ingin bertemu dulu, dan juga Sierra sangat dekat dengan Darel.


Rania berjalan menghampiri Radit, dan memeluknya erat.


"Makasih mas," ucap Rania, tadi malam Rania di kejutkan dengan dua buah tiket untuk Liburan ke Bali.


"Kamu gak perlu terima kasih sayang, sudah kewajiban ku untuk memenuhi semua keinginan mu." Papar Radit, kini dia sudah berhadapan dengan Rania. Saat Rania mengatakan ingin liburan berdua, dengan segera Radit menyuruh asistennya Yogis untuk mengurus semua keperluan mereka.


Radit tersenyum sambil mengusap puncak kepala Rania, memeluknya dengan erat.


"Aku sayang kamu," ucap Rania.


"Aku lebih menyayangi mu." Balas Radit.


Rania selalu berharap tidak akan ada lagi, masalah yang menimpa rumah tangganya dengan Radit.


Semoga suka 💞

__ADS_1


Maaf typo


__ADS_2