
Mereka akhirnya sampai di rumah, Zerena berlari lari kecil menaiki anak tangga, dia begitu merindukan putranya, seharian ini dia tidak bertemu dengan bayi mungil tersebut.
Ryan sampai harus berteriak saat melihat istrinya menaiki anak tangga sambil berlari,
"Hati hati sayang nanti kamu jatuh lho".
Zerena yang sudah sampai di lantai atas, hanya berbalik dan tersenyum sekilas, lalu kembali kembali melanjutkan langkahnya dengan berjalan pelan, tak mau suaminya mengomel lagi.
Zerena bergegas masuk ke kamar, dan melihat anaknya sedang bermain dengan bibi Nani, "Ehhh Bunda udah pulang, tuh kan bundanya udah pulang sayang".
kata Bibi berbicara pada Bayi Zerena.
Zerena langsung mengambil alih bayinya, dan memperbolehkan Bibi Nani istirahat, karena seharian menjaga bayinya.
Zerena mencium dan memeluk bayinya, hatinya begitu bahagia bisa melihat wajah putranya, Aroma khas Baby Aulian menjadi pemenang bagi Zerena, apalagi dilihatnya bayinya sudah mandi dan wangi banget.😘
Zerena bermain dengan putranya, mereka duduk di atas kasur dan tertawa tawa bersama, tak lama Ryan pun masuk dan melihat ibu dan anak itu sedang asyik bermain.
"Hai jagoan Ayah, lagi ngapain sayang?"
ucapnya pada sang bayi.
"Lagi main sama Bunda, Ayah......".
Kata Zerena sambil menirukan gaya berbicara anak kecil.
"Sayang kamu mandi sana, sebentar lagi Maghrib, biar aku yang jagain anak kita".
ucapnya, menyuruh istrinya mandi dan shalat Maghrib.
Zerena mengangguk lalu mengambil handuk dan masuk ke kamar mandi, sementara Zerena melakukan ritual mandinya,
giliran Ryan yang bermain dengan bayinya, anak itu sudah bisa duduk sendiri, ngomong asal asalan, bahkan memanggil Ryan dengan sebutan Yah, dan Bundanya dengan sebutan undah.
Nampak Zerena keluar dari kamar mandi, dia buru buru memakai pakaiannya, dan shalat Maghrib, setelah itu giliran Ryan yang masuk ke kamar mandi, dan akan melaksanakan shalat Maghrib.
Sementara Zerena membawa putranya turun ke bawah, sambil menggendong putranya ia berjalan menuruni anak tangga, lalu bergegas ke dapur.
Di sana nampak Bibi Nani sedang menyiapkan makan malam untuk keluarga kecil tempatnya bekerja.
"Bi, Rena boleh minta tolong?
__ADS_1
tolong ya Bi buatin buburnya Aulian bentar Bi!
ucap Zerena kepada Bi Nani.
"Iya Non, Bibi buatin bentar ya".
Katanya, sambil mengambil bubur bayi yang ada di lemari, dengan berbagai varian rasa.
Zerena sengaja membeli bubur dengan berbagai varian rasa agar anaknya tidak bosan memakannya.
Sambil menunggu Buburnya jadi Zerena mengajak putranya ke ruang keluarga, menyetel TV dan menonton, tak lama Bibi datang dan memberikan bubur itu kepada Zerena lalu melanjutkan pekerjaannya yang tertunda.
Zerena menyuapi putranya, bayi itu makan dengan lahap bubur yang disuapi oleh Bundanya.
Tak lama Ryan turun dan mencari keberadaan anak dan istrinya, dilihatnya anaknya sedang makan, ada sebersit kebahagiaan di dalam hati kecilnya, dia tidak pernah menyangka akan memiliki istri cantik dan bayi kecil yang manis, semua itu adalah anugerah yang dia syukuri dalam setiap sujudnya, sungguh Allah maha besar dengan segala kuasanya.
"Hai anak Ayah lagi makan ya sayang?, duh sampai belepotan gitu!"
ucapnya menyapa putranya.
Sang anak yang diajak berbicara, seperti mengerti yang diucapkan Ayahnya, dia menyahuti perkataan Ayahnya, dan hanya dia dan sang ayah yang tahu artinya.ðŸ¤
"Sayang, aku pengen ngomong serius sama kamu", ucapnya.
jawab Zerena menatap suaminya.
Sambil menunggu anaknya selesai makan , Ryan sesekali menjahili bayi itu, jadinya bukan selesai selesai, malah makin lama.🤣🤣
"Kak, jangan dijahilin dong, biar cepat kelar ini makannya", ucapnya Zerena merasa kesal, karena anak itu sekarang memainkan makanan di mulutnya dan menghamburkan dari dalam mulutnya.
Ryan menciut, dan membiarkan anaknya makan tanpa gangguan dari hal apapun, setelah selesai dia mengambil anak itu dan memangkunya.
"Oh iya sayang, Minggu depan kamu sudah mulai masuk kuliah", ucap Ryan membuat Zerena diam dan berhenti melakukan kegiatannya.
"Kak, kok cepat banget sih, nggak bisa ditunda sampai Aulian berumur 1 tahun?"
Ucap Zerena sendu.
"Ya nggak bisa song sayang, kamu harus masuk Minggu depan, biar anak kita dijagain sama mama, mama pasti senang karena ada teman mainnya".
Katanya mencoba merayu istrinya, padahal dia tahu Zerena pasti berat meninggalkan anak mereka yang masih berumur 6 bulan.
__ADS_1
"Ya udah nanti ngomongin sama mama, kamu tenang aja, anak kita baik baik aja sayang" ucapnya merangkul istrinya ke dalam dekapannya.
"Tuan, Non....
makan malamnya sudah siap, silahkan...."
Ucap Bibi Nani.
"Bi tolong jaga Aulian bentar, saya dan Kak Ryan makan dulu!"
Kata Zerena menyerahkan bayinya ke pembantunya.
Dengan senang Bi Nani mengambil Aulian dari tangan Zerena, dia sangat menyayangi anak majikannya itu, bayi itu juga sangat anteng kalau berada dalam penjagaan sang Bibi.
Hari ini adalah hari pertama Zerena masuk kuliah, pagi pagi buta ia sudah mandi dan shalat Subuh, dan membereskan semua keperluan suami dan anaknya,.
Tak terasa mentari sudah muncul di ufuk timur, Tampak Ryan pun telah siap siap, tampak semakin gagah dengan kemeja dan jasnya, menambah aura ketampanannya.
Tak ketinggalan istrinya yang tak kalah cantik, dengan memadukan Celana kulot hitam, dan baju kemeja putih, ditambah pashmina juga berwarna hitam melilit rapi di kepalanya, dan tas ransel mini bertengger di punggungnya, menambah imut penampilannya, dan tak lupa dia memadukannya dengan sepatu sport, yang lagi trend sekarang ini, menambah cantiknya penampilan Nyonya Ryan Sanjaya tersebut.
Sedangkan di bawah sana, tepatnya di meja makan, tampak mama Sinta sudah datang dan sedang sarapan, bersama cucunya, disuapinya cucu kesayangannya itu, sampai benar benar kenyang.
Tampak dari atas tangga, kedua suami istri itu, berjalan menuruni anak tangga, dan berjalan menuju ke arah di mana Mama Sinta sedang duduk dan makan bersama cucunya.
"Ma, aku titip Aulian ya sama Mama, soalnya hari ini hari pertama aku kuliah kembali ma, aku nggak mau sampai telat".
ucap Zerena memohon ke Mama Sinta.
"Iya sayang, kamu kuliah aja, jangan khawatirkan anakmu, dia aman di tangan Mama,
sekarang kalian sarapan dulu, setelah itu baru kalian berangkat".
ucap mama Sinta.
"Sayang, hari aku yang akan mengantar kamu, sekalian aku ingin berbicara langsung dengan rektor di tempatmu kuliah".
kata Ryan disela sela makannya.
Mama Sinta dan Zerena saling berpandangan, entah apa yang akan dilakukan menantu es baliknya itu, pikir mama Sinta.
Sementara Zerena mulai deg degan melihat tingkah suaminya, pasti dia akan mengumumkan pada semua orang bahwa Zerena adalah istri dari Ryan Sanjaya, CEO A_R Group, sungguh sangat menyebalkan......
__ADS_1
pikir Zerena.