
Alexa masih mencaci dan memaki ayahnya yang selama ini menyembunyikan kebenaran darinya sebelum polisi datang dan mengamankan dirinya atas tindakan brutalnya yang menusuk ayahnya sendiri. Dia tidak tahu jika selama ini ayahnya telah menipu dirinya. Selama bertahun-tahun, tidak, tepatnya belasan tahun karena semenjak ibunya meninggal, dia sudah menyimpan dendam pada Marien karena dia mengira ibu Marien yang telah membuat ibunya bunuh diri.
Selama itu pun, ayahnya tahu akan dendamnya pada Marien tapi kenapa ayahnya diam saja? Seandainya dia tahu kenyataan yang sebenarnya, seandainya dia tahu jika bukan ibu Marien yang menyebabkan ibunya bunuh diri maka dia tidak akan membenci Marien sampai belasan tahun.
Alexa mengambil kesiumpulan jika ibu Marienlah yang telah menyebabkan ibunya bunuh diri karena ibunya begitu membenci Marien dan ibunya yang tiba-tiba datang. Kebencian yang ada di hati ditanamkan oleh ibunya lalu disiram dengan subur oleh ayahnya sendiri sampai akhirnya, kebencian itu semakin subur akibat ayahnya yang tidak mau mengatakan kebenarannya.
Dulu, sebelum perasaan benci itu ada, sebelum ibunya menghasut dirinya dan ketika dia dan Marien baru datang. Dia dan Marien berhubungan seperti saudara, itu terjadi saat Marien baru dibawa pulang karena sejujurnya dia sangat senang memiliki adik perempuan namun kedekatan mereka sirna ketika ibunya mulai menanamkan kebencian di hatinya dengan mengatakan jika Marien dan ibunya telah merebut ayahnya, hubungan mereka mulai berubah.
Dia tidak pernah tahu jika ibunya adalah seorang ja*ang yang menjalin hubungan dengan banyak pria karena dia tidak tahu apa yang telah ibunya lakukan. Dia tahu ibunya pergi setiap hari dan kembali saat malam tapi dia tidak tahu jika ibunya pergi dengan lelaki lain bahkan dia tidak tahu perceraian kedua orangtuanya . Jika dia tahu, dia pun tidak akan membela ibunya yang memang sudah berbuat salah. Dia pasti akan menerima pernikahan ayahnya dengan ibu Marien lalu memperlakukan Marien sebagai saudara tapi kenapa semua jadi kacau seperti ini? Kenapa ayahnya harus menyembunyikan kenyataannya? Ternyata dendam yang selama ini ada di hati, tumbuh gara-gara ibu dan ayahnya sendiri.
"Aku tidak akan memaafkan dirimu, Dad. Aku tidak akan memaafkan dirimu!" teriak Alexa sambil memberontak agar dia terbebas dari cengkeraman tangan Steve karena dia ingin membunuh ayahnya yang telah membuatnya seperti ini. Jika ayahnya tidak berbohong, maka dia tidak akan mengalami hal itu bahkan dia tidak perlu berseteru dengan Marien karena sesungguhnya dia sangat senang memiliki adik perempuan. Dendam yang ada pada Alexa memang gara-gara hasutan ibunya dan juga kebenaran yang ditutupi oleh ayahnya. Sudah jadi seperti itu, lalu siapa yang akan disalahkan? Apa dia terlalu naif selama ini sebab itulah dia begitu mudah ditipu? Padahal Marien selalu berkata jika ibunya tidak melakukan apa yang dia tuduhkan tapi dia tidak percaya sama sekali.
"Maafkan Daddy, Alexa. Daddy hanya tidak ingin kau membenci Daddy!" ucap ayahnya yang masih berbaring sambil mengulurkan tangan ke arah putrinya.
"Kau tidak mau aku benci tapi kau telah menghancurkan aku!" teriak Alexa sambil berderai air mata.
__ADS_1
"Daddy tidak bermaksud, Alexa. Daddy hanya tidak mau kau kecewa lalu kau membenci Daddy!" Gavin berharap putrinya mau memaafkan dirinya dan mengerti dengan apa yang telah dia lakukan.
"Lihat aku sekarang, Dad. Lihat aku!" teriak Alexa dengan air mata yang berlinang tanpa henti.
"Kau menutupi semuanya dariku, kau membiarkan aku membenci Marien padahal kau tahu kebenarannya. Apa bedanya kau dengan Mommy? Mommy meracuni hatiku dan pikiranku agar aku benci dengan Marien dan ibunya dan kau orang yang menyiramnya sehingga kebencian itu semakin bertambah subur. Apa sebenarnya yang kau pikirkan? Aku dan Marien adalah saudara dan kau ayahku. Jika aku tahu kebenarannya, jika aku tahu semua kesalahan ada pada ibuku, mana mungkin aku akan membelanya lalu membenci dirimu dan Marien?" sungguh dia tidak bisa percaya ayahnya begitu tega menipunya seperti itu.
"Daddy hanya takut kau membenci Daddy saja!"
"Dan rasa takutmu itu sudah menghancurkan aku!" teriak Alexa lagi.
"Maafkan Daddy, Daddy yang akan menanggung semua kesalahan yang telah kau lakukan. Daddy yang akan menanggungnya!" ucap ayahnya.
"Aku tidak akan memaafkan dirimu san aku harap kau mati!" perkataan dari putri kesayangannya benar-benar melukai hati tapi apa yang bisa dia lakukan? Semua yang terjadi adalah kesalahannya yang terlalu takut akan dibenci oleh putrinya tapi ternyata Alexa bisa menerima kenyataan dan semua diluar perhitungannya.
Alexa berteriak dengan keras, menangis meraung. Kenapa? Kenapa semua harus terjadi? Kenapa ayahnya menyembunyikan kebenaran dan membiarkannya menyimpan dendam pada Marien selama belasan tahun lamanya? Kenapa?
__ADS_1
Steve masih memegangi Alexa agar wanita itu tidak melakukan tindakan di luar batas, Ternyata Alexa tidak sejahat yang dia kira. Alexa dan Marien adalah korban dari keegoisan ayah mereka. Semua yang terjadi telah terlambat, dan sekarang mereka harus menanggung akibat dari perbuatan yang mereka lakukan.
Para polisi sudah datang, siap mengamankan Alexa. Gavin dilarikan ke rumah sakit akibat luka tusuk yang dia dapatkan tapi bukan itu yang membuatnya merasa sakit. Dia merasa hancur karena dibenci oleh putri yang sangat dia sayangi bahkan keadaannya yang babak belur akibat putrinya sendiri namun keadaan itu tidak dia pikirkan karena yang dia inginkan adalah kata maaf dari kedua putrinya. Sekarang dia baru sadar jika dia terlalu bodoh padahal dia bisa hidup bahagia dengan kedua putrinya tapi dia sudah menghancurkan semuanya.
Puluhan luka tusuk dari mata gunting yang tajam telah membuatnya kehilangan banyak darah, sebab itu dia harus segera ditangani. Alexa dibawa keluar tanpa perlawanan. Rasa kecewa terhadap ayahnya memenuhi hati dan rasa bersalah pada Marien pun dia rasakan.
"Tunggu!" pinta Alexa pada Steve yang hendak pergi.
"Apa yang kau inginkan?" Steve menghentikan langkah karena dia akan mendengarkan apa yang Alexa katakan.
"Tolong sampaikan maafku pada Marien, aku sungguh kakak yang tidak berguna dan katakan padanya aku ingin mengajaknya minum kopi setelah aku keluar dari penjara nanti!" pinta Alexa.
"Akan aku sampaikan!"
"Terima kasih," Alexa tersenyum, semua berakhir. Semuanya sudah berakhir sekarang. Alexa dibawa pergi untuk diperiksa, dia akan mengatakan semua kejahatan yang dia lakukan. Dia pun akan mengakui perbuatan jahatnya yang telah membunuh Zack. Tidak ada yang bisa dia pertahankan lagi sekarang, semuanya sudah berakhir dan dia akan menghabiskan waktunya di penjara. Tapi hanya satu yang dia sesalkan, dia melewatkan banyak waktu untuk menjalin hubungan persaudaraan dengan Marien. Waktu yang menyenangkan dengan adiknya justru terbuang sia-sia akibat dendam yang tidak berguna. Jika waktu bisa dulangi, apakah dia memiliki kesempatan untuk memperbaiki semuanya?
__ADS_1
Yang tersisa dari semua itu hanya air mata saja, dan perasaan bersalah karena dia tidak bisa memperbaiki apa yang telah dia lakukan.